Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.66 - Kabar Mengejutkan Yang Tidak Mengejutkan


__ADS_3

Xiang Yang dan Cai'er akhirnya mendapatkan semua informasi yang mereka inginkan dari Sha Qi.


Menurut apa yang Sha Qi katakan, semua sekte aliran hitam sudah membuat aliansi dengan Sekte Golok Darah sebagai ketua aliansi.


Mereka berencana untuk melakukan penyerangan saat turnamen Kekaisaran Han berlangsung.


Sekte aliran hitam menyerang Kekaisaran Han bukan karena mereka ingin mendapatkan suatu benda atau semacamnya, namun alasan mereka menyerang adalah suatu hal yang menjadi jawaban yang Xiang Yang dan Cai'er cari selama ini.


Yaitu untuk keluar dari dimensi kecil menuju dimensi utama.


Awalnya mereka berdua sangat senang mendengar hal ini, namun setelah mengetahui caranya, kesenangan mereka hilang.


Itu karena cara untuk mengaktifkan pintu keluar menuju dimensi utama adalah dengan mengorbankan ribuan nyawa manusia.


Di tempat dimana turnamen Kekaisaran Han nanti akan berlangsung, terdapat susunan formasi pengorbanan disana, dimana dengan menggunakan darah dari ribuan manusia barulah pintu keluar akan muncul.


Sebenarnya Cai'er tidak masalah dengan hal ini, jika bisa memang ia tidak akan memikirkan nyawa ribuan orang. Namun ia berpikir jika dirinya melakukan hal itu maka Xiang Yang dan ayah mertuanya tidak akan menyukai dirinya, sementara Xiang Yang sudah pasti tidak menyukai cara ini.


Dugaan Xiang Yang sebelumnya memang benar, dimana ratusan ribu tahun yang lalu pasukan Naga Hitam memang mengirimkan penyusup untuk memasuki dimensi kecil ini.


Berharap akan ada sumber daya berharga yang bisa mereka temukan dan dibawa kembali.


Namun setelah memasuki dimensi kecil, mereka harus kecewa karena dimensi kecil ini tidak seperti yang mereka harapkan, malah para penyusup itu tidak tau caranya keluar.


Peradaban manusia pun mulai dibangun di dimensi kecil ini, sementara para penyusup itu mencari cara untuk keluar menuju dimensi utama.


Hingga akhirnya mereka menemukan jalan keluar yang mereka cari, dimana itu terletak di wilayah istana Kekaisaran Han saat ini, dimana saat itu Kekaisaran Han belum berdiri.


Meskipun sudah diketahui letaknya, pintu itu perlu dibuka dengan energi yang kuat. Tentunya dengan terbatasnya tingkat kultivasi di dimensi kecil ini tidak mungkin untuk membuka pintu keluar tersebut.


Hingga akhirnya mereka membuat susunan formasi pengorbanan itu, untuk membuka paksa pintu keluar.

__ADS_1


Namun pada akhirnya, keberadaan mereka diketahui oleh orang-orang dan para penyusup itu pun diburu hingga tidak ada yang tersisa dari mereka.


Setelah itu waktu berlalu, peradaban manusia terus berkembang dan sejarah ini pun akhirnya dilupakan.


Hingga pada beberapa tahun yang lalu, Ketua Sekte Golok Darah secara tidak sengaja menemukan catatan tentang formasi pengorbanan tersebut, dimana dengan mengaktifkan susunan formasi itu dapat membuka pintu keluar menuju dimensi utama.


Tentu saja hal itu terlalu menggoda untuk dilewatkan, seseorang yang kultivasinya sudah mentok seperti Ketua Sekte Golok Darah pastinya ingin memilki kultivasi lebih tinggi lagi.


Jadi Sekte Golok Darah membuat aliansi dengan sekte aliran hitam lainnya untuk melakukan penyerangan saat turnamen berlangsung, membunuh semua orang yang ada disana untuk mengaktifkan susunan formasi pengorbanan.


"Bagaimana menurut mu Xiao Yang? Apa yang harus kita lakukan?" tanya Cai'er.


