Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.215 - Sesuatu Yang Menarik


__ADS_3

Setelah memanen semua Buah Akar Ular, Xiang Yang langsung pergi ke tempat lainnya untuk mencari sumber daya.


Setelah beberapa menit terbang, Xiang Yang tiba-tiba menghentikan gerakannya karena terpikirkan satu hal.


"Sebenarnya tempat seperti apa ini? Selain banyaknya sumber daya sama sekali tidak ada makhluk hidup seperti hewan di dimensi kecil ini. Selain itu... karena kami diteleportasikan ke tempat-tempat yang berbeda, dimana jalan keluarnya? Jangan bilang semua yang memasuki dimensi kecil ini tidak akan bisa keluar!" Xiang Yang memikirkan lebih banyak hal "Jika disini terdapat banyak sumber daya, tidak mungkin kan tidak ada makhluk hidup yang menghuninya? Aku harus menjelajahi dimensi kecil ini!"


Setelah itu, Xiang Yang kembali melanjutkan perjalanan. Jika Xiang Yang menemukan herbal tingkat rendah biasa maka dia memilih mengabaikannya, namun jika itu herbal tingkat rendah namun tergolong langka, tentunya Xiang Yang akan mengambilnya.


Sudah 1 jam berlalu, Xiang Yang masih tidak menemukan kultivator lainnya, tidak hanya itu, dia sama sekali tidak menemukan makhluk hidup lainnya, bahkan serangga seperti semut saja tidak ada.


"Apakah mungkin dimensi kecil ini memang tidak ada penghuninya? Ataukah..."


"ROAAARRRHHH!!"


Belum saja Xiang Yang menyelesaikan kalimatnya, terdengar suara raungan keras dari jarak beberapa kilometer arah jam 2.


Entah kenapa Xiang Yang justru merasa lebih lega setelah mendengar suara raungan keras itu.


Jika dia tidak menemukan keberadaan makhluk lain selama 1 jam ini karena memang tidak ada makhluk yang menghuni dimensi kecil ini maka dimensi kecil ini memiliki segudang misteri yang kemungkinan besar memiliki tingkat bahaya yang bisa memusnahkan semua kultivator yang memasuki dimensi kecil.


Namun untung saja ada kemungkinan kedua, yaitu Xiang Yang tidak menemukan adanya makhluk hidup lain karena area yang dia jelajahi merupakan area kekuasaan dari makhluk yang sangat teritorial.


Hal ini lebih membuat Xiang Yang merasa lebih lega.


Xiang Yang melihat kearah jam 2, melihat seekor harimau putih kebiruan dengan kilatan petir disetiap langkah kakinya, tingginya mencapai belasan meter. Harimau itu menatap tajam Xiang Yang dengan ekspresi penuh kemarahan, jelas karena ada makhluk yang berani memasuki wilayahnya.


Namun saat Xiang Yang merasakan aura dari Harimau Putih, ekspresinya langsung berubah serius karena Harimau Putih itu berada ditingkat Nescent Soul tahap 4, 2 tahap berada diatasnya.


"Waktunya mencoba Teknik Pedang Kelabang!" Xiang Yang mengeluarkan pedang kelabangnya.


"Teknik Pedang Kelabang : Tusukan Api Pembunuh!" Xiang Yang mengayunkan pedangnya bagaikan cambuk, membuat pedangnya memanjang dengan cepat, melesat kearah Harimau Putih.


Harimau Putih melompat menghindari serangan Xiang Yang dengan mudah, ia pun membuka mulutnya, memusatkan energi petir pada mulutnya.


Sesaat kemudian, Harimau Putih menembakkan bola-bola petir kearah Xiang Yang.


Xiang Yang menarik pedangnya, melakukan gerakan-gerakan yang membuat pedangnya tergulung hingga membentuk perisai.


"Gelombang Perisai Api!"

__ADS_1


*Booommm...!


*Booommm...!


*Booommm...!


Bola petir terus ditembakkan dari mulut Harimau Putih, membentur perisai pertahanan Xiang Yang yang terbentuk dari Pedang Kelabang.


"Sialan, aku sekarang malah tidak bisa keluar dari situasi ini!" Xiang Yang tidak menyangka Harimau Putih itu akan terus menembakkan bola petir tanpa henti, hingga membuat dirinya tidak bisa berpindah tempat, terus berlindung di balik perisai pertahanannya.


