
2 bulan kemudian.
Sekte Naga Emas sekarang sudah 5 kali lebih luas dari sebelumnya. Sekte Kaki Seribu memang sesuai dengan reportasenya, mereka sungguh cepat dalam melakukan pekerjaan, hingga dalam 1 bulan, Sekte Naga Emas sudah menjadi sangat luas.
Selama dua bulan ini sungguh melelahkan untuk Xiang Yang. Selain mengurus kertas-kertas laporan, dia juga tetap tidak mengabaikan latihan.
Xiang Yang berlatih menggunakan pedang kelabang. Sangat sulit untuk menggunakan Teknik Pedang Kelabang dengan senjata seperti itu, karena Xiang Yang baru pertama kali menggunakan senjata seperti itu.
Namun usaha tidak mengkhianati hasil, Xiang Yang sudah mulai terbiasa dan sudah menguasai beberapa jurus, meskipun masih belum sempurna.
Xiang Yang masih harus berlatih lebih giat lagi.
Sekte Naga Emas sudah semakin berkembang dengan suplai sumber daya dari Xiang Yang. Para anggota sekte aliran netral yang sebelumnya menjadi bagian dari Sekte Naga Emas, merasa tidak menyesali keputusan para petinggi.
Sebelumnya memang masih ada para anggota sekte yang menolak, namun setelah 2 bulan terakhir perkembangan kultivasi mereka sangat pesat, kini tidak ada beban di hati mereka karena menjadi anggota Sekte Naga Emas.
Xiang Yang saat ini berada di dalam kamarnya, terlihat pemuda itu sedang bermeditasi dengan aura kuat yang keluar dari tubuhnya, menunjukkan jika ia akan segera menerobos.
Aura hitam bercampur putih menyelimuti tubuh Xiang Yang, dimana aura itu terasa semakin kuat seiring waktu.
Hingga beberapa menit kemudian.
*BAAANG!
Ledakan energi keras terjadi didalam tubuh Xiang Yang, hingga memberikan dampak pada kamarnya.
Lantai retak dengan dinding yang mengalami hal yang sama.
Xiang Yang membuka matanya, lalu menghembuskan nafas yang mengeluarkan asap putih.
"Akhirnya aku menerobos ketingkat Nescent Soul tahap 2!" Xiang Yang berdiri lalu meregangkan tubuhnya "Sekarang sudah satu tahun aku berada di dimensi utama ini!"
Xiang Yang tersenyum pahit karena dia masih belum menemukan kabar tentang Cai'er, ayah serta teman-temannya.
__ADS_1
Xiang Yang sangat merindukan mereka, entah bagaimana kabar mereka saat ini, ia berharap mereka semua baik-baik saja.
***
Di sebuah benua yang terletak sangat jauh dari Benua Lingwu, dimana benua itu puluhan atau mungkin 100 kali lebih luas dari Benua Lingwu.
Benua itu bernama Benua Chenwu
Sekte Ular Neraka adalah salah satu sekte terbesar di Benua Chenwu.
Saat ini di Sekte Ular Neraka, di aula utama sekte, tepatnya pada kursi kebesaran untuk Ketua Sekte Ular Neraka, duduk seorang wanita cantik bagaikan Dewi surga.
Wanita itu duduk dengan pipi yang bertumpu pada tangan kanan, ekspresinya terlihat malas.
Wanita itu tidak lain adalah Cai'er. Sekarang dia menjadi Ketua Sekte Ular Neraka yang merupakan salah satu sekte terkuat di Benua Chenwu.
Satu tahun lalu, setelah memasuki dimensi utama, Cai'er terlempar ke Benua Chenwu, tepatnya di wilayah kekuasaan Sekte Ular Neraka.
Cai'er cukup sial karena setelah tiba di dimensi utama, dia dikepung oleh segerombolan bandit yang tergiur akan kecantikannya.
Setelah membantai sekumpulan bandit, Cai'er mencari keberadaan Xiang Yang dan Xiang Han disekitar tempatnya berada. Namun setelah satu hari penuh mencari, dia sama sekali tidak menemukan mereka.
Akhirnya Cai'er berspekulasi kalau mereka terlempar ke tempat-tempat yang berbeda di dimensi utama.
Akhirnya Cai'er pun memutuskan untuk memulihkan kekuatannya terlebih dahulu. Untung saja Cai'er menyimpan Pil Pengembalian Ilahi, jadi dia bisa mengembalikan kultivasinya ke puncaknya.
