
Kediaman Keluarga Du.
Sekarang di aula utama Keluarga Du, Du Sun sang Patriak Keluarga Du yang mendengar cerita dari putranya, menjadi marah dengan wajah merah.
Tidak hanya melukai putranya namun juga telah membunuh Du Shi yang merupakan pengawal pribadi Du Bai.
"Bajingan, apa yang mereka lakukan sama saja dengan menghina Keluarga Du dan menampar wajah ku! Mereka harus di bunuh!" Du Sun yang saat ini duduk di kursi kebesarannya, berkata dengan marah.
"Benar ayah! Mereka berani memukul ku, mereka harus membayar dengan nyawa!" Du Bai mengepalkan tangannya.
"Tenang dulu Du Sun, kita tidak boleh gegabah dalam hal ini! Gadis yang membunuh Du Shi itu kuat, mungkin kekuatannya setara dengan mu!" pria gahar yang sebelumnya bersama Du Bai juga berada disana.
"Apa?! Sekuat itukah? Tapi bukankah dia masih berusia belasan tahun?" Du Sun mengerutkan keningnya.
"Gadis itu bisa membunuh Du Shi yang berada ditingkat Sky Spiritual tahap 1 dengan mudah! Setidaknya untuk melakukan itu harus berada ditingkat Sky Spiritual tanpa 4!" ucap Sha Qi.
Du Sun terdiam, dirinya sekarang berada ditingkat Sky Spiritual tahap 4 puncak, selangkah lagi menuju tahap 5.
"Saudara Sha Qi, aku rasa aku butuh bantuan mu kali ini!" ucap Du Sun.
Sha Qi tersenyum tipis "Aku bisa saja membantu mu, tapi..." Sha Qi tersenyum penuh makna "Aku rasa kau paham maksud ku!"
"Kau tenang saja, soal bayaran aku tidak akan mengecewakan mu, asalkan kepala kedua orang itu kau bawa kehadapan ku!" balas Du Sun.
"Aku sebenarnya juga berniat membunuh kedua pemuda itu, namun jika bisa mendapatkan keuntungan lebih, kenapa tidak dimanfaatkan" gumam Sha Qi dalam hati "Tapi meskipun aku sendiri yang turun tangan, itu pasti akan merepotkan meskipun kultivasi ku sudah berada ditingkat Sky Spiritual tanpa 5! Terlebih aku tidak tau kekuatan dari pemuda yang bersama gadis itu!"
Du Sun mengangguk mengerti "Aku juga akan mengutus 2 tetua tingkat Sky Spiritual tanpa 3 puncak untuk membantu mu!"
***
Setelah selesai memper*kosa Xiang Yang, Cai'er mandi sebelum tidur. Sedangkan Xiang Yang, memilih untuk bermeditasi.
Xiang Yang bermeditasi dengan tenang, hingga sampai tengah malam, pemuda itu membuka matanya.
Xiang Yang menoleh kearah Cai'er yang sekarang sudah berdiri di samping ranjangnya.
"Ada beberapa serangga yang datang, dan sepertinya mereka tidak datang dengan baik!" ucap Cai'er, melirik kearah atap kamar mereka.
__ADS_1
"Mereka memancarkan aura membunuh, sepertinya mereka adalah orang-orang yang dikirim oleh Du Bai itu!" balas Xiang Yang.
"Huh, sepertinya bajingan itu sudah bosan hidup!" Cai'er mendengus dingin.
***
Saat ini di atap bangunan Restoran Bunga Melati, 3 orang berjalan santai.
Terlihat Sha Qi yang menyeringai lebar dari waktu ke waktu, sedangkan 2 orang lainnya yang merupakan tetua Keluarga Du memakai pakaian serba hitam dengan penutup wajah.
Tentu saja mereka menyembunyikan identitas mereka karena jika diketahui, akan merusak reputasi Keluarga Du.
"Ada keperluan apa kalian berada di atap bangunan seperti ini?"
Ketiga orang itu terkejut, mereka langsung menoleh ke sumber suara dan menemukan seorang pemuda tampan berusia sekitar 17 tahun.
"Aku tidak bisa merasakan kehadirannya, sepertinya pemuda itu memiliki satu atau dua kemampuan!" gumam Sha Qi.
"Hebat juga nyali mu mendatangi kami seorang diri, bocah kau akan mati malam ini!" Sha Qi menyeringai lebar.
