Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.90 - Nikmatilah Racun Ku


__ADS_3

Serangan tiba-tiba dari Xiang Han, membuat gerakan pasukan Kai Su langsung terhenti. Wajah mereka yang tadinya bengis, kini berubah penuh kewaspadaan.


Mereka menjadi gentar karena melihat kekuatan mengerikan Xiang Han.


Xiang Han mendarat mulus beberapa meter di depan para penonton yang berada di lapisan area paling luar, menatap tajam pada pasukan aliran hitam.


"SEMUANYA JANGAN GENTAR! INI SEMUA DEMI KEBEBASAN KITA! SERANG!" Kai Su berteriak meningkatkan moral para pasukannya.


Pasukan aliran hitam yang tadinya gentar, kini menjadi bengis kembali.


"HORREAAAA...!!" Mereka semua kembali bergerak menerjang kedepan.


"SERANG! SAATNYA MEMBERSIHKAN ALIRAN HITAM DARI KEKAISARAN HAN!" Kaisar Han Luo berteriak, membuat semua pasukannya juga melesat maju.


Para tetua, You Feng dan kaisar sendiri juga melesat maju.


Han Shizu juga melesat maju. Sebelumnya ia sudah disuruh untuk tidak ikut dalam pertarungan, namun gadis itu sangat keras kepala. Akhirnya Kaisar Han Luo pun pasrah membiarkan putrinya ikut bertarung.


Pertarungan besar pun pecah di alun-alun Ibu Kota Kekaisaran Han.


Teriakan-teriakan penuh semangat dan teriakan-teriakan kesakitan terdengar keras.


"Kita juga tidak boleh tinggal diam Cai'er!" Xiang Yang pun segera ikut melesat, diikuti oleh Cai'er.


Xiang Yang mengeluarkan pedangnya, membunuh semua musuh didepannya hanya dengan satu kali tebasan saja.


Satu tebasan, satu nyawa melayang, tidak ada yang bisa lari dari pedang Xiang Yang.


Hingga seseorang yang berada ditingkat Sky Spiritual tahap 2 bergerak menyerang Xiang Yang.


Orang itu mampu bertahan dari beberapa gerakan Xiang Yang, namun pada akhirnya mati juga.


"Waspada pada pemuda itu, dia berbahaya!" salah satu musuh memperingatkan yang lainnya.


"Kepung dia, lawan dia secara bersamaan!"


Belasan kultivator tingkat Sky Spiritual tahap 1 sampai tahap 3 langsung mengepung Xiang Yang.


"Maju!" Xiang Yang tersenyum lebar, hanya bertahan diam di tempatnya.


"Mati kau!" belasan kultivator itu pun menyerang Xiang Yang.

__ADS_1


Saat mereka sudah berada pada jarak tertentu, Xiang Yang langsung mengeluarkan jurusnya.


"Energi Yin-Yang : Ledakan Area!"


Simbol Yin-Yang muncul dibawah kaki Xiang Yang dengan luas mencakup area belasan kultivator tersebut.


*Booommm...!


Ledakan keras terjadi, membuat belasan orang itu terhempas karena terkena ledakan.


Dengan gerakan cepat, Xiang Yang menebas mereka semua satu persatu sampai mati, sebelum tubuh mereka bisa mencapai tanah setelah terhempas.


Setelah membunuh belasan orang itu, Xiang Yang langsung mencari target yang lainnya.


Sementara itu, Cai'er sekarang berada di tempat yang lain, membantai semua lawan didepannya dengan seringai lebar.


Cai'er benar-benar tanpa ampun dalam membunuh, membuat para musuhnya enggan untuk mendekat. Mereka berpikir apakah benar gadis imut dan cantik itu berasal dari aliran putih.


"Biar aku yang menghadapinya!" Seorang pria berbadan kekar setinggi 2 meter, tanpa menggunakan baju, mendarat didepan Cai'er.


"Aku Ciu Kun, Tetua Agung Sekte Gunung Iblis! Gadis kecil, siapa nama mu?" Ciu Kun menatap penuh nafsu pada Cai'er.


Senyum menyeringai Cai'er langsung berganti menjadi ekspresi dingin setelah melihat tatapan Ciu Kun.


"Haha, kau sangat galak gadis kecil!" Ciu Kun menjilat bibirnya "Tapi aku suka, akan ku buat kau takluk dibawah keperkasaan ku!"