Cai'er mencari tempat yang aman, lalu mulai mengkonsumsi Pil Pengembalian Ilahi. Sangat mengejutkan, ternyata Pil Pengembalian Ilahi membuat Cai'er menerobos ketingkat diatas tingkat Nirwana.
Sempat terjadi fenomena alam saat penerobosan kultivasi Cai'er, membuat para kultivator yang berada disekitar bergegas ke tempatnya berada, karena berpikir ada warisan kuno yang muncul.
Namun yang para kultivator itu temukan justru adalah seorang wanita cantik yaitu Cai'er yang masih bermeditasi, menyerap manfaat Pil Pengembalian Ilahi.
Mereka bisa merasakan kalau kultivasi Cai'er paling tidak berada ditingkat Nirwana tahap akhir, atau bahkan mungkin sudah melampaui tingkat Nirwana.
__ADS_1
Kultivator tingkat Nirwana di Benua Chenwu bisa dibilang sebagai keberadaan yang sangat dihormati. Sedangkan untuk kultivator yang sudah melampaui tingkat Nirwana, keberadaannya sangat langka, jumlah mereka bisa dihitung dengan jari, jarang sekali memperlihatkan diri di dunia luar, sebuah keberadaan yang tidak boleh di singgung.
Para kultivator yang sempat datang akhirnya memilih pergi karena tidak ingin mengganggu kultivator sekuat Cai'er.
Cai'er juga tentu saja bisa merasakan kehadiran para kultivator itu, namun ia memilih untuk tetap menyerap manfaat pil karena mereka tidak melakukan hal yang mengganggunya.
Jika saja ada salah satu diantara mereka yang berniat mengganggu Cai'er, maka sudah pasti dia akan langsung membantai habis mereka semua yang datang tanpa sisa.
Kabar mengenai keberadaan Cai'er langsung menyebar dengan cepat, hingga para kultivator yang penasaran dan memiliki keberanian tinggi, akhirnya memutuskan untuk datang melihat keberadaan Cai'er, karena mereka sangat penasaran dengan Cai'er yang dikabarkan memiliki kecantikan tiada tara.
Namun sayangnya, saat para kultivator itu datang, Cai'er sudah tidak lagi berada disana.
Memang setelah kepergian para kultivator yang pertama kali datang, beberapa jam kemudian, Cai'er memilih untuk pergi karena sudah selesai menyerap manfaat pil.
Cai'er berniat untuk mencari keberadaan Xiang Yang dan ayah mertuanya.
Saat Cai'er singgah di sebuah kota, ia langsung mencari informasi yang dibutuhkan. Namun bukannya mendapat apa yang dia inginkan, wanita itu justru mendapatkan gangguan dari para orang-orang tolol.
Memang kecantikan Cai'er bisa mendatangkan masalah.
Tidak perlu ditanya, bagaimana nasib orang yang berani mengganggu Cai'er, karena pastinya nasib mereka sangat mengenaskan.
Awalnya Cai'er mengabaikan gangguan-gangguan kecil, namun seiring waktu, gangguan yang dia dapatkan semakin membuatnya kesal, tidak hanya satu atau dua gangguan, namun gangguan terus datang silih berganti.
Akhirnya Cai'er yang sudah emosi, menghancurkan satu kota itu hingga tidak ada yang tersisa. Yang ada hanyalah kawah besar yang tercipta akibat amarah Cai'er.
Setelah itu, Cai'er yang tidak ingin membuang waktu dengan banyaknya masalah seperti yang baru saja dia alami, akhirnya memilih untuk menggunakan cadar, menyembunyikan wajah cantiknya.
Cai'er pergi ke kota lainnya untuk mencari informasi.
Setibanya di kota, tanpa menunda waktu, Cai'er langsung pergi mencari informasi. Tetapi meskipun dia sudah menggunakan cadar, tetap tetap saja, dari tatapan matanya sudah bisa ditebak kalau wajah Cai'er sangat cantik.
Akhirnya masalah pun datang seperti sebelumnya, yang mana berakhir dengan kehancuran total dari kota tempatnya singgah.
__ADS_1
Cai'er pun kali ini menggunakan topeng agar sepenuhnya menyembunyikan wajahnya. Jujur saja dia tidak suka dengan hal ini karena membuatnya seakan seperti wanita lemah yang tidak bisa menghadapi masalah.
Namun Cai'er tidak memiliki pilihan lain, jika tidak menyembunyikan wajahnya maka masalah akan terus datang hingga dia akan lebih banyak menghabiskan waktu menghadapi masalah dari pada mencari informasi tentang keberadaan ayah mertua dan suaminya.