Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.250 - Membantu Yun Ying


__ADS_3

Setelah menolong Xiang Ba, Xiang Jun dan Yong Li sebelumnya, Xiang Yang membunuh belasan kultivator tingkat Transcendent.


Barulah Xiang Yang mengeluarkan mereka bertiga dimana kondisi mereka juga sudah membaik.


Tanpa mengatakan identitasnya, Xiang Yang melesat pergi membantu Han Shizu yang mulai terdesak.


Dengan cepat, Xiang Yang mampu membunuh seorang kultivator tingkat Transcendent tahap 4.


Xiang Yang kini melihat pertarungan para kultivator tingkat Transcendent, dimana para kultivator Transcendent Benua Lingwu sudah mulai bisa memberikan perlawanan.


Xiang Yang pun mengalihkan pandangan ke suatu arah di kejauhan, melihat pertarungan dengan dampak kerusakan paling besar diantara pertarungan lainnya.


Tentu saja itu adalah pertarungan antara Yun Ying melawan Sun Wong dan Wan Yun.


"Sepertinya aku harus membantu Ying'er. Disini aku tidak perlu khawatir karena sudah ada Shizu!" Xiang Yang dengan cepat melesat terbang kearah pertarungan antara 3 kultivator tingkat Nirwana.


***


Yun Ying dan Sun Wong beradu senjata pedang dalam jarak dekat.


Dalam sekejap, mereka sudah beradu ratusan serangan tanpa henti.


*Crasss!


*Crasss!


*Crasss!


Seiring serangan yang mereka lancarkan, luka-luka sayatan mulai mereka dapatkan.


Sun Wong tiba-tiba muncul di samping Yun Ying lalu memberikan pukulan kuat mengarah pada kepala gadis itu.


Secara bersamaan, Wan Yun juga menebaskan pedangnya mengincar pinggang Yun Ying.


Dua serangan dari dua arah yang berlawanan mengarah padanya, satu saja serangan yang mengenainya maka dia bisa mati.


Pukulan kuat Sun Wong bisa langsung meremukkan tulang tengkoraknya atau bahkan menghancurkan kepalanya. Sedangkan tebasan pedang Wan Yun bisa memotong tubuhnya menjadi dua bagian.


Yun Ying memilih untuk menangkis tebasan pedang Wan Yun, bersamaan dengan itu, ia menunduk menghindari pukulan Sun Wong.


*TRANG!!


*WOOOSSSHHH!!


Pukulan Sun Wong akhirnya mengenai udara kosong, mengeluarkan suatu gelombang panas yang mengenai sebuah bukit kecil.


*BOOOMMM!!

__ADS_1


Bukit kecil itu langsung hancur dalam satu serangan Sun Wong.


Yun Ying pun terbang menjauh kebawah sambil menebaskan pedangnya belasan kali, mengeluarkan gelombang energi dingin.


Wan Yun dengan mudah menebas belasan gelombang energi dingin itu hingga hancur.


Serangan itu memang tidak bertujuan untuk melukai Sun Wong ataupun Wan Yun, namun itu agar mereka berdua tidak mengejarnya saat berusaha mengambil jarak.


Nafas Yun Ying sedikit tidak teratur, menunjukkan jika dia sudah mulai kelelahan.


Jika hanya melawan salah satu diantara mereka, Yun Ying yakin bisa menang. Namun melawan mereka berdua sekaligus, terlebih kerja sama keduanya yang begitu baik membuat Yun Ying secara pasti mulai terdesak.


Yun Ying bertahan mengambil nafas, hingga sesaat kemudian, ia mendengar suara yang sangat tidak asing.


"Kau butuh bantuan Ying'er?"


Yun Ying melihat ke sumber suara, melihat Xiang Yang dalam mode perubahan ganda, terbang kearahnya dengan kecepatan sedang.


Hingga Xiang Yang tiba di samping Yun Ying, barulah gadis itu menjawab.


"Bukankah akan lebih baik jika kau membantu para Ketua dan Tetua Sekte melawan kultivator Transcendent itu terlebih dahulu?" Yun Ying sama sekali tidak mengalihkan pandangan dari Sun Wong dan Wan Yun.


"Tidak perlu. Situasi disana sudah terkendali dengan adanya Shizu!"


Mendengar nama seorang wanita disebutkan oleh Xiang Yang, Yun Ying melirik kearahnya dengan tatapan tajam, sebelum kembali menatap dua musuhnya.


Yun Ying memilih melawan Wan Yun karena dia tau Wan Yun lebih kuat dari Sun Wong untuk saat ini, Xiang Yang tidak akan mampu melawannya.


