
Yong Li perlahan membuka mata, lalu melihat wajah pemuda itu.
"Xiang.. Jun" ucap Yong Li dengan suara lemah.
"Eh, dia mengenal ku?" Xiang Jun cukup terkejut mengetahui Yong Li mengetahui namanya.
Memang Xiang Jun bisa digolongkan dalam murid jenius Sekte Elang Nirwana, juga merupakan bawahan dari Yong Lang yang merupakan kakak dari Yong Li, tapi dia hanya 1 dari banyaknya jenius dan 1 dari banyaknya bawahan Yong Lang, selain itu dia sama sekali tidak pernah bertemu secara langsung atau berbicara dengan Yong Li, namun gadis itu mengetahui namanya.
"Nona Yong Li, lebih baik makan ini dulu untuk memulihkan kondisi mu!" Xiang Jun mengeluarkan satu pil lalu menyuapi Yong Li.
Yong Li tanpa ragu membuka mulutnya lalu memakan pil yang diberikan Xiang Jun.
"Hmmm, aku mendengar jika Nona Yong Li adalah gadis dingin yang tidak segan-segan menghajar pria yang mendekatinya, kenapa dia seperti sangat mempercayai ku?" Xiang Jun bergumam sambil menggaruk kepalanya karena merasa bingung "Sudahlah, tidak perlu terlalu memikirkannya!"
Xiang Jun mengubah posisi tidur Yong Li ke posisi duduk, bersandar pada batang pohon.
"Untung saja aku sebelumnya membeli ramuan yang bisa menyamarkan bau badan, jadi para Fenrir itu tidak mengetahui posisi kami!"
Xiang Jun melihat kearah Yong Li yang duduk dengan punggung bersandar pada batang pohon, memejamkan matanya menyerap manfaat pil yang baru dia konsumsi.
Xiang Jun melihat Yong Li dari atas sampai bawah lalu menelan ludahnya.
Beberapa bagian pakaian Yong Li robek, hingga Xiang Jun bisa melihat kulit putih mulus gadis itu. Sebagai seorang yang sudah memasuki usia remaja, tentu saja Xiang Jun tertarik dengan hal itu.
Namun akal Xiang Jun masih menang melawan nafsunya, hingga dia bisa menahan diri.
Xiang Jun mengeluarkan sebuah jubah lalu menyelimuti tubuh Yong Li.
Yong Li menyadari apa yang dilakukan Xiang Jun, membuatnya tersenyum tipis dengan pipi yang memerah samar, sangat samar sampai sulit untuk melihat warna merah pipinya.
Setelah beberapa menit berlalu, luka di tubuh Yong Li tidak lagi mengeluarkan darah.
Yong Li membuka matanya, dia melihat Xiang Jun berdiri beberapa meter didepannya, mengawasi sekitar, bersiap melindungi Yong Li jika ada bahaya yang mendekat.
"Terima kasih Xiang Jun!"
__ADS_1
Mendengar itu, Xiang Jun berbalik, melihat Yong Li yang sudah selesai menyerap manfaat pil.
Xiang Jun ingin mengatakan sesuatu, namun keduluan oleh Yong Li.
"Xiang Jun, bisakah kau menjaga ku sebentar lagi? Luka-luka ku masih belum sembuh sepenuhnya, selain itu energi Qi ku hampir habis!"
"Tidak masalah Nona Yong Li, kau bisa memulihkan kondisi mu dengan tenang, aku akan melindungi mu jika ada bahaya yang mendekat!"
"Terima kasih!" Yong Li tersenyum tulus lalu bermeditasi setelah mengkonsumsi pil.
Xiang Jun langsung terpesona melihat senyuman Yong Li.
"Apakah ini Nona Yong Li yang dikabarkan sangat dingin dan enggan berdekatan dengan laki-laki? Yang ku lihat malah adalah seorang bidadari yang baik hati dan murah tersenyum!" gumam Xiang Jun dalam hati.
***
Di sebuah goa di tempat lain.
*BAAANG!!
Ledakan energi terjadi didalam tubuh seorang kultivator yang bermeditasi didalam goa. Dia adalah Xiang Yang yang telah menerobos ketingkat Nescent Soul tahap 3.
Setelah itu, Xiang Yang melesat terbang mencari para anggota sektenya.
