Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan
Ch.113 - Jadilah Anak Patuh Dan Penurut!


__ADS_3

Suasana hening langsung saat pandangan Xiang Yang dan Han Shizu bertemu. Seakan waktu telah berhenti, mereka berdua sama sekali tidak bergerak, diam mematung ditempat.


Detik pertama mereka masih tidak bergerak, detik kedua pun demikian, hingga detik kelima barulah mereka bereaksi.


Han Shizu segera membalik badan lalu duduk jongkok dengan tangan yang refleks menutupi dua gunung surganya.


Han Shizu ingin berteriak karena malu, wajahnya sekarang sudah merah padam. Ia yakin kalau Xiang Yang telah melihat seluruh tubuhnya.


Disaat yang bersamaan, Xiang Yang juga membalik badan "Kenapa kau masih saja belum selesai mandi?!"


Meskipun apa yang baru saja Xiang Yang lihat adalah sebuah keindahan tiada tara, atau bisa dibilang sebuah keberuntungan, namun ia tetap merasa kesal dengan Han Shizu yang mandi sangat lama.


Apa sebenarnya yang dia lakukan hingga mandi sampai lebih dari satu jam? Aku saja paling lama mandi sampai 10 menit! Sungguh dia bukan manusia!


"Cepat pasang pakaian mu, aku akan menunggu di dalam pondok!" Xiang Yang langsung berjalan menuju pondok dengan langkah lebar.


Sementara itu, Han Shizu masih diam berjongkok ditempatnya.


Itu tadi sungguh memalukan, Han Shizu merasa seperti ingin membuat lubang lalu masuk kedalam sana.


Han Shizu mendengar tadi Xiang Yang mengatakan kenapa dirinya masih saja belum selesai mandi. Bukankah itu artinya Xiang Yang sebelumnya sudah melihatnya mandi hingga dia mengatakan hal itu.


Pantas saja tadi Han Shizu merasa seperti merasakan kehadiran Xiang Yang.


Setelah beberapa saat, Han Shizu memasang kembali pakaiannya, lalu dengan kepala menunduk, berjalan kearah pondok.


***


Xiang Yang saat ini duduk bersila didalam pondok dengan mata terpejam. Tiba-tiba bayangan keindahan yang baru dia lihat muncul di kepalanya.


*Plak!


Xiang Yang menampar pipinya sendiri "Sadarlah Xiang Yang! Kau sudah memiliki istri! Lupakan apa yang kau lihat tadi!"


Ya, Xiang Yang sedang bermeditasi untuk menghilangkan bayangan keindahan Han Shizu.

__ADS_1


Sekeras apapun Xiang Yang mencoba, bayangan tubuh Han Shizu pasti akan terus muncul di kepalanya.


"Benar juga, kenapa aku tidak membayangkan Cai'er saja!" Xiang Yang kembali memejamkan mata, membayangkan keindahan Cai'er saat berada diatas ranjang bersamanya.


Xiang Yang pun tersenyum aneh "Ini lebih baik!"


Namun sesaat kemudian, wajah Cai'er tiba-tiba berubah menjadi Han Shizu.


"HAAAAAH!"


*BRAK!


Xiang Yang berteriak keras lalu memukul lantai hingga hancur, ia sungguh tidak mengerti kenapa sulit sekali menghilangkan bayangan Han Shizu dari pikirannya.


Tiba-tiba pintu pondok terbuka memperlihatkan Han Shizu yang terlihat yang menatap bingung Xiang Yang.


Dia pikir terjadi sesuatu pada Xiang Yang karena mendengar suara sesuatu yang hancur, ia pun buru-buru masuk pondok dan melihat Xiang Yang lah penyebab suara yang dia dengar.


Xiang Yang juga secara refleks menoleh kearah Han Shizu saat pintu terbuka hingga tatapan mereka bertemu.


Han Shizu yang mengingat kejadian tadi, akhirnya menunduk malu dengan wajah merah. Sementara Xiang Yang sendiri yang melihat Han Shizu kini sudah berpakaian lengkap, namun sesaat kemudian, entah kenapa dia malah melihat Han Shizu seperti tidak memakai sehelai kain pun.


"Shizu tadi itu hanya sebuah kebetulan aku sama sekali tidak bermaksud mengintip sbelumnya aku berniat memasuki dimensi kecil ini untuk menemui mu saja namun aku malah muncul di dekat kolam kecil itu saat kau kebetulan sedang mandi!" Xiang Yang menuntaskan kalimatnya dengan cepat tanpa jeda sedikitpun.


Han Shizu hanya mengangguk pelan sebagai jawaban, ia juga tidak bisa menyalahkan Xiang Yang.