"Untuk sekarang aku masih belum tau, namun kita harus menghentikan rencana mereka! Kita tidak tau apa yang akan terjadi jika formasi pengorbanan itu diaktifkan, mungkin saja itu bisa menyebabkan semua orang tersedot keluar, atau bisa saja membuat kekacauan ruang pada dimensi kecil ini!" jawab Xiang Yang.


Cai'er menganggukkan kepalanya "Kau benar Xiao Yang!"


"Kalau begitu, karena urusan kita sudah selesai disini, kita lebih baik kembali ke rumah!" Xiang Yang berniat melompat keatas atap, namun segera dihentikan oleh Cai'er.


"Kalau begitu aku akan menunggu mu di depan pintu keluar kediaman!" Xiang Yang berseru.


"Oke!" jawab Cai'er sambil terus melompat dari satu atap ke atap rumah lainnya.


***


"Ayo kita pulang ke rumah Xiao Yang!" Cai'er mendarat di samping Xiang Yang yang berdiri bersandar di samping gerbang.


Cai'er sudah membakar tubuh Li Fan hingga menjadi abu, tidak hanya itu, ia juga membunuh dua wanita yang sebelumnya melihatnya dirinya menyiksa Li Fan. Cai'er tidak ingin saksi yang melihatnya menyiksa Li Fan itu hidup.


Padahal sebelumnya kedua wanita itu sudah dilepaskan oleh Cai'er, namun sungguh malang nasib mereka tetap harus mati ditangan Cai'er, terlebih cara Cai'er membunuh mereka sangatlah ekstrim, dimana ia membakar kedua wanita itu hidup-hidup.


Dan Cai'er terlebih dahulu menonton nasib kedua wanita itu sampai hangus terbakar menjadi abu.

__ADS_1


"Aku bukannya psikopat, aku hanya ingin memastikan mereka benar-benar mati sebelum pergi!"


Begitulah yang Cai'er katakan sebelumnya untuk meyakinkan diri sendiri, namun senyum seringai lebar tidak bisa ia hilangkan saat menyaksikan kedua wanita itu terbakar.


Meskipun memang sudah berjanji tidak akan menjadi psikopat lagi, namun jelas sekali sebuah kebiasaan tidak akan hilang begitu saja.


"Baiklah ayo!"


Keduanya pun melesat pergi kembali ke rumah mereka.


***


Setibanya di kediaman, Xiang Yang dan Cai'er langsung masuk kamar, dan tentu saja 'hal itu' tidak bisa dihindari.


Sekarang di rumah tidak ada Xiang Han, karena pria itu sedang keluar untuk menjalankan misi sekaligus mencari informasi tentang cara keluar dari dimensi kecil ini.


Entah akan seperti apa nanti reaksi Xiang Yang jika sudah mengetahui tentang cara keluar menuju dimensi utama.


Keesokan harinya, saat matahari baru saja terlihat secara sempurna di ujung timur, Xiang Zu, Xiang Jun dan Xiang Ba sudah tiba di kediaman Xiang Yang.


Tubuh mereka masih terlihat dibaluti perban, tentu saja dengan luka mereka kemarin saat membuat kekacauan di area tambang, tidak mungkin akan sembuh hanya dalam waktu satu hari.


Mereka bertiga kemari karena membawa berita mengejutkan, berita mengejutkan yang tentu saja tidak akan membuat Xiang Yang dan Cai'er terkejut.


"Saudara Xiang Yang, apa kau masih belum bangun?" seru Xiang Zu memanggil Xiang Yang dari luar rumah.


Pintu rumah pun terbuka, memperlihatkan Xiang Yang yang sudah berpakaian rapi.


"Kalian datang pagi sekali, ada apa?" tanya Xiang Yang dengan ekspresi bingung.


"Baru-baru ini kami mendapatkan kabar jika Keluarga Chen dan Keluarga Li telah dimusnahkan oleh seseorang!" ucap Xiang Zu tiba-tiba.

__ADS_1


"Apa?!" Xiang Yang masang ekspresi terkejut yang jelas sekali hanya dibuat-buat "Dimusnahkan bagaimana maksud kalian? Siapa yang melakukannya?"


__ADS_2