
Fei Fei langsung memuntahkan isi perutnya saat melihat pemandangan mengerikan di luar kereta kuda, ia pun segera masuk kembali ke dalam, karena tidak sanggup melihat pemandangan itu lama-lama.
"Bagaimana Fei Fei, apakah para pembunuh itu sudah benar-benar pergi?"
Fei Fei mengangguk pelan, masih dengan wajah pucat "Mereka sudah benar-benar pergi tuan putri!"
Gadis yang dipanggil tuan putri itu menghela nafas lega lalu menoleh kearah Xiang Yang.
"Anu..tuan" tuan putri agak ragu untuk menyampaikan keinginannya.
"Panggil aku Xiang Yang, aku rasa kau lebih tua beberapa tahun dari ku, jadi agak tidak enak jika kau memanggil ku tuan!"
Tuan putri tersenyum kecut karena dikatai tua oleh pemuda di depannya, ia ingin mengatakan kalau dirinya tidak tua namun sama sekali tidak berani.
"Baiklah Xiang Yang, sebelum itu perkenalkan aku adalah Ming Xue, putri dari Kaisar Ming Qin!" Ming Xue memperkenalkan dirinya dengan sopan "Xiang Yang, kau pasti adalah seorang kultivator, sekarang semua pengawal kami sudah habis terbunuh, jadi..bisakah kami meminta bantuan mu untuk menjadi pengawal kami?"
Xiang Yang menyerjap beberapa kali, ia ingin mengatakan sesuatu namun keduluan oleh Ming Xue.
"Kau tenang saja, setelah tiba di Istana Kekaisaran, aku pasti akan memberikan bayaran yang memuaskan!" Ming Xue menatap Xiang Yang penuh harap.
"Aku bisa saja mengantarkan kalian sampai di Istana Kekaisaran, namun aku memiliki satu syarat yaitu kalian harus memberikan informasi yang aku inginkan!" balas Xiang Yang.
Fei Fei dan Ming Xue saling memandang, lalu kembali menatap Xiang Yang dengan anggukan kepala.
"Kami setuju, tapi jika itu informasi yang bersifat pribadi atau rahasia maka kami tidak akan menjawabnya!" ucap Ming Xue.
"Ho, bahkan kalian berani mengajukan pengecualian, apakah kalian sadar dengan situasi kalian saat ini!" Xiang Yang tersenyum licik.
Kedua gadis itu tertegun, tubuh mereka kembali gemetar.
"Hahaha...! Aku hanya bercanda, tentu aku tidak akan menanyakan hal-hal yang pribadi atau rahasia!" Xiang Yang tersenyum ramah.
Namun itu malah membuat kedua gadis itu semakin was-was.
"Tapi sekarang di sini hanya ada kita bertiga, apakah kalian akan menjadikan ku sebagai seorang kusir kuda?" Xiang Yang kembali ke wajah datarnya.
"Fei Fei, kau yang jadi kusir kuda!" Ming Xue berkata cepat.
"Tapi..." Fei Fei ragu karena ia sama sekali tidak bisa menjadi kusir kuda.
__ADS_1
"Kita tidak punya pilihan lain, atau kau ingin aku yang menjadi kusir kuda?"
"S-saya tidak berani tuan putri!" Fei Fei langsung beralih ke posisi kusir.
Xiang Yang pun memasuki kereta kuda, duduk di kursi yang berhadapan dengan Ming Xue.
Xiang Yang bisa melihat kalau Ming Xue masih gugup dan takut terhadap dirinya.
"Tidak perlu takut putri Ming Xue, aku sama sekali tidak makan manusia!" ucap Xiang Yang
"Kamu memang tidak makan manusia tapi kamu membunuh manusia" tentu Ming Xue mengatakan itu dalam hatinya.
"Baiklah kalau begitu aku akan mulai bertanya!" Xiang Yang baru saja ingin mengajukan pertanyaan pertama, namun tiba-tiba kuda yang menarik kereta berlari kencang membuat tubuh Ming Xue sedikit terpental kehilangan keseimbangan.
Sementara Xiang Yang masih mampu menjaga keseimbangan tubuhnya.
Kuda yang berlari cepat membuat gerbong kereta bergerak tidak karuan, hingga tubuh Ming Xue juga tidak bisa mendapatkan keseimbangannya di dalam gerbong kereta.
