
Fan Ang dan yang lainnya cukup terkejut mengetahui kalau Dewi Saint Pil ternyata memiliki seorang kakak.
Terlebih kakaknya adalah seorang kultivator tingkat Nirwana.
"Kalau begitu, mari kami antarkan menuju sekte!" ucap Fan Ang.
Setelah itu mereka terbang menuju Sekte Bumi Chenwu.
Beberapa menit kemudian, mereka melihat belasan kultivator tingkat Nirwana terbang kearah mereka.
"Junior Fan Ang, apakah ada penyusup yang berhasil menerobos pertahanan kita?" tanya seorang pria paruh baya bernama Wei Lang, seorang Tetua Utama Sekte Bumi Chenwu.
"Sama sekali tidak ada penyusup Tetua Wei." Fan Ang pun menjelaskan tentang kedatangan Xiang Yang dan Xiang Yi An yang berniat membantu krisis di sekte mereka.
"Benarkah?" Tetua Wei Lang melihat kearah Xiang Yang dan Xiang Yi An lalu menangkupkan tangan "Kalau begitu terima kasih atas niat baik kalian?"
"Senior terlalu sopan."
Mereka melakukan perbincangan selama beberapa menit sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
***
Setibanya di Sekte Bumi Chenwu, Xiang Yang cukup kagum melihat semua bangunan sekte yang berada di gunung.
Semua gunung itu memiliki puncak yang rata, dimana terlihat disana area lapang yang luas, digunakan oleh para murid untuk berlatih, ada juga gunung yang diatasnya terdapat banyak bangunan.
Xiang Yang bisa merasakan aura suram di Sekte Bumi Chenwu.
"Sekte ini sepertinya memang berada dalam krisis besar, aku bahkan bisa merasakan dengan jelas aura suram karena suasana hati para anggotanya!" gumam Xiang Yang dalam hati.
"Apakah kalian memiliki rencana untuk menyelesaikan masalah kalian saat ini?" tanya Xiang Yang.
__ADS_1
Wei Lang menghela nafas sebelum menjawab "Kami benar-benar kesulitan membuat keputusan saat ini karena Ketua Sekte sedang dalam kondisi kritis. Kami belum menemukan pengkhianat diantara anggota Sekte kami, jadi membuat rencana apapun, Kelompok Naga Hitam pasti akan mengetahuinya!"
Xiang Yang setuju dengan perkataan Wei Lang. Jika ingin membuat rencana, maka harus mencari pengkhianat terlebih dahulu.
Namun sampai sekarang mereka masih belum menemukan pengkhianat itu, membuat hubungan antara para Tetua menjadi merenggang, tidak ada yang percaya satu sama lain, semuanya saling mencurigai yang lainnya sebagai pengkhianat.
"Bukankah sebelumnya Junor Xiang Yang mengatakan pernah mengintrogasi salah satu anggota Kelompok Naga Hitam? Apakah orang itu tidak mengatakan siapa pengkhianat di sekte kami?" tanya Wei Lang.
"Tidak, sepertinya mereka merahasiakan informasi penting dari anggota tingkat rendah mereka!" jawab Xiang Yang "Lalu langkah apa yang kalian lakukan untuk menemukan pengkhianat itu?"
"Sebelumnya cukup banyak yang kami lakukan, tapi semuanya gagal dan akhirnya semua Tetua saling mencurigai. Kami pun membuat keputusan jika tidak ada Tetua yang boleh berbuat atau memancing keributan, jika ada Tetua yang melanggar maka dia akan dianggap sebagai pengkhianat!"
Wei Lang terus memimpin jalan, hingga akhirnya mereka tiba di puncak gunung yang terdapat banyak bangunan besar disana.
Xiang Yang bisa merasakan ada banyak kultivator tingkat tinggi yang berada di puncak gunung tersebut, berkumpul dalam satu tempat.
Kemungkinan mereka sedang melakukan rapat.
"Sepertinya Sekte Bumi Chenwu sekarang terbagi menjadi 4 kubu yang masing-masing dipimpin oleh seorang Tetua Utama!" Xiang Yang bergumam dalam hati setelah melihat bagaimana kursi-kursi pertemuan disusun.
