Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.63 - Dugaan Xiang Yang


__ADS_3

Cai'er keluar dari kamar Li Fan setelah menghilangkan penghalang yang ia ciptakan.


"Dimana aku harus mulai?" Cai'er melihat seluruh area didepannya, dimana banyak bangunan-bangunan yang didalamnya terdapat penghuni.


Setelah mendapatkan keputusan, Cai'er melesat ke satu arah, memulai aksi pembantaian di Keluarga Li.


Setelah belasan menit berlalu...


Entah sudah berapa banyak nyawa yang Cai'er bunuh, namun wajahnya terlihat sedikit bingung.


"Hm..kenapa yang aku temukan di dalam rumah hanya wanita, anak-anak dan pria tua saja, dimana para pria dewasa di kediaman ini?" gumam Cai'er.


Cai'er pun mencoba mengedarkan indera spiritualnya. Sesaat kemudian ia menemukan keberadaan para pria dewasa di Keluarga Li.


Cai'er langsung melesat kearah tengah-tengah wilayah kediaman.


Sesampainya disana, ia langsung memasang senyum lebar karena melihat di lapangan luas, para anggota Keluarga Li sedang tidur. Cai'er menebak jika mereka habis melakukan pesta.


Apa yang Cai'er pikirkan saat melihat mereka, tidak jauh berbeda dengan Xiang Yang sebelumnya.


"Mereka benar-benar terlalu percaya diri! Baiklah, apa yang harus ku lakukan untuk membunuh mereka semua?" Cai'er berpikir cara apa yang mesti ia lakukan.


Sesaat kemudian Cai'er tersenyum lebar "Ya, itu ide yang bagus!"


Tidak lama setelah Cai'er menyelesaikan kalimatnya, asap ungu mulai keluar dari tubuh gadis itu.


Sebenarnya itu bukanlah asap ungu, melainkan serbuk ungu dengan ukuran yang sangat kecil sehingga terlihat seperti asap.


Serbuk ungu keluar semakin banyak dari tubuh Cai'er yang kemudian terbang kearah lapangan tempat orang-orang itu tidur.


Serbuk ungu itu terus semakin banyak hingga memenuhi seluruh area lapangan.


"Karena kekuatan ku saat ini, aku tidak bisa membuat racun yang terlalu kuat dengan dosis sebanyak ini!" Bukannya merasa lesu atau semacamnya, Cai'er malah tersenyum semakin lebar "Tapi itu malah bagus, karena racun ku tidak terlalu kuat, itu tidak akan langsung membunuh mereka, malah akan membuat mereka mati secara perlahan!"

__ADS_1


Orang-orang itu masih tidur dengan nyenyak setelah pesta minum arak, tidak menyadari jika mereka sedang menghirup racun yang memenuhi udara.


Seiring waktu berlalu, serbuk ungu yang memenuhi udara semakin menipis.


"Racun ku akan bereaksi setelah semua serbuk ungu itu habis di hirup!" Cai'er mengambil posisi duduk diatas atap "Sekarang aku hanya tinggal menunggu dan melihat saat dimana mereka semua berteriak kesakitan!"


***


Xiang Yang dan Sun Mu masih dalam pertarungan yang terlihat berat sebelah, tentu saja Sun Mu lah yang berada dalam posisi tertekan.


Dia terus dihajar habis-habisan oleh Xiang Yang. Meskipun Sun Mu masih bisa mendaratkan beberapa serangan pada Xiang Yang, namun itu hanya pukulan dan tendangan, tidak dengan senjata, hingga pemuda itu tidak mendapatkan luka yang berarti.


Sedangkan Sun Mu sendiri sangat jauh berbeda, luka sayatan memenuhi seluruh tubuhnya, dari luka sayatan dangkal sampai dalam, namun tidak ada yang sampai memotong anggota tubuhnya.


"Haaah...haaah...haaah...!" Sun Mu mengatur nafasnya yang memburu, tubuhnya sudah bersimbah darah, hanya darahnya sendiri, bukan darah orang lain apalagi darah Xiang Yang.


"Pemuda ini kekuatannya sangat tidak terduga, aku yakin ia setara dengan Ketua Sekte!" gumam Sun Mu dalam hati, menatap Xiang Yang dengan mata kiri yang setengah terbuka.


"Masih mau lanjut kah?" Xiang Yang memiringkan kepalanya dengan senyum meremehkan.


