
Jin Long menceritakan masa dimana dirinya masih hidup dahulu pada masa perang antara umat manusia melawan Naga Hitam.
Ratusan ribu tahu lalu, Naga Hitam bersama pasukannya mengetahui letak keberadaan dari dimensi kecil tempat sektenya ini berada, hingga Naga Hitam melakukan serangan.
Perang besar terjadi di dimensi kecil ini, hingga membuat kehancuran total Sekte Lingkaran Naga.
Semua anggota Sekte mati, termasuk Jin Long dan Chi Rong, hanya bangunan utama sekte ini saja yang masih berdiri karena terlindungi array kuat, juga karena pertarungan terjadi cukup jauh dari bangunan utama sekte.
Untung saja sebelum melakukan pertarungan melawan Naga Hitam, Jin Long dan Chi Rong yang sudah mengetahui kalau Sekte Lingkaran Naga pasti akan hancur, menyegel sebagian kecil jiwa mereka pada ruang tersembunyi Sekte Lingkaran Naga.
Sebelum kematian mereka, Jin Long dan Chi Rong menyegel inti energi mereka agar tidak hancur setelah kematian, hingga setelah Naga Hitam pergi dari dimensi kecil bersama pasukannya, sisa jiwa mereka mengambil inti energi mereka, kemudian mereka membuatnya menjadi Pil Esensi Dewa.
Jin Long dan Chi Rong pun melakukan hibernasi, menunggu sampai saat dimana ada kultivator yang memasuki dimensi kecil untuk memberikan warisan mereka.
Ratusan ribu tahu berlalu, akhirnya ada yang membuka dimensi kecil ini, hingga banyak kultivator yang memasuki dimensi kecil, saat itu pula jiwa Jin Long dan Chi Rong terbangun dari hibernasi yang panjang.
Dengan susunan formasi yang mereka buat di setiap sudut wilayah dimensi kecil, mereka berdua dapat mengawasi setiap kejadian didalam dimensi kecil ini.
Jin Long dan Chi Rong melihat ada beberapa kandidat yang cocok untuk mewarisi kemampuan mereka, namun hanya ada tiga yang paling berpotensi, yaitu Xiang Yang, Han Shizu dan Yun Ying.
Namun karena yang tiba duluan di wilayah utama sekte adalah Xiang Yang dan Yun Ying, mereka berdua pun memutuskan untuk langsung membuka array, membuat para kultivator bisa masuk.
Hingga akhirnya Xiang Yang dan Yun Ying memasuki ruangan rahasia dan terjadilah apa yang telah terjadi sebelumnya.
"Dengan begitu, kalian berdua bisa mendapatkan warisan dari kami!" Chi Rong menutup cerita mereka yang cukup panjang.
"Jadi maksud kalian, warisan kalian tidak hanya sebatas Pil Esensi Dewa itu saja, namun ada warisan lainnya?" tanya Xiang Yang.
Chi Rong menganggukkan kepalanya "Tentu saja, selain Pil Esensi Dewa, masih ada beberapa hal lainnya seperti senjata dan teknik-teknik yang kami dalami selama ini!"
"Xiang Yang, sebelumnya kau menggunakan sebuah teknik pedang yang menarik, bisakah kau memperlihatkannya lagi pada ku?" tanya Jin Long.
Xiang Yang menaikkan alisnya, dia me duga jika maksud Jin Long adalah teknik pedang kelabang miliknya.
__ADS_1
Xiang Yang sama sekali tidak keberatan, jadi ia mengeluarkan pedang kelabang lalu mengeluarkan beberapa jurus.
Xiang Yang kembali memasukkan pedang kelabang kedalam cincin dimensinya.
"Hahaha, tidak ku sangka ternyata kau mempelajari sebuah teknik yang mirip dengan Teknik Pedang Naga ku!" Jin Long tersenyum lebar, merasa senang karena pemuda yang akan menjadi pewarisnya menguasai teknik yang mirip dengan tekniknya.
"Apa maksud senior?" Xiang Yang mengerutkan keningnya.
"Teknik pedang yang kau gunakan itu bisa dibilang adalah versi lemah atau tidak sempurna dari Teknik Pedang Naga yang aku ciptakan! Dari mana kau mempelajari teknik itu?"