Tidak menunggu lama, Ciu Kun segera menyerang Cai'er.


"Orang seperti mu tidak akan ku biarkan mati dengan cepat!" Cai'er berkata dengan dingin.


Cai'er dengan mudah menghindari tebasan pedang Ciu Kun, lalu memberikan serangan balasan.


"Tapak Racun Api!" tangan kanan Cai'er diselimuti api ungu, dengan cepat memberikan serangan pada dada Ciu Kun.


Ciu Kun yang terkena secara telak Tapak Racun Api Cai'er, terlempar mundur beberapa meter namun tidak sampai jatuh.


Pria berbadan kekar itu cepat mendapatkan momentum.


"Kau lumayan juga gadis kecil" Ciu Kun menyeringai lebar.


"Begitukah?" Cai'er tersenyum tipis.

__ADS_1


Sesaat kemudian, Ciu Kun merasakan sakit di bagian dada, ia pun menyadari kalau dadanya terdapat bekas tapak dengan warna ungu kusam, jelas sekali jika ia sudah terkena racun.


"Ini...gouhk!" Ciu Kun batuk darah, bisa dilihat darah yang keluar itu juga mengandung suatu cairan ungu kental.


"KAU JA*LANG SIALAN!" Ciu Kun marah besar, ia berniat menerjang Cai'er namun kakinya terasa lemas, tidak bisa ia gerakan.


"Tidak mungkin, racunnya sangat cepat sekali menyebar, aku bahkan tidak bisa menahannya dengan energi Qi! Sialan, racun macam apa ini!" Ciu Kun mengutuk keras dalam hatinya, ia benar-benar marah namun tidak bisa melakukan apa-apa.


Cai'er menyeringai lebar, berjalan pelan menuju Ciu Kun, membuka telapak tangan kanannya yang langsung mengeluarkan asap ungu.


"Aku bilang sebelumnya kau tidak akan ku biarkan mati dengan cepat! Jadi nikmatilah racun yang akan senantiasa menemani mu sebelum ajal menjemput mu!" Cai'er mengarahkan tangannya kedepan, membuat asap ungu di tangannya masuk kedalam hidung Ciu Kun.


Mata Ciu Kun langsung melebar, ia ingin berteriak kesakitan namun lehernya terasa tersedak hingga tidak ada suara yang keluar kecuali erangan kecil dan batuk darah bercampur cairan ungu.


Ciu Kun pun jatuh kejang-kejang dengan kulit keunguan.


Orang-orang yang melihat itu menjadi ngeri, Cai'er yang mereka kenal sebagai gadis ganas ternyata adalah gadis yang sangat kejam dan menyeramkan.


Cai'er membiarkan Ciu Kun yang masih kejang-kejang, pergi mencari mangsa lainnya.


Pertarungan besar itu terus berlangsung, tidak ada yang mengetahui sudah berapa nyawa yang gugur, entah itu dari aliran hitam maupun aliran putih.


Mereka terus saling membunuh musuh masing-masing. Satu hal yang mereka tidak sadari adalah, darah mereka yang telah gugur, kini terserap masuk kedalam tanah.


Sungguh fenomena yang aneh, namun tidak ada yang menyadarinya karena terlalu fokus pada pertarungan masing-masing.


Mungkin hanya 3 orang yang menyadari hal ini, yaitu Xiang Yang, Cai'er dan Xiang Han.


Sementara itu, para generasi muda yang merupakan peserta semi final turnamen, juga ikut bertarung, mereka bekerja sama bahu membahu menghabisi pasukan aliran hitam.


Dengan kombinasi serangan dan kerjasama dari Trio Xiang, mereka bertiga bahkan dapat melawan Sky Spiritual tahap 3 sampai tahap 4.


Para generasi muda lainnya kagum melihat Trio Xiang yang sangat solid dalam kerja sama mereka.


Trio Xiang lagi-lagi melawan seorang kultivator tingkat Sky Spiritual tahap 2, dengan kombinasi dari mereka bertiga, lawan mereka jadi sangat kewalahan.


Luka demi luka terus didapatkan musuh mereka, hingga pada satu kesempatan, Xiang Ba memotong kaki orang itu.


"Aaark!" Orang itu berteriak kesakitan.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Xiang Zu langsung memenggal kepala orang itu.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2