
Yun Nuwa adalah murid tunggal dari Ketua Sekte Pulau Awan sebelumnya. Dia memiliki bakat yang sangat tinggi hingga dapat menjadi Ketua Sekte Pulau Awan setelah gurunya wafat, juga dirinya dikenal sebagai Dewi Bulan Purnama, kultivator wanita terkuat di Benua Chenwu.
Yun Nuwa memiliki satu tujuan di kehidupannya saat ini, yaitu mencari seorang pria yang dia cintai di kehidupan sebelumnya.
Ya, ini merupakan kehidupan kedua Yun Nuwa. Di kehidupan sebelumnya dia bukanlah manusia, melainkan seorang Elf bernama Floryn.
Floryn jatuh cinta pada seorang pria bernama Raizen, namun pria itu mati setelah pertarungan terakhir melawan Raja Iblis.
Setelah kematian Floryn, dirinya bereinkarnasi ke dunia kultivator sebagai manusia bermana Yun Nuwa. Dia berharap jika Raizen juga bereinkarnasi ke dunia ini hingga selalu mencari keberadaannya.
Namun setelah 500 tahun, pencarian Yun Nuwa tidak membuahkan hasil.
Hingga pada hari ini, dia bertemu dengan seorang pemuda yang menyebut namanya, bukan namanya di kehidupan saat ini, melainkan namanya pada kehidupan sebelumnya.
"Floryn!" tanpa sadar Xiang Yang menyebutkan sebuah nama.
*Deg
Yun Nuwa merasa jantungnya berhenti berdetak sejenak dengan matanya yang melebar, diam terpaku ditempatnya seolah menjadi patung.
Dengan ragu-ragu, Yun Nuwa juga menyebutkan satu nama.
"Rai..zen!"
Sejenak jantung Xiang Yang terasa berhenti berdetak, matanya melebar sempurna menatap wanita cantik didepannya.
Hal yang tidak pernah Xiang Yang bayangkan adalah bertemu kembali dengan gadis yang dia cintai di kehidupan sebelumnya.
Tapi sekarang didepannya adalah wanita yang memiliki wajah seperti Floryn, hanya saja tidak memiliki telinga runcing sebagaimana di kehidupan sebelumnya.
"Kau... benarkah.. Raizen"
Yun Nuwa menutup mulutnya dengan air mata yang mulai keluar, menggeleng pelan seolah tidak percaya jika yang ada dihadapannya adalah pria yang selama ini dia cari.
Pikiran Yun Nuwa jadi kosong, bahkan dia sampai melupakan tujuannya membawa Xiang Yang kemari.
Xiang Yang pun sekarang yakin jika yang ada didepannya adalah Floryn. Bagaimana mungkin dia akan melupakan gadis itu, gadis pertama yang telah mengisi hatinya.
Xiang Yang terbang cepat lalu memeluk Yun Nuwa dengan begitu erat, pelukan penuh kerinduan dan kehangatan.
"Floryn!"
__ADS_1
Yun Nuwa diam tertegun, ingatan masa lalu seketika memenuhi pikirannya. Ingatan dimana perjuangannya bersama Raizen melawan invasi para iblis hingga berkali-kali mereka berdua hampir mati.
Yun Nuwa pun mengingat bagaimana Raizen memeluknya, kehangatan yang diberikan pelukan Raizen, sama persis dengan kehangatan pelukan Xiang Yang saat ini.
Sesaat kemudian, Yun Nuwa membalas pelukan Xiang Yang, mengeluarkan suara isak tangis pelan sambil terus menyebut nama Xiang Yang pada kehidupan sebelumnya, yaitu Raizen.
Secara perlahan mereka berdua melayang turun, namun masih saling memeluk dengan erat, seolah tidak ingin melepaskan satu sama lain.
Hingga akhirnya setelah mereka berdua melakukan pendaratan mulus di tanah, barulah mereka saling melepaskan pelukan.
Tatapan Xiang Yang dan Yun Nuwa bertemu, menatap dalam diam namun seakan mengetahui isi hati masing-masing.
Tiba-tiba suatu gejolak rasa muncul di hati mereka, membuat mereka sama-sama saling mendekatkan wajah.
Terus mendekat hingga akhirnya bibir mereka bersentuhan.
Yun Nuwa yang dalam dua kehidupan baru pertama kali ini merasakan yang namanya ciuman, sama sekali tidak mengetahui apa yang harus dia lakukan setelahnya.
Saat inilah, Xiang Yang yang sudah berpengalaman, memberikan arahan pada Yun Nuwa.
