Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.164 - Xiang Yang VS Jin Zhu


__ADS_3

Aura merah keluar dari tubuh Jin Zhu, bersamaan dengan kilatan petir yang berkilat disertai aura putih.


Xiang Yang mengerutkan keningnya karena merasa familiar dengan energi dari kilatan petir ditubuh Jin Zhu.


"Seperti yang ku duga, dia telah menyatu dengan Jiwa Petir yang dia ambil di Sekte Langit Ungu!" Xiang Yang bergumam pelan.


"Hahaha! Apa sekarang kau takut?" Jin Zhu menyeringai lebar "Perlu kau ingat meskipun aku baru saja naik ketingkat Nescent Soul namun kekuatan ku lebih kuat dari pada rata-rata kultivator tingkat Nescent Soul tahap 1!"


Dengan adanya Jiwa Petir yang telah menyatu dengan dirinya, Jin Zhu yakin akan perkataannya meskipun ia sendiri tidak mengetahui seperti apa kekuatan kultivator tingkat Nescent Soul pada umumnya.


"Oh, tentu tidak takut dengan mu, justru karena kau berada ditingkat Nescent Soul lah yang membuat ku ingin melawan mu!" Xiang Yang juga menyeringai "Perlu kau tau kalau aku bukanlah kultivator sembarangan!"


Bersamaan dengan itu, aura emas meledak keluar dari tubuh Xiang Yang, diikuti dengan perubahan pada tubuhnya.


Transformasi Naga!


Mata Xiang Yang berubah keemasan dengan pupil tajam bagaikan naga, benjolan kecil juga muncul di kening bagian kiri dan kanan, seakan itu adalah jamur yang baru tumbuh. Sisik-sisik emas mulai muncul di beberapa bagian tubuhnya dengan semua kuku yang tajam memanjang hingga beberapa centimeter.


Jin Tian terkejut melihat perubahan pada tubuh Xiang Yang, terlebih melihat mata dan aura emas yang menyelimuti tubuh pemuda itu membuat tubuhnya terasa gemetar.


Apakah aku takut? Tidak, tidak mungkin aku takut! Aku adalah kultivator tingkat Nescent Soul yang agung, aku tidak mungkin takut pada seorang kultivator Gold Core rendahan.


Jin Tian menyerang lebih dulu, melesat dengan kecepatan tinggi meninggalkan kilatan petir ditempatnya sebelumnya.


Dalam sekejap, Jin Zhu sudah berada didepan Xiang Yang lalu mengayunkan tombaknya dengan keras.


Xiang Yang tentu tidak diam saja, ia menebaskan pedangnya untuk menangkis serangan Jin Zhu.


*TRANG!


Senjata keduanya beradu membuat gelombang angin disekitar.


Tidak berhenti sampai disana, mereka terus beradu senjata dalam jarak dekat, bergerak dari satu tempat ke tempat lain, hingga menghancurkan area sekitar.


*Krak! Krak!


Pedang yang digunakan Xiang Yang patah, membuatnya langsung bergerak menjauh mengambil jarak lalu kembali mengeluarkan pedang.

__ADS_1


Kali ini Xiang Yang menghidangkan pedang milik Tetua Shu Qi Man.


Pandangan Jin Zhu mengarah pada pedang ditangan Xiang Yang, dia tentu mengenali pedang itu sebagai milik salah satu tetuanya.


Sejenak berpikir Jin Zhu pun memahami satu hal, pemuda didepannya adalah orang yang membunuh Tetua Shu Qi Man, yang artinya dialah salah satu orang yang membantu Sekte Langit Ungu lepas dari jajahan sektenya.


Sesaat setelah mengeluarkan pedang, Xiang Yang menarik nafas dalam hingga dada mengembung, lalu menyemburkan nafas api dari mulutnya.


Namun api yang keluar bukanlah api biasa, melainkan api merah bercampur api putih kebiruan, dimana memancar hawa yang bertolak belakang, yakni panas dan dingin.


Jin Zhu yang melihat itu juga segera menyiapkan jurusnya. Tombak ditangannya langsung diselimuti kilatan petir hingga tombaknya terlihat bagaikan petir itu sendiri.


"Raungan Petir Pembunuh!" Jin Zhu melakukan gerakan menusuk, membuat sambaran petir melonjak keluar bersamaan dengan suara raungan keras.


