
"Sudahlah senior, tidak perlu mendengarkannya! Sekarang katakan pada ku, bagaimana cara menyelamatkannya?" Xiang Yang sangat tergiur dengan keuntungan yang akan dia dapatkan.
Naik kultivasi sampai satu tingkatan penuh
Chi Rong pun menjawab "Caranya hanya satu, yaitu kalian berdua harus melakukan penyatuan, atau lebih jelasnya kalian harus melakukan kultivasi ganda!"
"HAH?!"
Baik Xiang Yang maupun Yun Ying sama-sama terkejut mendengar jawaban Chi Rong. Hal itu membuat energi didalam tubuh Yun Ying semakin mengganas, hingga membuatnya memuntahkan seteguk darah.
Siapa yang akan mengira ternyata satu-satunya cara yang dimaksud untuk menyelamatkan Yun Ying adalah dengan melakukan kultivasi ganda.
"Kalau begitu.. lebih baik aku mati.. dari pada harus menyerahkan kesucian ku." Yun Ying menatap tajam Xiang Yang.
"Hah! Kau pikir aku juga mau menolong mu jika harus melakukan hal semacam itu?!" Xiang Yang kehilangan semangat untuk menolong Yun Ying.
Cara seperti itu sama sekali tidak bisa dia terima, bahkan meski dalam hal itu dia sama sekali tidak dirugikan, malah bisa dibilang mendapatkan untung besar karena akan melakukannya dengan gadis secantik Yun Ying, tapi ia tidak akan mau melakukan hal itu pada sembarang wanita, terlebih jika wanita itu tidak ingin melakukannya dengan dirinya.
"Jadi anak muda, bagaimana keputusan mu?" tanya Jin Long.
"Aku menolak!" Xiang Yang berkata tanpa keraguan.
Yun Ying menoleh kearah Xiang Yang dengan ekspresi bingung. Biasanya seorang pria akan berusaha untuk mendekatinya, akan melakukan segala cara untuk mendapatkan hatinya, namun Xiang Yang memiliki kesempatan untuk melakukan apa saja pada dirinya, tetapi pemuda itu menolak tanpa ragu.
"Kenapa?" Chi Rong mengangkat alisnya.
"Ada banyak sekali alasan. Pertama, aku sudah memiliki istri. Kedua, aku sama sekali tidak mengenalnya, namanya saja aku tidak tau. Ketiga, aku tidak akan melakukan hal itu pada wanita yang tidak menginginkannya, aku tidak akan pernah memaksa wanita melakukan itu dengan ku. Ya, kecuali itu adalah istri ku sendiri!"
Chi Rong tersenyum lembut mendengar jawaban Xiang Yang, dia kagum dengan pemuda itu yang setia pada istrinya.
"Aku menghargai keputusan mu anak muda, tapi.. kami sama sekali tidak menerima penolakan, mau tidak mau kalian harus tetap melakukannya!"
Xiang Yang langsung memasang kuda-kuda siap "Kalau begitu aku tidak akan diam saja!"
Sesaat kemudian, Xiang Yang berbalik arah lalu melesat menuju pintu keluar.
__ADS_1
"Jangan harap bisa kabur!" Chi Rong mengangkat tangannya kedepan.
Tiba-tiba energi misterius seperti sebelumnya menyelimuti seluruh tubuh Xiang Yang, membuatnya tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
"SIALAN! LEPASKAN AKU!!" Xiang Yang berteriak.
Tubuh Xiang Yang pun melayang kembali ke tempatnya sebelumnya.
"Maaf anak muda, tapi ini adalah satu-satunya pilihan kami. Kami sudah menunggu sangat lama, tidak akan kami sia-siakan kesempatan ini!" ucap Chi Rong.
Xiang Yang berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari belenggu energi misterius, namun usahanya sia-sia.
Sesaat kemudian, Xiang Yang tersenyum "Heheh, lalu setelah ini apa yang akan kalian lakukan? Apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah mau melakukan hal itu dengan Burung Hitam Kecil!"
"Jangan panggil aku.. seperti itu!" Yun Ying merapatkan giginya, telinganya panas mendengar panggilan itu.
"Oh, apakah kau masih bisa bertahan jika melihat seorang gadis cantik yang tidak mengenakkan apa-apa dihadapan mu?" Jin Long tersenyum penuh makna.
Wajah Yun Ying menjadi pucat, sementara Xiang Yang melebarkan matanya.
