Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.180 - Tidak Bisa Disinggung


__ADS_3

Xiang Yang menunggu di ruang tamu selama sekitar 10 menit, hingga seorang pria paruh baya datang.


Dari aura yang dikeluarkan pria paruh baya itu, Xiang Yang mengetahui kalau kultivasinya berada ditingkat Gold Core tahap 4 yang mana merupakan salah satu tetua di Sekte Air Terjun ini.


"Salam Tetua!" Xiang Yang langsung menangkupkan tangannya dengan senyum sederhana.


"Salam!" Pria paruh baya itu juga membalas dengan salam hormat "Aku mendengar kalau Ketua Sekte Naga Emas datang berkunjung jadi aku cepat-cepat datang kemari, tidak ku sangka ternyata Sekte Naga Emas memiliki Ketua yang masih sangat muda! Terlebih aku sendiri bahkan tidak bisa melacak kultivasi mu!"


Dia sangat terkejut saat mencoba melacak kultivasi Xiang Yang, namun dia sama sekali tidak bisa melihatnya, menunjukkan jika kultivasi pemuda itu berada diatasnya.


"Haha, kau terlalu berlebihan Tetua, aku tidaklah sehebat yang Tetua pikirkan!"


"Kalau begitu silahkan duduk!"


"Terima kasih!" Xiang Yang pun duduk di sofa empuk disana.


Sementara sang Tetua sendiri duduk di hadapan Xiang Yang dengan meja setinggi setengah meter berbentuk persegi panjang.


"Ngomong-ngomong, perkenalkan aku Wu Tong, Tetua Ke-4 Sekte Air Terjun!" Tetua Wu Tong memperkenalkan dirinya.


"Xiang Yang, Ketua Sekte Naga Emas!"


"Jadi ada keperluan apa Ketua Sekte Xiang mengunjungi Sekte kami?" tanya Tetua Wu.


"Aku ingin bertemu dengan Ketua Sekte Air Terjun untuk melakukan beberapa diskusi!"


"Jika memang begitu maka akan aku panggil Ketua Sekte dulu!" Tetua Wu berdiri lalu menangkupkan tangannya sebelum berjalan keluar ruangan, pergi memanggil Ketua Sektenya.


Tidak berselang lama, Tetua Wu datang kembali bersama seorang pria yang terlihat berusia 50 tahun, namun usia sebenarnya sudah hampir 200 tahun.

__ADS_1


Pria itu adalah Wu Zhang, Ketua Sekte Air Terjun.


Xiang Yang segera berdiri lalu menangkupkan tangannya dengan senyum sederhana "Kau pasti Ketua Sekte Air Terjun, senang bertemu dengan mu! Perkenalkan aku Xiang Yang, Ketua Sekte Naga Emas!"


"Haha, kau terlalu sopan, senang juga bertemu dengan Ketua Sekte Naga Emas. Aku Wu Zhang, Ketua Sekte Air Terjun!" Wu Zhang menangkupkan tangannya, membalas salam hormat Xiang Yang.


"Kalau begitu silahkan duduk!" Setelah mengatakan itu, Xiang Yang langsung duduk tanpa malu.


"Terima kasih." Dan secara mengejutkan, Tetua Wu dan Wu Zhang malah berterima kasih, lalu mulai duduk dihadapan Xiang Yang.


Bukankah kami yang seharusnya mempersilahkan duduk karena kami adalah tuan rumah? Lagi pula kenapa kami malah berterima kasih?


Pemuda ini... sepertinya adalah pemuda sembrono yang tidak tau malu, namun dilihat dari aura yang dikeluarkan, pemuda ini sangat sulit ditebak. Begitulah yang dipikirkan kedua pria paruh baya itu, mereka mulai menganalisa Xiang Yang.


"Kami sebelumnya sudah cukup sering memerintahkan utusan untuk datang ke Sekte Naga Emas, namun selalu saja ditolak. Jadi kami memutuskan untuk berkunjung kembali nanti!" ucap Wu Zhang setelah mengambil posisi duduk.


"Oh, kalau itu aku sendiri minta maaf, karena sebelumnya Sekte Naga Emas ku sedang menutup diri dari dunia luar!"


"Beberapa hal?" Xiang Yang menaikkan alisnya.


