
Perjalanan generasi muda Keluarga Xiang awalnya tenang, sebelum kedatangan Tetua Sun Da dan para muridnya.
Kejadian selanjutnya membuat Tetua Xiang Lu dan Tetua Xiang Zan kena mental karena mengetahui diantara kelompoknya, mereka berdua lah yang paling lemah.
Mereka berdua tidak menyangka kalau generasi muda yang seharusnya mereka kawal ternyata jauh lebih kuat dari mereka.
Xiang Han melihat wajah teguh Trio Xiang yang penuh dengan tekad, akhirnya ia menghela nafas pelan.
"Kalau begitu baiklah, tapi jika situasi semakin memburuk maka kalian harus segera pergi!" ucap Xiang Han.
Trio Xiang mengangguk serentak, lalu menatap tajam Sun Da dan kelompoknya.
"Jika demikian maka kami juga akan ikut membantu, meskipun kami adalah yang paling lemah namun setidaknya dengan tambahan 4 tangan dan kaki akan sedikit meringankan beban kalian!" ucap Tetua Xiang Lu.
"Zu'er, ayah tidak tau bagaimana kultivasi mu bisa meningkat dengan pesat namun ayah bangga pada mu!" Tetua Xiang Zan mengeluarkan pedangnya.
"Para serangga seperti kalian akan mati disini, dan setelah itu giliran Keluarga Xiang kalian yang akan ku ratakan dengan tanah!" ucap Sun Da.
"Aku akan melawan pria tua itu, kalian lawan sisanya! Akan ku usahakan untuk membunuhnya dengan cepat agar bisa membantu kalian!" Xiang Han mengeluarkan pedang dari sarungnya, diikuti oleh yang lainnya.
"SERANG!" Xiang Han melesat lebih dulu, yang lainnya mengikuti dari belakang, hanya Xiang Jun saja yang melompat kebelakang naik keatas pohon.
Tentu saja dia tidak bisa langsung terjun ke pertarungan karena ia adalah seorang pemanah, ia harus memberi rekan-rekannya dukungan dari jauh.
Sun Da dan para muridnya juga mengeluarkan senjata masing-masing.
"Li Gu, Chu She, urus pemanah yang ada diatas pohon! SERANG!"
"HORREAAAA...!!"
Setelah diberikan instruksi, semua murid Sun Da melesat cepat dengan teriakan liar.
Sun Da sendiri bertahan diam berdiri ditempat dengan golok ditangannya yang sudah mengeluarkan kobaran api, menunggu kedatangan Xiang Han.
Saat sudah dalam jarak tertentu, Xiang Han melompat tinggi, membuat tebasan menyilang mengeluarkan kobaran api.
Sun Da tidak diam saja, ia menebaskan goloknya vertikal dari atas kebawah, mengeluarkan gelombang api.
__ADS_1
*Booommm!
Dua gelombang api berbenturan menyebabkan ledakan keras diudara, membuat asap tebal mengepul.
Sesaat kemudian, dari kepulan asap tebal itu keluar sosok Xiang Han.
Pertarungan antara Xiang Han melawan Sun Da pun terjadi.
Sementara itu, semua murid Sun Da sedang bertarung sengit melawan Trio Xiang dan dua tetua Keluarga Xiang.
Dua murid Sun Da bernama Li Gu dan Chu She yang mana masing-masing berada ditingkat Earth Spiritual tahap 4 dan Earth Spiritual tahap 3, melesat kearah tempat dimana Xiang Jun berada.
Xiang Jun memasang dua anak panah pada tali busurnya, seketika anak panah itu diselimuti aliran listrik, tidak menunggu waktu, Xiang Jun melepaskan tali busur membuat dua anak panah melesat dengan kecepatan tinggi.
Li Gu dan Chu She terkejut karena anak panah itu melesat dengan kecepatan yang tidak mereka duga.
Mereka berdua buru-buru menghindari anak panah itu. Namun karena awalnya tidak terlalu waspada, mereka tidak dapat menghindari anak panah secara sempurna.
Li Gu terkena sayatan dangkal pada pipi kanannya sedangkan Chu She terkena pundak kanan dengan cukup dalam.
