Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.137 - Merasa Dibodohi


__ADS_3

Xiang Yang memimpin 100 pasukan Sekte Daun Hijau menyerang gerbang timur. Dalam sekejap, Xiang Yang dan pasukannya dapat membantai habis para penjaga gerbang timur.


Tanpa menunda waktu, Xiang Yang segera memimpin 100 pasukannya menuju Sekte Langit Ungu.


"Heheh! Ini sangat mudah, mereka sungguh bodoh hingga mudah sekali tertipu!" Xiang Yang bergumam sambil terus berlari cepat, menyesuaikan kecepatannya dengan para pasukannya.


Pasukan yang Xiang Yang bawa semuanya berada ditingkat Silver Core, hingga mereka bisa tiba di Sekte Langit Ungu hanya dalam waktu 10 menit saja.


Karena pasukan Sekte Gunung Api sudah meninggalkan sekte, yang mana terpecah menjadi 3 kelompok, Xiang Yang dan pasukannya dapat memasuki sekte dengan mudah.


Beberapa orang yang memang ditinggalkan di sekte untuk berjaga, terkejut melihat kedatangan segerombolan orang tiba-tiba.


"PENYUSUP...!" Orang-orang yang melihat kedatangan pasukan Xiang Yang, segera berteriak memperingatkan yang lainnya.


"Bunuh mereka semua!" Xiang Yang mengeluarkan perintahnya.


100 pasukan yang Xiang Yang bawa, langsung mematuhi perintahnya, membunuh semua anggota Sekte Gunung Api yang terlihat.


Entah itu yang berada diluar atau berada di dalam ruangan, semuanya dibunuh tanpa ampun.


Xiang Yang sendiri hanya diam menonton diatas bangunan, ia tidak mengkhawatirkan pasukannya karena para anggota Sekte Gunung Api yang tinggal di Sekte Langit Ungu hanya berada ditingkat Sky Spiritual kebawah.


Memang masih ada kultivator Silver Core sampai Gold Core, namun semuanya masih dalam kondisi pemilihan setelah pertarungan kemarin, jadi penyerangan pasukan Xiang Yang berjalan dengan lancar.


***


Penjara bawah tanah.


Tetua Lin Sang dan yang lainnya, sekarang bisa mendengar jelas suara keributan di luar.


"Apakah sudah waktunya?" ucap salah satu orang yang satu sel dengan Tetua Lin Sang.


"Xiang Yang mengatakan jika kita mendengar keributan saat malam hari maka itu tandanya sudah waktunya kita beraksi!" Tetua Lin Sang pun memerintahkan anggota sektenya yang lain untuk mulai mengkonsumsi pil penawar racun yang diberikan Xiang Yang.


Dalam waktu beberapa menit, mereka sudah bisa merasakan energi Qi mereka kembali, tandanya semua efek negatif racun yang mereka konsumsi sudah hilang.


Dengan menggunakan kekuatannya, Tetua Lin Sang membuat jeruji besi itu bengkok hingga membuat jalan untuk mereka keluar.


"SEMUANYA! SEKARANG KITA SUDAH BEBAS! WAKTUNYA MEMBALASKAN DENDAM!" Tetua Lin Sang berteriak dengan wajah penuh amarah.

__ADS_1


Para anggota sektenya juga berteriak, lalu mereka pun keluar dari penjara bawah tanah.


2 orang yang menjaga gerbang dikejutkan dengan banyaknya derap langkah kaki dari dalam penjara, mereka membuka pintu bangunan itu dan menemukan para tahanan mereka sudah keluar.


"BERHENTI KALIAN!" Dua penjaga itu masih berpikir kalau para tahanannya masih tidak bisa menggunakan energi Qi, makanya mereka masih terlihat berani.


Namun setelah mereka merasakan aura yang terpancar dari para tahanan, nyali mereka jadi ciut, belum sempat mereka bereaksi, kepala mereka sudah terlepas dari tempatnya.


"Cari para anggota Sekte Gunung Api disetiap sudut wilayah sekte! Selamatkan juga para wanita yang mereka sandera!" Tetua Lin Sang mengeluarkan perintahnya.


Para anggota Sekte Langit Ungu tidak membantah perintah Tetua Lin Sang dan langsung menjalankannya.


Tetua Lin Sang juga melesat kearah lain untuk mencari keberadaan anggota Sekte Gunung Api.


