Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.229 - Siksaan


__ADS_3

Xiang Yang tidak langsung keluar dari ruangan itu, dia malah melompat cepat kesamping.


*Boooommmm...!!


Sebuah serangan mendarat di tempat Xiang Yang berdiri sebelumnya.


Xiang Yang melihat kearah datangnya serangan, dia tersenyum lebar karena melihat orang yang menyerangnya.


"Ternyata kau, Qin Dong!"


"Hahaha, aku tau kau pasti mendapatkan barang berharga di tempat ini! Cepat serahkan semua barang itu!!" Qin Dong mengacungkan pedangnya.


"Aku rasa kau terlalu berani hanya karena telah menerobos ketingkat Nescent Soul, Qin Dong!"


"Memangnya kenapa? Kau pikir karena kau menyembunyikan tingkat kultivasi mu aku akan menganggap kultivasi mu lebih tinggi? Paling kultivasi mu masih berada ditingkat Gold Core tahap 5, jadi jika tidak ingin mati ma..."


Belum sempat Qin Dong menyelesaikan kalimatnya, Xiang Yang tiba-tiba muncul didepannya lalu memberikan satu pukulan keras pada bagian wajah, membuat Qin Dong langsung terpental hingga tubuhnya tertanam kedalam tembok.


Tidak berhenti sampai disana, Xiang Yang kembali memukul wajah Qin Dong, sampai temboknya hancur, membuat tubuh sang Putra Mahkota Kekaisaran Qin itu turut terpental ke ruangan sebelah.


Disana ternyata terdapat belasan kultivator yang didominasi oleh kultivator tingkat Nescent Soul, hanya beberapa yang berada ditingkat Gold Core.


Wajah Qin Dong terlihat hancur dengan hidungnya yang remuk, banyak giginya yang latah membuatnya terlihat lebih jelek.


Namun pemuda itu masih sadar.


Qin Dong berguling-guling di tanah hingga tubuhnya berhenti dalam posisi terlentang.


Para kultivator disana tidak mengetahui masalah antara mereka, memilih untuk tidak ikut campur, lagi pula tidak ada untungnya mereka ikut dalam pertempuran tanpa sesuatu yang mungkin mereka dapatkan.


"Saudara-saudara ku.. bocah itu tadi menemukan banyak barang berharga... dia ingin membunuh ku karena.. ingin mengambil semua barang itu seorang diri!" Qin Dong menunjuk kearah Xiang Yang.


Tatapan semua kultivator langsung tertuju pada Xiang Yang.


Xiang Yang sendiri mengabaikan tatapan mereka semua, matanya tajam menatap Qin Dong dengan dingin.


"Sepertinya kau tidak ingin mati dengan mudah, Qin Dong!"

__ADS_1


Semua kultivator disana kini menatap Xiang Yang, melihat pemuda itu tidak menyanggah perkataan Qin Dong membuat mereka berpikir kalau perkataan Qin Dong memang benar.


"Memangnya barang berharga macam apa yang dia temukan?" salah seorang kultivator bertanya pada Qin Dong.


"Itu..." Qin Dong berpikir sejenak barang apa yang kira-kira berharga yang bisa membuat para kultivator itu mengincar Xiang Yang, sampai kemudian dia pun menjawab "Dia memiliki Air Spiritual!"


Wajah para kultivator itu langsung berubah penuh keserakahan, menatap Xiang Yang seakan pemuda itu adalah gadis telanjang.


Xiang Yang tersenyum kecut, bukan karena takut semua kultivator itu mengincarnya, melainkan karena perkataan asal-asalan Qin Dong yang merupakan kebenaran.


Qin Dong tersenyum lebar memperlihatkan gigi-gigi depannya yang sudah rontok semua.


"Hahaha, aku tidak tau berada ditingkatan apa kultivasi bocah itu, tapi tidak mungkin dia bisa menang melawan banyaknya kultivator Nescent Soul disini!" gumam Qin Dong dalam hatinya.


"Hahah! Aku yang akan mendapatkan Air Spiritual itu!" Seorang kultivator tingkat Nescent Soul tahap 1, melesat cepat kearah Xiang Yang.


Seketika orang itu berada didepan Xiang Yang kemudian menebaskan pedangnya.


Meskipun gerakannya sangat cepat, namun semuanya bisa dilihat dengan jelas oleh Xiang Yang. Dia menghindari tebasan itu dengan mudah lalu mengeluarkan serangan balasan.


