
Xiang Han saat ini berada didalam sebuah goa bersama 4 anggota Sekte Naga Emas yang berada ditingkat Gold Core tahap 5.
Xiang Han saat ini sedang bermeditasi, berusaha menembus tingkat Gold Core tahap 5, sementara yang lainnya menjaga Xiang Han dari gangguan luar.
Setelah beberapa jam, Xiang Han akhirnya berhasil menerobos ketingkat Gold Core tahap 5.
Xiang Han membuka matanya, dia tersenyum ramah melihat kearah 4 rekannya.
"Terima kasih telah menjaga ku satu hari ini!"
"Tidak masalah Tuan Xiang Han, itu sudah tugas kita sesama anggota Sekte Naga Emas untuk saling menjaga!"
Sebenarnya Xiang Han tidak suka panggilan formal itu, dia sudah menyuruh mereka untuk tidak menyertakan Tuan dalam memanggil dirinya, namun mereka tetap memanggilnya Tuan, akhirnya Xiang Han pun pasrah dipanggil seperti itu.
"Ayo kita lanjutkan perjalanan, kita akan mencari keberadaan anggota lainnya!" ucap Xiang Han.
Mereka akhirnya keluar goa, lalu melesat terbang melanjutkan perjalanan.
Beberapa kali mereka melihat adanya pertarungan dari kelompok lain, namun mereka memilih menghindar karena para kultivator yang bertarung itu berada ditingkat Nescent Soul.
Mereka yang berada ditingkat Gold Core tidak akan sanggup melawan satu kultivator Nescent Soul.
Setelah beberapa jam berlalu, Xiang Han yang memimpin rombongan, memberikan isyarat untuk berhenti.
"Ada apa Tuan Xiang Han?" tanya salah satu dari mereka.
Xiang Han tidak lekas menjawab, dia menoleh ke satu arah tertentu "Bukankah itu..."
Mereka semua pun melihat kearah pandangan Xiang Han, melihat seorang kultivator yang bertarung melawan 20 lebih kultivator Gold Core.
"Itu Tetua Lin Sang, ayo kita bantu dia!" Xiang Han langsung melesat kearah dimana pertarungan berlangsung, diikuti oleh keempat rekannya.
***
"Pak Tua! Serahkan saja barang itu agar pertarungan ini cepat berakhir!" ucap pemimpin kelompok yang menyerang Tetua Lin Sang, bernama Tsu Tong.
Tsu Tong berada ditingkat Gold Core tahap 5 akhir, sedikit lagi naik ketingkat Nescent Soul.
"Jangan harap! Meskipun aku terluka tapi aku masih bisa untuk membunuh kalian semua! Aku tidak akan menyerahkan barang milik ku begitu saja!" ucap Tetua Lin Sang tanpa keraguan.
Sebelumnya Tetua Lin Sang melihat pertarungan antara dua Spirit Beast tingkat Nescent Soul tahap 5, yaitu Spirit Beast Elang Badai dan Spirit Beast Harimau Neraka.
Spirit Beast Harimau Neraka ingin memakan telur Elang Badai, hingga pertarungan terjadi antara keduanya.
__ADS_1
Pertarungan berlangsung sengit hingga membuat hutan porak-poranda, hingga akhirnya pertarungan dimenangkan oleh Elang Badai, tentu saja Elang Badai menang dengan luka parah yang dia dapatkan.
Pada saat itulah Tetua Lin Sang muncul dan menyerang Elang Badai, dia ingin mengambil telur Elang Badai itu.
Meskipun terluka parah, Elang Badai masih bisa melakukan perlawanan sengit, namun Elang Badai tetap terbunuh ditangan Tetua Lin Sang.
Tetua Lin Sang mendapatkan hasil yang sangat besar, dua Kristal Spirit dari Spirit Beast tingkat Nescent Soul tahap 5, serta satu telur Elang Badai.
Saat itulah 22 kultivator Gold Core itu keluar, berniat merampas barang yang baru saja Tetua Lin Sang dapatkan.
Tentu saja Tetua Lin Sang tidak akan membiarkan mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan begitu saja, hingga pertarungan pun terjadi.
Tsu Tong tau meskipun Tetua Lin Sang terluka, namun dia dan rekan-rekannya tidak akan bisa menang tanpa adanya korban.
Namun sepertinya tidak ada pilihan lain selain bertarung.
"Kau memilih jalan kasar pak tua! Serang Pak Tua itu!!" Tsu Tong melesat maju, bersama semua rekannya.
Tetua Lin Sang memusatkan energi Qi pada pedangnya, membuat gelombang angin menderu disekitar pedangnya. Dia kemudian melakukan tebasan berkali-kali.
