
Xiang Yang tidak ikut andil dalam pertarungan melawan Tetua Hu Jintao, karena dia tau kalau 3 Tetua Utama saja sudah cukup untuk melumpuhkan Tetua Hu Jintao.
"Kalau begitu apakah kau bisa menjelaskan rencana mu, Junior Xiang Yang? Aku rasa satu saja diantara pengkhianat itu sudah cukup dibiarkan hidup untuk kita interogasi, tidak perlu semuanya bukan?" Tetua Su Maji bertanya.
"Memang benar, tapi aku memiliki sebuah cara untuk membuat mereka lebih berguna!" Xiang Yang tersenyum tipis sebelum melambaikan tangannya, mengeluarkan para penyusup dari dimensi kecil cincin dunia bersama Xiang Yi An.
Para Tetua sedikit mengerutkan kening, mereka tidak mengetahui bagaimana caranya Xiang Yang melakukan hal itu, namun mereka tidak bertanya karena Xiang Yang sepertinya tidak ingin mengatakannya.
Xiang Yi An melihat ke kiri dan ke kanan, dia bingung dengan situasi yang terjadi saat ini.
"Kakak, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Xiang Yi An.
"Akan ku ceritakan nanti." Xiang Yang melakukan segel tangan "Teknik Segel Jiwa!"
Tulisan-tulisan kuno muncul di bawah kaki Xiang Yang, terus menjalar hingga menggapai para pengkhianat, membuat suatu formasi lingkaran dengan pola unik.
Tulisan-tulisan kuno itu mengeluarkan cahaya sebelum menjalar menaiki tubuh para pengkhianat.
Tulisan-tulisan kuno itu terus menjalar hingga masuk kedalam kepala mereka melalui kening.
Seketika para pengkhianat mengeluarkan suara teriakan keras yang memilukan.
"Junior Xiang Yang!" Wei Lang tidak mengetahui apa yang sebenarnya Xiang Yang lakukan.
Dia khawatir itu malah akan membunuh para pengkhianat itu hingga mereka tidak bisa mendapatkan informasi.
"Tenang saja Tetua, aku tidak mungkin membunuh mereka! Percayalah pada ku!" Xiang Yang terus berkonsentrasi melakukan segel tangan.
Setelah satu jam berlalu mereka mendengar suara teriakan memilukan dari para pengkhianat, seluruh tulisan-tulisan kuno sudah sepenuhnya masuk kedalam kepala para pengkhianat, hingga proses pengendalian jiwa pun selesai, membuat para pengkhianat langsung pingsan ditempat.
Xiang Yang juga jatuh berlutut dengan nafas terengah-engah dan keringat yang mengalir deras seolah dia sedang mandi.
"Kekuatan jiwa ku langsung terkuras habis!" gumam Xiang Yang "Itu itu sepadan dengan apa yang aku dapatkan. Haha, beberapa budak tingkat Nirwana, satu budak berada ditingkat Nirwana tahap akhir!"
Xiang Yang tersenyum puas.
"Kakak, kau tidak apa-apa?" Xiang Yi An terlihat khawatir.
"Aku tidak apa-apa, hanya kelelahan saja!" Xiang Yang mengatur nafasnya.
__ADS_1
"Junior Xiang Yang, apa yang baru saja kau lakukan pada mereka?" tanya Tetua Wei Lang.
"Aku menggunakan sebuah teknik khusus milik ku, sekarang mereka tidak lagi berbahaya!"
"Tidak berbahaya? Apa maksud Junior Xiang Yang?"
Para Tetua masih kurang memahami maksud Xiang Yang.
"Intinya mereka sudah berada dibawah kendali ku, mereka tidak akan bisa berbuat sesuatu yang berada diluar keinginan ku!" Xiang Yang berdiri lalu mengibaskan tangannya, mengeluarkan beberapa pil yang melayang lalu masuk kedalam mulut para pengkhianat yang sekarang menjadi budak Xiang Yang.
"Kita tunggu dulu sampai mereka pulih dan sadar, setelah itu kita bisa mendapatkan semua informasi yang kita inginkan!" sudut bibir Xiang Yang terangkat.
***
Beberapa menit berlalu, Xiang Yang menendang Fan Ang, membuat orang itu bangun.
Fan Ang berdiri lalu menangkupkan tangannya kearah Xiang Yang.
"Salam Tuan!"
