
Sudah dua kota yang Cai'er singgahi, dan sudah dua kota pula yang telah di hancurkan olehnya.
Cai'er kini telah singgah di kota ke-3, seperti sebelumnya, ia langsung mencari informasi dengan memasuki sebuah restoran.
Di sana Cai'er hanya memesan makanan dan minuman biasa, sambil terus mendengarkan pembicaraan orang-orang.
Namun setelah beberapa menit berlalu, beberapa pria kekar mendekatinya dengan ekspresi yang tidak Cai'er sukai.
Para pria itu duduk di meja yang sama dengan Cai'er lalu mulai merayunya.
Agaknya meskipun sudah menggunakan topeng, namun aura kecantikannya masih tidak bisa disembunyikan, terlebih dengan bentuk tubuhnya, membuat para pria menjadi tertarik, merasa tertantang untuk melihat seperti apa sebenarnya wajah dibalik topeng dari seorang wanita yang memiliki tubuh sebagus itu.
Cai'er yang sebelumnya berpikir masalah seperti ini tidak akan lagi datang setelah dirinya menggunakan topeng, kini dibuat kecewa. Ia berpikir apapun yang dia lakukan, masalah seperti ini akan terus mendatanginya.
Cai'er pun akhirnya melepaskan topengnya, memperlihatkan wajah cantiknya yang sepenuhnya datar.
Para pria itu langsung kagum hingga menjatuhkan air liur melihat wajah bak bidadari Cai'er.
Cai'er menggenggam topengnya hingga remuk, bersamaan dengan aura kuat yang mulai keluar. Akhirnya Cai'er yang sudah kesal pun kembali menghancurkan satu kota, sebagaimana ia telah menghancurkan dua kota sebelumnya.
Kabar mengenai kehancuran 3 kota membuat kehebohan dimana-mana, namun tidak ada yang mengetahui siapa yang telah menghancurkan 3 kota itu karena tidak ada saksi mata yang selamat. Tetapi orang-orang tetap mencari keberadaan dalang dibalik kehancuran 3 kota, karena kejadian itu sangat meresahkan.
Sementara itu, dalang di balik kehancuran 3 kota kini telah singgah di kota keempat. Cai'er kali ini sama sekali tidak menyembunyikannya wajahnya, namun aura kuat yang keluar dari tubuhnya membuat orang-orang menjadi enggan mendekatinya.
Tetapi ada saja orang-orang bodoh yang mengabaikan aura Cai'er karena tertarik dengan wajahnya.
Kabar mengenai kemunculan tiba-tiba dari wanita cantik bak bidadari segera menyebar, membuat banyak orang bertekad untuk menaklukkan Cai'er.
Mulai dari putra saudagar kaya sampai tuan muda keluarga besar dan sekte ternama. Namun semua yang berusaha mendekati Cai'er berakhir tragis, hingga keluarga dan sekte dari para tuan muda yang dibunuh Cai'er bertindak, namun akhirnya keluarga dan sekte itu malah dihancurkan oleh Cai'er.
Hingga akhirnya, kabar mengenai keberadaan Cai'er sampai di telinga tuan muda Sekte Ular Neraka yang merupakan sekte penguasa wilayah tempat Cai'er berada saat ini.
Sang Tuan Muda akhirnya dipertemukan dengan Cai'er, sang Tuan Muda langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, membuatnya bertekad untuk menjadikan Cai'er sebagai istri.
__ADS_1
Akan tetapi, saat sang Tuan Muda mengeluarkan rayuan mautnya, Cai'er tanpa ampun membunuh sang Tuan Muda, membuat para pengawal yang bersama sang Tuan Muda menjadi marah lalu menyerang Cai'er.
Namun sayangnya, mereka semua mati mengenaskan di tangan Cai'er.
Ayah dari sang Tuan Muda yang merupakan Ketua Sekte Ular Neraka pun turun tangan untuk membalaskan kematian putranya, dimana kultivasi sang Ketua Sekte berada ditingkatan yang sama dengan Cai'er.
Pertarungan besar pun terjadi antara dua eksistensi terkuat di Benua Chenwu yang mana menyebabkan kehancuran besar-besaran di tempat pertarungan mereka berdua.