*BOOOMMM...!!


Kedua teknik mereka berbenturan membuat ledakan keras.


Tidak menunggu efek ledakan mereda, Jin Zhu dan Xiang Yang melesat terbang kedepan menembus kepulan debu.


Saat mereka sudah bertemu, mereka langsung mengayunkan senjata masing-masing dengan kuat.


*TRANG!


Dengan ayunan senjata terkuat mereka, Jin Zhu yang meskipun memiliki kultivasi lebih tinggi, namun kekuatan tubuh Xiang Yang masih lebih kuat, hingga membuatnya sedikit terpental kebelakang.


Xiang Yang yang melihat celah, langsung memberikan tendangan keras pada perut Jin Zhu, membuat pria paruh baya itu terpental keras sampai menghantam tanah.


"Kukh! Jadi bocah ini sebelumnya menahan diri dalam beradu senjata hanya untuk mendapatkan momen ini! Dia sungguh cerdik, aku harus lebih berhati-hati!" Saat Jin Zhu berusaha bangkit setelah menghantam tanah, ia melihat pancaran energi kuat bagaikan sinar laser melesat cepat kearahnya.


Jin Zhu melebarkan matanya, lalu dengan refleks melemparkan tombaknya keatas yang langsung berputar dengan kecepatan tinggi bagaikan kipas angin.


*BRAAAT!


*Booommm!


*Booommm!

__ADS_1


*Booommm!


Pancaran energi sinar laser itu menabrak tombak Jin Zhu yang berputar cepat, membuat pancaran energi itu terpecah kesegala arah menjadi belasan pancaran energi yang lebih kecil, hingga meledak saat menabrak sesuatu.


Jin Zhu pun melakukan gerakan tangan, membuat tombaknya melayang kembali kedalam genggamannya.


"Selain kekuatan tubuhnya yang luar biasa, meskipun kultivasinya berada dibawah ku namun dia sudah bisa disetarakan dengan kultivator tingkat Nescent Soul! Bocah ini tidak bisa diremehkan!" gumam Jin Zhu pelan.


Jin Zhu mengibaskan tombaknya, membuat gelombang angin kuat yang menyapu semua kepulan debu hingga ia bisa melihat dengan jelas Xiang Yang sekarang melayang diatasnya dalam jarak 100 meter, menatap kearahnya seakan menatap makhluk rendahan.


Jin Zhu merapatkan giginya "Kenapa aku selalu merasa tertekan dengan aura emas yang menyelimuti tubuhnya!? Siapa sebenarnya bocah ini? Apakah dia benar-benar manusia atau hanya Spirit Beast yang dapat merubah wujudnya menjadi manusia?"


Melihat bentuk tubuh Xiang Yang saat ini membuat Jin Zhu berpikir kalau Xiang Yang adalah Spirit Beast, namun ia sama sekali tidak bisa merasakan aura Spirit Beast yang dikeluarkan pemuda itu.


Xiang Yang membuka telapak tangan kanannya. Sesaat kemudian aura emas terkumpul lalu membentuk bola aura emas.


Jin Zhu langsung merasakan firasat buruk melihat bola aura emas ditangan Xiang Yang.


"BOCAH! JANGAN PIKIR AKU BISA DIKALAHKAN SEMUDAH ITU!" Jin Zhu berteriak, bersamaan dengan kilatan petir ditubuhnya yang semakin ganas, bahkan aura merah yang mewakili elemen api dari Akar Spiritualnya sampai tidak terlihat.


Kini Jin Zhu terlihat bagaikan iblis petir.


Xiang Yang melemparkan bola aura emas itu kearah Jin Zhu.


Bukannya menghindar, Jin Zhu justru melakukan lompatan kuat hingga membuat retakan besar ditanah.


Jin Zhu pun menebas bola aura emas dengan kuat, tapi bila aura itu tidak terbelah, melainkan terpental kearah lain.


*BOOOMMM!


Bola aura emas itu meledak saat menabrak tanah.


Lesatan tubuh Jin Zhu tidak terhentikan, dalam sekejap ia sudah berada di hadapan Xiang Yang.


Pertarungan jarak dekat pun kembali terjadi antara Xiang Yang melawan Jin Zhu.


Kedua kultivator itu mengeluarkan kekuatan penuh masing-masing, hingga menyebabkan dampak pertarungan yang lebih besar dari sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2