Mereka semua seketika bingung melihat aksi pertama Fan Ang setelah sadar, tidak hanya mereka namun Fan Ang juga bingung kenapa dia memberikan salam hormat pada pemuda itu.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" batin Fan Ang.
Fan Ang melihat wajah Xiang Yang yang tersenyum lebar penuh kemenangan, membuatnya ingin memukul wajah pemuda itu.
Tapi tubuhnya tidak mengikuti kehendaknya. Dia pun sadar kalau kejadian sebenarnya membuatnya dapat dikendalikan oleh Xiang Yang.
"Baiklah Tetua, seperti yang sudah ku bilang tadi, mereka sekarang tidak berbahaya untuk kita, aku bisa menjamin hal itu! Jadi sebelum kita mengambil informasi darinya, sebaiknya kita mencari tempat yang lebih nyaman dan akan terlebih dahulu!" ucap Xiang Yang.
***
Di sebuah ruangan di Sekte Bumi Chenwu.
Para Tetua, Xiang Yang serta Xiang Yi An duduk di kursi dengan meja di depan mereka, menghadap kearah Fan Ang yang berdiri didepan mereka semua.
"Fan Ang, sekarang katakan siapa saja pengkhianat atau penyusup di Sekte Bumi Chenwu ini?" Xiang Yang bertanya.
Fan Ang pun mengatakan siapa saja penyusup dan pengkhianat di Sekte Bumi Chenwu.
__ADS_1
Ternyata jumlahnya ada ribuan, dan yang membuat para Tetua terkejut adalah kebenaran bawah Wei Quan ternyata adalah seorang pengkhianat.
"Benar-benar kurang ajar! Wei Quan harus dibunuh sekarang juga!" Wei Lang menggebrak meja hingga hancur, benar-benar marah mengetahui kalau Wei Quan adalah seorang pengkhianat yang telah meracuni Ketua dan Tetua Utama lainnya.
"Tenanglah Tetua Wei Lang, untuk sekarang kita lebih baik mendengarkan informasi dari Fan Ang" Xiang Yang berusaha menenangkan Tetua Wei Lang.
"Fan Ang, apa saja yang kau ketahui tentang Kelompok Naga Hitam? Siapa saja petinggi mereka dan siapa pemimpin kelompok itu?" tanya Xiang Yang.
Fan Ang sebenarnya tidak ingin mengatakan apa-apa, namun mulut dan suaranya keluar sendiri.
Fan Ang mengatakan jika dirinya juga tidak mengetahui banyak mengenai petinggi Kelompok Naga Hitam.
Yang dia ketahui Kelompok Naga Hitam memiliki beberapa kultivator yang memiliki kekuasaan paling tinggi yang disebut Komandan.
Semua Komandan Naga Hitam itu memiliki kultivasi tingkat Mahayana, tidak ada yang mengetahui siapa dan seperti apa kekuatan mereka kecuali para Komandan dan Pemimpin dari Kelompok Naga Hitam.
Hal itu karena para Komandan selalu menggunakan topeng hingga bahkan Wakil Komandan tidak mengetahui seperti apa wajah mereka.
Para Tetua serta Xiang Yang mengerutkan kening, mulai berpikir siapa sebenarnya para komandan itu.
"Lalu dimana letak markas Kelompok Naga Hitam? Siapa sebenarnya pemimpin kelompok itu?" tanya Tetua Di Qi.
"Sial! Aku tidak mungkin mengatakan dimana letak markas kami!" batin Fan Ang, berusaha menahan suaranya agar tidak keluar, namun tetap tidak bisa.
"Letaknya..."
Mulut Fan Ang tiba-tiba berhenti, tidak melanjutkan kata-katanya.
Xiang Yang mengerutkan kening karena merasa ada yang aneh, tidak mungkin Fan Ang bisa menolak perintahnya.
Sesaat kemudian Xiang Yang melebarkan mata karena merasakan gejolak energi didalam tubuh Fan Ang yang sebentar lagi akan meledak.
"MENJAUH!!" Xiang Yang berteriak.
Para Tetua yang memang sudah menyadari hal itu segera terbang menerobos atap bangunan, menjauh sejauh mungkin.
Sementara Xiang Yang sendiri segera masuk kedalam dimensi kecil cincin dunia bersama Xiang Yi An.
*BOOOOMMMM...!!
__ADS_1
Tubuh Fan Ang pun meledak keras, menghancurkan segalanya dalam radius belasan kilometer.