Setelah beberapa menit, Xiang Yang menghentikan laju terbangnya karena melihat sesuatu dari jarak yang tidak terlalu jauh.
"Itu..." Xiang Yang mengerutkan keningnya lalu melesat menuju tempat aneh yang dia lihat.
Xiang Yang sampai disana cukup cepat, dia mendarat ditanah, melihat sekitarnya dengan kening mengerut.
"Sebuah reruntuhan, apakah sebelumnya di dimensi kecil ini terdapat pemukiman manusia?" gumam Xiang Yang sambil terus melangkah melihat sekitarnya.
Xiang Yang menghentikan langkahnya di sebuah tembok yang terlihat paling bagus diantara tembok lainnya.
Terdapat sebuah gambar naga melingkar pada tembok tersebut.
__ADS_1
"Apakah ini simbol sekte?" Xiang Yang menyentuh gambar itu "Sepertinya pernah berdiri sebuah sekte di dimensi kecil ini! Kemungkinan dimensi kecil ini adalah tempat berdirinya sebuah sekte kuno yang telah hancur!"
Xiang Yang kembali berjalan melihat sekitar. Sesaat kemudian dia melihat ke suatu arah, tidak berpikir panjang Xiang Yang melesat kearah yang dia lihat.
Xiang Yang terbang diantara pepohonan, hingga beberapa menit kemudian ia berhenti di sebuah dahan pohon.
Xiang Yang melihat dari jarak sekitar 200 meter, dua kelompok orang sedang bertarung.
Xiang Yang sama sekali tidak berpikir untuk menolong salah satu dari mereka, karena memang tidak ada diantara dua kelompok itu yang dia kenal.
Xiang Yang hanya mengamati dari jauh, ingin mengetahui penyebab terjadinya pertarungan.
Terlihat salah satu diantara kelompok itu sudah terdesak, perbandingan jumlah mereka adalah 3 banding 10.
Meskipun salah satu kelompok yang berjumlah 3 kultivator itu ada satu kultivator tingkat Nescent Soul tahap 1, namun mereka bertiga sudah terluka parah hingga bisa tersedak oleh satu kelompok yang semuanya berada ditingkat Gold Core.
Kemungkinan 3 kultivator itu sebelumnya telah mengalami pertarungan sengit yang membuat mereka terluka, sebelum 10 orang itu menghadang mereka.
"KALIAN BAJINGAN SIALAN!" Kultivator tingkat Nescent Soul yang bernama Yung Yuo berteriak marah sebelum menerjang maju bersama 2 rekannya.
"Bersiap!" Teriak pemimpin 10 kultivator yang bernama Wen Qi "Serang!"
Wan Qi bersama 9 rekannya langsung melesat maju, hingga pertarungan pun kembali berlangsung setelah jeda beberapa saat tadi.
Setelah 10 menit berlalu, masih tidak ada yang tumbang diantara mereka, namun kedua kubu sudah mendapatkan lebih banyak luka.
Kini kedua kelompok itu kembali mengambil jarak, mengatur nafas yang sudah memburu.
"Cih! Jika bukan karena kultivator Nescent Soul itu, mereka sudah pasti habis terbunuh!" Wen Qi berdecak kesal dalam hatinya, kemudian mengacungkan pedangnya sambil berteriak "Sebaiknya kalian serahkan benda itu atau, mungkin saja kami akan melepaskan kalian!"
"Heh, jangan bicara omong kosong!" Yung You tersenyum mengejek "Kami sudah tau dari awal tidak mungkin memang melawan kalian, dan meskipun kami memberikan benda itu, kalian pasti akan tetap membunuh kami! Jadi pilihan terbaik adalah terus bertarung dan membawa kalian ikut bersama kami ke neraka!"
Sama sekali tidak ada keraguan dan ketakutan dalam nada suara Yung You.
"Cih! Sialan ini!" Wan Qi menjadi marah mendengar perkataan Yung You "BUNUH MEREKA SEMUA!"
__ADS_1
Sementara itu, Xiang Yang terus mengamati dari jauh jalannya pertarungan. Sangat jelas dimatanya kalau Yung You sudah pasti akan kalah.
Akhirnya, pertarungan sengit itu berakhir dengan kemenangan kelompok Wan Qi, namun dia rekannya terbunuh, kini hanya menyisakan 8 orang.