
1 bulan kemudian.
Sekte Naga Emas sudah selesai diperluas seperti yang Xiang Yang inginkan. Beberapa gunung yang berada di timur dan selatan Sekte sebelumnya hanya hutan yang dipenuhi pepohonan, kini telah dibuat berbagai macam bangunan untuk para anggota Gunung Dewa Obat, atau sekarang akan disebut sebagai anggota Puncak Alkimia.
Tidak hanya itu, bagian barat dan utara sekte juga telah diperluas sesuai dengan struktur dan penempatan yang diinginkan Xiang Yang.
Xiang Yang sebenarnya ingin membuat Puncak lainnya, seperti misalnya Puncak untuk para penempa senjata, atau mungkin Puncak untuk para ahli Formasi atau Array.
Namun untuk sekarang, Master Penempa dan Ahli Formasi di Sekte Naga Emas masih bisa dibilang sedikit, jadi Xiang Yang tidak bisa membuat Puncak untuk mereka.
Selain membuat banyak bangunan baru, Xiang Yang juga merenovasi kediamannya, hingga kediamannya sekarang terlihat menjadi bangunan paling berbeda diantara bangunan di Sekte Naga Emas. Mungkin bukan hanya berbeda diantara bangunan Sekte Naga Emas, namun seluruh Benua Lingwu tidak ada yang memiliki desain arsitektur yang sama dengan bangunan Xiang Yang.
Xiang Yang mendesain arsitektur bangunan kediamannya sendiri dengan desain bangunan dari dunianya sebelumnya.
Para anggota Sekte Kaki Seribu awalnya cukup bingung melihat desain arsitektur yang harus mereka bangun karena terlihat sangat berbeda, namun mereka juga senang karena menemukan sesuatu yang baru dari Xiang Yang, itu merupakan tantangan tersendiri bagi mereka.
Xiang Yang tidak ingin melupakan kehidupan sebelumnya, karena itulah dia membuat desain bangunan kediamannya seperti itu sebagai pengingat kalau dia dulunya adalah Raizen, sang pahlawan dari dunia lain.
Kabar mengenai bergabungnya Gunung Dewa Obat telah sampai ke telinga Ming Tu, membuat sang Kaisar muda itu langsung bergegas mengunjungi Sekte Naga Emas untuk menemui Xiang Yang.
Sebelumnya Ming Tu cukup bingung kenapa Xiang Yang memintanya lagi untuk membantunya menyewa jasa semua anggota Sekte Kaki Seribu, karena Xiang Yang sama sekali tidak mengatakan kenapa dia ingin kembali memperluas wilayah sektenya.
Padahal dua bulan lalu Sekte Naga Emas sudah diperluas hingga berkali-kali lebih luas.
Setelah 1 bulan barulah Ming Tu mendengar dari Jenderal Lang Kun alasan kenapa Xiang Yang memperluas sektenya.
Tentu saja itu mengejutkan sang Kaisar muda itu, dia menjadi kesal karena Xiang Yang tidak memberitahukan padanya prihal Gunung Dewa Obat yang menjadi bagian dari Sekte Naga Emas.
Ming Tu juga bingung, bagaimana bisa Xiang Yang membuat kelompok yang bahkan lebih besar dan lebih ternama dari Sekte Naga Emas, menjadi bagian dari sektenya yang bahkan belum genap 1 tahun berdiri di Kekaisaran Ming.
Setibanya di Sekte Naga Emas, Ming Tu langsung pergi mencari Xiang Yang di kediamannya setelah diberitahu oleh seorang Tetua tentang keberadaan Xiang Yang.
Saat melihat kediaman Xiang Yang dari jarak yang cukup jauh, Ming Tu tampak kagum karena ini pertama kalinya dia melihat desain arsitektur bangunan seperti itu.
Sangat megah, indah dan sangat berbeda dengan bangunan-bangunan lainnya.
__ADS_1
Tidak lama kemudian, Ming Tu berpapasan dengan Xiang Han. Mereka sama-sama berhenti, saling menatap dalam jarak beberapa meter.
Ming Tu berhenti karena melihat Xiang Han yang membuatnya merasa agak sedikit janggal, sementara Xiang Han berhenti karena Ming Tu menghalangi jalannya, serta tatapan pemuda itu membuatnya merasa sedikit aneh.
"Apakah ada yang salah?" tanya Xiang Han.
Ming Tu mengerutkan keningnya, melihat Xiang Han dari atas sampai bawah sebelum menjawab "Apakah hanya perasaan ku saja, Saudara Xiang Yang? Selama beberapa bulan tidak melihat mu, kau jadi terlihat lebih tua!"
