
"Ho, jadi begitu! Lalu kenapa orang-orang tadi ingin membunuh kalian? Dari yang ku lihat orang-orang berpakaian hitam itu sama sekali bukan bandit!"
"Itu..." Ming Xue menghela nafas "Mereka adalah sekelompok pemberontak yang ingin menangkap ku dan menjadikan ku sebagai sandera! Aku sebelumnya pergi ke Kota Wei untuk meminta dukungan dari Sekte Pedang Api, dan saat dalam perjalanan pulang, kami dihadang oleh sekelompok pemberontak itu, tidak perlu ku jelaskan apa yang terjadi selanjutnya!"
"Itu artinya sekarang Kekaisaran Ming sedang terlibat perang saudara, terjadi konflik internal" ucap Xiang Yang.
"Ya, begitulah!" balas Ming Xue "Xiang Yang, kau adalah kultivator muda dan kuat, jika kau mau, aku bisa meminta ibu ku untuk menjadikan mu sebagai wakil jenderal Kekaisaran Ming!" Ming Xue tersenyum manis, berusaha menggetarkan hati pemuda itu.
Namun ekspresi datar Xiang Yang tidak pernah hilang "Ibu mu? Apakah kekuasaan ibu mu lebih tinggi dari ayah mu yang merupakan Kaisar Kekaisaran Ming?"
"Aaah..." Ming Xue tidak tau harus menjawab apa, ia baru sadar telah mengatakan sesuatu, yang seharusnya tidak dia katakan.
Namun karena sudah terlanjur, akhirnya Ming Xue pun menjawab "Sebenarnya ayah ku sekarang sedang sakit karena keracunan, itu semua ulah para pemberontak itu yang ingin menguasai Kekaisaran Ming! Jadi sekarang, ibu ku lah yang memegang kekuasaan tertinggi di Kekaisaran Ming!"
Xiang Yang melirik wajah Ming Xue sementara, lalu kembali melihat kedepan.
"Apakah dia memiliki kelainan? Dia terlihat sama sekali tidak tertarik pada ku, tidak mungkin kan akan ada pria normal yang begitu dingin pada ku!" gumam Ming Xue dalam hati dengan ekspresi cemberut. Meskipun begitu, entah kenapa Ming Xue semakin bersemangat untuk menaklukkan hati pemuda itu.
Lagi pula selain memiliki kekuatan dan bakat yang tinggi, wajah Xiang Yang juga sama sekali tidak buruk.
"Heheh, tunggu saja, kau akan menjadi milik ku!" Ming Xue menatap Xiang Yang dengan tatapan penuh hasrat akan memiliki.
Xiang Yang tentu saja menyadari tatapan Ming Xue, namun ia hanya mengabaikannya.
"Jadi apakah kau mau menjadi wakil jenderal Kekaisaran Ming?" Ming Xue kembali bertanya.
"Tidak, aku lebih suka kebebasan! Jika aku menjadi wakil Jendral maka aku akan terikat aturan-aturan kekaisara yang sangat merepotkan!" Xiang Yang langsung menolak tawaran Ming Xue tanpa banyak berpikir.
***
Setelah melakukan perjalanan selama 2 hari menggunakan kereta kuda bersama dengan Fei Fei sang pelayan dan Ming Xue sang tuan putri, Xiang Yang akhirnya tiba di Ibu Kota Kekaisaran Ming.
__ADS_1
Xiang Yang sama sekali tidak mendapatkan halangan apapun saat memasuki gerbang karena para penjaga gerbang itu mengetahui kalau itu merupakan kereta kuda Putri Ming Xue.
Satu hal yang membuat Xiang Yang sedikit terkejut adalah penjaga gerbang adalah kultivator tingkat Sky Spiritual.
Dimensi utama memang beda.
"Aku rasa cukup sampai disini saja aku mengantarkan kalian, kau bisa meminta satu prajurit patroli untuk menjadi kusir mengantar kalian sampai ke istana!" Xiang Yang berkata setelah mereka memasuki gerbang kota.
"Xiang Yang, tolong jangan pergi begitu saja, aku telah merepotkan mu selama 2 hari ini, jadi setidaknya biarkan aku berterima kasih dengan mengundang mu ke Istana Kekaisaran!" Ming Xue mengembangkan senyum manisnya, masih berusaha memikat hati Xiang Yang yang selama 2 hari ini, sikapnya sama sekali tidak berubah terhadap dirinya.
