Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Kronologi Kematian Para Patriak Cabang Klan Besar dan Bangsawan Kelas 3


__ADS_3

“Tunggu dulu, ada kesalah pahaman di sini. Bukan aku dalangnya, tapi aku juga seorang korban dari sosok yang menjadi dalang matinya para patriak Cabang.” Teriak Yi Lang sambil menjatuhkan senjatanya, agar para tetua mengurungkan niatnya mereka menyerangnya dan mendengar penjelasannya.


Trank trank..!!


Melihat Serigala Bayangan atau Yi Lang menjatuhkan senjatanya, tetua Xiao dan tetua Cang pun menghentikan langkah mereka sambil mengangkat tangan.


“Jangan serang, kita dengar dulu penjelasannya.” Ucap tetua Xiao menghentikan para tetua klan Besar serta ahli bela diri bayaran yang ikut ingin menyerang Yi Lang.


...


“Hoho,, sesuai rencana Tuan muda, mereka sangat naif dan mudah di kendalikan, padahal tadi mereka terlihat sangat ingin membunuhku.” Kekeh Yi Lang dalam hati.


Pandangan Yi Lang pun melirik ke arah tetua Wang. “Apa kau atau aku yang menjelaskannya? Jika itu aku, aku takut mereka akan mengatakan diriku ini pilih kasih atau semacamnya.” Ucap Yi Lang kepada tetua Wang.


Tetua Wang pun terlihat melangkahkan kakinya ke depan.


“Semuanya tolong berkumpul dalam bentuk lingkaran,” ucap tetua Wang sambil melirik ke arah beberapa ahli bela diri bayaran yang masih bersembunyi di balik pohon.


Wuss..!! Tap tap..!!


Setelah mendengar ucapan tetua Wang, para ahli bela diri bayaran yang di sewa para Bangsawan pun muncul dan bergabung bersama yang lain.


...


Merasa semuanya sudah berkumpul dan membentuk lingkaran sepanjang 10 meter. Tetua Wang pun melirik ke arah di balik pohon.

__ADS_1


“Keluarlah, dan jangan takut jika mereka mencoba mengintimidasimu, ada aku di sini yang akan melindungimu bersama Serigala Bayangan.” Ucap Tetua Wang.


Tap tap..!!


Tak lama, sosok yang beberapa tetua kenal muncul dari balik pohon yang di penuhi semak-semak.


“Di..Dia, bukankah dia sudah mati bersama para patriak cabang dan Bangsawan kelas 3.” Teriak tetua Xiao, tetua Cang dan tetua Jang dengan tatapan tidak percaya saat melihat Wang Si masih hidup.


Terlihat Wang Si melangkah dengan tubuh bergetar ketakutan.


Bruk..!!


“Mo..Mohon maafkan saya para Tetua, saya bisa menjelaskan bagaimana saya bisa hidup seorang diri dari serangan ratusan Assasint yang entah muncul dari mana menyerang kami semua.” Teriak Wang Si yang kini terlihat berlutut di hadapan para tetua.


“Dasar pengecut sialan, aku yakin kau pasti bersembunyi dan sengaja mengorbankan anggota klan ku,” teriak tetua Jang dan tetua Xiao.


Wuss..!!


Trank..!! Bam..!!


Namun sebelum kedua tetua bergerak menyerang Wang Si. Yi Lang dan tetua Wang langsung muncul di hadapan mereka lalu memukul mundur mereka.


“Tahan emosimu tua bangka, dia adalah anggota klan ku dan dia juga seorang Bangsawan kelas 3.” Ucap tetua Wang dengan nada dingin sambil menatap tajam tetua Jang.


”Setidaknya kalian dengarkan dulu penjelasannya, bahkan aku merasa kalian harus merasa beruntung jika salah satu dari mereka bisa hidup, dengan begitu kita bisa tahu kronologi aslinya seperti apa.” Sambung tetua Wang sambil mendengus kepada para tetua dan ahli bela diri bayangan yang terlihat diam-diam ingin menyerang Wang Si.

__ADS_1


Wang Si yang melihat dirinya akan di serang beramai-ramai, terlihat semakin ketakutan dengan tubuh semakin bergetar.


Melihat itu, para tetua dan ahli bela diri bayaran pun sadar jika saat ini Wang Si mungkin sedang shok dan tertekan oleh kejadian yang ia alami sebelumnya.


Sementara Yi Lang yang melihat itu, terlihat cemberut. “Huh,, dasar licik, aku tak menduga ia sangat lihai dalam mengambil simpati para cecunguk bodoh ini.” Gumam Yi Lang dalam hati.


“Aku juga tak menyangka jika bawahan Tuan muda ini memang benar-benar bisa mengubah wujudnya ke berbagai bentuk, bahkan saking sempurnanya perubahan bentuk yang ia tiru, auranya pun sama dengan yang ia tiru, hal itulah yang membuat orang tak akan curiga.” Ucap Yi Lang merasa heran.


”Yang menjadi pertanyaan, di mana Tuan muda Zang menemukan orang ahli seperti ini ya? Dan bisa-bisanya ia mau menjadi bawahan Tuan muda Zang tanpa imbalan.” Sambung Yi Lang yang kini mulai bertanya-tanya dalam hati.


Yi Lang tentu saja tidak tahu jika sosok yang menyamar menjadi Wang Si bukanlah manusia, melainkan seorang Developer dari Dunia lain yang ikut muncul kesini karena Jiwa Tuannya juga berpindah kesini.


...


Tap tap..!!


“Dari ekspresimu, kau terlihat sangat ketakutan. Jadi kali ini aku akan mendengar penjelasanmu terlebih dahulu.” Ucap tetua Xiao yang melihat Wang Si.


“Bukannya aku iba kepadamu ya, hanya saja, mungkin saja banyak tetua yang memiliki pikiran sama denganku, yaitu ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada anggota klan kami masing-masing. Jadi, jangan besar kepala kau.” Sambung Tetua Xiao yang terlihat tidak ingin di pandang remeh karena terlihat terlalu baik di hadapan para tetua.


”Benar, aku juga penasaran, jadi beritahu kami apa yang sebenarnya terjadi, jika jawabanmu memuaskan, maka aku akan memikirkan untuk memaafkanmu dan akan menjelaskan ini kepada patriak Klan masalah kau yang selamat secara baik-baik.” Sambung tetua Jang dan tetua Cang serempak.


Mendengar itu, Wang Si yang saat ini sedang memainkan perannya karena perintah Tuannya, terlihat mulai mengangkat kepalanya dan memasang raut wajah ketakutan.


“I..Itu, saat itu kami semua sedang mengejar sosok pria bertopeng yang telah memprovokasi kami saat di pelelangan. Tapi kami tak menyangka jika sosok bertopeng itu ternyata sudah merencanakan ini semua dari awal, yaitu ia mengincar kematian kami semua.” Ucap Wang Si terdiam sesaat dan kembali menjelaskan semuanya tanpa di tutup-tutupi.

__ADS_1


__ADS_2