Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.73 - Xiang Yang VS Tangan Hantu


__ADS_3

Xiang Yang mengambil ancang-ancang, sesaat setelah ia mengambil nafas, energi Qi disekitarnya langsung terhisap masuk kedalam hidungnya, mengalir di seluruh tubuhnya.


Xiang Yang segera melompat kedepan lalu memukul keras pintu besi itu.


*Booommm!


Pintu besi itu langsung hancur dalam sekali pukulan, meskipun pintu besi itu tadi juga dilapisi energi yang lebih kuat dari yang sebelumnya berada di mulut goa, namun kekuatan Xiang Yang terlalu kuat.


"Ayo masuk Cai'er!"


"Oke!"


Mereka berdua pun masuk. Bisa dilihat di balik pintu itu adalah ruangan yang cukup luas, sekitar 100 meter persegi.


Ruangan itu di desain dengan sangat mewah, terdapat hiasan emas dan perak di setiap sudut ruangan, serta belasan pohon kecil yang dipajang di dinding ruangan. Pohon itu bukanlah pohon kecil biasa, melainkan pohon bonsai yang terbuat dari emas murni.


Sungguh desain yang sangat elegan untuk menjadi makam seorang pencuri.


Sepertinya sebelum tempat ini menjadi makam, dulunya tempat ini menjadi rumah bagi Tangan Hantu untuk menyimpan semua harta curiannya.


Dinding ruangan selain di hias dengan pohon bonsai emas, terdapat juga berbagai macam jenis senjata yang lebih bagus dari semua senjata yang Xiang Yang dapatkan sebelumnya didalam makam.


Satu hal yang menjadi perhatian Xiang Yang dan Cai'er adalah apa yang ada di ujung ruangan itu.


Di ujung ruangan terlihat sekitar 4 tangga keatas yang memisahkan lantai, terdapat sebuah peti emas dengan motif yang unik, kemudian naik 5 tangga lagi adalah sebuah patung pria yang terlihat seperti manusia, mulai dari warna kulit dan lain-lain, serta mengenakan baju hijau bercampur biru yang sangat mewah.


Xiang Yang dan Cai'er menebak jika wajah si Tangan Hantu sebelumnya seperti patung itu.


Satu hal lagi yang menari perhatian mereka berdua adalah tepat di sisi kiri dan kanan tangga, menempel sebuah pilar setinggi 1,5 meter, dimana diatasnya masing-masing terdapat 1 buku yang sepertinya merupakan buku teknik bela diri.


Xiang Yang dan Cai'er memperhatikan ruangan itu selama 5 detik semenjak memasuki ruangan, tiba-tiba patung pria itu membuka mata, dengan cepat mengambil pedang yang ada di dinding di sampingnya, lalu melompat menyerang mereka berdua.


Xiang Yang mengeluarkan pedang dari cincin dimensinya, lalu membalas serangan patung itu.


*Tring!


Suara benturan pedang terdengar disertai gelombang kejut rendah.


Patung itu terlempar beberapa meter.

__ADS_1


"Ternyata kedua pencuri kecil ini cukup kuat!" tiba-tiba patung itu berbicara, namun dengan nada monoton.


Xiang Yang dan Cai'er terkejut mengetahui kalau patung itu seperti hidup.


Sesaat kemudian Cai'er tersenyum tipis karena menyadari sesuatu "Tidak disangka kau membuat tubuh mu menjadi boneka dan menyegel jiwa mu agar tidak mati dan bisa terus menjaga semua harta milik mu!..


Sepertinya kau sangat mencintai semua harta curian mu ini!"


"Tidak ku sangka ternyata kau lebih gila harta daripada diri ku!" Xiang Yang menimpali "Tapi wajar saja kalau kau adalah seorang penggila harta, karena kau telah mencuri semua harta-harta berharga milik keluarga dan sekte di Kekaisaran Han!"


"Kalian dua pencuri kecil sungguh tidak sopan main asal masuk ke rumah ku dan menghancurkan pintu kamar ku! Sebaiknya kalian perbaiki semua kerusakan yang kalian buat, tinggalkan harta yang kalian curi lalu keluar dari rumah ku maka aku akan memaafkan kalian!" ucap patung Tangan Hantu.


"Hahaha, pak tua, kau sangat lucu, berkata seperti bisa mengalahkan kami saja! Ya..bahkan kau tidak akan bisa mengalahkan salah satu dari kami namun omongan mu sungguh besar!" Cai'er tersenyum meremehkan.