Beberapa saat kemudian, kereta kuda secara tiba-tiba berhenti membuat Ming Xue membentuk dinding gerbong.
(Bayangin aja kalau misalnya kalian naik mobil terus digas tiba-tiba lalu kembali mendadak di rem)
"Fei Fei, apak maksudnya ini?! Kau ingin membunuh kami?" Ming Xue jadi marah.
"Ma-maaf tuan putri, tapi saya benar-benar tidak bisa menjadi kusir!" Fei Fei tergagap, ia sungguh tidak tau bagaimana cara mengendalikan kuda-kuda penarik kereta.
Xiang Yang memiringkan kepalanya, merasa Ming Xue mungkin terlalu galak untuk menjadi seorang putri.
"Fei Fei, biar aku saja yang menggantikan mu menjadi kusir!" Xiang Yang membuka tirai di depan lalu duduk di posisi kusir.
Tanpa mengatakan apa-apa, Xiang Yang meraih cambuk di tangan Fei Fei.
"Apakah tidak apa-apa tuan?" tanya Fei Fei dengan ragu.
"Tidak masalah, tapi kau harus temani aku disini, kau yang akan menjawab pertanyaan ku!" ucap Xiang Yang lalu mulai mencambuk pelan kuda didepan, membuat 2 kuda itu berlari pelan.
Sementara itu, Ming Xue merasa agak tersisihkan di dalam kereta, akhirnya ia keluar lalu duduk di samping Xiang Yang.
Kini Xiang Yang diapit oleh dua gadis cantik di kiri dan kanannya.
__ADS_1
"Pakah di dalam kereta terasa tidak nyaman?" tanya Xiang Yang.
"Bukan begitu, hanya saja agak membosankan sendirian di dalam gerbong!" Ming Xue menjawab.
"Terserah kau saja!" Xiang Yang juga tidak peduli Ming Xue akan duduk dimana, bahkan jika gadis itu ingin turun, maka Xiang Yang akan dengan senang hati meninggalkannya.
Ming Xue sendiri agak kesal dengan Xiang Yang yang sangat cuek pada dirinya, karena biasanya para pemuda akan langsung tergila-gila pada kecantikannya, ini pertama kalinya dirinya diabaikan seperti ini.
"Kalau begitu, apa yang ingin kau tanyakan Xiang Yang?"
"Aku hanya ingin mengetahui tentang informasi umum, seperti nama benua ini dan berbagai informasi umum lainnya!"
"Hanya informasi umum, apakah kau baru saja turun gunung hingga tidak mengetahui informasi umum, Xiang Yang?" tanya Ming Xue.
"Jika aku bertanya maka jangan mengajukan pertanyaan sebagai jawaban, ini adalah peringatan pertama sekaligus yang terakhir!" Xiang Yang berkata dengan datar, tanpa menoleh kearah Ming Xue, membuat gadis itu semakin kesal.
"Benua ini bernama Benua Lingwu, dimana terdapat puluhan kekaisara dan juga berbagai Sekte-Sekte kuat! Untuk tingkat kultivasi, di Benua ini hanya ada 7 tingkatan yaitu..
- Body Tempering
- True Fondation
- Earth Spiritual
- Sky Spiritual
- Silver Core
- Gold Core
- Nescent Soul
Masing-masing tingkatan dibagi menjadi 5 tahapan! Sebenarnya masih ada tingkat kultivasi diatas Nescent Soul, namun aku tidak tau namanya!..
Sekarang ini kita berada di Kekaisaran Ming, Kekaisaran yang tidak terlalu kuat, namun juga tidak bisa dibilang lemah!" Ming Xue menghentikan penjelasannya, ia menoleh kearah Xiang Yang, menunggu apakah akan ada tanggapan dari pemuda itu.
"Ho, jadi begitu! Lalu kenapa orang-orang tadi ingin membunuh kalian? Dari yang ku lihat orang-orang berpakaian hitam itu sama sekali bukan bandit!"
"Itu..." Ming Xue menghela nafas "Mereka adalah sekelompok pemberontak yang ingin menangkap ku dan menjadikan ku sebagai sandera! Aku sebelumnya pergi ke Kota Wei untuk meminta dukungan dari Sekte Pedang Api, dan saat dalam perjalanan pulang, kami dihadang oleh sekelompok pemberontak itu, tidak perlu ku jelaskan apa yang terjadi selanjutnya!"
__ADS_1