"JANGAN PERNAH BERPIKIR UNTUK MELAKUKAN HAL RENDAHAN SEPERTI ITU!! ENTAH APA TUJUAN KALIAN TAPI BUKAN BERARTI KALIAN BISA MERENDAHKAN MARTABAT SESEORANG SESUKA HATI!"
Xiang Yang tidak suka dengan cara yang dikatakan Jin Long. Membuat Yun Ying telanjang didepannya, dia malah akan menjadi marah, tidak akan bernafsu.
Meskipun dia memang kejam, bisa membunuh seseorang tanpa ampun, namun dia tidak suka dengan orang yang merendahkan martabat orang lain.
"Hahaha, aku hanya bercanda anak muda. Ya.. meskipun itu tidak sepenuhnya salah!" Jin Long tersenyum tipis "Jadi selesaikan ini dengan cepat, gadis ini tidak akan bisa bertahan lama!"
Energi yang menyelimuti tubuh Xiang Yang, tiba-tiba masuk kedalam tubuhnya melalui hidung.
Xiang Yang sama sekali tidak bisa melakukan perlawanan ataupun penolakan.
Hal itu tidak hanya terjadi pada Xiang Yang, namun juga Yun Ying. Chi Rong membuat suatu energi masuk melalui hidung gadis itu.
Tidak berapa lama kemudian, Xiang Yang merasa tubuhnya menjadi panas, serta kepalanya yang terasa agak pusing.
__ADS_1
"Apa yang terjadi pada ku?" Xiang Yang awalnya berpikir jika dia diracuni oleh Jin Long, namun ketika sesuatu di bagian bawahnya aktif, dia pun sadar apa yang terjadi pada dirinya.
"Sialan! Ini tidak baik!" tubuh Xiang Yang semakin terasa panas, dia menoleh kearah Yun Ying dengan nafas memburu.
Hal yang sama juga terjadi pada Yun Ying, namun karena kondisi gadis itu yang sedang lemah membuatnya terpengaruh lebih cepat. Bahkan dia sekarang sudah berjalan kearah Xiang Yang dengan baju yang sedikit terbuka, memperlihatkan belahan gunung kembarnya.
Yun Ying tidak tau kenapa tapi kepalanya terasa kosong, tidak bisa berpikir jernih, yang dia inginkan sekarang hanya memeluk Xiang Yang.
Jin Long menggerakkan tangannya, membuat tubuh Xiang Yang melayang lalu akhirnya berada didepan Yun Ying.
"Aku rasa sudah cukup, lebih baik kita tinggalkan mereka berdua, agar penyatuan mereka lebih lancar!" Chi Rong dan Jin Long pun menghilang, masuk kembali kedalam patung mereka.
Saat ini Xiang Yang berdiri berhadapan dengan Yun Ying, saling menatap dalam diam.
Entah apa yang dilakukan Jin Long sebelumnya, tapi Xiang Yang sekarang tidak bisa menggunakan energi Qi nya, jadi dia sangat kesulitan menekan hasrat dalam dirinya.
Tiba-tiba Yun Ying memeluk Xiang Yang, membuat pemuda itu bisa merasakan sesuatu yang empuk dan lembut tapi bukan kapas.
Xiang Yang menelan ludahnya, semakin sulit dia menahan dirinya.
"Burung Hitam Kecil"
"Sudah ku bilang.. jangan panggil aku seperti itu!" Yun Ying berkata dengan suara lemas "Yun Ying. Panggil aku Yun Ying!"
"Yun Ying!" Xiang Yang pun akhirnya mengetahui nama gadis ini "Maafkan aku, tapi sepertinya aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi!"
Yun Ying mengangkat wajahnya menatap wajah tampan Xiang Yang.
"Tidak masalah, ini adalah hal yang sama-sama tidak bisa kita tolak, dan terima kasih karena telah membela ku sebelumnya!" Yun Ying tersenyum manis.
Melihat senyuman Yun Ying, akhirnya Xiang Yang pun mencium bibir tipis gadis itu.
Yun Ying sedikit terkejut, namun sama sekali tidak melakukan penolakan, dia malah membalas ciuman Xiang Yang.
Singkat cerita, hal yang seharusnya tidak boleh dilihat atau dilakukan oleh anak kecil, dilakukan oleh Xiang Yang dan Yun Ying.
__ADS_1
Entah apa itu, jangan tanya Author.