
Han Shizu terbang menuju hutan terdekat untuk mencoba kekuatan barunya setelah naik ketingkat Nescent Soul.
Han Shizu bisa merasakan, kekuatan Jiwa Petir didalam tubuhnya menjadi jauh lebih kuat, sangat kuat bahkan membuatnya merasa bisa mengalahkan kultivator beberapa tahap diatas kultivasinya.
Sekarang Han Shizu hanya memiliki 2 pecahan Jiwa Petir yang telah menyatu, namun kekuatan Jiwa Petirnya sangat kuat. Bagaimana jika semua Jiwa Petir itu telah disatukan? Han Shizu tidak bisa membayangkan kekuatannya.
Setelah belasan menit terbang, Han Shizu tiba di sebuah hutan yang jauh dari pemukiman penduduk setempat. Merasa jika tempat ini sudah pas, ia pun mulai mencoba kekuatannya.
Han Shizu menciptakan sebuah jarum petir lalu melemparkannya kearah sebuah batu besar.
Jarum petir menancap di batu besar itu, membuat aliran petir ganas menjalar keseluruh bagian batu hingga batu besar itu hancur berkeping-keping dalam sekejap.
Han Shizu menatap kagum pada batu besar yang meledak tadi, ia tidak menyangka efeknya akan sekuat itu.
Padahal tadi Han Shizu menggunakan energi Qi dalam jumlah yang sama ketika ia menggunakan Jarum Petir Kematian saat ia masih berada ditingkat Gold Core, namun kekuatan dari Jarum Petir Kematiannya yang sekarang, sama sekali berbeda, jauh lebih kuat.
1 jarum petir kematian itu mungkin bisa langsung menghancurkan tubuh seorang kultivator tingkat Silver Core.
Sekarang jika Han Shizu ingin menggunakan Jarum Petir Kematian, maka ia harus menggunakan lebih sedikit energi Qi agar tidak membuat tubuh lawannya hancur, itu pun jika Han Shizu ingin membunuh dengan senyap, jika tidak maka Han Shizu tidak perlu menahan diri.
Han Shizu mengepalkan kedua tangannya, bersamaan dengan itu, seluruh tubuh gadis itu diselimuti petir ganas yang menjilat liar menyambar sekitarnya.
Han Shizu memasang kuda-kuda, tatapan tajam terarah kedepan, menyiapkan kepalan tangan kanannya, Han Shizu langsung melakukan gerakan memukul kuat kedepan.
Seketika gelombang energi petir ganas keluar dari pukulan Han Shizu, melesat lurus kedepan bagaikan sinar laser, menggerus tanah hingga menciptakan sebuah jalanan melengkung kebawah.
*Boooommmm...!!
Saat mencapai jarak tertentu, gelombang energi petir itu meledak keras hingga menyebabkan tanah berguncang.
Burung-burung beterbangan semua hewan melarikan diri karena ledakan itu membuat mereka ketakutan.
Mata Han Shizu melebar, sungguh kekuatannya saat ini menurutnya tidak masuk akal, bahkan ia sampai berpikir jika ini hanyalah mimpi.
__ADS_1
Memang kekuatan yang Han Shizu miliki saat ini dia dapatkan hanya dalam waktu tidak lebih dari 3 bulan. Dari tingkat Sky Spiritual ketingkat Nescent Soul dalam waktu 3 bulan, sungguh peningkatan kultivasi Han Shizu sangat tidak masuk akal.
Ini semua adalah berkat Xiang Yang.
Han Shizu masih bisa hidup sampai sekarang adalah karena Xiang Yang menyelamatkannya, jadi ia berpikir nyawanya adalah milik Xiang Yang. Kekuatan yang dia miliki saat ini juga ia bisa mendapatkannya karena Xiang Yang, jadi kekuatannya adalah milik pemuda itu.
Han Shizu berpikir semua yang ada pada dirinya adalah milik Xiang Yang, jiwa dan raganya saat ini bukanlah miliknya, namun milik Xiang Yang, dirinya adalah milik Xiang Yang, tidak ada yang lain, itulah yang Han Shizu pikirkan saat ini.
Tiba-tiba Han Shizu tersadar dari lamunannya karena merasakan sebuah energi melesat cepat kearah dirinya.
Han Shizu menoleh kearah sumber energi yang ia rasakan, melihat sebuah gelombang tebasan warna putih yang lebar.
