Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.70 - Teratai Surgawi


__ADS_3

Xiang Yang dan Cai'er pergi meninggalkan Kota Batu Hitam, melesat kearah tempat yang ditunjukkan peta.


Jalan yang mereka lewati sama sekali tidak ada kota, hanya pedesaan kecil yang ditinggal beberapa ratus sampai puluhan penduduk saja.


Xiang Yang dan Cai'er hanya melewati pedesaan itu, tidak pernah singgah. Jika lapar mereka hanya tinggal memburu hewan seperti kelinci dan ayam untuk dijadikan makanan.


Hingga 2 hari telah terlewati, meskipun saat ini sudah malam, namun mereka tidak menghentikan perjalanan karena sebentar lagi mereka akan sampai tujuan.


Keduanya melompat dari satu pohon ke pohon lainnya bagaikan ninja Konoha gakure.


Hingga beberapa menit kemudian, mereka berdua berhenti disebuah dahan pohon yang cukup besar dan rimbun.


Xiang Yang menyipitkan matanya, tatapannya berusaha menembus kegelapan malam, dia seperti melihat ada sekelompok orang dari jarak beberapa ratus meter didepan mereka, dimana dalam jarak itu merupakan tempat yang mereka tuju.


Memang malam ini meskipun cahaya bulan cukup terang, namun bulan sekarang ditutupi awan hitam sehingga pengelihatan Xiang Yang terbatas.


Setelah beberapa saat, Xiang Yang menoleh kearah Cai'er disampingnya.


"Bagaimana Cai'er, apa yang kau lihat?" Xiang Yang bertanya, menatap mata dengan iris merah yang terlihat menyala di kegelapan malam, menatap tajam kedepan.


Sebagai ras manusia ular, Cai'er tentu saja memiliki pengelihatan tajam, meskipun di kegelapan malam.


"Mereka berjumlah puluhan, dari pakaian yang mereka kenakan, sepertinya desainnya agak mirip dengan milik Sha Qi! Mungkin mereka anggota dari Sekte Golok Darah!" ucap Cai'er.


"Sekte Golok Darah lagi!" Xiang Yang memasang wajah malas, entah kenapa saat ini ia sangat enggan berurusan dengan sekte itu "Mm..jadi mereka sudah mengetahui tentang makam Tangan Hantu ini lebih dulu, kalau begitu kita harus cepat Cai'er, sebelum semua harta disana habis di ambil oleh mereka!"


"Tidak perlu khawatir Xiao Yang, mereka hanya menjaga makam itu agar tidak ada yang datang! Sepertinya ada penghalang khusus pada pintu makam hingga mereka tidak bisa memasuki makam!"


"Kau benar juga, jika mereka bisa memasuki makam maka tidak mungkin yang berjaga di luar akan sebanyak itu!" Xiang Yang mengangguk "Lalu sekuat apa mereka?"


"Tidak ada dari mereka yang merepotkan, hanya sekumpulan sampah! Paling kuat dari mereka berada ditingkat Sky Spiritual tahap 1 saja, sedangkan sisanya adalah kultivator tingkat Earth Spiritual dan yang paling rendah adalah True Fondation!"


"Ooh!" Bibir Xiang Yang membentuk huruf O "Kalau begitu ayo kita habisi mereka semua dan kita kuasai makam itu!" Xiang Yang meninju tapak tangan kirinya, dengan senyum lebar di wajah.


"Heheh, aku suka ide mu Xiao Yang! Ayo kita bantai mereka, potong anggota badan mereka sebelum di bakar hidup-hidup!" Cai'er menyeringai lebar begitu juga dengan Xiang Yang.


Sepertinya pemuda itu telah ketularan sifat psikopatnya Cai'er.


***


Sekitar 20 pria sedang berjaga dengan sangat fokus, sementara beberapa puluh orang lainnya sedang minum arak dan main judi.

__ADS_1


Hanya terdapat satu tenda disana, dimana didalam tenda itu terlihat pria tua yang sedang tidur santai.


Pria tua itu merupakan orang yang disewa untuk membuka penghalang pada pintu makam Tangan Hantu.


"Apakah orang tua itu benar-benar bisa membuka penghalang pada pintu makam? Ini sudah beberapa hari berlalu namun sama sekali tidak ada hasil yang pasti!" Salah satu pria yang berjaga terlihat menggerutu kesal.


"Huh, jika saja dia bukan orang yang disewa oleh Ketua Sekte sendiri maka sudah pasti akan ku penggal kepalanya!"


"Aku setuju, pria tua bau tanah itu hanya terus membual tentang kemampuannya! Kerjaannya hanya makan dan tidur tidak menghasilkan apa-apa!"


Para penjaga itu menggerutu, memaki kesal pada pria tua bernama Gao Wu.


