
Xiang Yang terus terdesak melawan Sun Wong, dia sama sekali tidak diberikan kesempatan menyerang.
Xiang Yang pun memutuskan untuk mengkonsumsi Pil Berserk yang bisa meningkatkan kekuatannya secara drastis dalam jangka waktu tertentu.
Entah akan seperti apa efek samping yang dia dapatkan nanti, tapi yang pasti tidak akan sampai membuatnya cacat.
"MARI LIHAT SIAPA YANG AKAN BERTAHAN PALING AKHIR!!" Xiang Yang melesat menyerang Sun Wong.
Sun Wong sudah bisa bergerak kembali setelah efek Raungan Naga Xiang Yang menghentikan gerakannya selama beberapa saat.
Tangan dan kaki Sun Wong gemetaran merasakan sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya.
Namun Sun Wong masih mampu menahan rasa sakit itu. Yang ada dipikirannya sekarang adalah membunuh Xiang Yang lalu secepatnya pergi dari sini untuk memulihkan dirinya.
Sun Wong mengepalkan kedua tangannya, lalu melakukan satu tolakan kuat dengan kakinya hingga menyebabkan retakan pada tanah, membuat tubuhnya melesat cepat kedepan.
Dalam sekejap Xiang Yang dan Sun Wong sudah saling berhadapan.
Xiang Yang dengan cepat menebaskan pedangnya sementara Sun Wong memberikan pukulan kuat dengan kepalan tangan yang diselimuti gumpalan energi berbentuk kepala harimau.
Keduanya terus beradu serangan jarak dekat, membuat gelombang kejut keras di setiap serangan mereka beradu.
Mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dengan gerakan cepat, terus beradu serangan, menyebabkan banyak ledakan hingga kawah tercipta dimana-mana.
"Kekuatannya meningkat pesat, setiap serangannya menjadi begitu cepat dan tajam, itu membuat Teknik Harimau Neraka ku terkikis!" Sun Wong bergumam dalam hati sambil terus memberikan serangan tanpa henti.
Meskipun begitu, Sun Wong masih terus memusatkan fokusnya pada serangan, sama sekali tidak mempedulikan pertahanannya.
Hingga dalam satu serangan, Xiang Yang menggunakan aura naga untuk menyelimuti Pedang Naga.
Tebasan Xiang Yang kembali beradu dengan pukulan Sun Wong. Namun kali ini tebasan pedang Xiang Yang mampu menembus Teknik Harimau Neraka Sun Wong, hingga kepalan tangan pria paruh baya itu berdarah karena terkena tebasan pedang.
Bersamaan dengan itu, Sun Wong kembali batuk darah.
"BAJI*NGAN!" Sun Wong menjadi semakin marah lalu kembali menyerang dengan pukulannya.
Xiang Yang membalas dengan tebasan pedangnya dan hal yang sama kembali terjadi.
Xiang Yang tidak berhenti sampai disitu, dia melakukan tebasan terus menerus yang selalu dibalas dengan pukulan oleh Sun Wong.
Teknik Harimau Neraka Sun Wong terus terkikis hingga tidak lagi berbentuk seperti kepala harimau, melainkan hanya gumpalan energi yang terus terkikis bagaikan abu tertiup angin.
__ADS_1
Saat Xiang Yang melihat sebuah kesempatan, dia memberikan tebasan tunggal secara horizontal.
*Slassshhh!!
Kedua lengan Sun Wong terpotong hanya dengan satu kali tebasan.
*AAARRRGGGHHH!!" Sun Wong berteriak kesakitan dengan darah yang menyembur keluar dari lengannya yang terpotong.
*BAAAMMM!!
Xiang Yang menendang Sun Wong hingga terpental kebawah.
Belum saja tubuh Sun Wong jatuh ketanah, Xiang Yang menyemburkan nafas apinya.
*BOOOOMMMM!!
Sun Wong terkena semburan api secara telak.
Asap debu mengepul di area ledakan, kawan besar tercipta karena ledakan barusan.
Xiang Yang mengibaskan tangannya, membuat gelombang angin yang menyapu semua asap debu.
Dia pun bisa melihat sosok Sun Wong yang terbaring lemah di dasar kawah dengan luka bakat di sekujur tubuhnya, kedua mata Sun Wong setengah tertutup, seakan dia bisa mati kapan saja.
Dalam konsep sekarat, Sun Wong masih berusaha bergerak. Dia mencoba mengangkat tangannya, namun baru naik beberapa centimeter, tangannya jatuh kembali.
