
Han Shizu tentu terkejut karena ini pertama kalinya ia merasakan ilusi, jadi wajar jika sebelumnya ia berpikir dipindahkan ke dimensi lain.
Meskipun tadi itu ilusi sekilas, namun itu dapat membuat konsentrasi Han Shizu buyar, hingga ia bisa terkena serangan Xiang Yang tanpa persiapan.
Han Shizu harus lebih berhati-hati lagi terhadap teknik ilusi Xiang Yang. Namun karena ia sangat asing terhadap ilusi, ia masih bingung bagaimana cara mengatasi atau menghindari ilusi itu.
Han Shizu kembali memasang kuda-kuda, ia tidak ingin kalah dari Xiang Yang.
Aura tenang yang menyelimuti tubuh Han Shizu tiba-tiba menggelora dengan ganas, dia benar-benar akan serius, ia sudah mengeluarkan kekuatan penuh dari Jiwa Petir didalam tubuhnya.
Melihat Han Shizu yang mulai menggunakan kekuatan penuhnya, Xiang Yang juga melakukan demikian.
Aura hitam dan putih semakin ganas keluar bagaikan kobaran api, aura putih di tubuh Xiang Yang terlihat ganas dan liar, sedangkan aura hitam itu terlihat lebih tenang, namun mencekam dan menyeramkan.
Xiang Yang membuka telapak tangannya, tangan kanannya terbentuk bola energi warna putih sedangkan tangan kanannya terbentuk bola energi hitam.
"Energi Yin-Yang : Ledakan Bola Yin-Yang!" Xiang Yang melemparkan kedua bola energi itu kearah Han Shizu.
Bola energi itu terlihat seperti komet jatuh, berputar-putar diudara hingga ekor kedua bola itu terlihat saling melilit.
Han Shizu tentu tidak diam saja saat serangan kuat itu akan mengenai dirinya. Memang meskipun kedua bola energi itu hanya 2 kali lebih besar dari bola golf, namun kepadatan energi didalamnya sangatlah mendalam.
Han Shizu memusatkan energi petir pada tangan kanannya, lalu melakukan gerakan memukul udara
Seketika kilatan cahaya bagaikan sinar garis lurus melesat dengan kecepatan tinggi.
Jarak antara kilatan cahaya dan bola Yin-Yang semakin menipis, hingga akhirnya...
*BOOOMMM...!!
Ledakan keras terjadi diudara, membuat gelombang angin kencang yang bahkan memaksa Xiang Yang dan Han Shizu terdorong mundur.
__ADS_1
"Eh..." Xiang Yang cukup terkejut dengan ledakan yang dihasilkan.
Seharusnya ledakannya tidak akan sebesar itu.
Setelah beberapa saat berpikir, Xiang Yang menyadari sesuatu.
Bola Yin-Yang bisa menyatu karena dua energi yang bertolakbelakang, yaitu Yin dan Yang yang mendapatkan sebuah keseimbangan.
Jika keseimbangan didalamnya runtuh maka akan terjadi ledakan.
Karena Bola Yin-Yang bersentuhan dengan kilatar cahaya petir dari Han Shizu, yang mana petir juga merupakan salah satu elemen yang mengandung energi Yang, dan karena energi Yang pada petir Han Shizu sangat kuat, karena itulah ledakan itu menjadi sangat kuat.
Entah kenapa setelah melihat ledakan keras tadi, Xiang Yang dan Han Shizu merasa latihan hari ini sudah cukup, ledakan itu membuat mereka tidak lagi ingin bertarung.
Xiang Yang turun perlahan, bersamaan dengan aura di tubuhnya yang menghilang, masuk kembali kedalam tubuhnya.
Han Shizu juga demikian, nafasnya sudah memburu karena setengah energi Qi nya telah terkuras.
Memang dalam hal pengendalian energi Qi Han Shizu masih belum maksimal, ia terkadang akan mengeluarkan serangan yang boros akan energi Qi.
"Latihan kita cukupkan sampai disini dulu, untuk kedepannya kita akan melakukan latih tanding selama satu minggu sekali!" ucap Xiang Yang.