Sebenarnya Sekte Golok Darah tidak mengetahui jika ini merupakan makam Tangan Hantu, karena itulah mereka hanya mengirim 1 kultivator tingkat Sky Spiritual.


Jika mereka mengetahuinya maka Ketua Sekte mereka sendiri yang akan datang langsung ke lapangan.


Makam Tangan Hantu terlalu berharga untuk diabaikan.


Para penjaga itu masih menggerutu, sampai sesaat kemudian mereka tiba-tiba diam lalu memasang sikap waspada, tatapan mereka lurus kedepan berusaha menembus kegelapan malam.


*Tap!


*Tap!


Mereka bisa melihat ada dua bayangan hitam, tidak jelas seperti apa wajah mereka namun yang pasti kedua bayangan itu adalah manusia yang berbeda gender.


"Berhenti disana!" salah satu pria mengacungkan pedangnya, berkata dengan nada sedikit keras, memperingati kedua bayangan itu.


Pria itu berniat melangkah kedepan, namun gerakannya langsung terhenti.


Pria itu melihat kebawah dan menemukan gundukan tanah memerangkap kakinya hingga tidak bisa digerakkan.


Saat pria itu baru mau mengangkat kepalanya, tiba-tiba dunia terlihat berputar.


"Eh" saat pria itu melihat tubuhnya sendiri yang tidak memiliki kepala, barulah dia menyadari "Ah..ternyata aku sudah mati!"


*Bug!


*Brug!


Kepala dan tubuh pria itu jatuh tumbang ketanah.

__ADS_1


Mata 4 orang lainnya terbeletak melihat kejadian yang begitu tiba-tiba.


"PEN..."


Salah satu orang ingin berteriak namun kepalanya terpenggal sebelum kalimatnya tuntas.


Tiga yang tersisa buru-buru melompat mundur, tetapi apa yang menunggu mereka dibelakang adalah sosok bayangan yang mereka lihat sebelumnya.


Xiang Yang menusuk jantung pria itu sementara Cai'er memotong tubuhnya menjadi dua bagian.


Satu lagi yang tersisa berhasil mendarat mulus, namun bersamaan dengan pendaratannya, sebuah jarum es menancap di dadanya, yang seketika membekukan jantung, membuat pria itu mati seketika.


Xiang Yang dan Cai'er membunuh Ke-5 pria itu dengan cepat dan senyap, tidak ada yang menyadari keberadaan mereka.


Meskipun sebelumnya satu pria mengerikan setengah kata, namun itu tidak di dengar oleh para penjaga lainnya, karena ke-5 pria itu, pos jaganya berada di bagian paling jauh, hingga tidak didengar oleh pos-pos lainnya.


"Cai'er, aku ingin mencoba satu teknik yang baru-baru ini aku sempurnakan, jadi biarkan aku saja yang mengurus mereka semua!" ucap Xiang Yang.


"Oh ya, kalau begitu aku juga ingin melihat teknik macam apa itu!" Cai'er tersenyum, lalu mereka melesat kearah orang-orang lainnya.


Setelah melakukan pengamatan sekitar, Xiang Yang mulai menggunakan tekniknya.


Xiang Yang membuka kedua telapak tangannya, sesaat kemudian tangan kanan Xiang Yang mengeluarkan api merah yang panas, sedangkan tangan kirinya mengeluarkan api putih kebiruan yang memancarkan hawa dingin intens.


Dengan menambahkan energi Yang pada api merah dan energi Yin pada api putih kebiruan, kedua api itu berkobar semakin ganas, menggelora dengan hawa intens yang berlawanan.


Xiang Yang pun mulai memusatkan kedua api yang berlawanan itu pada satu titik, yang secara perlahan membentuk bunga teratai.


Bunga teratai itu hanya sebesar telapak tangan, namun kepadatan energi didalamnya tidak bisa dipandang sebelah mata.


"Teratai Surgawi!" Xiang Yang melemparkan teratai api itu kearah tenda yang mana itu merupakan pusat dari penjagaan orang-orang itu.


Teratai Surgawi melesat dengan kecepatan sedang.


Orang-orang itu bisa melihat teratai api itu yang mana menyala di kegelapan malam, namun mereka hanya waspada saja, tidak melakukan apa-apa karena tidak bisa merasakan tekanan pada teratai api itu.


Sampai teratai api menyentuh ujung atap tenda, barulah teratai api itu mengeluarkan hawa yang berbahaya.


Baru saat itulah, orang-orang itu menyadarinya, namun sudah terlambat.


*BOOOMMM...!!

__ADS_1


Teknik Teratai Surgawi Xiang Yang meledak keras, hingga membunuh semua anggota Sekte Golok Darah yang menjaga makam Tangan Hantu.


__ADS_2