Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.86 - Hari Ke-2


__ADS_3

Aksi Xiang Zu menarik banyak perhatian karena menghajar musuhnya dengan begitu mudah, bahkan terkesan sangat kejam.


Xiang Zu melampiaskan kekesalannya pada lawannya hingga babak belur, beberapa giginya sampai rontok dan sebelah matanya yang bengkak, sementara Xiang Zu sendiri masih sehat walafiat, sama sekali tidak mendapatkan luka bahkan pakaiannya masih utuh, tidak terdapat goresan.


Pertarungan Xiang Zu hanya berlangsung kurang dari 5 menit. Jika ia mau sebelahnya ia bisa mengalahkan lawannya hanya dalam sekali serangan.


"Hm, satu lagi jenius tersembunyi, dan mereka bertiga sama-sama bermarga Xiang dari Kota Batu Hitam! Aku sama sekali tidak pernah mendengar nama kota itu sebelumnya!" ucap You Feng.


Sebelumnya ia sudah dibuat kagum dengan aksi Xiang Ba dan Xiang Jun, sekarang satu lagi pemuda Xiang yang berbakat.


"Kota Batu Hitam merupakan kota kecil di pelosok Kekaisaran Han, tidak disangka mereka merawat 3 jenius tersembunyi!" jawab Kaisar Han Luo.


"Setelah semua urusan selesai di sini nanti, aku sendiri yang akan merekrut mereka bertiga menjadi murid ku!" You Feng tersenyum lebar.


"Jangan terlalu serakah saudara You Feng, aku juga menginginkan mereka untuk mengabdi di kekaisaran, dengan bakat mereka, mereka bisa menjadi jendral di masa depan!"


"Hohoho, kalau masalah itu akan menjadi keputusan mereka nantinya akan memilih menerima tawaran siapa, apakah aku atau anda yang mulia!"


***


Setelah pertandingan di babak terakhir itu, turnamen hari ini pun berakhir dan akan dilanjutkan besok pagi.


Semua peserta sudah bertarung, tidak terkecuali dengan Han Shizu.


Han Shizu sendiri mengalahkan lawannya hanya dalam satu gerakan membuatnya semakin digemari oleh banyak orang. Para pemuda selalu berandai-andai jika Han Shizu menjadi istri mereka.


Semua penonton dan peserta membubarkan diri setelah turnamen hari ini secara resmi berakhir.


"Hm, sepertinya Sekte Golok Darah masih belum berencana melancarkan aksinya hari ini!" ucap Xiang Yang saat sedang dalam perjalanan kembali ke penginapan bersama Cai'er.


"Ya, kemungkinan mereka akan melancarkan aksinya di final nanti, di babak final pastinya akan datang lebih banyak orang dan mereka bisa lebih mudah mengaktifkan formasi pengorbanan di ada di alun-alun kota!" balas Cai'er.


Xiang Yang dan Cai'er sama sekali tidak mendapatkan halangan dalam perjalanan menuju penginapan, karena nama mereka sudah sangat terkenal sebab aksi mereka yang menghajar orang-orang yang menggangu mereka.


Banyak orang yang bingung kenapa mereka berdua tidak ikut dalam turnamen, namun tidak ada yang berani bertanya.


***

__ADS_1


Keesokan harinya, belum saja matahari menampakkan diri secara sempurna, orang-orang sudah mulai berdatangan memenuhi alun-alun kota.


Itu menunjukkan antusiasme orang-orang dalam menonton turnamen.


Xiang Yang dan Cai'er juga sudah berada di lapisan ke 2 arena penonton, seperti hari sebelumnya, orang-orang disekitarnya sedikit mengambil jarak agar tidak menyinggung perasaan mereka berdua.


Setelah semua peserta tiba dan waktu telah menunjukkan waktu memulai turnamen hari kedua, wasit sekaligus pembawa acara mulai mengeluarkan kata-kata sambutan.


Seperti hari sebelumnya, peserta yang akan bertarung ditentukan dengan undian.


Wasit mulai merogoh kotak undian lalu mengambil 2 nomor.


"Nomor 3 dan nomor 16, silahkan menaiki arena nomor 1!" Wasit terus mengambil nomor undian sampai kini adalah kelima kalinya wasit merogoh kotak undian.