"KAU AKAN KU BUNUH BOCAH!" Sun Mu sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


"Teknik Pengorbanan Darah!"


Seketika pola-pola merah seperti urat muncul di seluruh tubuh Sun Mu secara perlahan. Tidak hanya itu, matanya juga berubah merah sampai terlihat menyala, hingga darah keluar dari matanya.


"Tekanan darahnya meningkat, itu memaksa tubuhnya melampaui batas normal!" Xiang Yang menjadi waspada "Namun itu membuatnya tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri, hingga kewarasannya hilang!" Xiang Yang bergumam pelan "Namun karena hal itu akan membuat tubuhnya rusak dari dalam hingga menyebabkan kematian, itu sangat sesuai dengan nama teknik yang dia gunakan!"


Sun Mu yang sudah kehilangan kewarasan, melesat kearah Xiang Yang dengan kecepatan tinggi dengan goloknya yang sudah diselimuti kobaran api.


Tidak diam saja, Xiang Yang juga melesat kedepan dengan pedang yang sama-sama diselimuti api.


Keduanya pun bentrok, saling beradu serangan pedang.

__ADS_1


Tidak disangka, meskipun Sun Mu sudah kehilangan kewarasan, namun serangan yang pria paruh baya itu lancarkan cukup teratur, tidak menyerang secara membabi-buta.


Meskipun kecepatan dan kekuatan serangan Sun Mu semakin meningkat, namun Xiang Yang sama sekali tidak kesulitan, bisa diketahui dari ekspresinya yang masih santai.


Dalam satu saat, Xiang Yang memberikan tebasan kuat untuk menangkis serangan Sun Mu, hingga pedang Sun Mu mantul kebelakang, membuat celah besar.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Xiang Yang menendang keras perut Sun Mu, membuat pria paruh baya itu terpental kebelakang.


Xiang Yang pun melompat kedepan, hingga dirinya berada didepan Sun Mu yang masih diudara dalam keadaan terpental.


Dengan satu tebasan pedang api, Xiang Yang memotong tubuh Sun Mu menjadi dua bagian, dari pinggang kanan ke pinggang kiri.


Xiang Yang mendarat mulus ditanah, lalu mengibaskan pedangnya, menghilang darah Sun Mu disana.


Tiba-tiba satu hal terbesit dibenak Xiang Yang.


Dunia ini adalah dimensi kecil yang merupakan persimpangan dari dimensi utama. Dahulu karena para manusia berpikir tidak akan menang melawan Naga Hitam, mereka memasukkan ribuan manusia ke dalam dimensi kecil ini.


Seharusnya orang-orang yang masuk ke dimensi kecil ini adalah orang-orang dari aliran putih yang tidak mungkin memiliki teknik macam Pengorbanan Darah yang tadi digunakan Sun Mu.


Memang pikiran manusia itu akan terus berkembang dan berubah seiring waktu, jadi bukan tidak mungkin orang-orang yang masuk ke dimensi kecil ini menciptakan teknik jahat seperti itu.


Namun Teknik Pengorbanan Darah menurut Xiang Yang memiliki tingkatan yang sangat tinggi, dimana tidak seharusnya berada di dimensi kecil ini, tidak mungkin dengan tingkat kultivasi yang hanya bisa mencapai Sky Spiritual akan mampu menciptakan teknik mengerikan seperti itu.


Jadi menurut Xiang Yang, dulu diantara ribuan orang memasuki dimensi kecil, ada penyusup dari aliran hitam didalamnya yang membawa Teknik Pengorbanan Darah.


Itu merupakan apa yang paling mungkin menurut Xiang Yang.


Sekarang aliran hitam telah memulai pergerakan, pasti ada sesuatu yang mereka rencanakan.


Sebelumnya memang Xiang Yang ingin mendapatkan informasi dari Sun Mu, namun Sun Mu malah menggunakan teknik terlarang itu hingga membuatnya menjadi gila.


Sekarang solusi satu-satunya adalah pergi ke Keluarga Li, siapa tau nanti disana juga ada Tetua Sekte Golok Darah yang bisa ia interogasi.

__ADS_1


Sesaat kemudian, Xiang Yang baru menyadari sesuatu.


"Gawat, jika disana benar ada seorang Tetua Sekte Golok Darah maka aku harus cepat agar Cai'er tidak membantai habis mereka semua!" Xiang Yang pun segera melesat menuju kediaman Keluarga Li.


__ADS_2