Han Shizu bersiap, ia mengibaskan tangannya, mengeluarkan kilatan petir berbentuk bulan sabit.
*Boooommmm...!!
Kedua serangan itu berbenturan, menyebabkan ledakan keras di udara.
Namun bisa dilihat, kilatan petir dari serangan Han Shizu masih terus melesat menuju sesosok orang yang tadi menyerangnya.
"Hahaha, menerobos ketingkat Nescent Soul, kau sama sekali tidak mengecewakan ku, Shizu!" Sosok orang itu adalah Xiang Yang.
Xiang Yang melayang turun dengan santai menghampiri Han Shizu.
Han Shizu langsung memberikan salam hormat pada Xiang Yang sebagai sapaan.
Wajah Han Shizu terlihat penasaran, penuh tanda tanya. Xiang Yang paham kalau Han Shizu ingin menanyakan tentang penyergapan yang dirinya lakukan.
"Semuanya berjalan dengan lancar..." Xiang Yang menceritakan kejadian yang ia alami selama 4 hari terakhir, termasuk saat dimana ia berada di Istana Kekaisaran.
Han Shizu mengangguk paham, ia cukup terkejut mendengar cerita Xiang Yang tentang pengkhianatan dari Tetua Wang Wu dan kejadian di Istana Kekaisaran.
"Setelah ini aku juga akan menerobos ketingkat Gold Core tahap 5, tapi sebelum itu..apakah kau tidak ingin sparing dulu Shizu? Aku belum pernah melawan kultivator tingkat Nescent Soul, ini juga bisa menjadi pengalaman untuk ku!"
__ADS_1
Han Shizu mengangguk, lalu melompat mengambil jarak dari Xiang Yang kemudian memasang kuda-kuda.
"Jangan menahan diri dalam melawan ku, Shizu. Keluarkan semua kekuatan mu!" Xiang Yang juga memasang kuda-kuda.
Sesaat kemudian, mereka pun mulai bertarung dengan sengit.
Mereka terus beradu serangan, entah itu serangan jarak dekat atau jarak jauh.
Han Shizu tidak menggunakan kekuatan Jiwa Petirnya, namun bisa dilihat ia bisa mendesak Xiang Yang.
Dalam hal kecepatan, Han Shizu masih menang melawan Xiang Yang, namun dalam kekuatan fisik, Han Shizu yakin kalau dirinya masih dibawah Xiang Yang.
Namun Han Shizu bisa mengabaikan jarak antara kekuatan fisik mereka dengan memperkuat serangan menggunakan energi Qi yang lebih mendalam.
Dalam beberapa menit saja, tempat mereka bertarung sudah porak-poranda, hancur bagaikan diterjang badai besar.
Waktu satu jam berlalu.
"Haha, sepertinya aku tidak bisa mengalahkan mu dengan tingkat kultivasi ku yang sekarang!" Xiang Yang mengakui kekalahannya dari Han Shizu.
Saat ini, Han Shizu berada dibelakang Xiang Yang dengan belati petir ditangan Han Shizu yang mengarah ke lehernya.
Xiang Yang sangat kagum dengan kekuatan Han Shizu karena bisa mengalahkannya tanpa menggunakan Jiwa Petir.
Ya..Xiang Yang juga sebenarnya tidak menggunakan seluruh kemampuannya. Walaupun sebenarnya Xiang Yang masih tidak yakin dapat mengalahkan Han Shizu jika mereka sama-sama menggunakan kekuatan penuh.
Han Shizu menghilangkan belati petir ditangannya lalu mereka berdua melayang turun, mendarat mulus ditanah.
"Kita sudahi sampai disini, kita kembali ke Sekte!"
Han Shizu mengangguk kemudian mereka berdua melesat terbang menuju Sekte Naga Emas.
Setibanya di Sekte Naga Emas, Xiang Yang mengumpulkan semua petinggi Sekte termasuk petinggi Sekte Daun Hijau. Dia menceritakan tentang rencana yang berjalan lancar dan sekarang hanya tinggal menunggu sampai Ming Tu menjadi kaisar.
__ADS_1
Xiang Yang juga memenuhi permintaan Ming Tu, yaitu meminta Ji Lan untuk kembali ke Istana Kekaisaran dengan di kawal oleh beberapa tetua termasuk Tetua Lang Kun.