Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.129 - Membunuh Dengan Senyap


__ADS_3

Mereka semua terlihat kagum mendengar rencana Xiang Yang. Jika mereka mengkonsumsi penawar itu setelah pasukan Ming Tu membuat kekacauan, maka itu akan memberikan efek kejut pada pasukan Sekte Gunung Api, yang pastinya akan membuat konsentrasi mereka buyar.


Xiang Yang tidak menjelaskan pada mereka bagaikan rencana pasti mereka dalam melakukan penyerangan, juga tidak menjelaskan tentang kekuatan Sekte Daun Hijau saat ini.


Sebelumnya Xiang Yang tidak membunuh para penjaga penjara bawah tanah karena ia tidak ingin anggota Sekte Gunung Api mengetahui kalau ada yang pernah memasuki penjara bawah tanah, hingga mereka melakukan pemeriksaan yang akan membuat rencananya gagal.


Karena itulah Xiang Yang hanya membuat mereka pingsan untuk menghilangkan jejak.


Para penjaga itu tidak akan sadar telah dibuat pingsan karena mereka dalam kondisi mabuk, mereka tidak akan mengingat apa-apa.


Tetua Lin Sang meyakinkan semua orang untuk mempercayai Xiang Yang, meskipun mereka dipisahkan oleh sekat baja disetiap sel dan ada juga sel yang berjarak jauh, namun karena suasana penjara yang hening dan sunyi, membuat mereka semua dapat mendengar perkataan Tetua Lin Sang.


Mereka semua akhirnya mempercayai Xiang Yang dan menerima pemberian pil dari pemuda itu.


"Kalau begitu aku akan pergi dulu, ingat apa yang aku katakan tadi, jangan sampai orang-orang Sekte Gunung Api mengetahui kalau kalian memiliki penawar racun!"


"Anak muda, terima kasih telah membantu kami!" Tetua Lin Sang menangkupkan tangannya, mewakili yang lainnya memberi hormat.


"Kau bisa memanggilku Xiang Yang!" Xiang Yang memperkenalkan dirinya "Aku tidak memiliki banyak waktu, jadi aku pergi dulu!"


Xiang Yang menangkupkan tangannya sebelum melesat cepat menuju pertigaan lorong sebelumnya, dimana disana juga tempat ditahannya anggota Sekte Langit Ungu lainnya.


***


Setengah jam yang lalu, disaat yang bersamaan saat sebelumnya Xiang Yang memasuki penjara bawah tanah.


Han Shizu sudah melancarkan aksinya membunuh anggota Sekte Gunung Api yang sedang tiduran santai setelah mabuk minum arak.


Dalam beberapa menit, Han Shizu sudah membunuh belasan orang.


Diberbagai sudut tempat Sekte Langit Ungu, Han Shizu dengan mudah menemukan musuh yang sedang mabuk, jadi dia bisa membunuhnya dengan mudah dan senyap.


Han Shizu meniru Teknik Jarum Es Kematian milik Xiang Yang, menciptakan tekniknya sendiri yaitu Teknik Jarum Petir Kematian.

__ADS_1


Han Shizu membuat 2 jarum petir, lalu melepaskannya dengan cepat kearah dua orang yang berjalan sempoyongan.


Dua jarum petir menancap di dada dan kepala kedua orang itu.


Aliran gelombang petir ganas langsung menjalar keseluruh tubuh kedua orang itu, menghancurkan syaraf-syaraf vital. Kedua orang itu mengalami kejang-kejang selama beberapa detik sebelum mati seketika.


Meskipun teknik ini terinspirasi dari teknik Xiang Yang, namun Teknik Jarum Petir Kematian bisa dibilang lebih mematikan dari Jarum Es Kematian.


Karena jika seseorang terkena teknik ini tanpa persiapan maka mereka bisa langsung mati, tidak peduli bagian tubuh mana yang terkena jarum petir.


Meskipun lebih mematikan, namun kekurangan teknik ini yaitu tidak bisa membunuh musuh secara instan tanpa menyebabkan suara seperti Jarum Es Kematian.


Seperti kejadian barusan, aliran petir menjalar keseluruh tubuh musuhnya, hingga pastinya orang akan melihat dan mengetahui jika ada seseorang yang terkena jarum petir kematian.


Karena itulah Han Shizu mengincar musuh yang sedang sendiri atau berjumlah sedikit, yang pastinya jika Han Shizu yakin bisa membunuh semua jumlah musuhnya dalam sekali serangan tanpa keributan, maka Han Shizu akan melakukannya.


