
Xiang Yang sekarang berada didalam ruangan khusus yang sebelumnya diberikan Ou Leng padanya untuk menyuling pil.
Xiang Yang terlihat bermeditasi dengan mata terpejam.
Sesaat kemudian, pemuda itu membuka matanya dengan senyum licik yang terlihat sangat jelas.
"Satu minggu berlalu, sekarang sudah waktunya!"
Xiang Yang berdiri lalu berjalan keluar dari ruangannya.
Setibanya di luar, Xiang Yang berjalan sambil melakukan peregangan hingga tiba di sebuah halaman kosong.
Xiang Yang membuka telapak tangan kanannya, seketika tercipta sebuah bola api seukuran kepalan tangan. Ia kemudian melemparkan bola api itu keatas, hingga melambung tinggi diudara.
*Booom!
Bola api itu meledak setelah mencapai ketinggian tertentu, hingga terlihat seperti kembang api di siang hari.
Semua anggota Sekte Gunung Api yang berada di sekte, bisa melihat ledakan itu membuat mereka semua bingung.
Tidak ada yang mengetahui siapa yang menyebabkan hal itu namun mereka tetap menjadi waspada.
Bersamaan dengan ledakan tadi, semua anggota Sekte Gunung Api bisa merasakan keanehan di tubuh mereka.
Entah kenapa mereka merasakan kultivasi mereka menurun drastis.
Dalam waktu 1 menit saja, kultivasi mereka menurun satu tingkatan penuh, hingga menyebabkan wajah semua anggota Sekte Gunung Api menjadi pucat.
"Apa yang terjadi dengan kultivasi ku? Kenapa menurun drastis?"
"Aku juga tidak tau! Kultivasi ku juga sudah menurun satu tingkatan penuh!"
Semua anggota Sekte Gunung Api menjadi panik, hingga mereka memutuskan untuk bermeditasi, berusaha menstabilkan kultivasi mereka agar tidak terus menurun.
Namun usaha mereka percuma saja, mereka bahkan tidak bisa mengendalikan energi Qi didalam tubuh mereka.
Para murid yang sedang melakukan kultivasi tertutup, segera keluar kamar mereka karena merasakan hal yang sama.
Ternyata situasi diluar sangat ricuh karena ternyata semua murid mengalami penurunan kultivasi secara drastis tanpa ada yang bisa mencegahnya.
Setelah sekitar 2 menit berlalu, tiba-tiba lapisan energi terbentuk dengan cepat membentuk kubah raksasa yang mengurung seluruh area Sekte Gunung Api.
__ADS_1
Lapisan kubah energi itu terlihat tipis dan memancarkan sedikit kilatan petir di beberapa bagian.
Sementara itu, para tetua sekarang sudah benar-benar kehilangan kultivasi mereka, mereka sama sekali tidak bisa merasakan energi Qi didalam tubuh masing-masing.
Mereka segera keluar dari ruangan masing-masing kemudian berjalan berniat melihat keadaan diluar.
Tetua Ou Leng berpapasan dengan salah satu tetua bernama Yu Sha.
"Tetua Ou, apakah kau juga mengalami hal yang sama?" tanya Tetua Yu Sha.
"Jadi kau juga mengalaminya tetua Yu!" Ou Leng mengerutkan keningnya.
"Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa kultivasi kita tiba-tiba menghilang?"
"Mana ku tau, sekarang sebaiknya kita menemui Tuan Yang Xiang untuk menanyakan hal ini!" ucap Ou Leng.
Yu Sha mengangguk setuju. Dalam perjalanan menuju kediaman Xiang Yang, dua tetua itu bisa melihat kericuhan di luar dari para murid yang sama-sama kehilangan kultivasi mereka.
Hal ini membuat Ou Leng berpikir ada yang salah. Apa yang mereka alami bukanlah sesuatu yang kebetulan terjadi, namun ada orang yang telah sengaja membuat mereka mengalaminya hal ini.
Selain itu, satu hal yang membuat perasaan Ou Leng menjadi tidak enak adalah lapisan kubah energi yang mengurung seluruh area Sekte Gunung Api.
Xiang Yang tersenyum tipis melihat kubah energi yang sudah terbentuk sempurna. Dengan begitu maka tidak akan ada jalan bagi anggota Sekte Gunung Api untuk melarikan diri.
"KAKEK...KAKEK...!"