Tetua Lin Sang agak bingung karena para anggota Sekte Gunung Api jarang sekali terlihat, padahal seharusnya jumlah mereka ada ribuan, namun sekarang menemukan satu saja sangat sulit.


Para anggota Sekte Langit Ungu bisa melihat orang-orang berseragam hijau yang juga memburu anggota Sekte Gunung Api. Mereka mengingat jika seragam hijau yang orang-orang itu gunakan sama seperti seragam yang para bawahan Ming Tu gunakan sebelumnya saat mengunjungi Sekte Langit Ungu.


Mereka mengingat jika Xiang Yang mengatakan pasukan Ming Tu akan datang menyelamatkan mereka. Tidak disangka ternyata apa yang pemuda itu katakan memang benar.


Jadi para anggota Sekte Langit Ungu tidak ragu untuk bekerja sama dengan orang-orang seragam hijau.


"Xiang Yang!"


Xiang Yang menoleh kearah sumber suara dan menemukan Tetua Lin Sang sedang menuju kearahnya.


"Oh Tetua Lin Sang, bagaimana perasaan mu sekarang setelah bisa kembali menggunakan energi Qi?"


"Ah, tentu perasaan ku menjadi jauh lebih baik!" jawab Tetua Lin Sang.


Xiang Yang bisa melihat dari wajah pria paruh baya itu, kalau dia memiliki banyak sekali pertanyaan.


"Kenapa aku sama sekali tidak melihat keberadaan para kultivator Gold Core Sekte Gunung Api? Kemana mereka semua pergi hingga hanya meninggalkan sedikit saja anggota mereka?" tanya Tetua Lin Sang.


"Tidak perlu khawatir Tetua Lin Sang, dendam mu pasti akan terbalas, tunggu saja sebentar lagi, mereka pasti akan kembali!"


Ekspresi Tetua Lin Sang masih penuh dengan tanda tanya, jawaban Xiang Yang jelas tidak memuaskan keingintahuannya.


"Lalu bagaimana dengan pangeran Ming Tu? Aku sama sekali tidak melihatnya, dan juga kenapa pasukan Sekte Daun Hijau yang datang hanya 100 orang?" Tetua Lin Sang kembali bertanya.

__ADS_1


"Mereka juga akan segera sampai, kita hanya perlu menunggu kedatangan mereka!" jawab Xiang Yang tanpa menoleh kearah Tetua Lin Sang.


Beberapa saat kemudian, 1 orang datang menghampiri Xiang Yang.


"Tuan Xiang Yang, beberapa orang telah berhasil melarikan diri, apakah kita perlu mengejarnya?" orang itu menangkupkan tangannya.


"Tidak perlu, biarkan mereka pergi untuk melaporkan pada tetua mereka, dan juga perintahkan anggota Sekte Langit Ungu juga untuk tidak mengejar mereka, kita tunggu saja disini!"


"Baik Tuan Xiang Yang!" orang itu segera melesat pergi.


***


Bagian utara Kota Langit Ungu.


Pasukan yang dipimpin Xian Ying baru tiba disana, mereka hanya bisa menemukan para anggota sekte meraka yang telah mati, sama sekali tidak menemukan adanya pasukan musuh yang datang.


Beberapa saat kemudian...


*Booommm!


*Booommm!


Dua ledakan terjadi secara berturut-turut di tempat yang berjauhan.


"Cepat periksa sebelah sana!" ucap Xian Ying.


Beberapa pasukannya segera menuju ketempat terjadinya ledakan.


Setelah beberapa menit, mereka pun kembali untuk melapor.


"Lapor tetua, kami sama sekali tidak menemukan adanya orang, seakan ledakan itu terjadi tidak disebabkan oleh seorang kultivator!"


Xian Ying mengerutkan keningnya, berpikir apa yang sebenarnya terjadi, kenapa tidak ada pasukan musuh disini.


Beberapa saat kemudian, mata Xian Ying melebar karena menyadari satu hal.


"SIALAN! MEREKA TELAH MENIPU KITA!" Xian Ying berteriak marah dengan wajah yang sudah merah padam, ia merasa telah dibodohi "KITA PERGI MENUJU AREA BARAT KOTA UNTUK MEMBANTU TETUA SHU QI MAN!"


Tetua Xian Ying pun memimpin pasukannya menuju area barat kota.

__ADS_1


__ADS_2