Di tengah-tengah area lapang itu terdapat bundaran dengan diameter 10 meter, dari 4 masing-masing sisi yang berlawanan pada bundaran tersebut, terdapat satu kursi yang mana di belakang 4 kursi tersebut, tersusun puluhan kursi lainnya.
3 sisi kursi sudah penuh diisi oleh para petinggi sekte lainnya, sementara satu sisi kursi yang kosong sepertinya merupakan tempat untuk Tetua Wei Lang.
Kedatangan Wei Lang dan rombongannya langsung disambut oleh tatapan tajam dari 3 Tetua Utama sekte lainnya.
"Wei Lang, kemana saja kau hingga membuat kami menunggu lama disini? Apa kau baru saja menyusun rencana bagaimana cara menjatuhkan Sekte Bumi Chenwu dengan lebih cepat!" Tetua Su Maji berkata dengan sinis.
Secara tidak langsung, Tetua Su Maji menyatakan kalau Tetua Wei Lang adalah pengkhianat yang selama ini dicari.
"Kau selalu saja berprasangka buruk pada ku, Tetua Su Maji!" Tetua Wei Lang membalas tatapan tajam Tetua Su Maji sebelum mendarat di tanah bersama rombongannya "Kita kedatangan dua orang tamu!"
__ADS_1
Tetua Wei Lang menoleh kearah Xiang Yang dan Xiang Yi An, membuat semua yang ada disana juga melihat kearah mereka berdua.
Mereka mengenal 1 diantara dua kultivator muda itu sebagai Dewi Saint Pil, sedangkan yang satunya tidak sama sekali.
"Kalian.. bagaimana kalian bisa memasuki kubah pertahanan sekte kami?" Tetua Du Jian mengerutkan keningnya, begitu juga dengan yang lainnya.
"Sebelumnya perkenalkan aku Xiang Yang, sedangkan gadis di samping ku, aku rasa kalian sudah mengetahuinya!" Xiang Yang pun menjelaskan bagaimana mereka berdua bisa memasuki kubah raksasa yang menjadi pertahanan Sekte Bumi Chenwu.
"Hem! Hanya dua orang tambahan, hal apa yang bisa berubah dengan hanya kalian berdua saja? Sekarang kultivator tingkat Nirwana tahap awal dan sekarang Alkemis tingkat 6!..
Sekte kami memiliki puluhan kultivator tingkat Nirwana dan bahkan kami memiliki Alkemis tingkat 8 tapi masalah dari dalam sekte kami belum bisa terselesaikan!..
Apa yang bisa diharapkan hanya dengan keberadaan dua bocah ingusan!" ucap Tetua Utama lainnya bernama Di Qi.
Xiang Yang masih tetap tenang namun tidak dengan Xiang Yi An yang terlihat kesal menatap pria paruh baya yang baru saja meremehkannya.
"Tetua Di Qi, kedua junior ini berniat membantu kita, kau seharusnya menghargai mereka!" Tetua Wei Lang menatap tajam Tetua Di Qi, begitu juga sebaliknya.
"Para Tetua sekalian, aku tau kultivasi kami memang berada dibawah kalian, tapi itu tidak bisa menjadi tolak ukur untuk menilai kemampuan kami!" ucap Xiang Yang.
"Ho, kau juga sepertinya terlalu bangga pada diri sendiri!" Tetua Su Maji sama sekali tidak mengubah penilaiannya terhadap Xiang Yang.
"Cukup!" Tetua Wei Lang tidak ingin ada perseteruan yang terus berlanjut "Junior Xiang Yang, Junior Xiang Yi An, tolong maklumi sikap mereka karena situasi sekte kami saat ini! Lebih baik mari duduk!"
Setelah itu, Tetua Wei Lang dan rombongannya duduk, dengan Xiang Yang dan Xiang Yi An yang duduk tepat di belakang Tetua Wei Lang.
Tiba-tiba terjadi getaran seperti gempa, namun itu sama sekali tidak mengubah sikap dingin para Tetua karena ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi.
Para anggota Kelompok Naga Hitam sekarang pasti kembali menyerang kubah pertahanan mereka agar mereka bisa menerobos masuk.
Sikap mereka yang biasa saja menunjukkan keyakinan mereka pada kubah pertahanan yang tidak akan hancur dengan mudah.
__ADS_1