"Tapak Es Kematian!" Xiang Yang menyerang tepat di dada orang itu dengan tangannya yang diselimuti kobaran api putih kebiruan.


Serangan Xiang Yang barusan telah membekukan jantungnya.


Semua kultivator disana terkejut melihat Xiang Yang yang bisa dengan begitu mudahnya membunuh kultivator tingkat Nescent Soul.


Namun mereka tidak ingin mundur, Air Spiritual sudah berada didepan mata mereka.


"SERANG DIA!!" Seorang kultivator berteriak, membuat semua kultivator lainnya melesat maju menyerang Xiang Yang.


Xiang Yang bersiap "Akan ku akhiri dengan cepat!"


Tubuh Xiang Yang mengeluarkan aura hitam dan putih. Sesaat kemudian, dia berlari menerjang kearah para kultivator itu, dengan setiap langkahnya membuat retakan di lantai.


Beberapa kultivator langsung mengeluarkan serangan jarak jauh, namun Xiang Yang terlalu cepat hingga serangan mereka bisa dihindari dengan mudah.


Dalam sekejap Xiang Yang berada didepan salah satu kultivator, dengan kuat dia memukul perut kultivator tersebut.

__ADS_1


Kultivator itu menyadari jika dirinya tidak bisa menghindar dalam jarak sedekat itu, hingga dia menciptakan lapisan energi yang melindungi perutnya.


Namun lapisan energi itu belum terbentuk secara sempurna, pukulan Xiang Yang sudah lebih dulu menghantam perutnya.


Orang itu memuntahkan banyak darah sebelum tubuhnya terpental keatas menghantam langit-langit ruangan, sampai tubuhnya tertanam didalam sana.


Tanpa menyia-nyiakan waktu, Xiang Yang melesat kearah kultivator lainnya.


Para kultivator itu sepertinya hanya kultivator independen yang hanya bergerak sendiri-sendiri tanpa memiliki rekan, hingga kerja sama diantara mereka sama sekali tidak ada, membuat Xiang Yang bisa dengan mudah menghajar mereka semua tanpa ampun.


Untuk kultivator Gold Core, mereka semua mati hanya dalam 1 atau kali serangan, sedangkan kultivator Nescent Soul masih bisa bertahan dalam beberapa serangan.


Dalam waktu beberapa menit, Xiang Yang sudah membunuh semua kultivator itu, yang masih bertahan hidup hanya kultivator yang sekarang Xiang Yang cekik.


*KRAK!


Xiang Yang mematahkan leher kultivator itu, membuatnya mati seketika. Dia pun melempar tubuh tak bernyawa itu ke samping, kemudian menoleh kearah Qin Dong yang sekarang gemetar ketakutan.


Qin Dong tidak menyangka Xiang Yang ternyata sangat kuat, mampu mengalahkan banyak kultivator Nescent Soul dalam beberapa menit saja.


Awalnya dia berpikir tidak bisa melihat kultivasi Xiang Yang karena pemuda itu menggunakan teknik khusus untuk menyembunyikan kultivasinya tapi ternyata itu karena kultivasi Xiang Yang berada diatasnya.


"Sekarang apa yang akan kau lakukan?" Xiang Yang berjalan mendekati Qin Dong secara perlahan, membuat Qin Dong merasa semakin tertekan.


Xiang Yang tiba-tiba menghilang lalu muncul didepan Qin Dong, dengan kuat dia menendang kepala Qin Dong hingga terpental menghantam tembok.


"Seperti yang ku bilang sebelumnya, kau tidak akan mati dengan mudah!" Xiang Yang meraih satu kaki Qin Dong, lalu membantingnya kekanan dan kekiri berkali-kali.


*Baaammm!!


*Baaammm!!


*Baaammm!!


Qin Dong sama sekali tidak bisa melawan dalam kondisi seperti ini, dia hanya bisa menerima nasib di siksa Xiang Yang.


Saat Qin Dong akan pingsan, Xiang Yang mengalirkan energi petir ke tubuh Qin Dong, memberikan gelombang kejut hingga membuatnya tidak pingsan.

__ADS_1


Xiang Yang menggunakan beberapa siksaan kejam lainnya, meskipun cara yang dia lakukan masih bisa dibilang manusiawi dari pada yang dilakukan oleh Cai'er.


Setelah puas menyiksa Qin Dong, Xiang Yang meninggalkan tubuh lemah pria itu, tidak mati namun Xiang Yang pastikan Qin Dong akan mati seiring waktu berjalan.


__ADS_2