Xiang Yang menghela nafas "Aku lupa kau pasti belum makan setelah kau keluar dari dimensi kecil, jadi aku membawa beberapa hewan untuk dimakan!"


Setelah itu, Xiang Yang pun menjadi chef untuk Han Shizu, membuat ayam bakar atau sate bakar dari daging rusa dan ayam.


Xiang Yang dan Han Shizu makan sepuasnya hingga kenyang. Han Shizu tidak menyangka ternyata Xiang Yang sangat ahli dalam memasak.


"Ah, benar juga! Aku lupa jika aku memiliki satu pil yang dapat menumbuhkan tangan kiri mu, Shizu!" Xiang Yang mengeluarkan sebuah pil yang mengeluarkan aroma harum.


"Pil Pembentuk Tubuh dan Tulang, jika kau memakan pil ini, maka seharusnya lengan kiri mu bisa tumbuh dalam waktu 1 hari!" Xiang Yang memberikan pil itu pada Han Shizu dengan senyum lembut.

__ADS_1


Han Shizu menerima pil itu dengan tangan bergetar, ia sangat ingin mengatakan terima kasih secara langsung pada Xiang Yang, namun sayang dirinya tidak bisa bicara.


"Aku tidak berniat menggunakan telepati karena tidak ingin mendengar ocehan dari mu, jadi makan saja pil itu!" Xiang Yang berdiri "Besok seharusnya tangan kiri mu akan tumbuh!"


"Aku akan keluar dulu dan tunggu saja kejutan lainnya dari ku besok!" Xiang Yang mengacungkan jempolnya dengan senyum misterius, kemudian menghilang, meninggalkan Han Shizu yang meneteskan air mata karena senang sekaligus terharu dengan kebaikan Xiang Yang.


Han Shizu berjanji dalam hatinya, jika dirinya benar-benar bisa disembuhkan sepenuhnya oleh Xiang Yang, maka dirinya akan mengabdikan dirinya untuk pemuda itu, akan terus berada disisinya apapun yang terjadi.


***


Xiang Yang keluar dari dimensi kecil dan muncul kembali di dalam goa di tepi danau.


"Baiklah, mari kita mulai membuat Pil Badai Surga!" Xiang Yang duduk bersila lalu mengeluarkan sebuah tungku emas dengan ukiran naga melingkari tungku.


Tungku emas itu juga memiliki 4 sisi yang masing-masing terukir patung naga emas yang menghadap keatas, masing-masing ekor ke-4 naga itu menjadi kaki tungku emas tersebut.


"Tungku Naga Emas, tungku kebanggaan Xiao Chong! Ini pertama kalinya aku menggunakan mu, aku harap kau tidak mengecewakan ku!" Xiang Yang mengeluarkan bahan-bahan Pil Badai Surga.


Pil Badai Surga merupakan pil tingkat 7 kualitas rendah, namun dengan adanya Kristal Spirit serta jiwa Harimau Putih, ditambah dengan Jiwa Petir maka kemungkinan pil ini kualitasnya nanti tidak akan kalah dengan pil tingkat 8.


Xiang Yang menyalakan tungku lalu memasukkan bahan-bahan pil secara perlahan dan teratur sesuai dengan resep.


Membutuhkan waktu berjam-jam untuk Xiang Yang meleburkan semua bahan herbal serta Kristal Spirit itu.


Xiang Yang pun mulai melakukan proses pemadatan bahan, yang mana merupakan proses paling krusial karena proses pemadatan ini bukan hanya sekedar pemadatan semua bahan, melainkan Xiang Yang harus bisa mencampurkan semua bahan dengan merata hingga padat.


Berjam-jam telah berlalu, akhirnya pemadatan pun berhasil, kini Xiang Yang akan melakukan proses terakhir yaitu memasukkan jiwa kedalam pil.


Jiwa Harimau Putih dan Jiwa Petir, dua jiwa yang akan menghuni Pil Badai Surga.


Xiang Yang mengeluarkan satu batu giok dan juga jiwa Harimau Putih.


Tidak membuang waktu, Xiang Yang terlebih dahulu mengeluarkan Jiwa Petir dari batu giok sebelum secara bersamaan memasukannya kedalam tungku.


Xiang Yang berkonsentrasi penuh, ia tentu tidak secara lancar melakukan proses ini karena dua jiwa tersebut sedang melawan, tidak ingin dijadikan pil.

__ADS_1


"TUNDUK DAN JADILAH ANAK YANG PATUH DAN PENURUT!" Aura naga meledak keluar dari tubuh Xiang Yang, matanya berubah menjadi mata naga.


Dengan usaha yang keras dan ekstra, jiwa Harimau Putih dan Jiwa Petir akhirnya dapat menyatu dengan pil Badai Surga.


__ADS_2