Jadi Yun Ying ingin Xiang Yang melawan Sun Wong. Meskipun kultivasi Sun Wong lebih tinggi dari Wan Yun, namun karena luka yang dialami, kekuatan Sun Wong menurun cukup drastis.


Walaupun Yun Ying tidak yakin Xiang Yang mampu mengalahkan Sun Wong, tapi setidaknya Xiang Yang masih bisa bertarung setara dengan pria paruh baya itu.


"Tidak masalah!" Xiang Yang langsung mengeluarkan Pedang Naganya "Kalau begitu aku akan mulai!"


Xiang Yang pun bergerak cepat menyerang Sun Wong. Yun Ying juga langsung menyerang setelah melihat Xiang Yang bergerak.


"Kultivator tingkat Transcendent berani melawan ku! MATILAH!" Sun Wong dengan kuat memukul menggunakan lengan kanan yang sudah diselimuti aura berbentuk kepala harimau.


Xiang Yang memusatkan aura naga pada kepalan tangan kanannya, lalu membalas pukulan Sun Wong.


*BOOOMMM!


Pukulan mereka beradu, membuat gelombang kejut keras.


Sun Wong terkejut merasakan kekuatan pada pukulan Xiang Yang yang begitu bertenaga, tidak kalah kuat dengan pukulannya barusan.


"Heheh! Jangan meremehkan kekuatan tubuh ku!" Xiang Yang melakukan gerakan memutar dengan tendangan mengincar kepala Sun Wong.

__ADS_1


Sun Wong menahan tendangan itu dengan lengan kirinya.


*BAAAMMM!


Meskipun sudah ditahan, Sun Wong tetap terpental belasan meter.


"Makhluk apa dia sebenarnya? Kultivasinya hanya berada ditingkat Transcendent tahap 5 tapi kekuatan fisiknya begitu mengerikan!" gumam Sun Wong dengan kerutan kening, menatap penuh kewaspadaan pada Xiang Yang "Hem! Apapun itu kultivator Transcendent tidak akan pernah mampu mengalahkan kultivator tingkat Nirwana!"


Xiang Yang sendiri menahan agar tangannya tidak gemetaran.


"Pukulan pak tua ini sangat keras, tangan ku langsung terasa keram!" Xiang Yang bergumam dalam hati "Sepertinya tidak mungkin beradu fisik dengannya! Aku harus menggunakan Pedang Naga untuk melawan pak tua ini!"


Jika Xiang Yang tidak sedang menggunakan Tranformasi Naga, maka dia yakin tulangnya sudah patah jika beradu pukulan dengan Sun Wong.


Mereka berdua saling menatap untuk sementara sebelum secara bersamaan melesat kearah masing-masing.


Di sisi lain, Yun Ying dan Wan Yun sudah melangsungkan pertarungan mereka.


"Pedang Bulan : Lingkaran Bulan Purnama!"


Lingkaran-lingkaran seperti cincin terbentuk dari energi dingin, melingkari bilah pedang Yun Ying.


Yun Ying mengangkat pedangnya keatas, belasan lingkaran itu pun keluar kemudian membesar hingga memiliki diameter beberapa meter meter.


Dengan satu kali tebasan pedang, belasan lingkaran itu melesat kearah Wan Yun.


Wan Yun menebas beberapa lingkaran hingga hancur, lalu menghindar yang lainnya.


Namun Wan Yun tidak mengetahui bagaimana cara kerja teknik itu, hingga sebuah lingkaran mengekang kedua kakinya.


Lingkaran itu mengecil hingga Wan Yun tidak bisa menggerakkan kedua kakinya.


Semua lingkaran yang sebelumnya Wan Yun hindari, kini berbaik arah lalu dengan cepat mengekang seluruh tubuhnya.


"Sialan!" Wan Yun berusaha melepaskan diri dari lingkaran itu, namun lingkaran itu malah semakin kuat mengekang tubuhnya.


Sesaat kemudian Wan Yun melebarkan matanya saat melihat Yun Ying sudah berada didepannya, dimana gadis itu sudah siap memenggal kepalanya.


Wan Yun dalam posisi tidak bisa bergerak, meskipun dia bisa menghancurkan lingkaran yang mengekang tubuhnya, namun itu tidak akan sempat.


Wan Yun hanya memiliki satu pilihan. Dia menghilang energi Qi yang dia gunakan untuk terbang, membuat tubuhnya langsung jatuh kebawah, hingga tebasan pedang Yun Ying pun meleset.


Yun Ying tentu tidak membiarkan Wan Yun lolos, ia dengan cepat mengejar Wan Yun.


*Boooommmm!!


Namun disaat yang bersamaan, Wan Yun dapat terlepas dari kekangan lingkaran itu, lalu menyambut serangan Yun Ying.

__ADS_1


__ADS_2