Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.280 - Kekalahan Tetua Hu Jintao


__ADS_3

Saat para Tetua melihat kondisi Ketua Jian Feng sebelumnya, Xiang Yang mengirimkan telepati pada 3 Tetua Utama, yaitu Wei Lang, Su Maji dan Di Qi.


Xiang Yang mengatakan bagaimana rencana yang dia susun untuk menangkap pengkhianat ataupun penyusup, dan siapa saya yang dia curigai sebagai penyusup.


Salah satunya adalah Tetua Hu Jintao, karena itulah Xiang Yang hanya mengatakan rencananya pada 3 Tetua Utama yang tidak dia curigai, hingga kini hanya 3 Tetua Utama yang datang bersama beberapa orang kepercayaannya.


Hu Jintao tidak mengetahui rencana Xiang Yang karena dia mengatakan rencananya lewat telepati.


Rencana yang disusun Xiang Yang berjalan dengan lancar, hingga kini para pengkhianat bisa tertangkap.


Tapi Xiang Yang yakin jika Fan Ang dan rekannya saat ini hanya sebagian kecil dari pengkhianat.


"Jadi, apa yang baiknya kita lakukan agar mereka mau mengatakan siapa saja pengkhianat di sekte kita?" Tetua Wei Lang dan 2 Tetua lainnya menatap 5 kultivator pengkhianat yang kini terlihat babak belur dengan tangan dan kaki yang terikat.


Dantian mereka telah disegel hingga mereka tidak bisa menggunakan energi Qi.


Wei Lang sebenarnya ingin menghancurkan Dantian mereka, namun Xiang Yang melarang hal tersebut.


Sebelum Xiang Yang menjawab pertanyaan Wei Lang, mereka semua menoleh ke satu arah karena merasakan seseorang sedang terbang dengan kecepatan tinggi kearah mereka.


Dari auranya, itu adalah Tetua Hu Jintao.


"MATI KAU PENGKHIANAT!!" Dengan cepat Hu Jintao mendarat di dekat Fan Ang dan lainnya, lalu mengayunkan pedang berniat memenggal kepala mereka semua.


Namun Xiang Yang yang sudah menyadari hal itu bergerak cepat memasukkan Fan Ang dan rekannya kedalam dimensi kecil, membuat tebasan Tetua Hu Jintao mengenai udara kosong.


Hu Jintao terkejut karena Fan Ang dan rekannya tiba-tiba menghilang, begitu juga dengan Wei Lang dan dua Tetua lainnya.


"Tenang saja Tetua, aku mengamankan para pengkhianat itu ke tempat yang aman!" Xiang Yang mengabarkan Tetua Wei Lang dan dua Tetua lainnya lewat telepati, membuat mereka bertiga menjadi tenang, tapi tidak dengan Hu Jintao.


"KEMANA PERGINYA PARA PENGKHIANAT ITU?!" Hu Jintao melihat kesegala arah.

__ADS_1


"Aku mengirim mereka ke suatu tempat yang aman!" Xiang Yang menjawab dengan tenang


Hu Jintao langsung menoleh kearah Xiang Yang dengan tatapan membunuh.


"MAKSUD MU KAU TELAH MENYEMBUNYIKAN PARA PENGKHIANAT ITU?! KAU RUPANYA SEORANG PENYUSUP!!" Hu Jintao mengeluarkan semua auranya, terpusat sepenuhnya pada Xiang Yang.


"Ugh, tekanannya sangat kuat!" gumam Xiang Yang.


Meskipun merasakan tekanan yang kuat, namun dia masih tetap berusaha berdiri tegak dengan ekspresi tenang, seolah tidak ada apa-apa.


Tetua Wei Lang, Tetua Su Maji dan Tetua Di Qi juga mengeluarkan aura mereka, menekan balik aura milik Hu Jintao.


"APA MAKSUD KALIAN?! APA KALIAN TELAH BERSEKONGKOL DENGAN PENYUSUP INI?!" Hu Jintao terlihat memasang kuda-kuda siap menyerang.


"Tenanglah Tetua Hu, maksud Junior Xiang Yang adalah dia membawa para pengkhianat itu ke tempat lain agar tidak terkena amukan mu, jika mereka mati maka kita tidak bisa mengetahui siapa penyusup yang lainnya!" ucap Tetua Wei Lang.


"Jangan bertindak berlebihan Tetua Hu, jika kau masih saja seperti ini maka jangan salahkan kami bertindak kasar!"