"Sebelumnya aku sendiri sempat ragu karena tidak mengetahui sekte seperti apa Sekte Naga Emas, namun setelah bertemu Ketua Sekte Xiang, aku jadi yakin kalau Sekte Naga Emas bukanlah sekte jahat!" Wu Zhang menghentikan ucapannya, menatap Xiang Yang, menunggu apakah akan ada tanggapan dari pemuda itu.


Karena Xiang Yang hanya diam, Wu Zhang pun melanjutkan "Sebelum itu, apakah Ketua Sekte Xiang mengetahui jika semua sekte besar aliran putih dan aliran hitam membentuk aliansi untuk menghancurkan Sekte Naga Emas?"


Wu Zhang berkata dengan wajah serius.


"Tentu saja aku mengetahuinya!" Xiang Yang menjawab dengan santai.


Jawaban Xiang Yang membuat Tetua Wu dan Wu Zhang menjadi terkejut, mereka melihat Xiang Yang dengan tatapan aneh dan bingung.

__ADS_1


"Lalu kenapa Ketua Sekte Xiang terlihat sangat santai? Dengan gabungan semua sekte besar dari dua aliran, tidak mungkin Sekte Naga Emas bisa bertahan." ucap Tetua Wu.


"Semua sekte yang tergabung dalam Aliansi Aliran Putih dan Aliansi Aliran Hitam sudah ku hancurkan semua. Ya..meskipun Aliansi Aliran Hitam masih belum hancur, namun itu hanya tinggal menunggu waktu saja!"


Tetua Wu dan Wu Zhang terdiam, mencoba mencerna kalimat yang disampaikan Xiang Yang.


"Jangan bercanda Ketua Sekte Xiang. Semua sekte yang tergabung dalam Aliansi Aliran Putih dan Aliansi Aliran Hitam semuanya adalah sekte besar, meskipun masih ada sekte menengah namun kekuatan sekte menengah itu sudah bisa disetarakan dengan sekte besar!" Wu Zhang terlihat agak kesal karena berpikir candaan Xiang Yang sama sekali tidak lucu.


"Aku tau kalian akan sulit percaya, tapi aku punya buktinya!" Xiang Yang mengeluarkan 7 token yang memiliki bentuk berbeda-beda dari cincin dimensinya, lalu menaruhnya diatas meja.


Wu Zhang dan Tetua Wu tertegun melihat ke-7 token itu. 7 token itu merupakan sebuah token yang menunjukkan kekuasaan seorang Ketua Sekte dari sekte masing-masing.


Yang membuat mereka berdua terkejut adalah 6 diantara 7 token itu merupakan token Ketua Sekte dari sekte yang tergabung kedalam Aliansi Aliran Putih, sementara satu token sisanya adalah token Ketua Sekte Kelabang Iblis.


"Ini..." Wu Zhang dan Tetua Wu tidak bisa lagi berkata-kata melihat ke-7 token itu.


"Ketua Sekte Xiang, bagaimana kau bisa..mendapatkan semua token ini?" tanya Wu Zhang dengan suara bergetar.


"Bukankah tadi sudah ku katakan?"


Mereka berdua terdiam, mengingat jika Xiang Yang pernah mengatakan kalau semua sekte yang tergabung dalam Aliansi Aliran Putih sudah dihancurkan semuanya.


Tapi bukankah itu terlalu berlebihan. Menghancurkan semua sekte besar aliran putih tanpa ada kabar mengenai kehancuran semua sekte itu.


Sebenarnya seberapa kuat Sekte Naga Emas ini.


"Mereka sampai membuat aliansi hanya untuk menghancurkan sekte ku, jadi tidak ada salahnya jika aku menghancurkan mereka bukan?"


Tubuh Wu Zhang dan Tetua Wu bergetar, mereka kini mengubah penilaian mereka tentang Xiang Yang.

__ADS_1


Pemuda itu bukanlah seorang yang sembrono dan tidak tau malu, melainkan seorang pemuda kejam yang sama sekali tidak bisa disinggung.


Wu Zhang dan Tetua Wu berjanji dalam hati, mereka tidak akan pernah berniat menyinggung pemuda itu, atau mereka tidak akan tau bagaimana mereka akan mati. Bukan hanya mereka yang akan mati, namun bisa saja seluruh Sekte Air Terjun dihancurkan.


__ADS_2