Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.290 - Tidak Berdaya


__ADS_3

Xiang Yang, Ketua Jian Feng dan para Tetua Utama serta para Tetua lainnya yang berada ditingkat Nirwana, kini sedang menunggu kedatangan para kultivator tingkat Nirwana pihak musuh, seperti yang telah mereka rencanakan.


Xiang Yang tersenyum saat melihat lubang terbentuk pada kubah raksasa.


"Sepertinya mereka sudah memasuki perangkap, bersiaplah para Senior!"


Seorang Tetua bernama Tang Qi membenturkan kedua kepalan tangan di depan dada.


"Baguslah, aku sudah tidak sabar memukul wajah mereka semua!" Tetua Tang Qi merupakan salah satu Tetua Utama yang sekarat, dan sudah disembuhkan oleh Xiang Yang.


Sementara itu pada lubang kubah raksasa, Hu Jintao yang pertama kali terlihat, diikuti oleh Mu Zhan dan para kultivator tingkat Nirwana lainnya.


Setelah semuanya masuk, lubang pada kubah raksasa tertutup dengan cukup cepat, hanya beberapa detik lubang itu tidak terlihat lagi.


Mereka pun terbang perlahan dimana Mu Zhan berada paling depan.


Mu Zhan melihat sekitarnya, dimana kerutan kening terlihat saat merasa Sekte Bumi Chenwu terasa sepi.


"Hu Jintao, apa yang... UGH!"


Belum saja Mu Zhan menyelesaikan kalimatnya, dia merasakan sesuatu menembus dadanya dari belakang.


Dia melihat kebawah dimana bilah pedang sudah menembus dadanya.


"Gouhk!" Mu Zhan memuntahkan banyak darah.


Menoleh kebelakang, mata Mu Zhan melebar saat melihat orang yang menusuknya ternyata adalah Hu Jintao.


"Maafkan aku, Mu Zhan. Apa yang ku lakukan berada di luar kemauan ku!"


Para kultivator tingkat Nirwana yang awalnya tertegun dengan apa yang mereka lihat, kini sudah sadar dan langsung bereaksi.


Mereka semua langsung mundur untuk mengambil jarak sementara Kun Tang sendiri mengeluarkan pedangnya lalu bergerak menyerang Hu Jintao.


"SUDAH KU DUGA KAU ADALAH PENGKHIANAT!!"


Dengan pedangnya yang diselimuti aliran petir kuat, Kun Tang menebaskan pedangnya mengincar leher Hu Jintao.


Namun gerakan refleks Hu Jintao cukup cepat. Dia membuat Mu Zhan menjadi tameng daging untuk menahan serangan Kun Tang.


*Slassshhh!!

__ADS_1


Meskipun Mu Zhan masih hidup, namun karena pedang yang masih menancap di dadanya membuatnya tidak bisa bergerak sesuai keinginannya.


Hingga akhirnya leher Mu Zhan tertebas, kepalanya terpenggal dalam satu kali tebasan.


Kun Tang melebarkan matanya karena tidak menduga hal itu akan terjadi, sementara Hu Jintao memanfaatkan kesempatan itu untuk mencabut pedangnya dari tubuh tanpa kepala Mu Zhan, lalu bergerak mundur mengambil jarak.


"Sebaiknya kalian segera pergi dari sini sebelum terlambat!" ucap Hu Jintao.


Dia bisa berbicara selama itu bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Xiang Yang.


"SIALAN KAU BAJ*INGAN!" Kun Tang mengacungkan pedangnya "SERANG PENGKHIANAT ITU!"


Para kultivator tingkat Nirwana yang sebelumnya mengambil jarak, kini segera melesat menyerang Hu Jintao.


Namun gerakan mereka terhenti saat pancaran energi kuat melesat kearah mereka dari bawah.


pancaran energi kuat itu lewat diantara Kun Tang dan Hu Jintao.


"Sudah terlambat, kalian akan mati!" Hu Jintao berkata tanpa keraguan.


Dia yakin akan hal itu karena di Sekte Bumi Chenwu ada Ketua Jian Feng yang merupakan kultivator tingkat Mahayana.


"Apa?!" Mereka terkejut.


Jelas sekali dalam hal jumlah mereka kalah jauh, juga dalam hal kualitas. Hanya dengan Ketua Jian Feng saja, mereka tidak mungkin menang dalam pertarungan, apa lagi ditambah dengan puluhan kultivator tingkat Nirwana.


***


Sementara itu, luar kubah raksasa.


