
Xiang Yang muncul kembali di dimensi kecil cincin dunia, ia segera memasuki pondok lalu mulai menyuling pil.
Xiang Yang akan membuat Pil Pembentukan Jiwa yang mana dapat menyembuhkan jiwa yang terluka dan Pil Kelahiran Jiwa yang bisa memperkuat jiwa.
Dua pil ini merupakan pil tingkat 5 yang bisa dibilang merupakan pil jiwa paling unggul diantara pil tingkat 5.
Xiang Yang menyuling 2 pil tersebut selama 10 menit. Ia pun segera keluar pondok, menemui Han Shizu dengan membawa Pil Pembentukan Jiwa dan Pil Kelahiran Jiwa.
"Seharusnya dengan dua pil ini jiwanya bisa pulih, bahkan akan menjadi jauh lebih kuat!" Xiang Yang terlebih dahulu membantu Han Shizu mengkonsumsi Pil Pembentukan Jiwa.
Xiang Yang membuat khasiat Pil Pembentukan Jiwa mengalir keseluruhan tubuh Han Shizu agar memulihkan jiwanya secara merata.
Setelah belasan menit, proses pemulihan pun berjalan dengan lancar. Xiang Yang bisa melihat kelopak mata Han Shizu bergerak, kemudian secara perlahan mulai membuka matanya.
Hal pertama yang Han Shizu lihat adalah wajah seorang pemuda yang ia kenal, wajah seorang pemuda yang memancarkan kelegaan saat dirinya baru membuka matanya.
Han Shizu tertegun, menatap wajah Xiang Yang dengan saksama, berpikir jika apa yang dirinya lihat hanyalah mimpi atau ilusi, sama sekali tidak nyata.
Namun sesaat kemudian, Han Shizu terkejut karena mendengar Xiang Yang berbicara.
"Apa kau sudah merasa baikan?"
Han Shizu tidak menanggapi pertanyaan Xiang Yang, matanya terpaku pada wajah pemuda itu, sama sekali tidak berkedip.
Han Shizu yang masih lemah, berusaha menggerakkan tangan kanannya, hingga tangannya mencapai pipi Xiang Yang.
"Hei, setidaknya katakan sesuatu!" Xiang Yang memegang tangan kanan Han Shizu yang mengelus pipinya.
Han Shizu terlihat tersentak, ia sepertinya baru tersadar dari lamunannya.
Gadis itu berniat bangun, namun menghentikan niatnya karena merasakan sakit di tubuhnya.
"Jangan terlalu banyak bergerak dulu!" Xiang Yang mengatur posisi tubuh Han Shizu lalu mengeluarkan sebuah pil "Makan pil ini untuk memperkuat jiwa mu!"
Han Shizu mengangguk pelan lalu membuka mulutnya, Xiang Yang pun memasukkan pil itu kedalam mulut Han Shizu.
__ADS_1
Han Shizu memejamkan matanya, mulai menyerap manfaat pil, Xiang Yang juga membantu Han Shizu agar tidak terjadi kesalahan nantinya.
Setelah beberapa menit, Han Shizu membuka matanya, ia bisa merasakan pikirannya menjadi sangat segar dan jernih.
Han Shizu mengangguk pelan kearah Xiang Yang, mengucapkan rasa terima kasih.
"Tidak perlu sungkan!" Xiang Yang kembali mengeluarkan satu pil "Makan pil ini dan itu akan menyembuhkan semua luka dalam di tubuh mu!"
Han Shizu tanpa ragu memakan pil tersebut.
Belasan menit berlalu, Han Shizu bisa merasakan seluruh tubuhnya sudah pulih sepenuhnya, luka dalam parah yang dia alami juga sudah sembuh, hanya energi Qi nya saja yang masih kosong.
Han Shizu bangun dalam posisi duduk menatap Xiang Yang dengan ekspresi datar.
"Apa kau sudah merasa baikan?" tanya Xiang Yang.
Han Shizu mengangguk sebagai jawaban membuat Xiang Yang sedikit mengerutkan keningnya.
"Putri Han Shizu, bagaimana kau bisa berada disini?" Xiang Yang kembali bertanya.
"Sudah! Sudah cukup, aku sama sekali tidak mengerti bahasa isyarat!" Xiang Yang menghela nafas lalu bergumam dalam hati "Sial, aku lupa kalau gadis ini tidak bisa bicara! Lalu apa gunanya aku menolongnya dengan susah payah!"