Baru saja Xiang Yang menyelesaikan kalimatnya, Cai'er langsung muncul di samping salah satu Tetua Keluarga Du, dengan tendangan keras yang menghantam kepalanya, membuat Tetua itu terpental keras.
Belum sempat tubuh tetua itu mendarat, Cai'er melemparkan sebuah jarum api ungu yang melesat bagaikan peluru.
Tidak bisa menghindar, sang tetua akhirnya tertusuk jarum api ungu. Jarum api ungu itu tiba-tiba membesar kemudian melahap seluruh tubuh sang tetua.
"Aaarrrggghhh...!!" sang tetua berteriak keras selama beberapa detik sebelum teriakannya menghilang, bersamaan dengan tubuhnya yang habis terbakar menjadi abu.
Kultivator tingkat Sky Spiritual tanpa 3 puncak langsung mati dalam sekejap.
Hal itu terjadi begitu cepat, Sha Qi dan satu tetua yang tersisa hanya bisa menatap kosong kearah dimana sang tetua terbakar menjadi abu.
"Sial, gadis itu ternyata sangat kuat! Aku salah memperkirakannya, kekuatannya sudah di luar nalar! Mungkin kultivasi gadis itu telah melampaui Sky Spiritual!" gumam Sha Qi, kini menyadari telah menyinggung orang yang salah.
Sha Qi melihat kearah Cai'er yang diselimuti aura kuat, membuatnya tertekan, terlebih melihat ekspresi dingin gadis itu membuatnya gemetaran.
"Tidak ada pilihan lain!" Sha Qi menoleh ke kanan, dimana Xiang Yang berada, lalu kembali menoleh kearah Cai'er disebelah kiri.
__ADS_1
Sha Qi memukul punggung tetua Keluarga Du, membuatnya melesat kearah Cai'er, sedangkan dirinya melesat menyerang Xiang Yang.
"Sialan kau Sha Qi!" Tetua itu memaki kesal, mengetahui jika dirinya dijadikan umpan untuk Sha Qi bisa kabur.
Tidak ada pilihan lain, Sang tetua pun mengeluarkan teknik untuk menyerang Cai'er.
Sementara itu, Sha Qi sudah mengeluarkan goloknya, menghimpun energi Qi membuat goloknya diselimuti kobaran api yang memancarkan sedikit aura hitam.
"Golok Iblis Api : Gerakan Ke-7!" Sha Qi menggunakan teknik terkuatnya untuk menyerang Xiang Yang.
Xiang Yang mengarahkan tangannya kedepan, membuat sebuah perisai energi berbentuk simbol Yin-Yang
*Booommm...!!
Tebasan Sha Qi menghantam perisai energi Xiang Yang hingga hancur, membuat pemuda itu terpental belasan meter namun tidak sampai jatuh.
Tidak membuang kesempatan, Sha Qi langsung melesat melarikan diri, meninggalkan tetua Keluarga Du yang terus menyerang Cai'er tanpa bisa mengenai sasaran.
Xiang Yang sendiri, memilih membiarkan pria itu, karena dengan kultivasinya saat ini, tidak mungkin bisa mengejarnya.
Tetua Keluarga Du saat ini masih terus menyerang Cai'er dengan menggunakan pedangnya.
Beberapa kali dia mengeluarkan tebasan gelombang angin namun tidak ada yang mempan.
Hingga dalam satu momen, menggunakan tangan terbuka yang dilapisi energi Qi, Cai'er menyerang lengan kanan sang tetua hingga membuat lengannya terpotong.
"Aaarrrggghhh..." sang tetua berteriak kesakitan.
Cai'er cepat meraih leher sang tetua, mencengkeramnya hingga sang tetua tidak bisa mengeluarkan suara.
Xiang Yang mendarat di samping Cai'er "Cai'er, lebih baik untuk mengorek informasi dulu darinya sebelum membunuhnya!"
"Aku juga berpikir seperti itu!" mata merah Cai'er tiba-tiba mengeluarkan cahaya hijau dengan pupil tajam bagaikan ular.
Mata sang tetua melebar mata hijau Cai'er yang membuatnya bergidik ngeri. Sungguh mata yang sangat mengerikan.
"Katakan! Orang bodoh mana yang telah mengirim kalian?" ucap Cai'er dengan dingin.
__ADS_1