
Setelah mendengar kalau Sekte Pedang Surga diserang, para ketua dan tetua sekte langsung bergerak keluar, melesat kearah pertarungan terjadi untuk membantu.
Namun jalan mereka tiba-tiba dihadang oleh 2 kultivator muda yang terlihat berumur kurang dari 20 tahun.
Meskipun terlihat muda namun aura yang keduanya keluarkan sangatlah mendalam, jelas sekali kedua kultivator muda itu memiliki kultivasi tinggi.
Mereka sama sekali tidak bisa merasakan kultivasi kedua kultivator muda itu, yang artinya ada dua kemungkinan, yaitu Xiang Yang dan Han Shizu memiliki teknik khusus untuk menyembunyikan kultivasi mereka, atau memang kultivasi keduanya lebih tinggi dari mereka hingga mereka tidak bisa melihat kultivasi Xiang Yang dan Han Shizu.
"SIAPA KALIAN BERDUA!?" tanya Lun Mu dengan wajah gelap.
"Aku adalah Ketua Sekte Naga Emas!" Xiang Yang menjawab dengan santai.
Ekspresi terkejut langsung menghiasi wajah Lun Mu dan yang lainnya, mereka tidak menyangka ternyata Ketua Sekte Naga Emas akan sangat muda seperti itu.
"Jadi sekte mu yang menyerang Sekte ku! Apa kau tidak sadar dengan apa yang kau lakukan?! Dengan menyerang Sekte Pedang Surga ku maka kau bisa menjadi musuh semua sekte aliran putih!" Lun Mu berteriak marah.
"Oh, aku rasa kau mengatakan hal yang salah!" Xiang Yang masih tetap terlihat santai "Bukankah kalianlah yang memusuhi Sekte Naga Emas ku? Bahkan kalian sampai membentuk aliansi hanya untuk menghancurkan sekte yang baru-baru ini ku dirikan!..
Tentu saja aku tidak ingin sekte yang sudah susah payah ku bangun kalian hancurkan semena-mena. Jadi dari pada menunggu kalian yang datang sendiri mengetuk pintu gerbang sekte ku, lebih baik aku sendiri yang memimpin anggota Sekte ku untuk menghancurkan pintu gerbang kalian!"
Perkataan Xiang Yang kembali membuat mereka terkejut. Seharusnya aliansi yang mereka bentuk sangat rahasia, hanya orang-orang penting di sekte masing-masing yang mengetahuinya.
Jadi bagaimana bisa Ketua Sekte Naga Emas mengetahui hal itu, apakah ada pengkhianat diantara mereka hingga Ketua Sekte Naga Emas mengetahui tentang aliansi yang mereka bentuk.
"Bukankah kalian ingin menghancurkan sekte ku? Seharusnya kalian senang karena aku sendiri yang datang memimpin semua anggota sekte ku untuk datang, disini akan ditentukan siapa yang akan hancur dan siapa yang akan bertahan!" Xiang Yang meledakkan aura naga dari tubuhnya, membuat tekanan berat yang tak kasat mata dirasakan oleh Lun Mu dan yang lainnya.
Tekanan tiba-tiba yang mereka terima membuat keseimbangan mereka hilang hingga jatuh kebawah.
Belum saja tubuh mereka menyentuh tanah, Han Shizu sudah melemparkan belasan jarum petir yang menancap di tubuh mereka semua, hingga aliran petir menjalar keseluruh tubuh mereka, membuat mereka semua kejang-kejang. Namun bisa dilihat kalau mereka semua masih tidak pingsan.
__ADS_1
"Kekuatan mereka sangat mengerikan..tidak mungkin kami bisa mengalahkan mereka! Sialan!" Lun Mu berusaha untuk berdiri, namun sistem syaraf dan energi Qi nya menjadi kacau saat terkena serangan jarum petir Han Shizu.
Hal yang sama juga terjadi pada yang lainnya. Hanya dengan sedikit kelengahan, mereka kini sudah berada diambang kematian. Sungguh nasib yang sangat sial.
Xiang Yang dan Han Shizu turun perlahan, mendarat mulus ditanah tidak jauh dari Lun Mu dan yang lainnya.