Melihat Xiang Yang yang sepertinya kecewa, membuat Han Shizu jadi sedikit murung, ia merasa tidak berguna karena tidak dapat membalas kebaikan Xiang Yang yang telah menyelamatkan nyawanya.
Han Shizu sebenarnya ingin sekali mengatakan banyak hal, seperti tempat aneh apa ini, mengucapkan terima kasih dan banyak hal lainnya. Namun apa daya, dirinya sama sekali tidak bisa bicara bahkan hanya untuk mengatakan 1 huruf saja tidak bisa.
"Ah, benar juga! Aku bisa melakukan cara itu!" Xiang Yang baru teringat akan satu hal.
Xiang Yang menoleh kearah Han Shizu lalu menyentuh keningnya dengan dua jari tangan kanan.
"Putri Han Shizu, tolong turunkan pertahanan kesadaran spiritual mu dan jangan menolak energi yang masuk ke kepala mu!"
Tidak melakukan penolakan apapun, Han Shizu langsung menuruti perkataan Xiang Yang, ia seperti sudah memiliki kepercayaan penuh pada pemuda itu.
"Putri Han Shizu, bisakah kau mendengar ku?"
__ADS_1
Han Shizu menyerjap beberapa kali, ekspresinya terlihat bingung, ia jelas melihat mulut Xiang Yang sama sekali tidak bergerak, namun ia bisa mendengar suaranya, seakan suara Xiang Yang berada di kepalanya.
"Putri Han Shizu?"
Han Shizu kembali terkejut karena ia lagi-lagi mendengar suara Xiang Yang dikepalainya. Ia tidak tau apa yang terjadi namun ia mengangguk cepat.
"Baguslah kalau begitu, akan ku jelaskan apa yang terjadi! Pertama aku adalah seorang alkemis tingkat 6, dimana memiliki kekuatan jiwa yang kuat, hingga bisa bicara lewat pikiran dengan mu atau bisa disebut telepati, namun karena kekuatan jiwa ku bisa dibilang masih terlalu rendah untuk melakukan telepati secara maksimal, jadi aku harus menyentuh kepala mu untuk melakukannya! Sekarang kau bisa mengatakan sesuatu di pikiran mu, aku bisa mendengarkannya!"
Han Shizu tertegun, dia mematung. Apakah benar yang dikatakan Xiang Yang, dia bisa berbicara dengan orang lain.
"Ha-halo" Han Shizu dengan ragu mulai bersuara.
"Halo!" Xiang Yang menjawab.
"A-apakah kau benar-benar..bisa mendengar suara ku..Xiang Yang?" Han Shizu menatap wajah Xiang Yang dengan ekspresi yang sulit diartikan.
"Ya, aku bisa mendengarnya dengan jelas!"
Mata Han Shizu terlihat mulai berair, ia menutup mulutnya sambil menggeleng pelan, seakan tidak percaya kalau dirinya bisa berbicara dengan orang lain.
Sesaat kemudian, Han Shizu memeluk Xiang Yang dengan tiba-tiba, membuat jari Xiang Yang terlepas dari kepala gadis itu.
"Hei!" Xiang Yang tentu saja terkejut dengan aksi tiba-tiba Han Shizu.
Ia ingin melepaskan pelukan gadis itu, namun mendengar suara nafas Han Shizu, Xiang Yang pun menyadari kalau Han Shizu saat ini pasti sedang menangis.
Jika bukan karena gadis itu tidak bisa bicara, suara tangisannya pasti sangat keras.
Xiang Yang akhirnya melunak, ia membalas pelukan Han Shizu, mengelus lembut kepala dan punggungnya untuk menenangkan gadis itu.
Agaknya Xiang Yang paham kenapa Han Shizu bisa seperti ini, itu pasti karena Han Shizu dapat bicara dengan orang lain.
Selama belasan tahun Han Shizu tidak bisa bicara, ia hanya menggunakan bahasa isyarat dan melihat orang-orang disekitarnya bicara dengan bebas bersama orang lain.
Meskipun Han Shizu terlihat dingin setiap saat dengan ekspresi datar, pasti Han Shizu ingin sekali berbicara dengan orang lain, gadis itu ingin agar suaranya bisa didengar.
__ADS_1