Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.201 - Menantu Kedua


__ADS_3

Setelah melakukan pembicaraan dengan Master Kong Guan, Xiang Yang memutuskan untuk memulai rencananya esok hari.


Xiang Yang pergi menemui ayahnya lalu mulai melakukan perawatan agar kondisi Xiang Han bisa lebih cepat pulih sepenuhnya.


Master Kong Guan sendiri memberikan undangan pada para tetua Gunung Dewa Obat untuk datang ke ruang pribadinya untuk membagikan ilmu alkimia.


Para Tetua tentu saja menjadi sangat antusias karena bisa mendapatkan bimbingan dari Master Kong Guan.


Sebelumnya mereka sudah sering meminta bantuan dan bertanya beberapa hal pada Master Kong Guan dan memang dijawab, namun mereka tidak pernah berani untuk terus bertanya. Sekarang Master Kong Guan sendiri yang berinisiatif untuk memberikan ilmu alkimia, bagaimana mungkin para Tetua tidak senang.


Keesokan harinya, Master Kong Guan sudah berada di ruang pribadinya bersama dengan Xiang Yang.


Para Tetua mulai datang satu persatu. Setiap Tetua yang datang selalu memberi salam hormat serta meminta maaf karena membuat Master Kong Guan menunggu.


Para Tetua agak bingung melihat ada seorang pemuda yang bersama Master Kong, namun mereka mengingat jika pemuda itu adalah pemenang turnamen alkimia yang menjadi murid Master Kong Guan, jadi mereka mewajarkan keberadaannya disini.


Mereka tidak tau jika Xiang Yang bukanlah murid Master Kong Guan, malahan Master Kong Guan sendiri menganggap Xiang Yang sebagai seorang senior.


Tetua Gunung Dewa Obat berjumlah 20 orang, semuanya merupakan Alkemis tingkat 5 puncak. Memang Master Kong Guan merupakan satu-satunya alkemis tingkat 6 di Gunung Dewa Obat, karena itulah dia sangat dihormati.


"Master Kong, ini merupakan hari keberuntungan bagi kami karena bisa mendapatkan pengajaran langsung dari mu!" salah seorang Tetua menangkupkan tangannya dengan senyum ramah.


"Hahaha, tidak perlu sungkan." Master Kong Guan mengelus janggut putih panjangnya "Sebelum memulai, apakah para Tetua membawa bahan herbal masing-masing untuk menyuling pil?"


"Itu sudah pasti Master Kong."


"Haha, Master Kong pasti bercanda, anda sudah bersedia berbagi ilmu alkimia pada kami, tidak mungkin kami akan meminta bahan herbal pada anda kan."


"Benar, itu pun jika ada orang yang benar-benar tidak tau malu!"


"Hahaha...!"


Para Tetua tertawa untuk melepas ketegangan karena ini merupakan pertama kalinya Master Kong Guan akan secara langsung mengajari mereka.


Xiang Yang sendiri hanya diam, ini masih belum saatnya dia memainkan peran.

__ADS_1


Para Tetua sudah mengambil posisi rapi, berjejer mengelilingi Master Kong Guan dengan jarak masing-masing 3 meter agar tidak merasa terganggu nanti saat menyuling pil.


"Kalau begitu Tetua Hang, di mulai dari mu."


"Terima kasih Master Kong, telah memberikan kesempatan pertama pada ku!" Tetua Hang menangkupkan tangannya penuh rasa hormat.


Tetua Hang mulai menyuling pil tingkat 5 kelas rendah agar tidak terlalu menghabiskan banyak waktu dalam menyuling pil, sebab masih banyak Tetua yang mengantri mendapatkan giliran.


6 jam berlalu, Tetua Hang akhirnya selesai menyuling pil tingkat 5.


Master Kong Guan pun memberikan masukan untuk Tetua Hang agar membuatnya bisa lebih memaksimalkan pengendalian api.


Tetua Hang mendengarkan dengan saksama, tidak ingin terlewatkan satu kata berharga yang disampaikan Master Kong Guan.


Tidak hanya Tetua Hang, namun juga para Tetua lainnya mendengarkan masukan Master Kong Guan.


