
"Memangnya apa yang terjadi hingga mereka menyerang anggota keluarga kita?" tanya Xiang Yang.
"Ah, wajar saja jika kalian tidak mengetahuinya, karena pasti kalian baru keluar dari pelatihan tertutup!" Orang itu sebelumnya pernah mendengar jika Xiang Zu dan kawan-kawannya sedang latihan tertutup.
"Satu bulan yang lalu, di tambang perak di gunung Huan, salah satu anggota keluarga kita menemukan sebuah kristal yang aneh!" Orang yang bernama Xiang Ji itu mulai bercerita.
Gunung Huan sendiri berada di bagian barat Kediaman Keluarga Xiang, masih termasuk wilayah kekuasaan Keluarga Xiang.
"Kristal aneh? Kristal aneh macam apa?" tanya Xiang Yang.
Xiang Ji lanjut menjelaskan jika kristal itu diberi nama kristal Qi dimana mengandung energi Qi murni didalamnya. Sama halnya dengan Kristal Spirit dari tubuh Spirit Beast yang bisa diserap, namun kristal itu lebih spesial.
Hal itu karena kristal Qi dapat diserap oleh semua kultivator tanpa memandang Akar Spiritual yang mereka miliki.
Berita itu membuat seluruh Keluarga Xiang gempar, dan akhirnya di putuskan untuk merahasiakan hal itu dan terus menambang kristal Qi dari tambang itu.
Dalam 3 minggu, Keluarga Xiang sudah mendapatkan sampai 1000 kristal Qi.
Meskipun sudah berusaha merahasiakan hal itu, namun memang hal besar seperti ini sulit disembunyikan.
Keluarga Chen dan Keluarga Li bersekutu untuk menyerang dan merebut pertambangan itu dari Keluarga Xiang.
Bukan hanya merebut, bahkan mereka membunuh para pekerja disana, namun masih ada yang berhasil selamat, yaitu mereka yang baru tiba sekarang ini dalam kondisi terluka.
Tetua ke-3 yang juga ditugaskan untuk menjaga pertambangan setelah mengetahui ada kristal Qi disana, berakhir mati di tangan Keluarga Chen dan Keluarga Li.
Xiang Ji mengakhiri ceritanya.
"Jadi seperti itu!" Xiang Zu mengepalkan tangannya, sangat marah, begitu juga dengan Xiang Jun dan Xiang Ba.
Xiang Yang sendiri masih terlihat tenang.
Sudah dipastikan hal ini tidak akan dibiarkan begitu saja oleh Keluarga Xiang, mereka sudah terang-terangan mengibarkan bendera perang.
Namun mereka juga tidak boleh gegabah, mereka masih memerlukan keputusan akhir dari para tetua.
Bisa saja Xiang Yang pergi ke Keluarga Chen dan Keluarga Li saat ini dan menghancurkan mereka, namun Xiang Yang untuk saat ini masih tidak ingin terlalu mencolok.
__ADS_1
"Terima kasih paman!" Xiang Yang sedikit membungkuk lalu mengeluarkan sebuah pil "Makan ini dan kondisi paman bisa membaik lebih cepat!"
Xiang Yang memberikan pil itu pada Xiang Ji.
Xiang Ji menerimanya dengan senyum lembut "Terima kasih, kalau begitu aku pergi dulu!"
Setelah Xiang Ji pergi, Xiang Yang memasang senyum tipis.
"Bagaimana, apakah kalian ingin pergi ke gunung Huan untuk melihat situasi?"
Ketiga teman Xiang Yang memasang wajah marah "Tentu saja! Ayo kita pergi!"
***
Saat ini, dari jarak yang cukup jauh, diatas rimbunnya pepohonan, Xiang Yang dan yang lainnya sedang mengintai keadaan tambang di gunung Huan.
Terlihat saat ini tambang itu dibuatkan benteng sederhana dari kayu, serta belasan menara pemanah.
Area tambang dijaga dengan ketat, ada puluhan kultivator tingkat True Fondation dari tahap 1 sampai 5.
Cukup mengejutkan Keluarga Chen dan Keluarga Li sampai mengeluarkan tetua tingkat True Fondation tahap 5 untuk menjaga tambang ini.