"Aku menemukan Teknik Pedang Kelabang ini dari sebuah sekte yang aku hancurkan, karena menurut ku teknik pedang ini sangat unik, jadi aku mempelajarinya!" Xiang Yang menjawab dengan jujur "Aku sebelumnya juga berpikir jika teknik pedang ini memiliki kekurangan, ternyata teknik ini adalah tiruan dari Teknik Pedang Naga milik senior!"
Xiang Yang sebenarnya sekarang sangat antusias karena jika benar apa yang Jin Long katakan maka dia bisa mempelajari versi sebenarnya dari Teknik Pedang Kelabang, atau nama aslinya adalah Teknik Pedang Naga.
Namun Xiang Yang mampu menyembunyikan keantusiasannya dibalik ekspresinya yang biasa saja.
"Membuat sebuah teknik tiruan sampah dari Teknik Pedang Naga ku, sungguh sebuah penghinaan. Tapi itu cukup bagus karena bisa dibilang kau sudah menguasai dasar dari Teknik Pedang Naga!" Jin Long kemudian melepaskan sebuah cincin di jarinya.
Diantara semua yang ada di tubuh Jin Long, hanya cincinnya saja yang tidak terlihat transparan.
"Di dalam cincin dimensi kami terdapat buku dari semua teknik yang kuasai, didalam sana juga ada senjata dan banyak hal lainnya!" ucap Chi Rong.
"Terima kasih senior!" Xiang Yang menangkupkan tangannya, hal yang sama juga dilakukan oleh Yun Ying.
"Ada satu hal lagi yang harus kami berikan pada kalian!"
"Apa itu?" Xiang Yang jadi pemasaran.
Jin Long dan Chi Rong saling memandang satu sama lain dengan senyum lembut, sebelum melakukan segel tangan beberapa kali.
Sesaat kemudian, jiwa mereka mengeluarkan cahaya terang warna merah menyala dan putih kebiruan.
*ROAAARRRHHH!!
__ADS_1
*ROAAARRRHHH!!
Suara raungan keras terdengar menggema di dalam ruangan, membuat Xiang Yang dan Yun Ying secara refleks menutup telinga mereka.
Saat mereka baru sadar, didepan mereka saat ini terlihat dua makhluk yang mengeluarkan aura agung.
Kedua makhluk itu memiliki tubuh yang panjang seperti ular, memiliki warna yang berbeda yaitu merah menyala dan putih kebiruan.
"Kami berdua terlahir dengan sebuah jiwa Spirit Beast suci didalam tubuh kami." Terdengar suara Jin Long keluar dari sang Naga Api.
"Aku memiliki jiwa Naga Api sementara istri ku memiliki jiwa Naga Es, karena jiwa Spirit Beast suci ini juga yang membuat kami bisa mempertahankan jiwa kami selama ini, sekarang kami ingin mewariskan jiwa ini pada kalian!"
Setelah mengatakan itu, jiwa Naga Api dan jiwa Naga Es langsung melesat kearah Xiang Yang dan Yun Ying.
"Tunggu dulu!!" Xiang Yang ingin menghentikan Jin Long, namun sudah terlambat.
Jiwa Naga Api sudah masuk kedalam tubuhnya.
"SIALAN!!" Xiang Yang memaki kesal.
Dia tiba-tiba merasakan gejolak besar didalam tubuhnya.
"Gouhk!" Xiang Yang memuntahkan darah.
Yun Ying sendiri sudah berada dalam posisi duduk bersila dan mata terpejam, berusaha menyatu dengan jiwa Naga Es.
"Aku harus cepat atau Dantian ku bisa hancur!" Xiang Yang duduk bersila lalu mengeluarkan sumber daya dengan atribut es.
Xiang Yang mengeluarkan Inti Kristal Es dan memakan pil tingkat 7.
Hal ini Xiang Yang lakukan karena jiwa Naga Api memiliki unsur Yang, dia tidak akan bisa menyatu dengan jiwa Naga Api sementara dirinya memiliki akar spiritual Yin-Yang.
Kecuali dia bisa mengimbangi unsur Yang pada jiwa Naga Api menggunakan sumber daya lainnya dengan unsur Yin, barulah dia bisa menyatu dengan jiwa Naga Api.
__ADS_1
Karena itulah Xiang Yang mengeluarkan sumber daya dengan atribut es yang memiliki unsur Yin pekat.
Jika Xiang Yang tidak cepat melakukannya maka unsur Yang pada akar spiritualnya akan melahap unsur Yin, menyebabkan kerusakan pada akar spiritual, atau bahkan bisa membuat Dantian nya hancur.