
Pertempuran Sudah mendekati puncaknya.
Pertempuran antara para kultivator tingkat Nescent Soul ke arah juga sudah memakan banyak korban dari kedua belah pihak.
Master Kong Guan dan Tetua Lin Sang yang telah mencapai puncak tingkat Nescent Soul, terus bertarung sambil melindungi anggota Sekte Naga Emas mereka.
Meskipun Master Kong Guan adalah seorang alkemis, namun kemampuan bertarungnya sama sekali tidak bisa diremehkan.
Dengan jumlah yang jauh lebih banyak, pihak kultivator Benua Lingwu bisa lebih unggul, meskipun jumlah anggota Benua Chenwu sudah di tambah dengan anggota Sekte besar Benua Lingwu yang tergabung dalam pasukan mereka.
Terlebih pihak kultivator Benua Lingwu tidak hanya berasal dari sekte besar saja, melainkan semua sekte-sekte, kekaisaran sampai para kultivator independen Benua Lingwu turut ikut dalam pertarungan.
Jika mereka melakukan pertarungan sebelum kultivator Benua Lingwu memasuki dimensi kecil maka pihak Benua Chenwu tidak akan kesulitan memenangkan pertempuran.
Namun sekarang semua kultivator Benua Lingwu sudah mendapatkan keberuntungan masing-masing di dalam dimensi kecil, membuat kultivasi mereka melonjak drastis.
Satu kultivator Benua Chenwu, akan melawan setidaknya 3 sampai belasan kultivator Benua Lingwu, yang tentu saja sangat menguntungkan pihak Benua Lingwu.
Meskipun demikian, korban tetap tidak terhindarkan dari pihak Benua Lingwu.
Seiring waktu berlalu, kultivator tingkat Nescent Soul Benua Chenwu terus berkurang, hingga jumlah mereka yang sebelumnya ribuan, kini menjadi sekitar 2 ribu kultivator tingkat Nescent Soul.
Memang bisa dibilang masih banyak, namun karena jumlah mereka yang terus berkurang, membuat mereka sulit mengimbangi kultivator Benua Lingwu.
Kultivator Benua Lingwu sendiri sering kali melihat kearah pertarungan antara kultivator tingkat Transcendent jika memiliki kesempatan.
Selama ini di Benua Lingwu, kultivator tingkat Transcendent merupakan keberadaan puncak, jarang sekali terjadi pertarungan antara para kultivator puncak itu, hingga melihat pertarungan itu membuat mereka kagum.
Tapi satu hal yang lebih membuat mereka kagum adalah pertarungan antara kultivator tingkat Nirwana.
Keberadaan yang jauh melebihi kultivator tingkat Transcendent.
Pertarungan tingkat Nirwana itu terjadi sangat jauh dari area pertarungan mereka, hingga mereka tidak bisa melihat jelas bagaimana pertarungan itu berlangsung.
Tapi yang pasti mereka bisa melihat jelas dampak pertarungan tingkat Nirwana yang bisa menghancurkan gunung dengan mudah.
*Crasssttt!!
*BEEZZZZTTT!!
*BOOOOMMMM!!
Pertarungan antara Yun Ying melawan Wan Yun masih berlangsung sengit.
Keduanya sama-sama mendapatkan luka di sekujur tubuh.
Wan Yun masih menggunakan Perubahan Iblis Petir, meskipun dia sudah kehabisan banyak energi Qi namun ia tetap mempertahankan mode terkuatnya.
Sama halnya dengan Yun Ying yang masih menggunakan Perubahan Jiwa Naga Es.
__ADS_1
Wan Yun mendapatkan serangan yang membuatnya terpental jatuh ke puncak sebuah gunung.
Yun Ying mengangkat pedangnya keatas, dengan cepat sebuah kristal es raksasa sebesar bukit tercipta.
Yun Ying melakukan gerakan menusuk, membuat kristal es itu melesat cepat, menghantam puncak gunung tempat Wan Yun terjatuh.
*BOOOOMMMM!!
Kristal es raksasa itu pun menancap pada puncak gunung tersebut, membuat banyak retakan besar.
*KRAK! KRAK! KRAK!
Tiba-tiba kristal es raksasa itu mengalami retakan mulai dari bawah, retakan itu dengan cepat menjalar kesegala bagian kristal es raksasa, hingga akhirnya...
*Boooommmm...!!
Sesuatu seperti kilatan petir keluar dari retakan bagian puncak kristal es raksasa. Sosok itu tidak lain adalah Wan Yun yang terlihat berlumuran darah dengan nafas yang terengah-engah.