Tetua Hang langsung menyadari kekurangan yang dia lakukan dalam menyuling pil, dia ingin segera menyuling pil kembali untuk mempraktekkan masukan Master Kong Guan, namun tidak dia lakukan karena sekarang adalah giliran Tetua lain yang akan menyuling pil.


Meskipun dia tidak akan dilarang jika langsung mempraktekkan masukan Master Kong Guan, dia takut jika menyuling pil sekarang dan meledakkan tungku, itu bisa membuat Tetua lain yang sedang menyuling pil terganggu.


Selama 1 minggu penuh, Master Kong Guan memberikan bimbingan pada para Tetua, membuat para Tetua mendapatkan banyak pelajaran dan pengetahuan baru.


Setelah itu, para Tetua diberikan waktu untuk mempraktekkan setiap saran dari Master Kong Guan, mereka keluar dari ruang pribadi Master Kong lalu mencari masing-masing satu ruangan untuk mereka menyuling pil.


"Bagaimana menurut mu, Xiang Yang?" tanya Master Kong Guan setelah para Tetua keluar ruangannya.


"Masukan yang Master Kong berikan pada merema sangat bagus, hanya saja menurut ku masih kurang."


"Sudah ku duga." Master Kong Guan sendiri juga menyadari jika masukan yang dia berikan masih kurang.


Dia melihat kekurangan dari beberapa tetua namun dia tidak bisa memberikan saran yang tepat.


"Kalau begitu aku akan menjenguk ayah ku dulu, 1 minggu lagi giliran ku akan tiba." Xiang Yang tertawa kecil, ingin melihat bagaimana reaksi para orang tua itu nantinya.


Selama satu minggu ini Xiang Yang hanya memperhatikan bagaimana para Tetua menyuling pil, dia tidak merawat ayahnya karena sebelumnya dia sudah mengajak Han Shizu untuk datang dan merawat ayahnya dulu.

__ADS_1


***


Saat Xiang Yang membuka pintu kamar, dia melihat ayahnya sedang tertawa dengan Han Shizu yang tersenyum lembut.


Entah apa yang mereka bicarakan, Xiang Yang tidak mengetahuinya.


Mendengar suara pintu terbuka, Xiang Han dan Han Shizu menoleh kearah pintu, melihat Xiang Yang yang berjalan masuk menghampiri mereka.


"Kalian sepertinya sudah sangat akrab." Xiang Yang duduk di kursi sebelah Han Shizu.


"Ya, ternyata Shizu tidak sedingin dan pendiam yang terlihat, dia cukup banyak bicara."


"Eh?" Xiang Yang menoleh kearah Han Shizu, melihat gadis itu dengan tatapan aneh, membuat gadis itu menoleh kearah lain.


Cukup banyak bicara? Sangat sulit dipercaya, pada ku saja dia sangat pendiam.


"Shizu adalah gadis yang baik, selain itu dia cantik dan juga berbakat, mungkin dia bisa menjadi menantu kedua ku!"


"Uhuk! Uhuk!" Xiang Yang tersedak ludahnya mendengar perkataan tiba-tiba Xiang Han.


Han Shizu juga terkejut mendengar itu.


"Apa maksud mu, ayah? Menantu kedua?"


"Haha, jangan berpura-pura tidak paham, Yang'er. Aku rasa kalian berdua cocok!"


Wajah Han Shizu menjadi merah, ia hanya menunduk diam, menyembunyikan wajah merahnya.


"Aku saja belum menemukan Cai'er, bagaimana mungkin aku berpikir untuk menikah lagi!" Xiang Yang mendengus kesal "Kenapa tidak kau saja yang mencarikan ibu kedua untuk ku."


Suasana di dalam kamar Xiang Han dipenuhi canda tawa mereka bertiga.


Saat ini kondisi Xiang Han sudah membaik, tubuhnya sekarang terlihat lebih berisi, tidak seperti sebelumnya yang bagaikan tulang berbalut kulit. Mungkin dalam satu minggu lagi dia akan pulih sepenuhnya dan bisa langsung menerobos ketingkat Gold Core.


\=\=\=

__ADS_1


**Maaf baru up, kuota Author habis, baru beli**


__ADS_2