"Padahal kau sudah mati tapi masih saja menginginkan harta, setidaknya berilah harta mu itu pada orang lain agar lebih berguna! Kau sekarang bisa mati dengan tenang, kami akan menjaga semua harta mu!" ucap Xiang Yang.


"Heh, harta ku adalah milik ku, tidak ada yang boleh memilikinya selain diri ku!" Tangan Hantu memasang kuda-kuda lalu melesat cepat kearah Xiang Yang.


Dalam sekejap Tangan Hantu sudah berada di depan Xiang Yang.


Xiang Yang terkejut karena kecepatan Tangan Hantu sangat tidak terduga, namun ia masih sempat bereaksi, menangkis serangan Tangan Hantu dengan pedangnya.


Tubuh Tangan Hantu tiba-tiba seperti berubah menjadi bayangan abu-abu, melesat dengan cepat lalu berada di belakang Xiang Yang.


"Sial!" Xiang Yang berdecak kesal lalu meledakkan auranya.


*Booommm!


Aura emas meledak menyelimuti tubuh Xiang Yang, membuat Tangan Hantu yang tadi berada di belakangnya terpental.


Tangan Hantu dengan muda mendapat kembali momentumnya, mendarat mulus dilantai lalu menatap tajam Xiang Yang yang diselimuti aura emas.


"Apakah perlu ku bantu Xiao Yang?" tanya Cai'er dari jarak belasan meter.


"Tidak perlu, aku saja sudah cukup untuk mengalahkannya!" Xiang Yang membalas tatapan tajam Tangan Hantu.


Tangan Hantu masih menatap Xiang Yang, sesaat kemudian ia menyeringai lebar.


"Bocah, kau rupanya memiliki teknik yang bagus, aku rasa kau memiliki beberapa barang berharga yang kau sembunyikan! Serahkan semua harta mu lalu aku akan mengijinkan kalian pergi!"

__ADS_1


Xiang Yang menatap malas Tangan Hantu "Sudah mati masih saja ingin merampas barang milik orang lain! Tapi jujur saja, dengan sifat mu ini, kau sangat pantas disebut seorang pencuri legendaris di Kekaisaran Han!"


"Karena kau menolak maka aku akan menggunakan cara kasar!" bersamaan dengan akhir kalimat Tangan Hantu, ia dengan cepat melesat kearah Xiang Yang dengan bentuk sekelebat bayangan abu-abu.


Xiang Yang menduga kalau itu merupakan teknik gerakan yang Tangan Hantu miliki, teknik gerakan yang selalu ia andalan saat melakukan aksi pencuriannya.


Pedang Xiang Yang diselimuti aura emas.


"Aura Naga : Energi Aura!" Xiang Yang menebaskan pedangnya, mengeluarkan gelombang tebasan aura naga.


Tangan Hantu yang sudah dalam bentuk bayangan abu-abu, dengan gesit menghindari serangan itu.


*Booommm!


Gelombang energi aura itu mengenai dinding ruangan, menyebabkan ledakan keras yang mengguncang ruangan itu.


Bersamaan dengan terjadinya ledakan, Tangan Hantu sudah berada di depan Xiang Yang dengan tubuhnya yang kembali seperti semula.


"Mati Kau!" tebasan pedang Tangan Hantu langsung mengincar leher Xiang Yang.


Xiang Yang terlihat diam saja, tidak berusaha menghindari serangan Tangan Hantu.


*TRING!


Tebasan pedang Tangan Hantu seperti mengenai benda keras saat menebas leher Xiang Yang.


Tangan Hantu pun menyadari jika leher Xiang Yang dilapisi sisik emas.


Xiang Yang menyeringai lebar, lalu menarik nafas dalam.


Seketika energi alam disekitarnya diserap, semua energi itu Xiang Yang pusatkan dalam kepalan tangan kanannya, bersamaan dengan aura naganya juga terpusat pada kepalan tangan kanan.


Hal itu terjadi bersamaan dengan Tangan Hantu baru menebas leher Xiang Yang, hingga Tangan Hantu tidak bisa menghindar dari pukulan pemuda itu.


*Baaanggg!!


*Booommm!


Tangan Hantu terpental hingga menabrak dinding ruangan, membuat tubuhnya tertanam di dalam dinding.

__ADS_1


__ADS_2