Jika dilakukan serangan penuh pada salah satu kediaman mereka, maka Keluarga Xiang akan menang dengan cukup mudah.
"Kalian seharusnya sudah memahami jika dunia kultivator itu sangat kejam, aku yakin tangan kalian masih bersih, sama sekali belum terkena noda darah!..
Namun cepat atau lambat kalian pasti akan melakukan pembunuhan, dan inilah saatnya kalian memulai!..
Aku akan mengawasi kalian dari sini, susun rencana sebaik mungkin untuk menghancurkan, atau setidaknya melemahkan mereka!" Xiang Yang menjelaskan.
"Jika terjadi sesuatu yang buruk maka aku sendiri yang akan turun tangan langsung!" yang baru saja mengucapkan kalimat itu adalah Cai'er.
Memang gadis itu ikut, karena bisa saja ia mengamuk jika Xiang Yang meninggalkannya tanpa kabar. Dan amukan Cai'er tidak ada yang bisa menghentikannya.
Xiang Zu, Xiang Jun dan Xiang Ba sama sekali tidak keberatan, mereka sangat paham tujuan Xiang Yang adalah untuk melatih mereka, mulai melihat wajah sebenarnya dunia kultivator itu seperti apa.
Ketiga pemuda itu mulai menyusun rencana mereka. Xiang Yang dan Cai'er hanya mengamati dan mendengar dengan senyum tipis.
__ADS_1
Memang dengan hanya mereka bertiga, peluang untuk mendapatkan kemenangan kurang dari 5%. Namun rencana yang mereka buat bisa dibilang lumayan untuk seorang pemula, ya.. meskipun Xiang Yang dapat melihat banyak celah dari rencana mereka.
Setelah mencapai sebuah kesepakatan, mereka bertiga mengangguk, lalu mulai menyebar ke-3 arah yang berbeda.
Xiang Jun sendiri memiliki keahlian dalam memanah, pengendalinya terhadap pembentukan energi Qi juga sangat baik di bawah bimbingan Xiang Yang dan Cai'er.
Xiang Jun berada sekitar 100 meter dari benteng tambang yang terdapat belasan menara pemanah.
Terlihat di masing-masing menara pemanah, ada satu orang yang bertugas sebagai pengawas area sekitar.
Karena rimbunnya pepohonan, Xiang Jun bisa dengan mudah menghindar dari pengawasan mereka.
Xiang sekarang sudah membawa busur dan puluhan anak panah.
Busur itu Xiang Jun dapatkan dari Xiang Yang. Meskipun bingung bagaimana bisa sahabatnya itu memunculkan benda dari udara kosong, namun mereka tidak pernah bertanya, pun mereka sudah sering melihat Xiang Yang melakukannya.
Xiang Jun mengambil satu anak panah lalu memasangnya pada tali busur.
Xiang Jun harus benar-benar teliti dan mengincar organ vital para pemanah di menara pemanah, membunuh mereka dalam satu kali tembakan panah.
Mata anak panah Xiang Jun mengeluarkan kilatan listrik.
Sesaat kemudian, Xiang Jun melepaskan anak panah, membuat anak panah itu meluncur cepat menembus angin.
*Jleb!
Tanpa sempat bereaksi, anak panah menancap pada dada orang itu, menembus jantungnya, membuatnya jatuh, mati seketika.
Itu merupakan nyawa pertama yang Xiang Jun renggut, namun tidak tekanan atau penyesalan diwajahnya, hanya ada senyum tipis penuh kepuasan.
Xiang Jun kembali melakukan aksinya, membidik setiap pengawas di menara pemanah.
Xiang Jun sepertinya memang sangat berbakat dalam memanah, tidak ada dari anak panahnya yang meleset dari sasaran, semuanya dapat membunuh setiap pengawas dengan menembus jantungnya.
Semua pengawas di menara pemanah kini sudah mati tanpa ada yang menyadarinya.
Setelah itu, Xiang Ba memulai aksinya, mengacau di bagian timur benteng.
__ADS_1
"Hahaha...! Bajingan Keluarga Chen dan Keluarga Li, kalian akan menerima akibat dari memprovokasi Keluarga Xiang!"
Xiang Ba dengan ganas melesat menggunakan pedang ditangannya yang diselimuti aliran listrik, menebas semua yang ada dihadapannya.