"Tebasan Membelah Langit!"
Belasan gelombang tebasan angin melesat kearah Tsu Tong dan pasukannya.
Saat mereka baru sadar, Tetua Lin Sang ternyata sudah berada di samping salah satu diantara mereka.
"AWAS!" teriak Tsu Tong.
Orang itu langsung bereaksi mendengar teriakan Tsu Tong, berusaha menghindari tebasan Tetua Lin Sang.
Namun meskipun sudah menghindar, serangan Tetua Lin Sang tidak dihindari dengan sempurna. Pundak kanan orang itu mendapatkan tebasan dalam, membuatnya berteriak.
Beberapa diantara mereka, langsung bergerak menyerang Tetua Lin Sang.
Tetua Lin Sang menangkis serangan mereka semua, sambil terus melakukan serangan balasan ketika mendapat celah.
*Buuuk!
Tetua Lin Sang berhasil memberikan tendangan pada Tsu Tong lalu bergerak mundur mengambil jarak sambil mengeluarkan serangan gelombang angin.
Tsu Tong menangkis serangan itu, meskipun berhasil ditangkis namun dia tetap terpental keras, berhenti setelah tubuhnya ditangkap oleh rekan-rekannya.
"Sial! Meskipun dia terluka tapi kekuatan dan kecepatannya masih sangat tinggi! Kultivator tingkat Nescent Soul memang tidak bisa diremehkan!" gumam Tsu Tong.
__ADS_1
Tiba-tiba Tsu Tong merasakan bahaya mendekat. Dia menoleh ke samping kanan dan melihat bola api biru raksasa melesat kearah mereka.
"Ada serangan kuat dari arah jam 3! Menghindar!" Tsu Tong berteriak, langsung melesat terbang menjauh.
Beberapa rekan Tsu Tong bereaksi cukup cepat, melesat menjauh mengikuti Tsu Tong.
Sementara sisanya yang paham tidak akan bisa menghindar, akhirnya menyatukan kekuatan untuk membuat perisai energi.
*BOOOMMM...!!
Bola api biru mengenai perisai energi, membuat ledakan keras.
Tsu Tong dan beberapa rekannya yang berjarak cukup jauh, terpental puluhan meter karena gelombang ledakan masih mengenai mereka.
"Serangan yang begitu kuat! Siapa yang menyerang kami?" gumam Tsu Tong dengan wajah sedikit pucat.
Serangan sekuat itu hanya bisa dikeluarkan oleh kultivator tingkat Nescent Soul. Jika kultivator yang menyerang mereka tadi adalah rekan Tetua Lin Sang maka tamatlah riwayat mereka semua.
Tetua Lin Sang juga terkejut melihat serangan kuat itu, dia langsung menoleh kearah datangnya serangan.
Wajah Tetua Lin Sang menjadi cerah karena melihat Xiang Han bersama 4 anggota Sekte Naga Emas lainnya.
Xiang Han saat ini memegang Pedang Langit Biru yang diselimuti kobaran api biru. Dia sangat terkejut melihat serangan yang keluar begitu dahsyat.
Ternyata kekuatan Pedang Langit Biru lebih berbahaya dari pada perkiraannya.
4 rekan Xiang Han tidak kalah terkejutnya, mereka tidak menyangka Xiang Han memiliki senjata yang sangat mengerikan.
Beberapa saat tertegun, Xiang Han tersadar dari lamunannya. Dia melihat kearah ledakan, menemukan belasan sosok tubuh hitam legam, sudah jelas jika belasan orang itu telah mati.
"Cepat bantu Tetua Lin Sang, serang musuh yang tersisa!" Xiang Han melesat kearah Tsu Tong bersama 4 orang lainnya.
Tsu Tong yang berpikir tidak memiliki kesempatan menang lagi, memerintahkan rekan-rekannya untuk melarikan diri.
Namun baru saja mereka berbalik, mereka terkejut melihat Tetua Lin Sang sudah menghadang jalan mereka.
"MINGGIR KAU!!" Tsu Tong bergerak cepat menyerang Tetua Lin Sang.
Pertarungan pun kembali terjadi dengan Tetua Lin Sang yang kini mendapatkan bantuan dari Xiang Han dan 4 anggota Sekte Naga Emas lainnya.
Pertarungan terlihat berat sebelah, sudah pasti Tsu Tong dan rekan-rekannya tidak akan bisa bertahan lama. Mereka akhirnya habis terbunuh oleh Tetua Lin Sang, Xiang Han dan 4 kultivator lainnya.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
**Entah kenapa 1 minggu ini mood Author nulis semakin anjlok, untung aja masih ada beberapa tabungan bab, jadi masih bisa up teratur**