Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.55 - Lumayan


__ADS_3

Sesaat setelah terdengar suara benda jatuh, orang-orang itu mulai sadar dari ketertegunan mereka melihat akibat ledakan pada tambang.


Mereka melihat ke sumber suara yang mana langsung membuat mata mereka melebar sempurna, dengan kaki yang refleks mundur satu langkah, menggeleng pelan dengan ekspresi tidak percaya di wajah masing-masing.


Mereka sangat jelas melihat sosok Chen Fu yang kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya, dan juga Li Tsu yang berbaring tengkurap dengan panah menancap di punggung menembus dada.


Tidak perlu diperiksa, mereka semua sudah tau kalau kedua Tetua Pertama dari masing-masing Keluarga itu sudah mati.


Hening, tidak ada yang mengeluarkan suara, angin mendesir membuat rambut mereka bergoyang.


Sesaat kurasakan, 3 anak panah melesat secara bersamaan dan menancap pada 3 orang lainnya, menembus dada hingga jantung mereka, jatuh, mati seketika.


Barulah setelah wajah mereka semua diliputi kemarahan, menatap kearah Xiang Ba dengan penuh nafsu membunuh.


"Arrrggghhh!"


Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari belakang, membuat mereka semua secara refleks menoleh kebelakang, menemukan seorang pemuda lainnya yang baru saja menikam jantung salah satu dari mereka dari belakang.


"BUNUH KEDUA BOCAH INI! JANGAN BERI AMPUN!"


"HORRAAA...!!"


Kemarahan anggota Keluarga Chen dan Keluarga Li memuncak, menyerang Xiang Ba dan Xiang Zu.


Jumlah mereka yang tersisa sekitar 30 orang, rata-rata kultivasi mereka berada ditingkat Body Tempering, hanya ada beberapa yang berada ditingkat True Fondation, namun tidak ada yang mencapai tingkat True Fondation tahap 3.


Dua melawan puluhan, dalam segi jumlah memang mereka kalah, namun dalam segi kekuatan individu mereka menang.


Xiang Ba yang sebelumnya melakukan pertarungan sengit melawan Chen Fu, sudah mendapatkan luka dan energi Qi nya hanya tinggal kurang dari setengah. Sementara Xiang Zu masih sehat walafiat, ia masih dalam kondisi prima.


Xiang Jun sendiri merupakan yang paling santai, karena tugasnya memberikan dukungan dari jarak jauh. Dia memang tidak menghabiskan banyak stamina namun energi Qi nya sudah habis seperempat.


Meskipun begitu, amunisi anak panahnya hanya tersisa 5 saja, ia tidak boleh menyia-nyiakan anak panah yang tersisa.


5 kultivator tingkat True Fondation menyerang Xiang Ba bersama belasan kultivator tingkat Body Tempering lainnya.


Mereka menyadari jika Xiang Ba telah terluka dan kelelahan, jadi membunuhnya terlebih dahulu adalah pilihan yang tepat sebelum mengurus Xiang Zu.


Xiang Zu sama sekali tidak diberikan kesempatan untuk membalas serangan, ia terus dipaksa dalam posisi bertahan sambil terus melangkah mundur.

__ADS_1


Xiang Zu tentu menyadari hal itu, ia berniat membantu namun musuhnya tidak membiarkannya pergi.


Saat menemukan celah, Xiang Ba melompat mundur, namun secara bersamaan, seorang kultivator tingkat True Fondation juga menerjang kearahnya, siap memberikan tebasan mematikan.


Xiang Ba berniat menahan serangan itu, tapi secara tiba-tiba ia merasakan desiran angin kencang melewati lehernya.


*Jleb!


Sebuah anak panah menancap tepat di tengah-tengah kening musuh yang menerjang kearah Xiang Ba.


Tidak perlu ditanya, itu sudah pasti perbuatan Xiang Jun.


Xiang Ba melakukan salto belakang beberapa kali untuk memperlebar jarak dari musuhnya.


"Hehe, kalian lumayan, tapi jangan pikir bisa mengalahkan ku hanya karena jumlah dan aku yang terluka!" Xiang Ba mengatur nafasnya sejenak, lalu kembali memasang kuda-kuda.


Musuh yang tadi mengeroyok Xiang Ba terdiam ditempat setelah melihat kematian satu rekannya.


