
Setelah membunuh ular merah raksasa, Xiang Yang terlebih dahulu mengambil tanduk dan Kristal Spirit ular tersebut sebelum melesat terbang melanjutkan perjalanan.
Hingga 1 bulan kembali berlalu, Xiang Yang akhirnya bisa melihat daratan Benua Chenwu.
Xiang Yang sama sekali tidak melihat kapal atau semacamnya di tepi pantai. Yah, itu sangat jelas karena laut yang dia lewati memiliki ombak yang besar, kapal bisa langsung hancur dalam sekali terjangan ombak.
Dalam jarak beberapa kilometer dari pantai, Xiang Yang berhenti karena merasakan keberadaan beberapa kultivator tidak jauh dari tepi pantai.
Xiang Yang tidak bisa melihat para kultivator itu karena rimbunnya pepohonan.
Merasakan kultivasi para kultivator itu yang berada ditingkat Gold Core sampai Nescent Soul, Xiang Yang menjadi waspada.
"Apakah ini merupakan suatu tempat yang dijaga? Sebaiknya aku tidak membuat masalah karena aku sekarang berada di Benua Chenwu!"
Xiang Yang tidak ingin bertindak gegabah, karena dia merupakan pendatang baru di Benua Chenwu.
Dia seperti orang buta sekarang karena sama sekali tidak memiliki informasi mengenai Benua Chenwu.
Xiang Yang pun melesat kearah lain untuk menghindari beberapa kultivator itu. Sesampainya di sisi lain pantai yang sama sekali tidak dia rasakan adanya kultivator, Xiang Yang mendarat lalu berjalan santai, melihat sekitarnya.
Dengan menggunakan kekuatan naga di tingkat kultivasinya saat ini, Xiang Yang mampu membuat auranya menyatu dengan alam sekitarnya, hingga akan sulit bagi kultivator lain mendeteksi keberadaannya.
Xiang Yang pun melesat, melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.
***
Di sebuah hutan.
Seorang gadis cantik terbang diantara pepohonan tinggi, dia bergerak cepat, bermanuver dengan gesit melewati pepohonan.
Gadis itu melihat kebelakang, dimana ada puluhan serigala putih setinggi 10 meter dengan satu tanduk yang diselimuti kilatan petir di kening para serigala itu.
"Sialan! Padahal aku hanya mengambil beberapa Ginseng Petir Perak berusia ribuan tahun!"
Ginseng Petir Perak merupakan tanaman herbal tingkat 7 yang bisa dibilang herbal langka diantara herbal tingkat 7, terlebih yang berusia ribuan tahun.
Beberapa Ginseng Petir Perak yang dikatakan gadis itu, nyatanya adalah semua herbal yang dijaga oleh puluhan Fenrir tersebut, jadi wajar saja para Fenrir mengejarnya.
Gadis cantik itu adalah Xiang Yi An yang sudah hampir 3 bulan ini tidak kembali ke Sekte Bintang Suci setelah dia melarikan diri dengan mengelabui Tetua Yung Hai.
Salah satu Fenrir memusatkan energi petir pada tanduknya, lalu menembakkan sambaran petir.
Xiang Yi An menghindari sambaran petir itu, namun serangan itu justru mengenai sebuah pohon hingga tumbang, membuat Xiang Yi An berhenti selama beberapa saat sebelum kembali terbang.
__ADS_1
Beberapa Fenrir melompat dengan menggunakan pohon sebagai tolakan hingga membuat gerakan mereka semakin cepat mengejar Xiang Yi An.
Salah satu Fenrir akhirnya berada di atas Xiang Yi An, kemudian mengayunkan cakarnya.
Xiang Yi An tentu saja menyadari hal itu, dia dengan cepat mengeluarkan pedang lalu membalik badan untuk menangkis serangan itu.
Xiang Yi An terpental kebelakang, dia dengan cepat mendapatkan kembali momentumnya, kedua kakinya menapak dahan pohon, lalu melakukan satu tolakan kuat, terbang kearah lain.
Semua Fenrir meraung, memperlihatkan kemarahan mereka karena herbal yang sudah mereka jaga malah diambil oleh seorang gadis kecil.
Xiang Yi An melebarkan matanya saat melihat seekor Fenrir berada puluhan meter didepannya.
Fenrir itu melompat lalu, berniat menerkamnya.
Xiang Yi An kembali menangkis serangan Fenrir, membuatnya terpental kesamping, hingga terjatuh berguling-guling di tanah.