"Ini adalah akhir untuk mu! Pak Tua!" Xiang Yang mengangkat Pedang Naga ditangannya, lalu menusuk Sun Wong tepat pada jantungnya.
Mata Sun Wong melebar sesaat, sebelum akhirnya tertutup secara perlahan.
Melihat wajah Sun Wong entah kenapa membuat suatu rasa tidak nyaman pada diri Xiang Yang. Jadi dia memutuskan untuk membakar tubuh Sun Wong sampai hangus menjadi abu.
Biasanya Xiang Yang masih memiliki sedikit toleransi pada lawannya, meskipun dia membunuh lawan dengan kejam, setidaknya ia akan membiarkan jasad lawannya tetap utuh lalu dikuburkan.
Tapi Xiang Yang merasa enggan didalam hatinya. Entah kenapa, Xiang Yang juga tidak mengetahuinya.
Xiang Yang mengambil cincin dimensi Sun Wong yang berada diantara abu tubuh Sun Wong.
*Bruk!
Xiang Yang tiba-tiba terjatuh, nafasnya kembung kempis karena dadanya terasa sesak.
__ADS_1
"Inikah efek samping Pil Berserk." Xiang Yang merasakan sakit di sekujur tubuhnya, hingga dia sama sekali tidak bisa menggerakkan ujung jarinya sekalipun.
Xiang Yang sebenarnya bisa bergerak, namun sedikit saja dia bergerak maka rasa sakit yang tidak terbayangkan bisa menjalar ke seluruh tubuhnya.
"Tapi tetap saja, ini masih tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan saat menyerap esensi darah Naga Emas!"
Ya, rasa sakit paling mengerikan yang pernah Xiang Yang rasakan adalah saat menyerap esensi darah Naga Emas.
Tidak lama kemudian, Xiang Yang merasakan seseorang terbang mendekatinya. Dari aura yang dikeluarkan, dia mengenal orang itu adalah Han Shizu.
"Bagaimana situasi disana, Shizu?" Xiang Yang bicara lewat telepati.
Han Shizu yang baru mendarat di samping Xiang Yang, langsung menceritakan secara singkat situasi di dua medan pertempuran.
Dimana kedua pertempuran itu sudah dimenangkan oleh pihak Benua Lingwu.
Han Shizu sebenarnya sangat khawatir dengan keadaan Xiang Yang saat ini, namun dia berusaha untuk tetap tenang.
Padahal jika dilihat dari luka luar, Han Shizu terlihat mengalami luka lebih parah.
"Shizu, aku tidak bisa gerak sedikit pun sekarang, jadi suapi aku pil pemulihan!"
Han Shizu sedikit tertegun, namun melihat situasi, dia mencoba menghilangkan keraguan dan rasa malunya.
Gadis itu pun menyuapi Xiang Yang sebuah pil pemulihan.
Xiang Yang memejamkan mata, fokus menyerap manfaat pil pemulihan.
Beberapa menit berlalu, Xiang Yang membuka matanya.
"Setidaknya aku sudah bisa bergerak!" Xiang Yang mengatur tubuhnya dalam posisi duduk.
Xiang Yang akhirnya bisa melihat jelas bagaimana luka yang dialami Han Shizu. Banyak luka bekas sayatan di sekujur tubuhnya, meskipun sudah tidak mengeluarkan darah, tapi itu pasti masih sakit.
"Shizu, jika kau masih bisa bergerak, pergilah ke pertarungan antara Yun Ying melawan Wan Yun. Pria bernama Wan Yun itu memiliki pecahan kelima Jiwa Petir, aku yakin Yun Ying bisa mengalahkan pria itu, jadi kau bisa mendapatkan Jiwa Petir itu." Xiang Yang sebenarnya tidak tega melihat kondisi Han Shizu saat ini.
Tapi apa boleh buat, ini merupakan kesempatan untuk Han Shizu melengkapi semua pecahan Jiwa Petir.
Han Shizu dia sejenak sebelum mengatakan "Tapi apakah dia mau memberikan Jiwa Petir itu pada ku? Jiwa Petir itu sangatlah berharga, aku tidak yakin dia mau memberikannya secara cuma-cuma!"
"Kau tidak perlu khawatir dengan hal itu, ikuti saja perkataan ku. Tapi ingat, jangan sampai terlibat dalam pertarungan mereka, kau bisa saja mati!"
__ADS_1
"Baiklah!" Han Shizu pun tidak membantah perintah Xiang Yang "Kalau begitu aku pergi!"
Gadis itu pun terbang meninggalkan Xiang Yang.