Melihat dua nomor yang ditangannya, wasit itu memasang senyum tipis "Wow, sepertinya di awal pagi hari ini kita akan disuguhkan dengan pertarungan yang menarik!"


"Nomor 111 dan nomor 100 silahkan menaiki arena nomor 5!" sang wasit kali ini mengeluarkan suara keras yang membahana.


"HUOOOO...!!"


Semua penonton langsung berteriak keras mendengar nomor peserta siapa yang dipanggil.


Han Shizu berdiri dari kursinya, wajahnya masih terlihat datar, menatap tajam lurus kedepan.


Han Shizu terlebih dahulu sedikit membungkuk pada keluarganya lalu melompat, langsung mendarat dengan mulus di atas arena dengan sangat anggun.


Han Shizu merupakan peserta nomor 100, karena itulah para penonton berteriak keras penuh semangat saat mendengar bahwa di babak awal ini, mereka akan diperlihatkan pertarungan Han Shizu yang merupakan bunga Kekaisaran Han.


Yang akan menjadi lawan Han Shizu juga merupakan seorang gadis cantik yang berusia sekitar 20 tahun.


Han Shizu dan lawannya itu menangkupkan tangannya.


"Yi Wen, Sekte Tebing Bunga!" ucap gadis itu dengan sopan, namun bernada tegas.


"..." Han Shizu hanya menangkupkan tangannya dengan kepala sedikit menunduk, ia tidak memperkenalkan diri karena ia memang tidak bisa bicara.


"MULAI!"

__ADS_1


Saat wasit mengatakan mulai, Yi Wen mencabut dua pedang pendek yang tersarung di pinggang kirinya.


Han Shizu sendiri hanya bertahan diam dengan wajah datar, tidak mengeluarkan senjatanya.


Yi Wen melesat dengan kecepatan tinggi kearah samping Han Shizu sebelum melompat kedepan, langsung mengayunkan pedangnya.


Dengan santainya, Han Shizu menghindar.


Han Shizu memukul perut Yi Wen, bersamaan dengan gelombang angin yang keluar dari tapaknya, membuat isi perut Yi Wen terasa diremas dari dalam.


"Ghouk!" Yi Wen memuntahkan sedikit darah dari mulutnya, sebelum terpental jauh keluar dari arena. Ia kalah hanya dalam satu kali serangan.


Setelah kemenangannya di umumkan, Han Shizu langsung kembali ke tribun khusus tempatnya sebelumnya.


Setelah pertandingan babak pertama yang menampilkan Han Shizu, 5 babak terus berganti namun masih belum ada pertarungan menarik lainnya.


Hingga pada babak ke-6, You Yong yang merupakan murid inti nomor 1 di Sekte Pedang Langit, sekaligus cucu dari Ketua Sekte Pedang Langit saat ini, mendapatkan giliran untuk bertanding.


Suara teriakan langsung pecah, yang mana tentu saja di dominasi oleh suara para wanita, entah itu dari penonton atau bahkan para peserta wanita lainnya, namun tidak semua peserta wanita berteriak kegirangan.


Memang selain berbakat, wajah You Yong juga mendukungnya untuk menjadi populer.


Namun selama ini ia mengabaikan semua wanita yang berniat mendekatinya, ia hanya menyukai satu wanita, yaitu Han Shizu.


Babak ke-6 pun dimulai, yang mana You Yong juga langsung memulai pertarungannya.


Lawan You Yong adalah seorang pemuda yang kira-kira 3 tahun lebih tua darinya, memiliki kultivasi tingkat Earth Spiritual tahap 3 puncak.


Lawan You Yong dapat memberikan perlawanan yang cukup menghibur, meskipun pada akhirnya You Yong tetap yang memenangkan pertandingan.


Turnamen hari ke-2 terus berlanjut, Xiang Zu dan Xiang Jun bertarung di babak yang sama, namun di arena yang berbeda, mereka tidak menjadi lawan.


Tentu saja, Xiang Zu dan Xiang Jun memenangkan pertarungan masing-masing.


Dan pada akhirnya, di babak terakhir, Xiang Ba lah yang kali ini menjadi salah satu peserta terakhir yang belum bertarung.


Hingga kejadian yang sama terjadi pada lawan Xiang Ba, yang mana ia menghajar musuhnya sampai babak belur.

__ADS_1


\=\=\=\=\=


__ADS_2