
Xiang Yang mendarat diatas atap bangunan tempat dimana sebelumnya Cai'er menikmati penderitaan pasukan Keluarga Li.
Xiang Yang pun bisa melihat dengan jelas asal dari suara-suara teriakan memilukan itu.
Ia melihat ratusan pasukan Keluarga Li yang berguling-guling ditanah sambil menggaruk leher dan perut sampai berdarah, sudah ada belasan orang yang bunuh diri karena tidak tahan dengan apa yang mereka alami.
"Apa yang telah Cai'er lakukan pada mereka?" Xiang Yang menepuk jidatnya lalu menghela nafas berat "Dia pasti telah meracuni mereka semua sampai seperti itu!"
Setelah beberapa saat, Xiang Yang mengedarkan pandangannya menelusuri area didepannya, mencari keberadaan Cai'er.
Mata Xiang Yang sedikit melebar saat melihat keberadaan Cai'er, dimana Cai'er baru saja menusukkan tangannya pada perut Li Qiye.
Tidak membuang waktu, Xiang Yang langsung melesat kearah Cai'er.
***
Cai'er dan Sha Qi masih dalam pertarungan sengit, bisa dilihat Cai'er hanya bermain-main saja dengan Sha Qi.
Sha Qi terus menyerang menggunakan goloknya tanpa henti, namun tidak ada dari serangannya yang mampu mengenai gadis itu.
"Kau sangat lambat!" Cai'er tiba-tiba memunculkan api hijau dari tangan kanannya, hanya dengan sedikit sentuhan di tangan kiri Sha Qi, tangan kiri pria botak itu terbakar api hijau.
Sha Qi cepat melompat mundur mengambil jarak, melihat tangan kirinya yang terbakar api hijau.
"Api macam apa ini?!" Sha Qi panik karena tangan kirinya tidak mendapatkan luka bakar, malah terlihat mengering seperti kayu.
Sha Qi berusaha menghilangkan api hijau itu menggunakan energi Qi nya namun tidak bisa.
Api hijau itu terus menjalar dari tangan menuju siku dan terus keatas. Sangat aneh karena Sha Qi sama sekali tidak merasakan rasa sakit terbakar api, malah merasakan tangan kirinya ditusuk ribuan jarum dan dagingnya di congkel sedikit demi sedikit. Rasa sakitnya bahkan lebih sakit dari terbakar api.
Api hijau itu terus menjalar membuat lengan kanannya terus mengering hingga terlihat seperti kayu.
Memang selain memberikan energi kehidupan, Life Flame milik Cai'er juga bisa menyerap atau membakar energi kehidupan seseorang.
Karena tidak menemukan cara untuk memadamkan api hijau itu, Sha Qi akhirnya memutuskan untuk memotong lengan kirinya menggunakan goloknya.
Darah terciprat mengalir keluar dari lengan kiri Sha Qi yang terpotong. Pria botak itu merobek kain bajunya lalu mengikat lengan kirinya untuk menghentikan pendarahan.
"Tekat hidup mu cukup kuat!" Cai'er berjalan pelan kearah Sha Qi.
"Sial, sepertinya aku tidak punya pilihan lain!" Gumam Sha Qi sebelum aura merah mulai keluar dari tubuhnya.
__ADS_1
Ia berniat menggunakan Teknik Pengorbanan Darah, namun niatnya belum sempat tercapai karena pukulan keras mengenai perutnya, membuatnya terpental beberapa meter.
Tidak berhenti sampai disana, orang yang tadi menyerang Sha Qi, melompat tinggi, dengan kepalan tangan yang dilapisi energi Qi kuat, orang itu memukul kepala Sha Qi dengan keras.
*Baaammm!
Kepala Sha Qi masuk kedalam tanah, namun ia tidak mati, hanya pingsan saja.
Orang yang tadi menyerang Sha Qi secara tiba-tiba adalah Xiang Yang, ia tidak ingin Sha Qi menggunakan teknik itu yang membuatnya tidak bisa mendapatkan informasi dari pria botak itu.
"Xiao Yang, kenapa kau ada disini? Bukankah kau harusnya berada di Keluarga Chen?" Cai'er menghampiri Xiang Yang.
"Aku sudah menyelesaikan urusan ku di Keluarga Chen, makanya aku segera kesini!" Xiang Yang menepuk-nepuk tangannya, lalu mengalihkan pandangannya kearah Cai'er.
"Ho, apakah segitu khawatirnya kau pada ku? Atau kau tidak sabar ingin menyelesaikan urusan disini kemudian kau bisa memakan ku?" Cai'er tersenyum menggoda.
Xiang Yang menyentil kening Cai'er "Dasar psikopat mesum, aku datang kesini karena tidak ingin kau membunuh si Sha Qi ini!"
Cai'er memegang keningnya yang disentil, dengan ekspresi cemberut yang imut kemudian berkata "Kau lebih mengkhawatirkan pria botak itu dari pada diriku?"