Tiba-tiba terdengar suara teriakan yang membuat Xiang Yang memutar matanya dengan malas.
"Ada apa?" Xiang Yang berkata dengan suara aslinya.
Jin Tian tertegun sejenak mendengar suara 'kakeknya' yang terdengar sangat muda. Namun ia berpikir mungkin itu hanya halusinasinya saja karena kejadian aneh yang dia alami.
"Kakek, tiba-tiba saja kultivasi ku langsung menghilang dan aku tidak bisa lagi menggunakan energi Qi!" ucap Jin Tian dengan nafas terengah-engah.
"Oh!"
Xiang Yang menjawab santai, seakan dia tidak peduli dengan hal itu, karena memang ia tidak peduli sama sekali.
"Kenapa..kakek terlihat santai?" Jin Tian merasa ada sesuatu yang aneh.
"Itu karena..." Xiang Yang melepaskan rambut palsu serta kumis dan janggut palsu yang ia kenakan, sehingga bisa terlihat sekarang wajah aslinya yang membuat mata Jin Tian terbeletak.
__ADS_1
"Tidak ada alasan untuk ku khawatir dengan apa yang kalian alami, karena akulah yang menyebabkan kultivasi kalian semua menghilang!"
"Kau..kau..." Jin Tian tidak bisa menuntaskan kalimatnya, ia secara refleks melangkah mundur satu kali.
"Haha, ada apa dengan mu, aku ini kakek mu, jadi tidak perlu takut seperti itu!" Xiang Yang menyeringai sambil berjalan pelan mendekati Jin Tian.
"JADI TERNYATA INI SEMUA PERBUATAN MU, YANG XIANG!"
Terdengar suara teriakan penuh kemarahan tidak jauh dari tempat Xiang Yang berada. Xiang Yang menoleh ke sumber suara, melihat semua tetua Sekte Gunung Api kini berjalan kearahnya dengan langkah berat dan tatapan penuh kemarahan.
"Tetua!" Jin Tian segera berlari menuju para tetua.
"Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau sampai melakukan semua ini pada sekte kami?!" Ou Leng menatap tajam Xiang Yang.
Tentu Ou Leng merasa sangat marah karena dirinya lah yang membuat Xiang Yang direktur menjadi alkemis di Sekte Gunung Api, hingga sekarang kultivasi semua anggota Sekte Gunung Api menghilang membuat mereka kini tidak ada bedanya dengan manusia biasa tanpa kultivasi.
"Aku adalah Xiang Yang, Ketua Sekte Naga Emas!" jawab Xiang Yang dengan santai.
"Sekte Naga Emas? Aku tidak pernah mendengar nama sekte mu itu! Kami bahkan tidak pernah menyinggung mu! Tapi kau sampai menghapus kultivasi kami semua!" Ou Leng berkata dengan nada keras.
"Oh, kalian mungkin tidak mengetahuinya, Sekte Naga Emas dibentuk dari sisa-sisa anggota Sekte Langit Ungu!"
Jawaban Xiang Yang membuat mata mereka semua melebar karena terkejut. Sekarang mereka paham kenapa Xiang Yang melakukan semua ini.
Tidak berapa lama kemudian, sesosok orang terbang cepat kemudian melakukan pendaratan pelan di samping Xiang Yang.
Orang itu adalah Han Shizu, gadis cantik berambut coklat cerah yang indah.
"Shizu, sekarang perkecil lapisan kubah energinya!" ucap Xiang Yang.
Han Shizu mengangguk lalu mengangkat tangan kanannya yang mengeluarkan kilatar petir.
Seketika lapisan kubah energi itu bergetar kemudian mulai menyusut lebih kecil.
Para anggota Sekte Gunung Api yang berada di dekat lapisan kubah energi, mencoba menyentuh lapisan kubah yang kian menyusut.
Namun yang mereka terima adalah sengatan listrik yang kuat, membuat yang menyentuhnya langsung terpental.
Hal itu membuat yang lainnya tidak lagi berani menyentuh lapisan kubah dan memilih menjauhi kubah yang terus menyusut dengan sangat cepat.
Xiang Yang menyuruh Han Shizu untuk menyusutkan lapisan kubah energi agar membuat semua anggota Sekte Gunung Api terkumpul dalam satu tempat, hingga ia tidak akan kesusahan mengambil jiwa mereka nantinya.
__ADS_1