Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.242 - Dimulainya Pertarungan


__ADS_3

"Mo Situ, bagaimana?"


"Tuan, dimensi kecil itu memang menyimpan banyak sekali sumber daya, aku bahkan bisa mendapatkan beberapa herbal tingkat 9! Aku ada banyak diantara mereka yang mendapatkan sumber daya yang lebih berharga!" Mo Situ melaporkan pada Sun Wong.


"HAHAHA! KALAU BEGITU BAGUS!" Sun Wong menoleh kearah para kultivator yang masih berdiri di tanah dengan sikap waspada "KALIAN SEMUA JIKA INGIN SELAMAT MAKA SERAHKAN SEMUA BARANG YANG KALIAN MILIKI!"


Bersamaan dengan itu, Sun Wong mengeluarkan tekanan aura kuat, membuat hampir semua kultivator di bawah sana kesulitan bernafas.


Sesaat kemudian seseorang diantara kerumunan kultivator itu terbang dengan kecepatan sedang, hingga dia berjarak 100 meter dari Sun Wong.


Orang itu adalah gadis cantik dengan gaun putih, rambut hitam panjang serta cadar semi transparan yang menutupi sebagian wajahnya.


Gadis itu tidak lain adalah Yun Ying.


"Sun Wong, setelah bertahun-tahun tidak terlihat, ternyata kau berada di Benua Lingwu!" ucap Yun Ying dengan suara dingin.


"Kau..."


Sun Wong seketika melebarkan matanya, tanpa sadar ia melangkah mundur karena terkejut melihat keberadaan Yun Ying.


"Yun Ying sang Dewi Bulan Es, bagaimana bisa kau berada di Benua Lingwu?"


Wan Yun juga mengerutkan keningnya melihat Yun Ying. Setahunya, tidak ada orang yang mengetahui tentang keberadaan Benua Lingwu sebelum pemimpin mereka menceritakan tentang Benua Lingwu pada mereka.


Meskipun ada yang mengetahuinya, tidak mungkin ada kultivator yang mau berkunjung ke Benua Lingwu ini, karena jaraknya yang bisa dibilang jauh, serta badai lautan yang begitu ganas.


Jika tidak mengetahui rute yang tepat maka kultivator tingkat Transcendent tahap 5 pun bisa mati dalam perjalanan.


"Apakah aku perlu menjelaskan keinginan dan tujuan ku pada orang seperti mu?" Yun Ying berkata dengan suara datar.


Sun Wong sendiri secara diam-diam, mencoba menyebarkan indera spiritualnya, melacak hingga jarak beberapa kilometer, mencari keberadaan seseorang.


Setelah beberapa saat, Sun Wong kembali menatap Yun Ying.


"Dewi Bulan Es, kau tidak bersama guru mu?" ucap Sun Wong.


"Apakah masalah jika guru ku tidak bersama ku."

__ADS_1


Sun Wong dan Wan Yun saling memandang, sebelum secara bersamaan tertawa keras.


"Hahaha...! Yun Ying, kau sungguh berani menampakkan diri sementara guru mu sedang tidak bersama mu! Semua orang sudah mengetahui kalau kultivasi mu menurun karena suatu hal!"


"Haha, tapi bagus karena kau begitu bodoh, dengan nangkap mu maka itu bisa ditukarkan dengan nyawa Dewi Bulan Purnama!"


Sun Wong dan Wan Yun sebelumnya hanya khawatir akan keberadaan Yun Nuwa sang Dewi Bulan Purnama yang merupakan guru Yun Ying.


Sekarang karena mereka mengetahui kalau Yun Nuwa tidak bersama Yun Ying, mereka tidak perlu khawatir lagi.


"Oh, kalian terlalu percaya diri!" Yun Ying meledakkan aura tingkat Nirwana tahap menengahnya, menekan balik aura milik Sun Wong, hingga semua kultivator yang mendapatkan tekanan langsung bisa bernafas normal.


Sun Wong dan Wan Yun terkejut merasakan tingkat kultivasi Yun Ying, sampai mereka melangkah mundur, begitu juga dengan pasukan mereka di belakang.


"Kau.. sejak kapan?!"


Sun Wong dan Wan Yun mengetahui kalau kultivasi Yun Ying telah menurun drastis, lalu bagaimana bisa kultivasi gadis itu sekarang melonjak drastis.


Sungguh tidak masuk akal.


Sesaat kemudian, seseorang diantara para kultivator di darat, melayang terbang hingga tiba di samping Yun Ying.


"Ying'er, siapa mereka?"


"Mereka adalah dua kultivator tingkat Nirwana dari Benua Chenwu. Aku juga tidak mengetahui pasti tujuan mereka datang ke Benua Lingwu, tapi kemungkinan mereka ingin menguasai benua ini!"


Xiang Yang menyipitkan matanya, menatap kedua kultivator tingkat Nirwana itu.