Memang dari awal pemanah yang bersembunyi itu sangat merepotkan, mereka harus lebih waspada namun pemanah itu masih belum pasti dimana posisinya.


***


"Aku benar-benar tidak menyangka hasilnya akan melebihi ekspektasi ku!" Cai'er tidak tau apakah ia memandang anggota kemampuan anggota Keluarga Chen dan Keluarga Li tinggi, atau ia terlalu meremehkan Xiang Zu dan lainnya.


"Ya, ternyata anggota Keluarga Chen dan Keluarga Li terlalu bodoh hingga bisa masuk dalam permainan Xiang Zu dan lainnya!" tanggap Xiang Yang.


Mereka berdua pun melesat kedepan menuju area tambang.


***


Xiang Zu sudah membunuh 3 musuh yang berada ditingkat Body Tempering, sementara musuh lainnya yang tersisa mendapatkan luka-luka, dari luka ringan sampai berat, bahkan ada satu yang kehilangan lengannya.


Xiang Zu sendiri juga tidak dalam kondisi baik-baik saja, ia juga mendapatkan luka sayatan di beberapa bagian tubuhnya.


Namun Xiang Zu masih mampu bergerak bebas tanpa masalah akibat lukanya.


Sedangkan Xiang Ba kini sudah benar-benar dalam kondisi buruk, tubuhnya bersimbah darah, bukan hanya darah miliknya namun juga darah musuh-musuhnya.


Pemuda itu hanya bisa membunuh 1 musuh tingkat Body Tempering, namun dari semua musuhnya, 4 tingkat True Fondation dan 2 tingkat Body Tempering telah mati.

__ADS_1


Tentu saja 5 kematian diantaranya disebabkan oleh Xiang Jun, anak panah pemuda itu sama sekali tidak pernah meleset, tidak ada anak panah yang terbuang sia-sia.


*Tap!


Seseorang tiba-tiba mendarat di samping Xiang Ba, itu adalah Xiang Jun. Ia tau jika Xiang Ba sudah tidak dapat bertarung lagi, jadi ini gilirannya untuk maju kedepan, selain itu anak panahnya juga sudah habis.


"Beristirahatlah saudara Xiang Ba, biar aku yang urus mereka!" Xiang Jun menepuk bahu Xiang Ba "Aku pinjam pedang mu dulu!"


Xiang Ba mengangguk lalu memberikan pedangnya "Hati-hati saudara Xiang Jun!"


Xiang Jun mengangguk sambil mengambil pedang itu.


Memang Xiang Jun sangat ahli dalam memanah, namun bukan berarti ia tidak bisa menggunakan pedang. Ya, meskipun kemampuan berpedangnya hanya berada pada tingkat rata-rata.


Xiang Jun menatap datar para musuhnya, berjalan santai kedepan dengan ujung pedang yang menggerus tanah, menciptakan garis memanjang.


Sedikit kilatan listrik mengkilat pada pedangnya, sebelum kemudian aliran listrik melapisi bilah pedangnya.


"Maju!" Xiang Jun pun melesat maju.


***


Sementara itu, Xiang Yang dan Cai'er mendarat di samping Xiang Ba yang sedang bermeditasi.


Xiang Ba membuka matanya, sedikit tersentak saat melihat siapa yang datang.


"Makan ini, itu akan membuat luka mu pulih lebih cepat!" Xiang Yang memberikan satu pil pada Xiang Ba


"Terimakasih saudara Xiang Yang!" Xiang Ba mengambilnya tanpa ragu lalu menelannya.


Setelah beberapa saat, pendarahan pada luka Xiang Ba berhenti, ia pun membuka matanya.


"Saudara Xiang Yang, bagaimana menurut mu?" Xiang Ba tersenyum bangga.


Xiang Yang tersenyum tipis "Ya, lumayan, namun masih jauh dari kata luar biasa! Kalau itu aku, aku bisa meratakan area tambang ini dengan mudah dan cepat!"


"Huh, jangan bandingkan orang tidak normal seperti mu dengan kami!" Xiang Ba kembali bermeditasi setelah sedikit mengeluh.


Xiang Yang dan Cai'er hanya diam saja, menonton pertarungan, tidak berniat membantu sebelum kondisi benar-benar mendesak.

__ADS_1


Namun sepertinya, bantuannya sama sekali tidak diperlukan.


__ADS_2