Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.102 - Informasi Dari Ming Tu


__ADS_3

Setelah mengkonsumsi pil, Ming Tu ingin fokus memulihkan dirinya, namun setelah merasakan hawa aneh yaitu panas dingin disaat yang bersamaan, membuat Ming Tu membuka mata untuk melihat apa yang terjadi.


Mata Ming Tu melebar saat menyaksikan kejadian didepannya, dimana pedang Xiang Yang diselimuti 2 api beda warna yang bercampur, mengeluarkan hawa panas dan dingin disaat yang bersamaan, membuat suasana aneh terkesan mencekam.


*BOOOMMM...!!


Mata Ming Tu semakin melebar saat melihat Xiang Yang sudah mengeluarkan jurusnya yang menyebabkan ledakan keras, menghancurkan dan membekukan segala yang berada di area ledakan itu.


"Ini..siapa sebenarnya pemuda ini?" Ming Tu hanya bisa bergumam dalam hati, mulutnya terasa kaku tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun.


Serangan seperti itu hanya bisa dikeluarkan oleh kultivator tingkat Gold Core keatas, pemuda itu terlihat sangat muda, mungkin dia berasal dari sekte besar. Begitulah yang dipikirkan Ming Tu.


Xiang Yang menghembuskan nafas, menyimpan kembali pedangnya lalu berbalik menatap Ming Tu yang masih bengong.


"Saudara, kau tidak apa-apa?"


Pertanyaan Xiang Yang membuat Ming Tu tersadar dari lamunannya, ia agak bingung menanggapi pertanyaan itu, walaupun itu pertanyaan yang mudah dijawab.


"Sebaiknya kau segera serap manfaat pil itu, atau kondisi mu malah akan menjadi lebih buruk!"


"Baik!" Ming Tu cepat mengangguk lalu melanjutkan meditasinya.


.


Sekitar 1 jam berlalu, Ming Tu membuka matanya, ia bisa melihat pemuda yang tadi menolongnya masih menunggu di tempat, berdiri dalam posisi memunggunginya.


Kondisi Ming Tu sudah membaik, meskipun belum pulih sepenuhnya namun ia sudah bisa bergerak cukup bebas.


"Saudara!" Ming Tu berdiri lalu menghampiri Xiang Yang.


Xiang Yang berbalik "Oh, apa kau sudah merasa baikan?"

__ADS_1


"Sudah!" Ming Tu menangkupkan tangan dengan penuh hormat dan ketegasan "Terima kasih saudara telah menyelamatkan ku, bahkan memberi ku pil yang begitu berharga dan sampai menjaga ku saat sedang memulihkan diri! Jika bukan karena saudara, aku sudah pasti mati, kebaikan saudara ini tidak akan pernah ku lupakan!"


"Haha, tidak perlu sungkan! Aku Xiang Yang, siapa nama saudara ini?" meskipun Xiang Yang sudah mengetahui nama Ming Tu, namun ia tetap bertanya sebagai formalitas.


"A..betapa tidak sopannya aku, perkenalkan aku Ming Tu!"


"Pangeran Ming Tu?"


"Sebelumnya aku memanglah seorang pangeran, namun sekarang sudah tidak lagi setelah aku dan ibu ku diusir dari Istana Kekaisaran!" terlihat jejak kemarahan dalam perkataan Ming Tu barusan "Jadi sebaiknya panggil saja aku Ming Tu, tidak usah menambahkan pangeran!"


"Ming Tu, apakah kau tidak takut mengungkapkan identitas mu begitu saja pada orang tidak dikenal? Kau ini pemimpin pasukan pemberontak yang diincar Kekaisaran Ming lo!" Xiang Yang menatap aneh Ming Tu.


Ming Tu tertegun, ia refleks melompat mundur dengan sikap waspada.


"Hahaha! Tenanglah saudara Ming Tu, aku sama sekali tidak tertarik untuk mendapatkan hadiah dari kekaisara! Lagi pula jika aku ingin, sudah dari tadi aku akan langsung menangkap mu!" Xiang Yang tersenyum ramah.


Ming Tu tertegun sejenak sebelum menghela nafas lega "Maaf telah mencurigai mu saudara Xiang Yang!"


"Apa itu? Aku akan menjawab sebisa ku!"


"Sebelumnya aku berencana untuk pergi ke Kota Langit Ungu untuk mencari sesuatu, namun secara kebetulan melihat kau dikepung, aku sempat mendengar perkataan orang-orang itu tentang Sekte Langit Ungu, memangnya apa yang terjadi disana?" Xiang Yang bertanya dengan wajah penasaran.


Mendengar pertanyaan Xiang Yang, Ming Tu mengepalkan tangannya karena mengingat kejadian di Sekte Langit Ungu.