Tidak lama kemudian, para kultivator yang masih berdiri di tanah, kini mulai terbang melayang hingga berada di belakang Xiang Yang dan Yun Ying.


Sekitar 10 kultivator tingkat Transcendent melayang mendekati Xiang Yang dan Yun Ying, mereka adalah para Ketua Sekte besar.


Para kultivator tingkat Transcendent melayang hingga sejajar di samping Xiang Yang dan Yun Ying, Han Shizu terlihat diantara para kultivator itu, aura di tubuhnya tidak kalah kuat dengan para Ketua Sekte besar, menunjukkan jika gadis itu sudah berada ditingkat Transcendent.


Xiang Yang menoleh kearah Han Shizu disampingnya, lalu tersenyum lembut. Dia senang melihat gadis itu bisa selat dan bahkan telah menerobos ketingkat Transcendent.


Namun sekarang tidak ada waktu untuk mengucapkan selamat, musuh berada tepat didepan mata mereka.

__ADS_1


Xiang Yang bisa merasakan jika kultivasi kultivator tingkat Transcendent di pihaknya, tidak hanya sebatas ditahap 1 saja, ada beberapa yang sudah menerobos ketahap 2, seperti Ling Shi sang Ketua Sekte Teratai Biru dan Yong Qian sang Ketua Sekte Elang Nirwana.


Xiang Yang juga bisa melihat ada sekitar 10 Tetua Sekte besar yang telah menerobos ketingkat Transcendent, dan beberapa kultivator Transcendent lainnya kemungkinan adalah kultivator independen, karena pakaian yang mereka kenakan bukanlah seragam dari sekte-sekte besar.


"Mereka memiliki 2 kultivator tingkat Nirwana dan 54 kultivator tingkat Transcendent, sedangkan kami memiliki 23 kultivator tingkat Transcendent dan 1 kultivator tingkat Nirwana! Ini akan menjadi pertarungan yang sulit, tapi kami masih memiliki kemungkinan untuk menang!" gumam Xiang Yang dalam hatinya.


"Saudari Yun Ying, syukurlah kau masih hidup." Ling Shi merasa lega melihat keberadaan Yun Ying.


Dia pun menoleh kearah Sun Wong dan Wan Yun "Siapa mereka?"


Yun Ying menjelaskan secara singkat pada Ling Shi dan para kultivator Transcendent lainnya mengenai Sun Wong dan Wan Yun.


Hal itu membuat mereka semua terkejut, tidak menyangka ternyata ada benua lain selain Benua Lingwu, terlebih benua itu dikatakan jauh lebih besar dari Benua Lingwu.


"Sun Wong, kau adalah pengkhianat Sekte Bintang Suci. Sebelumnya kau berhasil melarikan diri karena beruntung, sekarang akan ku pastikan membawa kepala mu kembali!" Yun Ying menatap tajam Sun Wong.


"Gadis kecil, jangan terlalu sombong!" Sun Wong mengeluarkan aura yang lebih kuat.


"Hahaha! Pak tua, tidak perlu banyak basa-basi, sekarang adalah kesempatan kita untuk menangkap gadis ini! Dewi Bulan Purnama pasti bersedia menukarkan harta berharganya untuk keselamatan murid kesayangannya!"


Meskipun mengatakan itu, Wan Yun malah menatap Han Shizu seakan menatap emas berlian.


Wan Yun menjilat bibirnya "Aura gadis itu sungguh menarik, akan ku dapatkan dia untuk membuktikan dugaan ku!"


"Ying'er, mereka berniat buruk terhadap kita, jadi tidak perlu menahan diri!" Xiang Yang bersiap, mengeluarkan aura kuat dari tubuhnya.


"Hei, siapa kau? Beraninya kau menyebut saudari Yun Ying dengan panggilan akrab seperti itu?" Ling Shi menatap bingung kearah Xiang Yang.


Setahunya Yun Ying sangat tidak suka pada pria, namun sepertinya Yun Ying kali ini menerima panggilan akrab seperti itu dari Xiang Yang.


"Tidak ada waktu untuk penjelasan tidak berguna seperti itu!" Xiang Yang mengeluarkan Pedang Naga lalu melesat cepat kedepan.


Xiang Yang mengayunkan pedangnya, membuat Pedang Naga memanjang dengan kecepatan tinggi.


Sun Wong dan Wan Yun terkejut, mereka mengeluarkan senjata, berniat menangkis bilah Pedang Naga yang terus memanjang kearah mereka berdua.


Namun sesaat sebelum Pedang Naga mereka tangkis, bilah Pedang Naga berbelok arah, lalu menusuk tepat pada jantung pasukan di belakang Sun Wong.

__ADS_1


Pedang Naga menembus tubuh hingga bilahnya terus memanjang, menembus tubuh belasan kultivator lainnya.


Belasan kultivator tingkat Nescent Soul langsung mati ditangan Xiang Yang.


__ADS_2