
Xiang Yang kini telah mengendalikan semua pengkhianat dan penyusup, menjadikan mereka budak yang patuh tanpa bisa membantah perintah dan keinginannya.
Ketua Jian Feng dan para Tetua Utama yang sebelumnya sekarat, kini telah disembuhkan oleh Xiang Yang. Mereka mendengar apa saja yang terjadi selama mereka sekarat dan apa penyebabnya.
Ketua Jian Feng dan para Tetua Utama berterima kasih secara langsung pada Xiang Yang karena telah menyelamatkan nyawanya serta membantu sektenya tanpa pamrih.
Ketua Jian Feng bertanya apa yang Xiang Yang inginkan, jika Sekte Bumi Chenwu bisa memenuhinya maka mereka akan mengabulkan keinginan Xiang Yang.
Namun Xiang Yang menolak karena dia sama sekali tidak membutuhkan apa-apa dari Sekte Bumi Chenwu.
Xiang Yang masih memiliki banyak sumber daya yang bisa mendukung kultivasinya, juga dia sudah memiliki senjata kuat yaitu Pedang Naga yang merupakan senjata tingkat puncak di Benua Chenwu ini.
Lagi pula sekarang masalah Sekte Bumi Chenwu masih belum benar-benar berakhir, masih ada banyak musuh yang berada di luar kubah raksasa.
Karena itulah Xiang Yang merasa kurang enak jika mengambil sesuatu dari Sekte Bumi Chenwu sedangkan sekte ini masih berada dalam masalah.
Ketua Jian Feng justru merasa tidak enak jika tidak memberikan sesuatu sebagai imbalan awal bagi Xiang Yang dan Xiang Yi An.
Jadi dia menawarkan untuk memasuki ruang harta Sekte Bumi Chenwu, dimana jika ada sesuatu yang mereka inginkan maka Xiang Yang dan Xiang Yi An bisa mengambilnya.
Para Tetua juga tidak ada yang keberatan dengan keputusan itu karena mereka juga sangat berterimakasih pada Xiang Yang tidak telah membantu mereka.
Karena Ketua Jian Feng terus memaksa, akhirnya Xiang Yang merasa kurang sopan jika dia terus menolak.
Dia pun menerima tawaran Ketua Jian Feng.
Akhirnya Xiang Yang dan Xiang Yi An dibawah ke ruang harta Sekte Bumi Chenwu, dengan Ketua Jian Feng sendiri yang menjadi pembimbing mereka berkeliling ruang harta.
Seperti Ruang Harta pada sekte-sekte lainnya, Ruan Harta Sekte Bumi Chenwu juga memiliki 3 lantai, hanya saja lantai Ruang Harta Sekte Bumi Chenwu menuju kebawah tanah, tidak bertingkat keatas seperti sekte pada umumnya.
__ADS_1
Memasuki lantai pertama, Xiang Yang melihat tidak ada sesuatu yang menari perhatiannya, mulai dari tamanan herbal sampai senjata, semuanya sangat biasa.
Xiang Yi An sendiri terlihat antusias melihat apa saja yang berada didalam ruang harta lantai 1. Dia sama sekali tidak pernah memasuki ruang harta dari sekte lain, karena itulah dia begitu antusias.
Pandangan Xiang Yi An terarah pada sebuah tanaman herbal berupa setangkai bunga putih dengan sebuah mutiara di tengah bunganya.
Itu merupakan tanaman herbal tingkat 6 yang langka, Bunga Mata Angin. Baru saja Xiang Yi An ingin mengatakan menginginkan Bunga Mata Angin, suara Xiang Yang terdengar di kepalanya, membuat gadis itu menghentikan niatnya.
"Aku memiliki banyak Bunga Mata Angin, jika kau mau aku bisa memberikan beberapa pada mu, Yi An. Jadi jangan membuang kesempatan besar hanya karena setangkai Bunga Mata Angin, mungkin saja di lantai lainnya ada barang yang lebih berharga!"
"Eh? Tapi sebelumnya aku tidak melihat adanya Bunga Mata Angin di kebun herbal di dimensi kecil kakak!" Xiang Yi An membalas lewat telepati.