Melihat tatapan 3 Tetua yang tidak main-main, membuat Hu Jintao terpaksa harus menenangkan diri. Dia menghilangkan auranya, tapi tidak semuanya, masih ada sisa-sisa aura yang terpancar kearah Xiang Yang.


Kau tiba-tiba datang dan berniat langsung membunuh mereka, seolah..." Xiang Yang menyipitkan matanya sebelum melanjutkan "Kau tidak ingin ada informasi yang bisa kami dapatkan dari para pengkhianat itu."


"Apa maksud mu, bocah? Apa kau menuduh ku sebagai salah satu pengkhianat?!" Hu Jintao melihat Xiang Yang dengan tatapan membunuh.


3 Tetua Utama juga seketika menoleh kearah Hu Jintao, merasa apa yang dikatakan Xiang Yang memang benar.


"Kenapa kalian malah menatap ku seperti itu?!" Hu Jintao mulai merasa tertekan, merasa identitas tersembunyinya telah terbongkar "Atau jangan-jangan kalian lah pengkhianat itu! Karena itulah kalian menuduh ku untuk menyembunyikan identitas kalian!!"


"Jangan memutar balikkan fakta, Tetua Hu! Kami sebelumnya sudah mengintrogasi para pengkhianat itu, mereka mengatakan kalau kau adalah salah satu diantara mereka!" Tetua Wei Lang sebuah pedang besar.


Memang mereka tidak pernah melakukan interogasi, namun Wei Lang mengatakan itu atas perintah Xiang Yang.

__ADS_1


Jika memang Tetua Hu Jintao bukan pengkhianat, maka dia akan terus membela diri sampai akhir. Namun jika dia adalah seorang pengkhianat, maka dia pasti akan mengungkap identitasnya setelah mendapatkan tekanan dari para Tetua.


Hu Jintao melebarkan matanya, secara refleks dia melangkah mundur.


"Sialan! Apakah Fan Ang benar-benar membocorkan identitas ku?! Benar-benar tidak berguna!" Hu Jintao mengutuk Fan Ang dalam hatinya.


"Kau sudah tidak bisa mengelak lagi, Tetua Hu!" Tetua Di Qi mengeluarkan sebuah kapak.


"Tidak ada jalan untuk mu melarikan diri!" Tetua Su Maji mengeluarkan senjata palu besar.


Hu Jintao kini benar-benar merasa kalau identitasnya telah diketahui. Dia tau tidak mungkin bisa melarikan diri karena sekarang dia berada didalam kubah raksasa yang tidak mungkin bisa dirinya hancurkan.


Hu Jintao akhirnya memutuskan untuk menyerang. Dia bergerak cepat menyerang Xiang Yang yang menurutnya dalang dari terungkapnya identitasnya.


Namun sesaat sebelum dia mengenai Xiang Yang, Tetua Wei Lang beridri didepan pemuda itu, lalu menangkis serangan Hu Jintao dengan pedang besarnya.


Su Maji seketika muncul di samping Hu Jintao lalu mengayunkan palu besarnya.


*BAAAMMM!!


Tetua Hu Jintao terkena serangan itu secara telak, membuatnya terpental sejauh ratusan meter dengan tulang rusuk yang patah.


Baru saja Hu Jintao mendapatkan kembali momentumnya, Tetua Di Qi muncul diatasnya lalu mengayunkan kapak secara vertikal dari atas kebawah.


Hu Jintao ternyata masih mampu menahan serangan Tetua Di Qi dengan pedangnya, hingga membuat kawah di bawah kakinya.


Seketika kawah di Itu terpenuhi dengan tanah, hingga mengubur setengah tubuh Hu Jintao dari pinggang ke awah, membuatnya tidak bisa bergerak kabur.


Wei Lang tiba-tiba muncul dibelakang Hu Jintao, lalu menghantamkan bagian samping pedang besarnya pada kepala belakang Hu Jintao.


*BAAAMMM!!

__ADS_1


Dalam satu kali serangan itu, Tetua Hu Jintao pun langsung pingsan tidak sadarkan diri. Sebenarnya bisa saja mereka membunuh Hu Jintao, namun tidak dilakukan oleh karena permintaan Xiang Yang.


Mereka tidak mengetahui apa yang akan dilakukan Xiang Yang pada para pengkhianat itu, tapi mereka percaya kalau Xiang Yang tidak akan sampai menyebabkan hal buruk bagi Sekte Bumi Chenwu.


__ADS_2