Beberapa saat setelah para kultivator tingkat Nirwana Kelompok Naga Hitam memasuki kubah raksasa, semua anggota Sekte Bumi Chenwu sudah keluar untuk menggempur anggota Kelompok Naga Hitam yang ada di luar.


Karena itulah almarhum Mu Zhan sebelumnya merasa kalau Sekte Bumi Chenwu sangat sepi.


Ini merupakan strategi yang dibuat oleh Xiang Yang, dimana membawa masuk kekuatan terkuat pihak musuh kedalam kandang mereka, lalu anggota Sekte Bumi Chenwu bisa mengurus semua pasukan yang berada di luar.


Dengan tidak adanya kultivator tingkat Nirwana di pihak musuh, kekuatan pihak musuh menjadi berkurang setengah, hingga mereka bisa melancarkan serangan penghabisan dengan lebih mudah.


Terlebih sebelumnya Hu Jintao memerintahkan agar semua anggota Kelompok Naga Hitam tidak lagi melakukan patroli dan berkumpul di perkemahan utama, jadi pasukan Sekte Bumi Chenwu bisa melancarkan serangan dengan lebih mulus.


Ratusan ribu anggota Sekte Bumi Chenwu dengan kultivasi paling rendah berada ditingkat Gold Core, bergerak cepat dari darat dan udara, menggempur pasukan musuh.

__ADS_1


Pasukan Sekte Bumi Chenwu di pimpin oleh beberapa kultivator tingkat Nirwana, Sera Xiang Yi An yang terlihat menyerang dari barisan paling depan bersama para kultivator tingkat Nirwana.


Xiang Yi An sudah menstabilkan kultivasinya, hingga dengan kekuatan penuhnya saat ini, dia bahkan bisa menandingi kultivator tingkat Nirwana, meskipun kultivasinya berada ditingkat Transcendent tahap 5.


"ADA SERANGAN! BERSIAP!" Seseorang dari Kelompok Naga Hitam berteriak memperingati rekannya yang lain.


Dua kultivator tingkat Nirwana dan belasan kultivator tingkat Transcendent melakukan serangan gabungan.


Dimana mereka saat ini berada di darat, menghantamkan kedua tangan mereka pada tanah.


"Gempa Bumi Kehancuran!"


Getaran yang begitu kuat terjadi pada perkemahan utama pihak musuh, membuat retakan di segala tempat, hingga semua pihak musuh kehilangan keseimbangan, bahkan pihak musuh yang berada di udara harus jatuh karena getaran itu membuat gravitasi jadi kacau.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan, semua pasukan Sekte Bumi Chenwu yang terbang di udara termasuk Xiang Yi An, melancarkan serangan jarak jauh berupa bola energi dan gelombang tebasan dari berbagai macam elemen.


*BOOOMMM!!


*BOOOMMM!!


*BOOOMMM!!


Bola energi itu membombardir perkemahan utama Kelompok Naga Hitam, menyebabkan ledakan keras berturut-turut yang menghancurkan area perkemahan utama.


Tidak ada yang bisa menghindari serangan brutal pasukan Sekte Bumi Chenwu karena pihak musuh kehilangan keseimbangan mereka karena tanah yang terus bergetar.


Asap debu mengepul memenuhi area ledakan. Saat debu sudah tersapu angin, bisa dibilang area perkemahan utama yang sudah hancur lebur, tidak ada tenda ataupun bangunan yang terlihat, hanya kawah-kawah besar.


Ternyata masih ada yang beruntung selamat dari serangan pasukan Sekte Bumi Chenwu. Ada yang terluka parah, pingsan namun ada juga yang masih mengalami luka ringan.


Mengetahui tidak mungkin menang, pihak musuh yang masih bisa bergerak, segera terbang cepat melarikan diri.


"MASIH ADA YANG BERHASIL SELAMAT! JANGAN BIARKAN MEREKA LOLOS!"


Seorang kultivator tingkat Nirwana Sekte Bumi Chenwu berteriak, lalu melesat dengan kecepatan tinggi diikuti oleh yang lainnya.


Mudah saja bagi kultivator tingkat Nirwana mengejar anggota Kelompok Naga Hitam yang berniat melarikan diri, karena kultivasi mereka yang berada dibawah mereka.


Anggota Kelompok Naga Hitam tidak berdaya untuk melakukan perlawanan, hingga mereka tewas semuanya, tidak ada yang tersisa dari anggota Kelompok Naga Hitam yang berada di luar kubah raksasa.


Ini merupakan pembalasan dari Sekte Bumi Chenwu.

__ADS_1


__ADS_2