
“Tapi sebelum itu, aku ingin kau mengungsikan beberapa penduduk terlebih dahulu, karena Yi Lang yang aku tugaskan untuk menyusup telah di tangkap.” Ucap Zang Wei yang terlihat bangkit dari tempat duduknya sambil melihat ke arah Kediaman pemimpin Kota Zuan.
Dret..!!
Melihat saudaranya langsung pergi, Pangeran Ming dan Shang Liu hanya bisa saling menatap satu sama lain selama beberapa detik.
Tak lama setelah mencerna ucapan Zang Wei, mereka pun langsung bangkit dari tempat duduk masing-masing dan langsung keluar dari ruangan tersebut.
***
Sementara di kediaman pemimpin kota, kini terlihat Yi Lang sedang berlutut dengan tubuh penuh luka.
Walau begitu, tak ada jejak ketakutan di mata Yi Lang, ia malah menatap tajam sosok yang berdiri di depannya.
“Sialan, aku tak menyangka jika ia akan sekuat ini dan ia juga menyembunyikan kekuatannya yang sebenarnya,” gumam Yi Lang dalam hati.
Dari yang Yi Lang duga, Jendral Bayangan yang berdiri di depannya ini memiliki kekuatan setara dengan Kaisar Ming. Itu artinya, tidak ada yang mampu melawan sosok di depannya saat ini.
...
Saat Yi Lang melamun sambil menatap tajam Jendral Bayangan atau yang memiliki nama samaran Chao San, terlihat Chao San mengerutkan keningnya.
“Hemm..!! Aku suka tatapanmu itu, tatapan yang mengartikan tidak takut akan kematian dan tidak akan mau membuka mulut,” ucap Chao San yang seketika menyeringai lebar.
“Baiklah, jika kau memang tidak mau buka mulut dan mengatakan siapa yang menyuruhmu, maka akan ku paksa kau membuka mulut dengan sendirinya.” Sambung Chao San.
Dret..!!
Tangan Chao San dengan cepat mengeluarkan sebuah hewan kecil yang tak lain sebuah Lipan.
“Khehe,, mari kita lihat sampai mana batasanmu dalam bertaha-”
Bomm..!!
Sebelum Chao San sempat menyelesaikan ucapannya, pintu tempat dimana ia berada saat ini langsung hancur.
__ADS_1
Sontak pandangan Chao San pun melirik ke arah pintu dengan wajah dingin.
Tap tap..!!
Terlihat sosok yang tak lain Zang Wei melangkah masuk masuk membawa kepala dari Pemimpin kota.
Di saat Zang Wei berhenti, ia pun langsung melempar kepala pemimpin kota ke arah Chao San.
Wuss..!!
Bruk..!!
“Hemm..!! Jadi itu kau bocah, orang yang mengagalkan semua rencanaku saat di Sekte Harimau Hitam dan sekarang pun kau masih mencoba menggalkan apa yang telah aku bangun dari awal.” Ucap Chao San dengan nada dingin sambil menatap Zang Wei tajam.
“Awalnya aku ingin membiarkanmu hidup lebih lama, tapi aku tak menyangka kau akan datang kesini sendiri mengantar nyawamu.” Sambung Chao San yang kini mengubah ekspresinya menjadi seringai lebar.
...
Di tempat Zang Wei, ia yang kini sedang melihat data Chao San yang asli pun terlihat mengerutkan keningnya.
Ras : Manusia
Umur : 355 Tahun
Level : Prajurit Tingkat 9 Menengah
Daya Tempur : 400% ( 930% )
Kondisi : Sehat
Kelebihan : Memiliki Segel Darah Dewa Iblis
Kelemahan : Takut Akan 4 Penjaga Gerbang Benua Barat.
Melihat kata penjaga gerbang Benua Barat, tentu saja Zang Wei langsung mengerutkan keningnya, karena dengan kekuatan Chao San saat ini, ia merasa tidak ada yang perlu di takuti, bahkan jika Kaisar Ming ada di depannya. Kecuali saudaranya Bai Xin.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja, Zang Wei juga terkejut saat melihat adanya kata Dewa Iblis, tapi Zang Wei tidak pernah berpikir jika ini Dewa Iblis yang sama dengan musuh terkuatnya saat di Benua Immortal.
Tak lama setelah Zang Wei tersadar, ia pun langsung menyeringai lebar dan langsung mengetahui mengapa Chao San selama ini menyembunyikan kekuatannya, itu karena ia takut dengan sosok 4 Penjaga Gerbang Benua Barat.
“Hehe,, apa kau yakin mampu membunuhku Zuan Lang?” Tanya Zang Wei sambil tertawa kecil dan langsung membuat wajah Zuan Lang mengeras.
Blush..!!
“Dari mana kau tahu nama asliku bocah, cepat jawab, jika tidak akan ku ledakkan kepalamu beserta seluruh keluarga dan kerabatmu,” ucap Zuan Lang yang kini muncul di belakang Zang Wei dan langsung memberikan ancaman.
Wuss..!!
“Ada apa dengan kecepatanmu itu, itu sangat lamban,” ejek Zang Wei yang terlihat ikut muncul di belakang Zuan Lang dan langsung mengayunkan tinjunya yang telah ia alirkan sedikit energi.
Wung..!!
Bamm..!!
Sret..!!
Dengan cepat Zuan Lang membalik badannya dan langsung menyilang kedua tangannya sembari mengeluarkan ekspresi terkejut.
“I..Ini?” Gumam Zuan Lang terkejut tak percaya.
“Dia berbahaya, dengan usia yang masih muda, kekuatannya sudah berada di Ranah Prajurit Tingkat 8 Ahir. Aku yakin jika di biarkan hidup lebih lama, maka ia akan terus berkembang dan bisa mengacaukan semua rencanaku dalam membunuh adik ku.” Sambung Zuan Lang yang kini terlihat mengeluarkan niat membunuh serta aura kekuatannya yang sesungguhnya.
Blush..!!
Melihat Zuan Lang sudah terpancing, tangan Zang Wei pun terlihat memberikan isyarat kepada Yi Lang untuk menyuruhnya menjauh dari Kota ini, karena tak lama kota ini akan hancur.
Bersamaan dengan itu, dengan cepat Zang Wei memasang kuda-kuda siap bertarung serius sambil memperlihatkan seutas senyum lebar, tanda tubuhnya mulai mendidih seperti di masa lalunya.
“Maju,” tantang Zang Wei yang terlihat menggerakkan dua jarinya ke arah Zuan Lang.
Dret..!! Wuss..!!
__ADS_1