
Jung Ping berdiri tepat di pundak kiri Golem raksasanya.
"Hahaha...! Mati kau!" Jung Ping tertawa keras, terus mengendalikan Golem raksasanya untuk memukul Han Shizu tanpa henti.
Sampai sesaat kemudian, sebuah bola api besar dengan dua warna yang berbeda melesat cepat kearahnya.
Jung Ping telat bereaksi, namun untung saja yang terkena serangan itu adalah Golem raksasanya.
*BOOOMMM!!
Bola api tepat mengenai pundak kanan Golem raksasa, membuat makhluk batu tersebut terpental puluhan meter dengan bagian lengan sampai pundak kanannya yang telah hancur tak tersisa.
"Apa itu tadi?!" Jung Ping kini melayang diatas Golem raksasa yang masih terbaring di tanah.
Dia sama sekali tidak merasakan adanya serangan yang datang.
Mungkin karena dia lengah sebab terlalu menikmati menyerang Han Shizu, atau mungkin juga karena serangan itu melesat terlalu cepat, hingga persepsinya tidak mampu mendeteksi datangnya serangan barusan.
Jung Ping menoleh kearah tempat Han Shizu berada, dia melihat sesosok kultivator, atau entah mungkin itu sosok makhluk aneh yang memiliki aura begitu kuat.
"Senior Jung! Nada tidak apa-apa?" Bun Ta dan rekan-rekannya datang menghampiri Jung Ping.
"Aku tidak apa-apa!" Jung Ping menjawab dengan acuh tak acuh lalu menoleh kearah Bun Ta "Apa kalian melihat serangan itu tadi?"
"Kami melihatnya senior. Itu tadi adalah sebuah bola api besar yang melesat dengan kecepatan tinggi! Kami tidak melihat dengan jelas siapa yang melancarkan serangan tadi, tapi sosok itu seperti bukan manusia!" Bun Ta menjawaban dengan kening sedikit mengerut, mengingat seperti apa penampakan sosok yang menyerang Jung Ping.
"Siapa pun itu pasti bukan kultivator sembarangan!" Jung Ping menoleh kearah Golem raksasanya yang masih tidak bergerak "Untuk menghancurkan Golem raksasa ku dalam satu serangan setidaknya harus memiliki kultivasi tingkat Transcendent tahap 4 puncak!"
Jung Ping mengangkat tangannya kearah Golem raksasa. Seketika Golem raksasa itu bergetar, lalu bagian tubuhnya yang hancur, secara perlahan tapi pasti mulai tumbuh.
Dalam waktu beberapa detik, Golem raksasa kembali pulih, Golem itu pun bisa kembali bergerak kemudian berdiri.
Jung Ping melayang lalu mendarat di pundak kanan Golem raksasa. Dia kemudian menyentuh kepala Golem raksasa, mengalirkan energi Qi warna coklat cerah.
Seketika bagian-bagian tubuh Golem raksasa itu rontok, hingga tubuhnya sekarang terlihat lebih ramping dengan kedua lengan yang berbentuk seperti bilah pedang.
"Kalian bersiaplah! Lawan kali ini tidak bisa diremehkan!" Jung Ping memperingati Bun Ta dan lainnya.
"Baik Senior Jung!" mereka semua langsung bersiap.
__ADS_1
Dalam sekejap setelah mereka bersiap, terlihat suatu sosok yang tidak terlihat jelas seperti apa karena kecepatannya bergerak kearah mereka.
Insting Gu Ken merasakan sesuatu yang berbahaya, dia berniat terbang menjauh namun gerakannya langsung terhenti saat sosok itu ternyata sudah berada tepat didepan matanya, berjarak satu kaki didepannya.
Mereka semua terdiam melihat sosok yang tidak lain adalah Xiang Yang, dimana pemuda itu masih menggunakan dua mode tranformasi tubuh.
Mata Gu Ken melebar, menatap mata dengan pupil tajam sosok setinggi 2 meter itu. 4 macam aura yang menyelimuti tubuh Xiang Yang membuat mereka semakin bergidik ngeri.
"Ilusi Yin-Yang!"
Kabut hitam dan putih keluar dari tubuh Xiang Yang, dengan cepat meluas.
Bun Ta, Gu Ken dan rekan-rekannya yang hanya terdiam, berakhir terkena ilusi Xiang Yang.
Sementara Jung Ping sendiri masih sempat bereaksi. Golem raksasanya melompat jauh kebelakang, hingga kabut ilusi Yin-Yang tidak menjangkau tempatnya berada.