Xiang Jun pun melompat menjauh memperlebar jarak agar ia lebih leluasa menggunakan panahnya.
Xiang Jun segera menarik satu anak panah, kemudian menembakkannya.
Li Gu dan Chu She langsung bersiap, namun anak panah itu ternyata tidak mengarah pada mereka, melainkan dahan pohon tempat mereka berpikir.
Dahan pohon itu hancur terkena anak panah Xiang Jun, membuat kedua pria itu terjatuh.
Sesaat sebelum itu terjadi, Xiang Jun sudah menyiapkan dua anak panah yang diselimuti aliran listrik yang langsung ditembakkan saat dua musuhnya itu mulai terjatuh dari pohon.
Bersamaan dengan kaki Li Gu dan Chu She yang menapak tanah, mereka menangkis anak panah listrik itu.
Namun ternyata dia anak panah sudah menyusul yang mana kali ini tidak bisa mereka hindari.
Li Gu menggunakan tangan kirinya untuk bertahan hingga tangan kirinya tembus tertembak panah. Sementara Chu She terkena pada bagian pundak kirinya.
Sengatan listrik pun menjalar ke seluruh tubuh, membuat mereka kejang-kejang sementara.
__ADS_1
Li Gu dan Chu She menatap penuh kemarahan pada Xiang Jun, mereka semakin marah kala melihat pemuda itu tersenyum meremehkan.
____
Di sisi lain, pertarungan antara 8 murid Sun Da melawan dua generasi muda Keluarga Xiang dan dua Tetua Keluarga Xiang berlangsung sengit.
Xiang Zu dan Xiang Ba masing-masing melawan 3 orang, sementara 2 tetua masing-masing melawan 1 orang.
Xiang Zu sekarang berada ditingkat Earth Spiritual tahap 5 akhir, jika saja ia diberikan waktu sekitar 5 hari lagi maka mungkin ia bisa mencapai Sky Spiritual.
Dua pria menyerang dari kiri dan kanan, menebaskan golok mereka, berniat memotong tubuh Xiang Zu.
Xiang Zu melompat menghindar hingga tubuhnya sejajar dengan kepala kedua pria itu. Dengan gerakan kuat, Xiang Zu merentangkan kedua kakinya, memberikan tendangan pada kepala kedua pria itu hingga terpental.
Satu pria lagi melesat dari arah depan. Xiang Zu mendarat mulus dengan posisi jongkok, kemudian memberikan satu tolakan kuat dengan kakinya, hingga tubuhnya melesat cepat kedepan.
Musuh yang tidak siap dengan gerakan cepat Xiang Zu, berakhir menghentikan langkah dalam posisi bertahan.
*TRING!
Tebasan pedang Xiang Zu menghantam golok pria itu, membuatnya terpental belasan meter.
Tiba-tiba kilatan petir merah keluar dari tubuh Xiang Zu. Xiang Zu memang memiliki akar spiritual petir, namun unsur petir pada akar spiritualnya entah kenapa tiba-tiba berubah menjadi petir merah sekitar 2 minggu lalu.
Bisa dibilang, akar spiritual petir Xiang Zu mengalami sebuah mutasi.
Mutasi pada akar spiritual bisa dibilang sangat jarang terjadi, dan biasanya orang-orang yang akar spiritualnya bermutasi akan menjadi seorang jenius tingkat tinggi.
Xiang Zu sendiri belum terbiasa dengan perubahan tiba-tiba pada akar spiritualnya, beberapa kali ia sempat melatih petir merahnya, namun masih cukup sulit.
Kali ini Xiang Zu ingin menjadikan pertarungan ini sebagai latihan untuknya menguasai petir merah.
3 musuh Xiang Zu kini sudah berdiri tegak di 3 arah yang berbeda, depan, kiri dan kanan.
Mereka bertiga sangat bingung melihat petir merah yang berkilat di tubuh Xiang Zu, entah kenapa mereka merasakan suatu intimidasi tertentu dari petir merah itu.
"SERANG!" 3 pria itu langsung melesat kearah Xiang Zu.
__ADS_1
Pertarungan pun kembali terjadi.