"Itu karena aku sudah memanen semua Bunga Mata Angin, karena itulah kau tidak menemukannya di kebun herbal!"
Xiang Yi An pun tidak membantah perkataan kakaknya.
"Ya ya, aku tidak akan mengingkari perkataan ku sendiri!"
Setelah berkeliling lantai 1, namun masih tidak ada yang menarik perhatian Xiang Yang. Satu hal yang membuatnya cukup kesal adalah mengetahui kalau adiknya ternyata sangat licik.
Jika Xiang Yi An melihat herbal langka, maka gadis itu berniat mengambilnya, namun Xiang Yang selalu menghentikannya.
Dimana saat kakaknya menghentikannya mengambil herbal langka itu, maka Xiang Yi An akan meminta sesuatu sebagai kompensasi agar dia tidak mengambil herbal tersebut.
Seperti sebelumnya saat Xiang Yang menghentikannya mengambil Bunga Mata Angin.
Akhirnya Xiang Yi An mendapatkan banyak keuntungan dari Xiang Yang.
Xiang Yi An mengetahui kalau semua herbal yang dia dapatkan dari Xiang Yang sama sekali bukan apa-apa bagi kakaknya itu.
__ADS_1
Dia hanya ingin menguji seberapa royal kakaknya. Ternyata Xiang Yang sama sekali tidak perhitungan dalam memberikan sesuatu padanya, meskipun dia bisa melihat wajah kesal kakaknya, namun dia paham jika itu bukan karena sumber daya yang dia dapatkan darinya, namun karena bagaimana cara licik yang dirinya gunakan.
Xiang Yi An hanya tersenyum manis tanpa merasa bersalah.
"Sudah ku duga kalian berdua tidak akan tertarik dengan barang-barang di lantai satu, secara kalian adalah anggota Sekte Bintang Suci!" Ketua Jian Feng sudah menduga hal ini "Kalau begitu kita lanjut ke lantai dua!"
Mereka bertiga pun menuruni tangga kebawah tanah dimana lantai 2 berada.
Selama belasan menit berada di lantai 2, pandangan Xiang Yang tertuju pada sesuatu seperti batu sebesar kepalan tangan yang di taruh berdekatan dengan rak tanaman herbal.
Entah kenapa Xiang Yang merasa tertarik dengan batu itu. Padahal jika dilihat, batu itu tidak ada bedanya dengan batu biasa pada umumnya.
"Batu apa ini, Ketua Jian Feng?" tanya Xiang Yang.
Selain penampilannya, Xiang Yang juga tidak merasakan ada sesuatu yang spesial pada batu tersebut.
Dia berpikir itu hanyalah batu biasa, tapi kenapa di taruh di lantai dua Ruang Harta. Pasti ada sesuatu yang spesial pada batu itu.
"Oh, aku juga tidak mengetahui batu apa itu. Dikatakan jika batu itu ditemukan oleh seorang Ketua Sekte yang beberapa generasi sebelum ku, kemudian dia menaruh batu itu di Ruang Harta." Ketua Jian Feng menjelaskan "Aku sudah sering meneliti batu tersebut, tapi tidak ada menemukan sesuatu yang spesial selain batu itu tidak bisa dihancurkan. Tapi karena itu di taruh oleh Ketua Sekte pendahulu ku, jadi aku tetap mempertahankan batu itu!"
Xiang Yang memegang batu tersebut, melihatnya dengan teliti.
"Benar-benar tidak ada bedanya dengan batu biasa!" Xiang Yang pun mencoba mengalirkan energinya, mulai dari energi Qi sampai energi Naga Emas, tapi tidak ada yang terjadi.
Hingga akhirnya Xiang Yang mengalirkan energi Yin-Yang. Dia seketika terkejut karena bisa merasakan sesuatu di dalam batu aneh tersebut.
Karena merasa mungkin batu itu memiliki sesuatu yang spesial karena aktif saat dialirkan dengan energi Yin-Yang miliknya.
"Mungkin saja didalam batu ini tersimpan sebuah teknik rahasia Yin-Yang!" Xiang Yang bergumam dalam hati sebelum mengatakan "Ketua Jian Feng, aku akan mengambil batu ini!"
__ADS_1