Para tetua yang ikut bersama sang Ketua Sekte, tidak berani ikut campur dalam pertarungan antara dua eksistensi terkuat di Benua Chenwu, karena mereka bisa langsung mati jika ikut terseret kedalam pertarungan, meskipun kultivasi mereka berada ditingkat Nirwana.
Pada akhirnya, pertarungan dimenangkan oleh Cai'er, tapi tentu saja dia tidak menang tanpa mendapatkan luka, meskipun luka yang ia alami tidak sampai membahayakan nyawa.
Para Tetua Sekte Ular Neraka tentu saja terkejut mengetahui kekalahan Ketua Sekte mereka. Mereka bisa saja melawan Cai'er yang saat ini dalam kondisi terluka, namun mereka tidak berani karena aura yang Cai'er keluarkan sangat kuat, terlebih melihat mata hijau dengan pupil tajam itu membuat mereka ketakutan.
Mereka pun bersujud memohon pengampunan dan meminta agar Sekte Ular Neraka tidak dihancurkan.
Cai'er yang sebelumnya memang berencana membunuh para tetua itu sebelum menghancurkan Sekte Ular Neraka, mendapatkan sebuah ide setelah melihat para tetua itu bersujud.
Cai'er berpikir Benua Chenwu sangatlah luas, jika mencarinya sendiri pasti akan sangat sulit. Jadi Cai'er memutuskan untuk menjadikan Sekte Ular Neraka sebagai miliknya, dimana dirinya sebagai Ketua Sekte yang baru.
Dengan menjadikan Cai'er sebagai Ketua Sekte yang baru, Sekte Ular Neraka bisa mempertahankan eksistensi mereka sebagai salah satu Sekte terkuat di Benua Chenwu.
Begitulah cerita bagaimana Cai'er bisa menjadi Ketua Sekte Ular Neraka.
Setelah resmi menjadi Ketua Sekte, Cai'er langsung memberikan misi pada para anggota Sekte Ular Neraka, yaitu mencari dua orang pria yang tidak lain adalah Xiang Yang dan Xiang Han.
Yang bisa menemukan mereka berdua akan diberikan hadiah besar oleh Cai'er.
Para anggota Sekte Ular Neraka tentu saja menjadi sangat antusias dan mencari kedua pria yang dimaksud Ketua Sekte mereka. Tidak hanya para murid, namun juga para Tetua Sekte sering diperintahkan keluar untuk mencari keberadaan Xiang Yang dan Xiang Han.
Semua anggota Sekte Ular Neraka tidak ada yang mengetahui apa alasan Cai'er begitu menginginkan kedua pria itu. Entah apakah mungkin Ketua Sekte mereka itu memiliki dendam pada mereka atau apa, mereka sama sekali tidak tau.
Namun sampai saat ini, masih tidak ada kabar mengenai Xiang Yang dan Xiang Han, membuat Cai'er jadi sering gelisah.
__ADS_1
Kabar mengenai jatuhnya Ketua Sekte Ular Neraka tentu saja menghebohkan seisi Benua Lingwu, karena semua orang mengetahui siapa itu Ketua Sekte Ular Neraka dan seberapa kuat dia.
Namun ternyata Ketua Sekte Ular Neraka mati ditangan seorang kultivator wanita yang berada ditingkatan yang sama dengan Ketua Sekte Ular Neraka.
Banyak orang yang ingin bertemu dan melihat langsung wajah baru Ketua Sekte Ular Neraka, namun Cai'er selalu menolak untuk bertemu. Ia bahkan jarang keluar sekte selama ini.
Cai'er sekarang hanya duduk termenung diatas kuris kebesarannya dengan pipi yang bertumpu pada tangan kanannya.
"Xiao Yang, dimana kau? Aku merindukan mu."
\=\=\=\=\=
Sedikit informasi...
*RSP *PDK
- Body Tempering \= Pembentukan Inti
- True Fondation \= Martial Master
- Earth Spiritual \= Martial Grand Master
- Sky Spiritual \= Martial Spirit
- Silver Core \= Martial King
- Gold Core \= Martial Emperor
- Nescent Soul \= Martial Anchestor
- Transcendent \= Martial Monarc
- Nirwana \= Martial Saint
__ADS_1
- ??