Xiang Yang menghela nafas "Bukan begitu, hanya saja..." Xiang Yang pun menjelaskan alasannya datang kemari.
Sesaat kemudian, Cai'er menyadari sesuatu, ia pun menoleh kebelakang dimana arah orang-orang Keluarga Li sebelumnya menderita, namun tentu ia tidak melihatnya karena ada bangunan yang menghalangi pandangan.
"Kenapa suara teriakan mereka tidak ada lagi? Tidak mungkin mereka mati secepat ini kan?"
"Aku telah membunuh mereka semua tadi sebelum kesini!" jawab Xiang Yang.
"Kau sangat kejam Xiao Yang, bisa-bisanya kau membunuh ratusan nyawa dengan mudah!" Cai'er menunjuk Xiang Yang dengan ekspresi marah.
"Aku tidak ingin mendengar itu dari psikopat seperti mu!" ucap Xiang Yang dengan wajah malas lalu mengalihkan pandangannya kearah Sha Qi.
Cai'er tidak tersinggung dengan ucapan Xiang Yang, ia justru tersenyum manis lalu memeluk lengan pemuda itu.
Xiang Yang tersenyum lembut lalu mengacak-acak rambut Cai'er.
"Baiklah, sekarang aku akan membangunkan orang ini!" tangan kanan Xiang Yang tiba-tiba diselimuti aliran listrik.
Cai'er mengangkat tubuh Sha Qi hingga kepalanya keluar dari tanah.
Xiang Yang pun memegang tengkuk pria botak itu.
__ADS_1
Gelombang kejut yang dihasilkan oleh listrik di tangan kanan Xiang Yang membuat Sha Qi tiba-tiba terbangun.
Sha Qi yang masih tidak mengingat apa yang terjadi karena baru bangun dari pingsannya, tiba-tiba disambut oleh sepasang mata hijau dengan pupil tajam seperti mata ular.
Mata Sha Qi melebar karena terkejut, pikirannya tiba-tiba menjadi kosong bersamaan dengan cahaya pada matanya yang menghilang.
"Katakan, bagaimana bisa kalian berhubungan dengan Keluarga Chen dan Keluarga Li?" suara dingin Cai'er menginfasi telinga Sha Qi
"Keluarga Chen dan Keluarga Li didirikan oleh anggota Sekte Golok Darah sekitar 200 tahun lalu. Aku dan Tetua Sun Mu datang ke Kota Batu Hitam setelah mendapatkan laporan tentang keberadaan kristal Qi dari Chen Xuan dan Li Qiye" Sha Qi menjawab dengan nada monoton.
Xiang Yang dan Cai'er menaikkan sebelah alisnya. Sesaat kemudian Xiang Yang menghela nafas lega.
"Kenapa kau terlihat lega Xiao Yang?"
"Aku tidak tau" yang menjawab bukan Xiang Yang namun Sha Qi.
*Plak!
Cai'er menampar keras Sha Qi kemudian berteriak "Aku tidak bertanya pada mu! Sialan!"
Xiang Yang tertawa kecil melihat itu "Sebenarnya aku merasa lega karena ini bisa dijadikan alasan agar ayah tidak marah besar pada kita!"
"Eh, memangnya apa yang akan menyebabkan ayah marah?" Cai'er memiringkan kepalanya.
"Ayah adalah orang yang baik, dia pasti akan mengetahui jika yang memusnahkan Keluarga Chen dan Keluarga Li adalah kita, saat itu ayah pasti akan marah besar! Namun dengan alasan kalau Keluarga Chen dan Keluarga Li ternyata adalah bagian dari Sekte Golok Darah, kita mungkin tidak akan terlalu dimarahi!"
Mendengar itu, Cai'er menjadi panik.
"Bagaimana ini Xiao Yang? Bagaimana jika ayah melihat apa yang terjadi di Keluarga Li dan mengetahui jika itu semua merupakan perbuatan ku?"
"Itu adalah resiko mu menjadi seorang psikopat Cai'er!" Xiang Yang terlihat tidak peduli.
"Tapi..tapi.." Cai'er terlihat ingin menangis "Bagaimana jika ayah tidak lagi menerima ku sebagai menantunya?" Cai'er menarik-narik baju Xiang Yang.
"Jika begitu maka kau harus berjanji untuk tidak menjadi psikopat lagi!"
"Baik baik! Aku berjanji tidak akan menjadi psikopat lagi!" Cai'er cepat menjawab.
"Dan juga..." Wajah Xiang Yang tiba-tiba menjadi serius "Aku tidak tau dan tidak ingin mengetahui apa yang telah kau lakukan pada Li Fan, tapi pastikan agar tidak ada orang yang melihat mayatnya!"
Xiang Yang tidak bisa membayangkan apa yang telah Cai'er lakukan pada Li Fan itu, namun yang pasti Li Fan telah mendapatkan siksaan yang sangat kejam dari Cai'er.
__ADS_1