Gadis itu dengan cepat mengatur posisinya, memasang kuda-kuda.
"Sial, aku terkepung!" Xiang Yi An melihat para Fenrir itu kini mengepungnya dari segala arah.
Belasan Fenrir terlihat berada di dahan pohon besar, sedangkan sisanya berada di darat, menatapnya sambil mengerang, memperlihatkan gigi-gigi putih tajam dengan air liur yang menetes, berjalan perlahan kearah Xiang Yi An, memberikan tekanan pada gadis itu.
"Bagaimana ini? Aku tidak membawa token teleportasi, tidak mungkin bisa melarikan diri dengan mudah!" Xiang Yi An menggenggam erat pedangnya.
"ROAAARRHH!!"
Semua Fenrir pun melompat menyerang Xiang Yi An.
Xiang Yi An langsung bersiap, melakukan tebasan berkali-kali, mengeluarkan bilah angin tipis di setiap tebasan pedangnya.
Gerakan salah satu Fenrir tertahan karena menangkis serangan Xiang Yi An.
Gadis itu masih diam di tempat, melihat para Fenrir yang hampir menggapainya, menunggu waktu yang tepat.
Hingga para Fenrir itu sudah mengayunkan cakar mereka, Xiang Yi An langsung melompat.
*BAAAMMM!!
Cakar para Fenrir itu pun menghantam tanah.
Xiang Yi An mendarat di kaki salah satu Fenrir, lalu kembali melompat, mendarat di kepala Fenrir lainnya.
Salah satu Fenrir yang melihat keberadaan Xiang Yi An, langsung mengayunkan cakarnya.
__ADS_1
Namun gadis itu segera menghindar, hingga cakar Fenrir itu menghantam kepala rekannya.
Xiang Yi An yang sudah berada diatas para Fenrir, memegang erat pedangnya, lalu melakukan tebasan kuat secara vertikal dari atas kebawah, mengeluarkan gelombang angin kencang.
*Wooossshhh!!
*Boooommmm...!!
Serangan yang Xiang Yi An berikan, mendarat di tengah-tengah para Fenrir, membuat para Fenrir itu terpental kesegala arah.
Tidak ingin membuang kesempatan, Xiang Yi An langsung melarikan diri.
Namun baru saja beberapa saat dia terbang, kilatan petir melesat kearahnya dari belakang.
Untung saja Xiang Yi An masih sempat bereaksi, menghindari kilatan petir tersebut.
"CIH!" Xiang Yi An berdecak kesal karena para Fenrir itu benar-benar tidak ingin membiarkan dirinya lolos.
"Jika kalian memang ingin mati maka akan ku kabulkan!" Xiang Yi An mengeluarkan semua auranya, gelombang angin menderu menyelimuti tubuhnya.
Xiang Yi An pun melesat menyerang. Para Fenrir itu juga tidak diam saja.
Pertarungan pun terjadi antara Xiang Yi An melawan puluhan Fenrir.
Xiang Yi An yang kini berada ditingkat Nescent Soul tahap 4 puncak, kesulitan melawan puluhan Fenrir yang semuanya berada ditingkat Nescent Soul.
Pemimpin para Fenrir itu sendiri berada ditingkat Nescent Soul tahap 4 awal, tidak jauh dari kultivasi Xiang Yi An.
Xiang Yi An mengeluarkan semua kemampuannya. Memang kultivasinya lebih tinggi dari semua Fenrir itu, namun melawan puluhan Spirit Beast sekaligus tentu tidak akan mudah.
Dalam beberapa jam, Xiang Yi An sudah membunuh beberapa Fenrir, namun dia mendapatkan juga mendapatkan luka yang cukup parah.
"Aku sepertinya tidak bisa bertarung lagi, energi Qi ku sudah mencapai batas!" Xiang Yi An bergumam dengan nafas terengah-engah.
Sesaat kemudian, sesuatu terjadi didepan mata gadis itu, membuatnya bengong.
Puluhan jarum api dengan panjang sejengkal, menancap di tubuh para Fenrir tanpa bisa dihindari.
Jarum api itu kemudian meledakkan energi api kuat yang membakar para Fenrir hingga menjadi abu.
Ditengah situasi yang membuat Xiang Yi An bengong, seorang pemuda mendarat di depannya.
"Kau tidak apa-apa?"
__ADS_1
Xiang Yi An tersadar lalu menoleh kearah pemuda itu, seketika matanya melebar melihat wajah pemuda tersebut.
"Kakak Xiang Yang?!"