Xiang Han tersenyum kecut, agaknya dia paham kenapa Ming Tu menatapnya seperti itu.
Pemuda didepannya mengira kalau dirinya adalah Xiang Yang, karena memang wajah mereka bisa dibilang mirip. Itu hal yang wajar karena mereka adalah ayah dan anak.
"Maaf nak, tapi aku bukan Xiang Yang. Aku Xiang Han, ayahnya Xiang Yang!"
Perkataan Xiang Han membuat Ming Tu tertegun. Dia pernah mendengar cerita Xiang Yang kalau saudaranya itu terpisah dengan keluarganya karena suatu kejadian.
Ternyata Xiang Yang sudah menemukan ayahnya. Ming Tu ikut merasa senang karena Xiang Yang bisa bertemu kembali dengan salah satu keluarganya.
"Ah.. maaf paman Xiang Han, aku kira tadi kau adalah Saudara Xiang Yang!" Ming Tu menangkupkan tangannya "Aku adalah Ming Tu, Kaisar Kekaisaran Ming!"
Kali ini Xiang Han yang tertegun, dia pernah mendengar tentang Ming Tu dari Xiang Yang. Tidak disangka ternyata dia sekarang berhadapan dengan seorang kaisar.
"Haha, paman Xiang Han tidak perlu terlalu sopan, kau adalah ayahnya Saudara Xiang Yang jadi tidak perlu terlalu formal dengan memanggil ku Yang Mulia, cukup panggil Kaisar Ming Tu atau Ming Tu saja tidak masalah!"
"Kalau begitu Kaisar Ming Tu, apa kau mencari Yang'er?"
"Ya, dimana Saudara Xiang Yang? Apakah dia ada dikediamannya?"
Xiang Han mengangguk "Ya, tapi aku sarankan untuk tidak menemuinya saat ini!"
"Kenapa?" Ming Tu terlihat bingung.
"Yang'er sekarang sedang berduaan dengan Shizu di gazebo ditengah taman. Itu akan mengganggu kencan mereka jika kau menemuinya sekarang."
"He.. Apakah hubungan mereka berdua sudah resmi?"
__ADS_1
"Belum, tapi aku yakin itu tidak akan lama."
Sesaat kemudian terdengar sebuah suara.
"Saudara Ming Tu, kau ternyata datang berkunjung."
Ming Tu dan Xiang Han menoleh ke sumber suara, melihat Xiang Yang yang melayang turun menghampiri mereka.
"Yang'er, kenapa kau malah meninggalkan Shizu? Apakah kencan kalian sudah selesai?" ucap Xiang Han dengan senyum penuh makna.
"Kami hanya sedang membicarakan beberapa hal, tidak sedang berkencan!" Xiang Yang menjawab perkataan ayahnya dengan ekspresi malas.
"Oh, membicarakan beberapa hal tentang masa depan?" senyum Xiang Han semakin lebar.
Xiang Yang memutar matanya dengan malas kemudian menoleh kearah Ming Tu.
"Saudara Ming Tu, tidak usah pedulikan perkataan ayah ku, lebih baik kita masuk kedalam!" Xiang Yang berbalik lalu berjalan menuju kediamannya.
"Permisi paman Xiang Han!" Ming Tu mengangguk sebelum berjalan mengikuti Xiang Yang, meninggalkan Xiang Han sediri.
"Saudara Xiang Yang, aku ikut senang kau telah menemukan ayah mu. Lalu bagaimana dengan keluarga mu yang lain? Istri mu, apakah sudah kau temukan?" tanya Ming Tu.
Xiang Yang menghela nafas "Aku hanya bertemu dengan ayah ku saat aku mengunjungi Gunung Dewa Obat, sedangkan untuk istri dan 3 saudara ku, aku sama sekali tidak tau dimana mereka!"
Mengingat tentang Cai'er, Xiang Yang jadi merindukan istrinya itu.
\=\=\=\=
#**REKOMENDASI NOVEL
*Sistem Kekayaan - 10 Detik – karya Khusayni**
Seperti judulnya, novel ini bertemakan sistem kekayaan yang pastinya berlatar dunia modern.
Jika kalian sudah bosan dengan novel sistem di dunia kultivator, bisa mampir di novel ini untuk mencari suasana baru.
__ADS_1
*MR.Politik – Karya Drasil
Novel ini bercerita tentang Jonathan Malik, seorang pemuda berusia 18 tahun yang bercita-cita menjadi seorang pemimpin.