Han Shizu mengangguk patuh.
"Kalau begitu, ayo kita kembali ke Sekte Daun Hijau!"
Setelah itu, mereka berdua kembali ke Sekte Daun Hijau.
***
4 minggu berlalu begitu cepat, 2 hari lagi maka rencana mereka merebut kembali Sekte Langit Ungu akan dilancarkan.
__ADS_1
Kekuatan Sekte Daun Hijau sekarang sudah bisa disetarakan dengan sekte kelas atas, mereka kini memiliki belasan kultivator Gold Core, puluhan tingkat Silver Core dan ratusan tingkat Sky Spiritual dan Earth Spiritual, sama sekali tidak ada kultivator True Fondation.
Untuk Xiang Yang sendiri, kultivasinya masih berada ditingkat Gold Core tahap 4, namun sudah mencapai puncak, begitu juga dengan Han Shizu yang masih ditingkat Gold Core tahap 5 menengah.
Untuk Ming Tu dan para Tetua, semuanya berada ditingkat Gold Core tahap 2 awal dan ada beberapa yang mencapai tahap 2 puncak, yaitu Tetua Lang Kun dan Tetua Wang Wu.
Tetua Lang Kun tidak mencapai targetnya berada ditingkat Gold Core tahap 3 karena memang menaikkan kultivasi ditingkat Gold Core tidak semudah yang dibayangkan, meskipun sudah berlatih keras dan sumber daya yang melimpah.
Namun apa yang mereka capai saat ini bisa dibilang sangat memuaskan, karena para kultivator tingkat Gold Core biasanya akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menaikkan satu tahap saja, sedangkan kultivasi yang mereka capai saat ini didapat dalam waktu 2 bulan saja.
Dengan semua itu, apa yang akan membuat mereka kecewa? Tentu tidak ada, yang ada hanya rasa terima kasih mereka atas semua yang Xiang Yang berikan pada mereka.
Sekte Daun Hijau kini tengah melakukan persiapan, mulai dari persenjataan sampai perbekalan, juga persiapan rencana yang matang.
Mata-mata yang dikirim ke Kota Langit Ungu sudah kembali semua, membawa informasi yang mereka dapatkan.
Guan Yu adalah ketua dari mata-mata yang dikirim, ia berada di tingkat Gold Core tahap 1 awal. Menurut pendapatnya, dengan jumlah pasukan yaitu 500 kultivator, akan sulit merebut kembali Sekte Langit Ungu, karena disana ada lebih dari 20 kultivator tingkat Gold Core dengan 2 kultivator tingkat Gold Core tahap 4.
Namun jika rencana penyerangan ini tidak sampai bocor, maka mereka memiliki peluang besar untuk menang, itu pun jika dengan rencana yang sesuai.
"Untuk masalah 2 kultivator tingkat Gold Core tahap 4, kalian tidak perlu khawatir, Han Shizu bisa mengatasinya sendiri, bahkan jika itu ada 5 kultivator tingkat Gold Core tahap 4!" Xiang Yang membuka suara.
Saat ini ada 20 lebih orang yang berdiri mengelilingi meja bundar, termasuk Xiang Yang, Han Shizu dan Ming Tu, juga permaisuri Ji Lan.
Di atas meja bundar itu terdapat sebuah peta yang merupakan peta Kota Langit Ungu, terlihat ada cukup banyak tanda-tanda dan garis merah pada peta tersebut, menunjukkan jika mereka sudah merancang rencana cukup lama.
Semua orang kini melihat kearah Xiang Yang yang baru terdengar suaranya semenjak rapat dimulai.
"Aku akan menjelaskan rencana ku, kalian dengarkan baik-baik!" Xiang Yang mulai menjelaskan rencananya.
Sebelumnya Xiang Yang hanya diam karena ingin mengetahui rencana dari masing-masing orang.
__ADS_1
Rapat rencana ini sudah berlangsung selama berjam-jam, namun perdebatan terus terjadi hingga tidak pernah tercapai sebuah kesepakatan.
Hingga akhirnya ia memutuskan untuk buka suara, menjelaskan rencana yang sudah dia susun dari jauh hari.