Setiap detik berlalu, kabut warna hitam dan putih terus memudar, sampai 10 detik kemudian, kabut dua warna itu akhirnya menghilang.
Apa yang Jung Ping lihat setelahnya membuat wajahnya berubah pucat dengan ekspresi syok.
Terlihat tubuh Bun Ta, Gu Ken dan rekan-rekannya sudah terpotong-potong hingga tidak diketahui itu bagian tubuh atau daging milik siapa.
Sebagai seorang kultivator yang telah hidup ratusan tahun, Jung Ping sudah membunuh ribuan kultivator lainnya, namun dia tidak pernah melakukan pembunuhan sampai sekejam itu.
"Makhluk ini membunuh mereka dengan begitu cepat dan kejam! Aku tidak mungkin bisa mengalahkannya, aku harus melarikan diri dan mencari bantuan lain yang melawannya. Tapi..." Jung Ping yakin Xiang Yang tidak akan membiarkan dirinya pergi.
Sesaat kemudian, Xiang Yang menoleh kearah Jung Ping dengan mata yang memiliki pupil tajam.
Secara refleks Jung Ping melangkah mundur.
Xiang Yang pun melesat kearah pria paruh baya itu.
"Cih!" Jung Ping berdecak kesal karena Xiang Yang memang tidak akan membiarkan dirinya kabur "JANGAN MEREMEHKAN KU!"
Golem raksasa juga menerjang menyerang Xiang Yang.
Hingga Xiang Yang sudah berada dalam jarak jangkau serangan, Golem raksasa dengan cepat mengayunkan kedua lengannya, memberikan tebasan menyilang.
Dengan santai Xiang Yang menahan serangan itu dengan Pedang Naganya.
__ADS_1
"HYAAAH!!" Jung Ping terus berusaha mendorong Xiang Yang dengan Golem raksasanya, namun pemuda itu seakan tidak bergerak se-inci pun.
Tiba-tiba bilah Pedang Naga menjadi merah menyala. Xiang Yang kemudian memberikan satu sentakan dorongan kuat pada pedangnya, membuat pedangnya dengan lancar memotong kedua lengan Golem raksasa.
Jung Ping melebarkan matanya, Golem raksasanya baru saja akan melompat mundur, namun Xiang Yang sudah lebih dulu melakukan satu tebasan kuat secara vertikal dari atas kebawah, membuat gelombang tebasan tipis
*BOOOMMM!!
Golem raksasa terbelah bagaikan tahu, kemudian meledak keras, membuat Jung Ping terpental jauh, berguling-guling di tanah.
Saat Jung Ping mendapatkan kembali momentumnya, dia dengan cepat melesat pergi melarikan diri.
"Sialan! Ternyata dia seorang kultivator tingkat Transcendent tahap 5!" Jung Ping paham tidak akan bisa menang melawan Xiang Yang, jadi jalan satu-satunya adalah melarikan diri.
Tapi baru beberapa detik Jung Ping terbang...
*JLEB!
Sebuah bilah pedang menembus dadanya, membuat gerakannya langsung terhenti.
"Gouhk!" Jung Ping memuntahkan banyak darah sebelum menoleh kebelakang secara perlahan.
Matanya melebar saat melihat pedang yang dipegang Xiang Yang memanjang hingga menembus dadanya.
Dengan tatapan dingin, Xiang Yang mengangkat pedangnya keatas, membuat tubuh Jung Ping terbelah dari dada sampai ujung kepala.
Sudah dipastikan Jung Ping tidak mungkin masih hidup.
Setelah membunuh Jung Ping, Xiang Yang tiba-tiba menghilang di tempatnya, masuk kedalam dimensi kecil cincin dunia.
Xiang Yang melihat Han Shizu sedang bermeditasi memulihkan kondisinya.
Merasakan kedatangan Xiang Yang, Han Shizu membuka matanya lalu berdiri.
"Jika luka mu masih belum sembuh benar, sebaiknya kau pulihkan saja kondisi mu!" ucap Xiang Yang.
Han Shizu menggeleng pelan "Tidak! Semua orang sekarang sedang bertarung, aku tidak bisa terus bersantai! Meskipun aku belum pulih, tapi aku masih bisa bertarung!"
"Baiklah kalau begitu!" Xiang Yang tidak membantah keputusan Han Shizu, lalu membawanya keluar dari dimensi kecil cincin dunia.
__ADS_1
\=\=\=\=\=