"Pak tua Lun Mu, hari ini adalah akhir dari Sekte Pedang Surga mu. Padahal aku ingin membangun sekte dengan tenang tanpa adanya masalah, tapi kalian malah berniat menghancurkan sekte ku! Aku bukanlah orang baik yang pemaaf, jadi seharusnya kalian tau konsekuensinya apa bukan?"
Perkataan Xiang Yang membuat wajah mereka semua pucat, mereka sadar telah membangunkan naga yang tertidur hingga sekarang naga itu marah besar pada mereka.
"Tuan, tolong pikirkan lagi, ada banyak nyawa tidak bersalah di sekte ku, aku tidak akan lagi mau berurusan dengan Sekte Naga Emas, jadi jangan hancurkan Sekte Pedang Surga ku." Lun Mu berkata dengan suara lemah, dia tidak memiliki cara lain lagi kecuali memohon pada pemuda didepannya.
"Oh, lalu apa kalian sebelumnya memikirkan hal itu saat ingin menghancurkan sekte ku?"
Pertanyaan Xiang Yang membuat Lun Mu terdiam, tidak bisa memberikan jawaban.
Mereka akhirnya mengetahui kalau Xiang Yang bukanlah orang yang bisa disinggung begitu saja. Bahkan bisa dibilang mereka belum sekalipun menyinggung pemuda itu, masih dalam perencanaan saja, namun mereka malah mendapatkan kehancuran dari Xiang Yang.
Xiang Yang tiba-tiba menyambar leher Lun Mu dengan tangan kirinya lalu mengangkatnya hingga kaki pria tua itu tidak menyentuh tanah.
"Kalian ingin membunuh ku, lalu apa salahnya jika aku juga ingin membunuh kalian?"
Sesaat kemudian Xiang Yang menyiapkan kepalan tangan kanannya yang diselimuti energi kuat, lalu memukul keras perut Lun Mu.
"Gouhk!" Lun Mu yang aliran energi Qi nya kacau tidak bisa membuat pertahanan, hingga pukulan Xiang Yang membuatnya memuntahkan darah.
Xiang Yang melepaskan leher Lun Mu, membuat tubuhnya jatuh ketanah.
Xiang Yang kemudian melirik sekilas kearah Han Shizu.
__ADS_1
Han Shizu mengangguk sebelum kembali melemparkan jarum-jarum petir kearah Lun Mu dan para Tetua Sekte Pedang Surga, membuat mereka pingsan.
Xiang Yang pun melakukan segel tangan, hingga rantai-rantai cahaya keluar lalu mengambil jiwa Lun Mu dan para Tetua Sekte Pedang Surga.
Para Ketua Sekte dan Tetua Sekte yang masih terbaring tidak berdaya, hanya bisa menatap ngeri kearah mayat Lun Mu dan para tetuanya.
"Tu-tuan..." Yu Hang ingin mengatakan sesuatu, namun setelah mendapatkan tatapan tajam dari Xiang Yang, pria tua itu akhirnya bungkam.
"Aku masih membutuhkan beberapa hal dari kalian, jadi kalian tidak akan ku bunuh!"
Perkataan Xiang Yang memberikan angin segar untuk Yu Hang dan yang lainnya, namun ucapan Xiang Yang selanjutnya membuat wajah mereka kembali pucat.
"Setidaknya untuk saat ini!"
Apa yang Xiang Yang katakan berarti bahwa mereka tidak akan dibunuh sampai apa yang pemuda itu butuhkan dari mereka didapatkan. Jika mereka sudah tidak lagi dibutuhkan maka kematian lah yang menanti mereka.
Xiang Yang kembali melakukan segel tangan, namun kali ini tidak keluar rantai cahaya seperti sebelumnya, namun di bawah kaki Xiang Yang mulai muncul ukiran tulisan kuno yang membentuk sebuah susunan, yang mana susunan itu menjangkau para Ketua dan Tetua Sekte, membuat lingkaran unik dibawah mereka masing-masing.
Tidak berselang lama, ukiran tulisan kuno itu naik ke tubuh mereka, hingga masuk melalui kening.
Satu detik pertama, mereka tidak merasakan apa-apa, namun detik selanjutnya mereka merasakan rasa sakit yang luar biasa pada kepala mereka.
"Arrrggghhh..!"
"Arrrggghhh..!"
"Arrrggghhh..!"
Mereka semua berteriak keras, meronta-ronta, tidak tahan dengan rasa sakit yang mereka rasakan.
__ADS_1