
“Namaku adalah Feng Wui dan kau bisa memanggilku Kaisar Angin atau Penjaga Barat, pilih sesukamu saja.” Sambung Feng Wui terlihat cukup asik di ajak bicara dan tidak sombong dengan kekuatan yang ia miliki saat ini.
***
2 Hari telah berlalu semenjak hancurnya Kota Zuan.
Setelah mendengar berita tak masuk akal tersebut, beberapa Ahli bela diri yang tidak percaya dan tidak ikut merasakan dampak maupun guncangan akibat pertarungan Zang Wei, mereka pun berbondong-bondong untuk datang ke Kota Zuan yang kini telah rata menjadi tanah.
Setelah mereka melihat dengan kepala mereka sendiri, mereka pun hanya bisa menganga tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Dan karena kejadian ini, banyak rumor beredar, mulai dari ini adalah perbuatan para Iblis yang berasal dari Benua Tengah.
Ada juga rumor jika ini pasti ulah para Bangsawan Kerajaan serta jajarannya, lantaran Kota Zuan tidak pernah membayar pajak, makanya mereka menghancurkan Kota Zuan bersama penghuninya.
Rumor jika ini perbuatan dari Sang Penjaga Benua yang murka akan keserakahan penduduk kota Zuan, makanya sang penjaga pun menghancurkan kota Zuan.
Terahir, rumor yang paling besar adalah, jika ini ada sangkut pautnya dengan Organisasi misterius yang berasal dari Benua Tengah serta Organisasi Bunga Malam yang saat ini pengaruhnya mulai membesar. Karena sama-sama ingin menguasai perdagangan, para penghuni Benua Barat yakin jika salah satu dari kedua Organisasilah yang menghancurkan kota Zuan sebagai peringatan, dengan dalih menyalahkan pihak kerajaan, lantaran Kota Zuan tidak pernah membayar pajak.
...
Entah siapa yang menyebar rumor tentang kedua Organisasi tersebut, yang pasti rumor tersebutlah yang kini menjadi paling panas di setiap kota.
***
Ibukota Kerajaan Bintang.
“Huh, semua rumor-rumor yang menyebar, kini membuatku pusing,” teriak seorang pemuda sambil memegangi kepalanya.
__ADS_1
“Sialan, siapa sih yang menyebar rumor sampah seperti itu, apa mereka tidak melihat langsung ke tempat hancurnya Kota Zuan, jika yang sebenarnya terjadi adalah, hancurnya Kota itu karena dampak dari pertarungan dua orang saja.” Sambung pemuda yang memiliki rambut bewarna merah dan biasa di panggil Naga Xio Dong.
Julukan Naga yang tersemat di depan namanya itu bukanlah julukan semata, itu karena ia memang seorang pemuda Jenius yang telah memenangkan pertarungan Turnamen yang di selanggarakan Kerajaan Bintang 3 Bulan lalu.
Bukan hanya Xio Dong saja, melainkan ada 5 Naga dan 5 Phoenix, mereka yang di juluki Naga dan Phoenix tandanya adalah seorang jenius yang dapat setara statusnya saat ini dengan seorang Jendral Kerajaan serta setara dengan tetua terhormat dari Klan Besar.
Naga julukan untuk laki-laki dan Phoenix julukan untuk wanita.
...
Kembali ke Xio Dong, tatapan Xio Dong terlihat mengarah ke sosok pemuda dan wanita yang duduk di depannya.
Jika Zang Wei ada di tempat ini, maka ia akan langsung mengelani wanita yang selalu memasang wajah dingin, ia tak lain Xing Ji, lalu sosok prianya adalah Wu Ji.
“Hei Wu Ji, apa kakak mu itu tidak bisa di ajak mengobrol sekali saja,” bisik Xio Dong.
Sstt..!!
“Jie-jie memang selalu seperti itu, jadi diam dan mengerti saja akan sifatnya, kau ini banyak bicara,” dengus Wu Ji yang terlihat mendorong kepala Xio Dong.
“Kepalamu juga terlalu dekat, nanti orang-orang akan mengira kau ingin menciumku, jadi kembali ke tempat dudukmu,” sambung Wu Ji terlihat mulai kesal.
Xio Dong pun langsung mengarah ke para pengunjung. “Huh,, siapa yang berani menuduh aku mencium mu hah, dimana orangnya,” dengus Xio Dong yang langsung membuat para pengunjung rumah makan ketakutan.
Sstt..!!
“Kau ini memang cerdas atau bodoh sih sialan, apa kau tidak bisa diam sekali saja,” ucap Wu Ji yang terlihat melototi Xio Dong.
__ADS_1
“Hais,, kenapa setiap aku bertemu dengamu, ketenanganku pasti hilang dan di gantikan rasa kesal setiap saat.” Ucap Wu Ji terlihat mencoba untuk kembali tenang.
Tap tap..!!
“Ohoho,, apa hanya kalian bertiga saja yang datang? Dimana yang lain.”
Terlihat sosok wanita yang berparas tak kalah cantik dari Xing Ji muncul, namun karena sikapnya yang cukup genit, membuat dirinya kalah dari Xing Ji.
“Hoho Sing Mei, kau datang juga, aku kira kau tidak mau datang,” celetuk Xio Dong yang terlihat bersemangat sembari merapikan tempat duduk yang kosong di sampingnya.
“Ayo duduk di sini, jika terlambat, si sialan itu pasti akan menyerobot tak jelas nantinya.” Sambung Xio Dong yang kini mengarahkan senyuman indah kepada Sing Mei.
Wuss..!!
“Haha,, siapa itu yang menyerobot, aku sudah duduk di sini dari tadi loh sayang,” ucap sosok wanita berotot dan memiliki bekas luka di wajahnya.
Glek..!!
Melihat Yun Hua datang, Xio Dong pun langsung menelan ludah di sertai memasang tubuh merinding.
“Si..Sialan, menjauh kau dariku, kenapa kau kalah selalu menempel di dekatku, hus hus,” teriak Xio Dong terlihat mencoba mengusir Yun Hua.
Bruk..!!
“Sudah terima saja, toh kalian berdua sangat cocok, memiliki otot-otot besar,” celetuk Sing Mei sambil menutup mulutnya dengan tangan kanan, agar tawanya tidak terlalu jelas.
Wuss..!! Tap tap..!!
__ADS_1