Seperti yang Xiang Yang perintahkan, dia harus membunuh dengan senyap, mengurangi jumlah musuh sebanyak mungkin tanpa diketahui.


Dalam waktu 1 jam, Han Shizu sudah membunuh lebih dari 100 orang, kebanyakan yang dia bunuh berada ditingkat Sky Spiritual, belasan Silver Core dan ada satu orang ditingkat Gold Core.


***


Sementara itu, Xiang Yang kini sudah keluar dari penjara bawah tanah. Ia sudah berhasil meyakinkan semua anggota Sekte Langit Ungu yang ditahan, untuk mengikuti rencananya.


"Shizu sekarang pasti sudah membunuh banyak musuh! Aku tidak boleh kalah!" setelah mengatakan itu, Xiang Yang melompat keatas atap lalu melompat ke atap lainnya, mencari musuh untuk dibunuh.


Setelah bergerak selama beberapa menit, Xiang Yang berhenti di sebuah atap bangunan.


"Hahaha! Ini mengingatkan ku pada kejadian di Kota Batu Hitam saat membantai Keluarga Chen!" gumam Xiang Yan.


Xiang Yang melihat didepannya, ada puluhan orang berbaring dengan kondisi setengah sadar, ada juga yang duduk di kursi dengan kepala yang tidur diatas meja, bahkan ada yang berjalan sempoyongan seperti zombie.


Diantara puluhan orang itu, terdapat 2 kultivator tingkat Gold Core tahap 1, yang lainnya kebanyakan berada ditingkat Silver Core dan beberapa tingkatan Sky Spiritual.

__ADS_1


Xiang Yang menciptakan puluhan jarum es, sesuai dengan jumlah orang-orang itu.


"Karena ada kultivator Gold Core diantara mereka, akan ku tambahan kekuatan Inti Api Blazing-Frozen untuk memperkuat serangan!"


Puluhan jarum es kecil itu seketika diselimuti api putih kebiruan.


Xiang Yang menembakkan puluhan Jarum Es Kematian dengan kecepatan tinggi, tidak ada yang menyadari datangannya serangan karena mereka semua sedang mabuk, selain itu kecepatan jarum es sama sekali tidak main-main.


Hingga akhirnya, mereka semua mati dengan jantung yang membeku terkena jarum es.


Ini merupakan keunggulan Jarum Es Kematian yang dapat membunuh dengan senyap tanpa menyebabkan suara. Jadi Xiang Yang tidak perlu khawatir akan ketahuan.


"Baiklah, ke tempat lainnya!" Xiang Yang melesat kearah lain.


Jika ia melihat ada musuh yang menampakkan diri, maka Xiang Yang akan langsung membunuhnya dengan Jarum Es Kematian.


Belasan menit berlalu, Xiang Yang sudah hampir membunuh 100 orang. Xiang Yang membunuh tanpa berkedip, seakan dia membunuh seekor serangga tidak berguna.


Xiang Yang tidak pernah berhenti bergerak, hingga sesaat kemudian, ia berhenti di atap sebuah bangunan, melihat kearah belasan orang dalam kondisi mabuk yang berada di sebuah taman.


"Ho, salah satu diantara mereka berada ditingkat Gold Core tahap 2, sementara yang lainnya hanya berada ditingkat Silver Core!" Xiang Yang berpikir sejenak, sebelum menciptakan belasan jarum es yang ditambahkan kekuatan Inti Api.


Sesaat kemudian, Xiang Yang menembakkan belasan jarum es itu.


Orang yang berada ditingkat Gold Core itu tiba-tiba terbangun, ia dengan cepat mengeluarkan pedang lalu menangkis jarum es yang mengarah padanya.


"S..." Baru saja dia mengucapkan satu kata, pandangannya mulai gelap dengan nafas yang sulit dikeluarkan.


Orang itu menyadari jika dirinya lengah, saat dia menangkis satu jarum es itu, ternyata ada satu jarum es yang menyusul dibelakang jarum es yang dia tangkis.


Hingga dalam posisi dirinya baru menangkis, tidak bisa menghindari satu jarum es lainnya, membuat jantungnya membeku.


Akhirnya dia pun tumbang, tidak lagi bernyawa.

__ADS_1


Sementara untuk kultivator Silver Core, mereka sudah mati duluan karena tidak menyadari datangnya serangan.


__ADS_2