"Mengundang ku ke Istana Kekaisaran dengan menjadi seorang kusir kuda?" Xiang Yang berkata malas.
"Ah...itu..." Ming Xue turun dari kereta kuda lalu memanggil seorang prajurit patroli yang kebetulan lewat sana "Kamu, bisakah kamu kesini?"
Prajurit itu terlihat bersemangat karena dipanggil oleh putri Ming Xue.
"Ya tuan putri, ada yang bisa saya bantu?" tanya prajurit itu dengan sopan dan senyum ramah.
"Tentu saja, jika hanya menjadi kusir tidak masalah tuan putri!" Prajurit itu menjawab dengan tegas.
Dengan begitu akhirnya prajurit itu menggantikan Xiang Yang menjadi kusir. Xiang Yang, Ming Xue dan Fei Fei kini berada didalam gerbong kereta kuda.
"Maaf Xiang Yang jika selama 2 hari ini menyusahkan mu, tenang saja, ketika kita sampai di Istana Kekaisaran nanti, aku akan memberikan bayaran yang memuaskan!" senyum ramah Ming Xue berganti dengan senyum manis, terlalu manis, bahkan mungkin bisa mengalahkan manisnya gula.
"Um, aku pegang janji mu!" Xiang Yang masih dengan ekspresi datarnya, masih tidak menunjukkan ketertarikan pada Ming Xue "Ya..walaupun sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan uang, tapi dengan makanan mungkin tidak terlalu buruk!"
"Benarkah? Aku cukup ahli dalam memasak, nanti aku sendiri yang akan membuat masakan untuk mu!"Ming Xue terlihat bersemangat.
"Apakah tidak apa-apa seorang putri memasak untuk orang yang tidak dikenal seperti ku?"
"Tentu saja tidak masalah!"
__ADS_1
Fei Fei sendiri dari tadi hanya duduk diam sambil menunduk, entah kenapa dia merasa tertekan berada di dekat mereka berdua, memang tidak seharusnya dia berada di sini. Fei Fei merasa dirinya hanya sebagai obat nyamuk disini.
***
Setibanya di Istana Kekaisaran, Xiang Yang terlebih dahulu dibawa berkeliling oleh Ming Xue sebelum diajak ke sebuah area yang merupakan area miliknya pribadi.
Area itu seperti sebuah vila dengan desain bangunan tradisional China.
Harus Xiang Yang akui jika area itu sangat nyaman dan sedap dipandang dengan berbagai tanaman hijau yang menyegarkan mata.
Xiang Yang cenderung diam, sesekali dia bertanya beberapa hal yang biasa.
Setelah diajak berkeliling, Xiang Yang diajak memasuki vila dan langsung pergi ke ruang makan.
Ming Xue dengan semangat menyiapkan makanan untuk Xiang Yang.
Setelah setengah jam menunggu, akhirnya Xiang Yang bisa makan, tentunya ia makan bersama Ming Xue.
Gadis itu selalu berusaha untuk mendapatkan hatinya, sudah pasti Xiang Yang menyadari hal itu.
Karena itulah Xiang Yang cenderung mengabaikan Ming Xue, namun itu justru membuat gadis itu semakin bersemangat mendekati dirinya.
Setelah malam tiba, Xiang Yang diberikan sebuah kamar untuk menginap.
Xiang Yang merebahkan tubuhnya diatas ranjang, menatap langit-langit ruangan itu.
"Aneh, sangat aneh dan juga mencurigakan, sepertinya ada rahasia besar yang disembunyikan Ming Xue, dan itu juga ada kaitannya dengan kelompok pemberontakan!" Xiang Yang bergumam.
Sejauh ini dirinya bersama Ming Xue, ia menemukan banyak sekali kejanggalan yang membuatnya curiga.
"Apakah aku harus menyelidikinya?" Xiang Yang kembali bergumam "Namun Kekaisaran ini juga tidak ada kaitannya dengan ku, jadi sebaiknya biarkan saja, biarkan waktu yang menuntaskan masalah Kekaisaran Ming ini!"
__ADS_1
Setelah itu Xiang Yang pun memejamkan matanya.