"Jika bukan karena aku baru menerobos ketingkat Nirwana tahap menengah dan belum terbiasa menggunakan Jiwa Naga Es, aku pasti bisa mengalahkannya dengan mudah!" Yun Ying bergumam dengan nafas yang sama terengah-engah.
***
"Gouhk!"
Sun Wong kembali batuk darah, namun dia seakan tidak peduli dan terus menyerang Xiang Yang.
Xiang Yang terus dipaksa dalam posisi bertahan, tanpa diberikan celah untuk memberikan serangan balasan.
Meskipun begitu, serangan Sun Wong yang cepat dan kuat membuat Xiang Yang kesulitan mencari celah untuk menyerang.
*BAAAMMM!
Dalam satu kesempatan, Sun Wong memberikan pukulan kuat. Meskipun dapat ditahan oleh Xiang Yang dengan pedangnya, namun pemuda itu tetap terpental jauh.
Xiang Yang bersalto belakang sebelum kakinya menapak tanah, menahan laju lesatannya hingga membuat garis memajang di tanah.
Xiang Yang mengunakan Nafas Naga, memusatkan semua kekuatan fisik pada kepalan tangan kanannya yang disertai aura naga.
Saat Sun Wong sudah berada didepannya, Xiang Yang langsung melancarkan pukulannya.
Sun Wong yang memusatkan fokusnya pada serangan, sama sekali tidak berpikir untuk menghindari pukulan itu. Jadi dia membalas pukulan Xiang Yang dengan pukulannya.
*BOOOOMMMM!!
Pukulan kuat keduanya beradu, membuat gelombang kejut keras hingga kawah besar tercipta di bawah kaki mereka.
"Kakh!" Xiang Yang merasakan lengannya mati rasa.
Sun Wong tidak berhenti begitu saja, dia kembali mengarahkan pukulan pada perut Xiang Yang.
__ADS_1
Xiang Yang menyadari hal itu, dengan cepat ia membalas pukulan Sun Wong dengan serangan dengkul.
*BAAAMMM!!
Xiang Yang terbang cepat keatas, menjauh dari pria paruh baya itu. Namun Sun Wong tidak membiarkannya dan langsung mengejarnya.
Xiang Yang pun menyemburkan nafas api kebawah dimana Sun Wong berada.
Sun Wong memusatkan energi pada kepalan tangannya lalu memukul keatas, mengeluarkan gelombang energi api.
Semburan api dan gelombang energi api beradu, namun semburan api Xiang Yang terus terdorong kembali dengan cepat.
Xiang Yang pun memperkuat intensitas semburan nafas apinya, namun itu hanya memperlambat dorongan gelombang energi api dari pukulan Sun Wong.
Hingga akhirnya...
*BOOOOMMMM!!
Ledakan besar terjadi, membuat Xiang Yang terkena ledakan itu, hingga dia terpental jauh.
"Sial! Pak tua itu seperti mempertaruhkan segalanya untuk membunuh ku! Dia sama sekali tidak mempedulikan kondisinya!" Xiang Yang melihat baju Sun Wong sudah berlumuran darah.
Bukan karena luka yang diberikan Xiang Yang namun karena Sun Wong terus batuk darah dan semakin parah seiring waktu.
"Kalau begitu aku juga akan mempertaruhkan segalanya!" Xiang Yang menarik nafas dalam hingga dada mengembung.
Raungan Naga!
"ROOOAAARRRHHH!!"
Sun Wong awalnya berpikir Xiang Yang akan mengeluarkan nafas api, jadi dia sama sekali tidak siap menerima gelombang suara keras dari Raungan Naga.
Gerakan Sun Wong tertahan selama beberapa saat, darah mengalir dari telinganya, dia merasa semua sel di tubuhnya berdenyut serasa ingin meledak.
Xiang Yang memanfaatkan hal itu mengkonsumsi sebuah pil warna merah dengan garis-garis hitam.
*Boooommmm!!
"Gouhk!"
Ledakan aura kuat keluar dari tubuh Xiang Yang, membuatnya batuk darah.
"Seharusnya tubuh ku masih mampu menahan efek Pil Berserk jika aku hanya mengkonsumsi satu saja!"
Pil Berserk merupakan pil yang dapat memberikan peningkatan kekuatan secara drastis selama jangka waktu tertentu.
Pil itu memiliki efek samping, paling buruk pil bisa membuat tubuh orang yang mengkonsumsinya meledak.
Namun Xiang Yang tidak terlalu khawatir akan efek sampingnya karena dia memiliki tubuh yang kuat.
__ADS_1
"MARI LIHAT SIAPA YANG AKAN BERTAHAN PALING AKHIR!!" Xiang Yang melesat menyerang Sun Wong.