Ming Tu sempat diam sejenak sebelum menceritakan apa yang terjadi.


Sekte Langit Ungu hanyalah sekte menengah, tidak terlalu eksis jika dibandingkan dengan kebanyakan sekte menengah lainnya. Namun beberapa tahun ini, Sekte Langit Ungu secara perlahan tapi pasti, mulai menunjukkan taringnya, hingga kekuatan Sekte Langit Ungu sudah bisa dibilang sekte menengah terkuat.


Beberapa hari yang lalu, Ming Tu pergi ke Sekte Langit Ungu untuk meminta dukungan dari mereka dalam merebut kekuasaan Kekaisaran Ming.


Selama 2 hari Ming Tu disana, dirinya mendapatkan perlakuan yang sangat baik, bahkan Sekte Langit Ungu telah setuju untuk memberi dukungan untuk Ming Tu.

__ADS_1


Namun entah apa penyebabnya, Sekte Gunung Api yang merupakan sekte netral, namun lebih condong ke aliran hitam, tiba-tiba saja datang menyerang Sekte Langit Ungu saat Ming Tu dan beberapa bawahannya datang berkunjung.


Sekte Gunung Api yang bisa dibilang salah satu sekte terkuat di Kekaisaran Ming, bisa dengan mudah membantai Sekte Langit Ungu, terlebih mereka langsung mengeluarkan 2 tetua tingkat Gold Core tahap 4 puncak yang memimpin pasukan Sekte Gunung Api.


Ming Tu dapat melarikan diri karena pengorbanan dari bawahannya, namun setelah beberapa hari melarikan diri, ternyata pasukan Sekte Gunung Api ternyata masih mengejarnya. Ming Tu berakhir dikepung sampai Xiang Yang datang menyelamatkannya.


"Sekte Gunung Api benar-benar keterlaluan, menyerang Sekte Langit Ungu tanpa alasan yang jelas bahkan sampai melakukan pembantaian!" Ming Tu mengepalkan tangannya, benar-benar merah.


Xiang Yang terlihat berpikir setelah mendengar cerita Ming Tu. Kemungkinan apa yang menyebabkan peningkatan kekuatan Sekte Langit Ungu secara tiba-tiba adalah karena mereka telah menemukan apa yang dirinya cari disana.


Sebelumnya mungkin akan mudah masuk ke Sekte Langit Ungu karena mereka adalah sekte aliran putih, namun sekarang Xiang Yang akan kesulitan karena Sekte Gunung Api sudah menguasai Sekte Langit Ungu.


"Hais...! Benar-benar merepotkan!" gumam Xiang Yang dalam hati dengan senyum kecut "Saudara Ming Tu, kau bilang hanya membawa beberapa bawahan mu untuk berkunjung di Sekte Langit Ungu kan?"


"Ya, lagi pula tidak mungkin aku akan membawa semua bawahan ku, itu akan terkesan seperti aku menyatakan perang!"


Xiang Yang terkekeh kecil, ia tidak menyangka Ming Tu masih bisa bercanda dalam suasana hatinya saat ini.


"Itu artinya kau masih memiliki banyak bawahan bukan?"


"Ya, aku masih memiliki sekitar 500 bawahan, kebanyakan dari mereka berada ditingkat Earth Spiritual dan Sky Spiritual!" Ming Tu menatap bingung Xiang Yang "Memangnya kenapa saudara Xiang Yang?"


"Apa kau percaya pada ku, aku bisa meningkatkan satu tingkatan penuh kultivasi bawahan mu hanya dalam waktu 2 bulan!"


Ekspresi Ming Tu berubah serius "Apakah mungkin untuk meningkatkan kekuatan bawahan ku sepesat itu dalam waktu sesingkat itu?"


"Saudara Ming Tu, kau hanya perlu percaya pada ku maka aku akan berusaha sebisa mungkin untuk mewujudkan perkataan ku!"


Melihat wajah serius Xiang Yang, Ming Tu tersenyum tipis "Aku bisa memberikan kepercayaan penuh pada mu! Tapi aku ingin bertanya satu hal!" Ming Tu diam sejenak sebelum melanjutkan "Saudara Xiang Yang, kita hanya baru bertemu, bahkan belum terlalu mengenal satu sama lain, apa yang membuat mu begitu baik pada ku?"


"Heheh, saudara Ming Tu, tentu saja aku tidak berbuat baik pada mu secara cuma-cuma, aku ingin membantu mu karena aku juga memerlukan bantuan mu! Jika aku benar-benar bisa mewujudkan perkataan ku dalam waktu dua bulan maka aku ingin kita langsung merebut kembali Sekte Langit Ungu karena ada sesuatu yang aku inginkan di sekte itu!"

__ADS_1


__ADS_2