Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Bertemu Kembali Dengan Wen Zi dan Dendam Wen Zi Yang Begitu Dalam


__ADS_3

Blush..!!


“Terimalah ingatan ini Bibi Su, aku yakin kau pasti akan langsung percaya setelah melihatnya.” Ucap Zang Wei mengulurkan tangannya yang telah di selimuti cahaya bewarna Ungu.


***


Setelah mengobrol dengan Zang Su dan menerima ingatan yang Zang Wei berikan. Zang Su pun yakin jika Zang Wei adalah keponakannya.


...


Beberapa menit pun berlalu.


Tap tap..!!


Kini terlihat Zang Su dan Zang Wei muncul di sebuah lubang kecil tempat Zang Ni.


Sret..!!


“Ibu,”


Tepat setelah dinding formasi terbuka, seketika terdengar suara teriakan Zang Ni, di sertai lompatan dari Zang Ni yang langsung memeluk Ibunya.


“Hiks hiks,, Bu, jangan tinggalkan Ni'er lagi, Ni'er takut,” ucap Zang Ni yang langsung menangis tersendu-sendu, di sertai memeluk ibunya dengan erat, seolah tidak ingin berpisah lagi.


“Ibu juga tidak ingin meninggalkanmu nak, dan mulai detik ini, Ibu berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu.” Balas Zang Su yang terlihat ikut meneteskan air matanya.


...


Cukup lama Zang Su dan Zang Ni berpelukan, tak lama setelah itu, kini mereka berdua pun melirik ke arah Zang Wei.


“Siapa paman ini Bu?” Tanya Zang Ni terlihat penasaran dengan Zang Wei yang kini menutupi wajahnya dengan sebuah tudung.

__ADS_1


Sret..!!


“Aku bukan paman, melainkan kakak sepupu mu,” ucap Zang Wei membalas dengan senyuman.


“Dan alangkah lebih baik jika Bibi pergi dulu menuju benteng,” sambung Zang Wei sambil melirik ke arah kanan.


Wuss tap tap..!!


“Dia adalah Assasint terbaik ku, kekuatannya juga tidak perlu di ragukan dalam hal membunuh maupun melindungi, jadi Bibi dan adik sepupu ku akan aman saat pergi menuju Benteng perbatasan.” Ucap Zang Wei mengenalkan Yi Lang.


Yi Lang yang muncul, terlihat berlutut di depan Zang Wei dan memainkan perannya dalam menjadi seorang bawahan di hadapan orang lain.


“Saya siap mengantar Nyonya dengan nyaman, jadi jangan ragu untuk meminta apapun yang nyonya inginkan saat dalam perjalanan ke perbatasan.” Ucap Yi Lang.


...


Zang Su yang mendengar itu, terlihat mengerutkan keningnya.


Zang Wei pun menggelengkan kepalanya.


“Aku akan menyusul nanti, karena saat ini aku memiliki pekerjaan lain yang harus aku selesaikan.” Jawab Zang Wei.


Zang Su pun terdiam sesaat.


Ingin rasanya Zang Su memperingati keponakannya ini tentang Organisasi Kabut Malam yang kejam dan kuat.


Tapi di satu sisi, ia juga sadar jika keponakannya juga sangat kuat. Bahkan ia tidak tahu ada di tingkat apa keponakannya saat ini.


“Huff,, baiklah, Bibi hanya berharap kau berhati-hati, karena Benua Tengah ini sudah tidak seperti dulu lagi,” ucap Zang Su memperingati keponakannya.


“Hemm..!! Wei'er sudah tahu, dan kebetulan pekerjaan Wei'er juga berkaitan dengan Kabut malam.” Ucap Zang Wei menganggukkan kepalanya dan langsung menghilang dari pandangan Zang Su, lantaran Zang Wei sadar jika Zang Su ini memiliki sifat yang mirip dengan Ibunya.

__ADS_1


...


Zang Su yang melihat Zang Wei telah pergi, hanya bisa menghela nafas panjang tanpa bisa mengungkapkan apa yang ia inginkan.


“Huuf,, ayo nak kita pergi, dan mohon bantuannya Tuan,” ucap Zang Su melirik ke arah Yi Lang.


Yi Lang pun mengangguk dan membawa Zang Su dan putrinya menuju perbatasan.


***


Tap tap..!!


Zang Wei yang kini muncul tidak jauh dari lokasi dimana Wen Zi dan para bawahannya berada, kini melihat banyak sekali mayat para Assasint berada dimana-mana.


Crash..!!


Bruk..!!


Wen Zi yang sedang membunuh bawahannya sendiri pun melirik ke arah dimana ia merasakan Tuan mudanya berada.


“Tuan muda,” teriak Wen Zi terlihat bersemangat dan langsung melesat ke arah Zang Wei.


Wuss..!! Tap tap..!!


“Hemm,, aku tak menyangka jika kau begitu kejam juga dalam membunuh bawahanmu sendiri, yang terbilang kau pasti cukup lama mengenal mereka.” Ucap Zang Wei tersenyum tipis.


Wen Zi hanya bisa cemberut.


“Huh,, sampai detik ini pun aku masih membenci mereka semua dan semua penghuni Benua Tengah yang berbau Iblis,” ucap Wen Zi terdengar kesal.


“Bahkan jika aku menemukan orang tak bersalah, namun ada aura Iblis darinya, aku tak segan-segan membunuh mereka.” Sambung Wen Zi yang terlihat benar-benar sangat membenci para Iblis, karena merekalah yang menghancurkan Klannya.

__ADS_1


__ADS_2