"Jika seperti ini terus, cepat atau lambat aku tidak bisa mempertahankan bentuk perisai pedang ku, aku harus melakukan sesuatu!" Xiang Yang berpikir cepat untuk mencari jalan keluar dari situasi ini.


Beberapa saat kemudian, Xiang Yang menarik pedangnya, membuat pedang kelabang yang sudah tergulung sempurna membentuk perisai bulat kini merenggang.


"Kelabang Iblis Api!"


Xiang Yang melakukan gerakan cepat, membuat pedang kelabang yang sudah sepanjang seratus meter, meliuk-liuk diudara bagaikan naga, menangkis semua bola petir yang melesat kearahnya.


Pada satu waktu, serangan bola petir membuat pedang kelabang Xiang Yang, hancur di bagian 30 meter dari gagang pedang.


Bagian pedang kelabang yang sudah tidak menyatu dengan gagang pedang, langsung menghilang bagaikan abu yang tertiup angin.


Kali ini Xiang Yang menambahkan energi Inti Api pada pedangnya, hingga suhu panas meningkat pesat. Pedang kelabang Xiang Yang yang sepanjang 30 meter pun semakin memanjang hingga 100 meter.


Pedang kelabang meliuk-liuk di udara, menangkis serangan demi serangan bola petir yang dikeluarkan Harimau Putih. Pedang kelabang Xiang Yang terus memanjang, menuju kearah Harimau Putih.


Namun saat ujung mata pedang kelabang hampir menusuk perut Harimau Putih, Harimau Putih itu ternyata sudah menyadarinya dan langsung menggigit pedang Xiang Yang.


Harimau Putih dengan kuat menarik pedang Xiang Yang, membuat Xiang Yang juga ikut tertarik kedepan.


"Aku terlalu meremehkan kecerdasan Harimau Putih ini!" tubuh Xiang Yang terus melesat kearah Harimau Putih.


"ROOOAAARRRHHH!!"


Harimau Putih menyiapkan cakarnya yang diselimuti elemen petir, lalu mengayunkan cakarnya kearah Xiang Yang.


Tiga bilah petir berbentuk bulan sabit keluar, melesat kearah Xiang Yang.


Xiang Yang mengatur posisi tubuhnya, hingga ia bisa menghindari serangan Harimau Putih melewati sela-sela bilah petir.

__ADS_1


Sesaat kemudian Xiang Yang melebarkan matanya karena merasakan Harimau Putih itu sudah berada diatasnya.


Dengan cepat Xiang Yang membalik badan menghadap atas, melihat Harimau Putih sudah mengayunkan cakar tajamnya kearahnya.


"Perisai Yin-Yang!" perisai energi berbentuk simbol Yin-Yang terbentuk didepan Xiang Yang.


*BAAAMMM!


*Praaar!


Dalam sekali serangan, perisai Yin-Yang hancur, membuat Xiang Yang terpental kebawah, menghantam tanah dengan keras.


Saat Xiang Yang baru sadar, dia melihat pancaran petir bagaikan sinar laser melesat kearahnya dengan kecepatan tinggi.


*BOOOMMM...!!


Xiang Yang tidak bisa menghindar, akhirnya terkena serangan Harimau Putih itu.


Harimau Putih melayang turun, mendarat mulus ditanah, lalu berjalan kearah tempat Xiang Yang terkena serangannya tadi.


"Geeerrrrr....!!"


Harimau Putih menatap tajam kearah kepulan debu, berjalan pelan sambil mengerang.


*Booommm!


Tiba-tiba ledakan terjadi pada kepulan debu itu. Harimau Putih refleks mundur karena merasakan bahaya.


Harimau Putih mengerang semakin keras, namun kepalanya terlihat menunduk, seakan merasa tertekan.


Harimau Putih menatap tajam kearah ledakan yang mengeluarkan aura emas cerah.


Sesosok tubuh melangkah keluar dari kawah.


"Aku sebenarnya tidak ingin menggunakan Perubahan Naga untuk melawan mu, tapi sepertinya tidak mungkin bisa menang tanpa mengeluarkan kekuatan penuh ku!"


Sosok itu adalah Xiang Yang yang kini telah menggunakan Perubahan Naga, bajunya terlihat robek, memperlihatkan sisik-sisik emasnya.


"Dan kau sepertinya juga memiliki sesuatu yang menarik didalam tubuh mu!" Xiang Yang menyeringai, menatap penuh ketertarikan pada Harimau Putih itu.

__ADS_1


__ADS_2