Lidah Xiang Yang menembus bibir Yun Nuwa, membuka paksa gigi Yun Nuwa yang seperti pagar menutupi mulutnya.
Setelah beberapa saat, pertarungan lidah pun terjadi antara mereka berdua. Lidah mereka terjalin erat seolah tidak ingin berpisah.
Bagaikan di sambar petir, pikiran Yun Nuwa yang kosong akhirnya kembali lagi. Dia mengingat siapa dirinya saat ini dan apa tujuan awalnya membawa Xiang Yang kemari.
Yun Nuwa mendorong pelan dada bidang Xiang Yang, mengakhiri ciuman panas mereka.
"Maafkan aku, Floryn. Aku tidak bisa menahan diri!" ucap Xiang Yang.
Yun Nuwa menundukkan wajahnya yang memerah sebelum menjawab "Tidak apa-apa, tapi.. jangan panggil aku Floryn lagi, sekarang aku adalah Yun Nuwa!"
Hati dan pikiran Yun Nuwa kini terasa rumit, sulit baginya menentukan keputusan setelah mengetahui identitas Xiang Yang sebagai Raizen.
Awalnya Yun Nuwa membawa Xiang Yang kemari untuk menguji kekuatan pemuda itu, apakah pemuda itu pantas untuk muridnya atau tidak.
Yun Nuwa tentu tidak akan membiarkan pria yang telah mengambil kesucian muridnya pergi tanpa ada pertanggungjawaban, terlebih dia mengetahui perasaan muridnya yang telah menaruh hati pada Xiang Yang.
Namun apa yang mesti dia lakukan sekarang? Apakah dia benar-benar akan menjodohkan muridnya dengan Xiang Yang?
Lalu bagaimana dengan dirinya yang telah ratusan tahun mencari reinkarnasi Raizen? Apakah dia akan melepaskan Xiang Yang begitu saja?
__ADS_1
Terlebih reinkarnasi Raizen yang dia cari adalah anak dari sahabatnya yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri! Apakah Xiao Chang akan merestui hubungannya dengan Xiang Yang?
Lalu jika dirinya benar menikah dengan Xiang Yang, bagaimana dengan muridnya yang telah menaruh hati pada Xiang Yang? Yun Ying pasti akan sangat kecewa.
Banyak sekali pertanyaan rumit yang tidak bisa Yun Nuwa jawab.
Hingga sesaat kemudian, Yun Nuwa mengingat satu hal yang pernah dikatakan muridnya sebelumnya.
Xiang Yang sudah memiliki seorang istri.
Hati Yun Nuwa tiba-tiba merasakan sakit. Takdir sangat kejam hingga membuatnya begitu sulit untuk bisa bersama orang yang dia cintai.
Yun Nuwa memukul pelan dada Xiang Yang "Kau jahat, Xiang Yang. Kenapa haru seperti ini..?"
"Eh?!" Xiang Yang justru sekarang bingung kenapa Yun Nuwa tiba-tiba bertingkah seperti ini.
Dia seolah telah menyakiti hati Yun Nuwa, namun dia tidak merasa pernah melakukannya.
Apakah karena aku tadi menyentuh dadanya? Tapi dia bilang itu tidak masalah.
"Yun Nuwa, ada apa dengan mu? Jika aku pernah melakukan kesalahan, maka maafkan aku!"
Yun Nuwa hanya diam dah terus memukul pelan dada Xiang Yang.
Hingga setelah beberapa menit, Yun Nuwa bertanya "Xiang Yang, apa kau masih mengingat gadis bernama Yun Ying?"
"Yun Ying." Xiang Yang tiba-tiba melebarkan matanya karena menyadari satu hal "Apa kau.. gurunya Ying'er?"
Hati Yun Nuwa semakin sakit karena mendengar Xiang Yang memanggil muridnya dengan sebutan akrab.
Sekarang Xiang Yang menyadari kenapa Yun Nuwa menyebutnya jahat. Dia paham jika hubungannya dengan Yun Ying membuat perasaan Yun Nuwa menjadi rumit.
Dan Xiang Yang juga tidak tau bagaimana cara menyelesaikan masalah ini.
Jika di suruh memilih, tentu Xiang Yang akan memilih Yun Nuwa. Tapi bagaimana dengan Yun Nuwa sendiri?
Hal ini harus dibicarakan baik-baik untuk dapat menyelesaikannya.
\=\=\=
**Sedikit informasi kawan, besok novel ini bakalan tamat dan akan berlanjut ke book 2.
__ADS_1
Itu aja dan jangan lupa LIKE👍**